Release info

The Sweet Love Story / The Love Equations 13 Indo
The Sweet Love Story / The Love Equations 14 Indo
A Commentary by skysoultan
WeTv

Tags

other
Published on: 2020-04-17
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pengakuan cinta saat ulang tahun

kampus begitu romantis,

mereka cepat lambat pasti akan bersatu.

Kalian berdua main saja.

Saya merasa kamu dan Cai Yasi berdua, pasti sangat kompak.

Besok sore akan bekerja di perpustakaan.

Kali ini saya telah memberitahumu.

Ular.

Palsu.

Oh.

Kenapa kamu mengikuti saya?

Kamu sepertinya lupa kita adalah rekan kerja

Apa?

Saya juga pergi ke perpustakaan.

Apa yang kamu lakukan?

Karena kamu bilang Cai Yasi juga bantu kamu makan.

Jadi?

Jadi saya marah.

Mengerti.

Bu,

apakah Zhao Fanzhounya ada?

Tidak.

Bu, saya datang untuk mengambil buku baru yang harus disusun.

Baik,

semuanya ada di dalam troli itu,

kamu ambil saja.

Zhou Xiao, apa yang kamu lakukan?

Halo, Bu Huang.

Kenapa kamu bersembunyi di bawah meja?

Saya...

Tadi sepertinya saya melihat ada buku di bawah,

saya ingin mengambilnya.

Kalau begitu saya keluar dulu ya, Bu.

Baik.

Kamu... Minggir sedikit.

Minggir sedikit.

Ada apa dengan Zhou Xiao hari ini?

Kenapa dia berperilaku aneh?

Tidak tahu.

Tadi saja dia bersembunyi di bawah meja.

Bu,

saya pergi membantu dia.

Baik.

"Bagaimana Kalau Kamu Pindah Saja ke Mars?"

Buku ini,

bukankah dari awal sudah ada di perpustakaan?

Bukan.

Buku yang saya berikan untukmu waktu itu,

saya membelinya sendiri.

Kamu membelinya sendiri?

Kenapa?

Coba kamu pikirkan baik-baik alasannya.

Bisakah saya tidak memikirkannya?

Tidak bisa.

Maaf.

Apa yang kamu lakukan?

Maaf. Maaf. Maaf.

Tidak melihat saya. Tidak melihat saya.

Tidak melihat saya. Tidak melihat saya.

Jangan bersembunyi lagi.

Sampai jumpa.

Lepaskan.

Tidak mau.

Atas dasar apa kamu tidak melepasnya?

Ada yang ingin saya bicarakan denganmu.

Tapi saya...

Ke mana perginya semua orang?

Bu Huang!

Bu Huang,

kamu mencari saya?

Saya mencari kalian berdua.

Murid yang membersihkan ruang siaran sedang sakit,

dan yang satunya lagi menemani dia ke rumah sakit.

Tolong kalian berdua selesaikan sisa pekerjaan mereka.

Bu,

saya akan pergi sekarang juga.

Tidak perlu berdua,

saya bisa melakukannya sendirian.

Bu, saya bisa membantunya.

Biar saya membantumu.

Tidak... Tidak perlu.

Kamu pergi mengepel lantai saja.

Saya bisa melakukannya sendiri.

Biar saya mencucinya.

Kalau begitu, saya pergi mengepel lantai.

Buka pintunya.

Tidak mau.

Apa yang kamu lakukan?

Apakah sekarang kamu bisa mendengarkan saya berbicara sampai selesai?

Kamu buka dulu pintunya.

Tidak mau.

Kita bicarakan setelah kamu membuka pintunya.

Saya menyukaimu.

Sebentar.

Jangan dibuka dulu.

Kamu... Kamu biarkan saya berpikir dulu.

Bukalah.

Tunggu sebentar lagi.

Biarkan saya masuk.

Tidak boleh.

Saya akan memberitahumu setelah masuk.

Tidak boleh.

Masuk sebentar saja.

Tidak boleh.

Baiklah.

Saya...

Saya juga menyukaimu.

Untuk apa dia kemari?

Jangan kemari.

Kalau masih kemari, maka saya tidak akan sungkan lagi.

Apa yang ingin kamu lakukan?

Jadi, apa hubungan kita sekarang?

Apakah sepasang kekasih?

Kenapa dia kelihatannya tenang sekali?

Kenapa?

Zhou Xiao.

Zhou Xiao.

Ya?

Buku kamu.

Maaf.

Tidak apa-apa.

Berpacaran

memang seharusnya ada "kegiatan" seperti ini.

Apakah Ketua Organisasi sudah datang?

Sepertinya sedang di ruang peralatan.

Apakah pukulan saya tadi keren?

Benar, kan? Tangan kanan emas.

Hebat, kan?

Dia...

Mau ke mana?

Mengerti.

Kita bicarakan lagi nanti kalau ada waktu.

Saya sedang sibuk sekarang.

Chen Yu.

Xiao Lu.

Tepat sekali kamu datang.

Kebetulan saya ingin menyuruhmu ke sini untuk mengambil raket.

Oh, ya?

Iya.

Saya sudah mengikat ulang senarnya.

Kamu coba saja dulu.

Terima kasih.

Berapa harganya? Biar saya bayar.

Tidak perlu. Tidak seberapa.

Kalau begitu,

saya mentraktirmu makan sebagai tanda terima kasih saja.

Baik.

Tapi, biar saya yang mentraktir.

Sekalian mengajak teman-teman yang lain untuk makan bersama.

Bisakah kalau hanya kita berdua saja?

Tentu saja.

Ini adalah sebuah kehormatan untuk saya.

Kemari.

Maaf.

Ayo cepat jalan.

Tao Ling dan lainnya sedang menunggu saya untuk makan.

Menunggumu untuk makan?

Iya.

Kita setiap hari selalu berjanji untuk makan bersama.

Kalian tidak begitu?

Tidak.

Berarti hubungan kalian di asrama kurang harmonis ya.

Lalu bagaimana dengan saya?

Kamu?

Ada apa denganmu?

Apakah saya boleh makan berdua dengan pacar saya?

Kalau begitu saya beritahu mereka dulu.

Jangan bergerak.

Kancing kamu kebuka,

saya bantu kamu mengancingkannya.

Sudah. Ayo jalan.

Nanti kita makan apa?

Apa saja, terserah kamu.

Coba saya pikirkan.

Bihun ikan.

Malatang.

Apa kamu makan bihun ikan?

Boleh saja.

Boleh saja.

Hotpot, hotpot! Makan hotpot!

Makan hotpot!

Baik.

Makan hotpot.

Sepuluh,

sembilan,

delapan,

tujuh,

enam,

lima,

empat,

tiga, dua, satu.

Baik.

Rasanya pas.

Kamu benar-benar tidak ingin makan?

Enak sekali.

Cobalah.

Meskipun dia kelihatannya sangat menjijikkan.

Tapi,

kalau dilihat lama-lama sebenarnya lumayan lucu,

sama seperti tahu yang kenyal.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left