Specials

Release info

언니는 살아있다 Sister is Alive E36 170812 id-VIU
언니는 살아있다 Sister is Alive E35 170812 id-VIU
A Commentary by anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 35

Tags

other
Published on: 2017-08-13
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hai./- Halo.

Orang tuaku terbang ke Korea hari ini.

Se Joon dan aku akan pergi ke bandara.

Di mana Se Joon?

Orang tuamu? Bukankah mereka sudah di Korea?

Apa? Apa maksud Bibi?

Hai.

Ayah, Ibu. Aku datang.

Mereka sudah menunggumu.

Kurasa kalian saling merindukan.

Ibumu tiba lebih awal.

Benarkah?

Siapa...

Astaga. Putriku, Sera.

Kabarmu baik-baik saja, Sayang?

Ibu sangat merindukanmu.

Apa karena kita sudah lama tidak bertemu?

Kenapa kamu kaku sekali?

Kamu tidak senang melihat ibu?

Tunggu.

Kamu pasti bekerja keras mempersiapkan pernikahan.

Kamu bahkan terlihat lebih kurus.

Putri ibu yang malang.

Ibu merasa sangat sedih.

Ada apa? Bersikaplah sewajarnya dan berpura-pura menjadi Sera.

Jangan gugup, Dal Hee.

Apa?

Kenapa kamu begitu terkejut? Tidak biasanya.

Apa yang ibu katakan?

Dia datang ke Korea lebih awal untuk mengerjakan kesepakatan.

Kamu sudah mengetahuinya, bukan?

Apa?

Ya.

Ibu haus. Ayo minum sesuatu.

Sera, kamu masih minum

jus raspberi dengan banyak es?

Itu tidak baik untuk perutmu.

Jangan terlalu sering minum minuman dingin.

Selamat datang kembali, Hong Si!

"Hong Si secantik susu kental"

"Hong Si semanis permen"

Selamat datang.

Kakak senang kamu kembali, Hong Si.

Kakak sungguh senang kamu kembali.

Aku merindukan Kak Ha Ri.

Astaga, lihat semua makanan di sini.

Semuanya makanan kesukaan Hong Si.

Ha Ri menyiapkan semua ini untuknya.

Hong Si, kamu pasti lapar. Ayo cepat makan.

Hong Si, dahulu kamu sering tersenyum. Kenapa sekarang tidak?

Kamu sakit?

Dia pasti sangat sedih.

Hong Si, tidak perlu khawatir lagi.

Kamu akan tinggal bersama kami mulai sekarang.

Benarkah?

Aku sungguh tidak perlu pergi ke mana pun?

Tentu saja. Aku berjanji.

Kalau begitu, mulai sekarang

dia akan menjadi ibumu dan aku akan menjadi ayahmu.

Coba panggil aku, "Ayah".

Cobalah. Panggil aku, "Ayah".

Itu berlebihan untukmu?

Jika merasa canggung untuk mengatakannya,

kamu bisa mencobanya dalam bahasa Inggris.

Katakan, "Father".

"Father". Ayolah.

Kamu sedang apa?/- "Father".

Berhentilah memaksanya.

Tidak akan mudah baginya untuk memanggilmu ayah.

Hong Si, kamu bisa memanggilnya, "Ayah Pelit".

Itu lebih terkesan akrab, bukan?

Ayah Pelit?

Lantas, itu menjadikanmu "Ibu Hemat"?

Apa? Hemat?

Sebaiknya kumasukkan kepalamu ke tempayan kacang.

Apa katamu?/- Astaga, kalian ini.

Hentikan.

Dia benar. Berhentilah berkelahi. Hong Si sudah bersama kita.

Teganya kamu mengatakan itu?/- Tenanglah.

Sekarang benar-benar terasa seperti bersama Kepsek Na dan Bu Ko.

Astaga, sesering apa kalian bertengkar di depannya?

Apa maksudmu? Kami berdua sangat akur.

Astaga.

Kamu pasti sudah gila./- Kami sangat akur.

Omong-omong,

kenapa suamimu tidak ikut?

Dia sudah menjadwalkan

bertemu dengan keluarga kerajaan Dubai sejak dua bulan lalu.

Tapi tanggal pernikahan Sera bersamaan dengan jadwalnya.

Bodoh sekali.

Karena itu aku datang sendirian.

Tapi dia putri kalian satu-satunya.

Awalnya suamiku juga ingin datang,

tapi kontrak itu senilai tiga miliar dolar, jadi, dia tidak bisa.

Kalian mengerti, bukan?

Tiga miliar dolar?

Kalian pasti kaya raya.

Gye Hwa, kamu sangat beruntung.

Kamu tidak merindukan ayahmu, Sera?

Tentu saja, aku merindukannya.

Lucu sekali.

Aku baru saja teringat kejadian di masa lalu.

Ketika Sera masih SMA,

ada gadis yang tidak sengaja membuat bekas luka di wajah Sera.

Ayah Sera begitu marah hingga membuat gadis itu dikeluarkan

dan mengusir orang tua mereka dari lingkungannya dengan memecat mereka.

Suamiku sangat menyayangi putrinya.

Jadi, apa pun yang melukai Sera

tidak akan tetap hidup.

Kamu ingat, bukan?

Ada masalah. Kalian pulang saja.

Kalian tidak mengerti?

Aku akan tetap membayar kalian, jadi, pulanglah.

Astaga.

Ibu mengejutkanku.

Siapa yang kamu suruh pulang?

Bukan siapa-siapa.

Sudah waktunya. Kita harus pergi sekarang.

Kita masih harus mempertemukan keluarga secara resmi.

Katanya dia tidak mau.

Apa?

Ibumu yang begitu sombong ingin beristirahat

karena dia sudah menemui semuanya dan sedang kurang tidur.

Kita sudah menyiapkan semuanya. Lalu apa gunanya?

Keluargamu sehebat itu?

Kurasa sikap kasar mengalir di dalam keluargamu.

Di mana ibuku?

Anda bisa menginap di sini.

Kamu akan menggunakan kamar ini setelah menikah?

Ya. Silakan beristirahat.

Kamu menyukai orang lain, bukan?

Apa?

Aku tahu kamu tidak benar-benar ingin menikah.

Tapi kenapa kamu memaksakan diri?

Jangan menikah jika kamu tidak mau.

Apa maksud Anda?

Aku menyurumu tidak menikah jika kamu tidak mau.

Kenapa kamu harus menikahi orang yang tidak kamu sukai?

Kamu hanya akan menyesali keputusanmu kelak.

Apa maksud Ibu?

Se Joon, Ibu hanya bercanda. Tidak perlu ditanggapi serius.

Maaf, bisa kamu meninggalkan kami berdua sebentar?

Sudah begitu lama, jadi, banyak yang harus kami bicarakan.

Baiklah.

Astaga. Se Joon, kemarilah.

Kamu bilang nama ibu mertuamu adalah Vicky Jung?

Semua yang dikenakannya sangat mahal.

Kamu benar-benar beruntung, bukan?

Bukankah begitu, Kak?

Jaga kata-katamu. Dia mungkin bisa mendengarmu.

Tidak kusangka dia membatalkan pertemuan keluarga. Itu menyinggung.

Seberapa kaya dia sehingga meremehkan Grup Gongryong?

Astaga, kurasa dia cukup kaya untuk merendahkan kita.

Dia bahkan memberi tahu kita dia datang dengan jet pribadi.

Kekayaannya begitu melimpah. Dia luar biasa.

Dia datang dengan jet pribadi? Dia benar-benar mengatakannya?

Ya, dia mengatakan itu.

Kak, bukankah Sera tampak sangat berbeda dengan ibunya?

Siapa kamu?

Katakan siapa dirimu.

Katakan kepadaku.

Apa maksudmu? Aku adalah ibumu.

Kenapa kamu tidak mengenali ibumu sendiri?

Seharusnya lakukan dengan lebih baik jika ingin pura-pura menjadi Sera.

Lelucon apa yang ingin kamu mainkan?

Kamu punya bukti bahwa kamu benar-benar ibu Sera Park?

Kamu seorang penipu, bukan?

Kamu berbakat mengatakan hal yang konyol.

Sayangku,

jangan berbicara seperti itu. Mulutmu akan membusuk.

Aku sangat lelah.

Aku akan tidur sebentar, jadi, kita bicara nanti saja.

Kenapa kamu berbaring di sini?

Siapa kamu? Bagaimana kamu datang kemari?

Siapa yang menyuruhmu melakukan ini?

Kamu mudah sekali ketakutan.

Bagaimana selama ini kamu bisa berpura-pura menjadi putriku?

CEO L Spa and Massage menanyakan kabarmu.

Apa? L Spa and Massage?

Kudengar kamu terkenal karena memberikan pijatan yang enak.

Kudengar karena itu Sera selalu dipijat olehmu.

Entah dari siapa kamu mendengarnya,

tapi jika berencana mengancamku demi uang...

Kamu berani membicarakan uang di depanku?

Kamu hanya orang yang biasanya mengelap kaki putriku.

Tapi sekarang, kamu berani membicarakan uang?

Orang sepertimu menyukai uang.

Aku bersedia membayar layanan yang kamu berikan.

Tapi kenapa kamu bersikap jual mahal?

Geledah di setiap bagian tubuhnya

sampai kalian menemukan kalung berlianku.

Sungguh tidak ada padaku! Ini tidak adil!

Aku bukan pencuri! Ini jebakan!

Mustahil.

Kamu benar-benar ibu Sera Park?

Aku mencari dirimu selama setahun.

Aku tidak menemukan seorang pun yang masih hidup.

Tapi kali ini, butuh waktu terlalu lama untuk menemukanmu.

Karena aku tidak pernah membayangkan kamu akan hidup

dengan memakai nama putriku, Yang Dal Hee.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left