The Upshaws

The Upshaws

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Upshaws S01 NF WEB-DL
A Commentary by equertez
Retail Netflix, complete

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-07-01
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Aku suka sarapan buatanmu, Ayah.

Tunggu, katamu begini cara Ibu.

Kau percaya? Usiaku baru enam.

Maya, kau terlalu manis untuk pintar berbohong.

Terima kasih.

- Selamat pagi. - Hai, Sayang.

Biar kuminum kopi dahulu sebelum menyiapkan sarapan.

Ayah sudah buatkan.

Makanya Ibu akan buatkan ulang.

Kita tak sanggup bayar obat diabetes.

Tak usah minum kopi.

Aku punya sesuatu yang panas dan hitam menunggumu sekarang.

Kau mau apa?

Tak ada.

Kenapa selalu curiga tiap kali sikapku baik?

- Serius? - Ya.

Bennie Upshaw.

Kau mau tutup bengkel demi ke Vegas hari Sabtu?

Mulai lagi, Kribo cerewet.

Jadi, kau mau ke Vegas Sabtu ini?

Tentu. Bersantai bersama Tony di Golden Nugget.

Hari Sabtu ini adalah pesta ulang tahun Aaliyah.

Makanya kutolak ajakan Tony.

Permisi.

Coba jelaskan lagi kenapa kau pertahankan dia.

Aku habis memikirkan pesta ulang tahunku.

Pasti keren jika ada stan foto.

Ya.

Namun, tak masuk ke anggaran kita.

Aku bisa foto teman-temanmu dengan ponselku.

Tak ada yang mau foto buram.

Kalau begitu, tak ada yang mau kado.

- Aku menyayangimu, Bibi Lucretia. - Nanti kuberi kartu.

Aaliyah, bawa Maya naik untuk bersiap sekolah.

Aku sudah terima jawaban undangan terakhir pagi ini.

Bennie, Ruang Lotus sudah dipesan?

Ya.

Maksudmu tempat pijat di Costco?

Sudah tutup.

Bukan, lokasi untuk pesta. Di pusat kota?

Ya, aku tahu.

Dia pasti tak tahu.

Regina, kubilang dia akan rusak ulang tahun Aaliyah.

Kenapa kau selalu mengira dia kompeten?

Kau tidak menginjak-injak sesuatu di Tokyo?

Hei. Bennie, ini serius.

Ini ulang tahun putri kita yang ke-13.

Kapan aku mengecewakanmu? Kapan?

Lihat, Bennie, ada ibu anakmu.

Tasha.

Tasha…

Kau ini kenapa? Jangan sembarang kemari menemui Regina.

Ingat kejadian terakhir kali?

Minyak bakon itu masih menempel di rambut palsuku.

Kau perlu bicara dengan putramu.

Sial! Kelvin! Jangan buka kotak suratnya.

Itu bukan milikmu!

Kabar baik, Ayah. Kau mungkin jadi pemenang.

Putramu diskors.

Si tangan panjang ini ketahuan mencuri dompet guru.

Guru?

Bukankah sudah kubilang guru tak punya uang?

Mungkin aku menemukan dompetnya.

Yang benar saja.

Aku harus tangani klien, tolong jaga dia seharian,

kujemput nanti malam setelah selesai.

Berapa lama?

Seharusnya tak lama.

Kepala klienku tak besar.

- Dah, Ibu. - Dah.

Apa-apaan…

Andai ada tirai jendela di luar.

BENGKEL BENNIE

Ayolah, Kawan. Kau tak punya ruang pesta?

Kamar pesta.

Halo?

- Sial. - Hai.

- Ruang Lotus sudah penuh. - Celaka.

Kau tahu apa yang tak penuh? Vegas.

Ayolah. Aaliyah berulang tahun tiap tahun.

Tarif kamar di Golden Nugget tak selalu didiskon 50%.

Termasuk sarapan kontinental.

Aku harus dampingi anak-anakku.

Ayahku bukan panutan baik, akibatnya dahulu aku lumayan kacau.

Dahulu?

Negro, tadi pagi pun kau kacau.

Datang dari mana? Tak ada yang menyebut namamu tiga kali.

Aku mau mobilku. Katamu akan beres dua pekan lalu.

Kau bukan pelanggan berbayar.

Aku membayar mahal.

Aku memodalimu dengan uang hasil keringatku.

Keringat? Uangmu dari menang gugatan.

Kugugat karena jatuh, aku pantas dibayar.

Kau setuju menjadi mitra pasif. Kapan kau akan mulai pasif?

Kau montir. Kapan kau akan mulai?

Permisi, orang bebas sedang lewat.

Duck, akhirnya kau dibebaskan!

Selamat datang kembali!

- Astaga. - Lihat dirimu.

Astaga, kau dibebaskan, Duck.

- Senang melihatmu. - Ya.

Mereka tahu kau bebas?

Ya, kali ini, resmi.

- Kenapa tak minta kujemput? - Memang seharusnya kau jemput.

Kubilang begitu?

Tidak. Davis menjemputku.

Sesama veteran saling menolong.

Kenapa tak bawa ke mal untuk beli pakaian layak?

Ini pakaianku saat pertama dipenjara. Mau apa lagi?

Seharusnya waktu kurunganmu ditambah karena memakai baju jelek.

Bennie. Semua ini milikmu?

Ya.

Aku tak lupa perbuatanmu untukku.

Bisa saja aku ikut dipenjara.

Seharusnya kita bisa kabur bersama.

Biar kutebus. Jika siap, kau boleh bekerja di sini.

Aku siap bekerja sekarang.

Jangan memaksa diri.

Rekan-rekan di VPA dan aku sudah menyiapkan pesta kebebasanmu.

Ya!

- Ada rum… - Jangan berlebihan, ya?

Aku sudah berubah.

Kini aku pengikut Yesus.

- Ya? Itu bagus. - Ya…

Duck! Selamat datang kembali.

Lucretia, kau tampak cantik.

Penjara membuatmu aneh.

Jangan.

Ini untuk pesta kakakmu.

Ini menyiksa.

Ini tak seberapa.

Bennie sudah tiba?

- Belum. - Aku tarik napas dahulu.

Kau tahu aku tak tega memberimu kabar buruk tentang Bennie…

Namun, kali ini suami pemalasmu melewati batas.

Sayang, makanlah di ruang tamu.

Jangan kena rambut.

Apa kataku soal mengkritik Bennie di depan anak-anak?

Kau melarangku. Namun, kau harus dengar ini.

Saat ini, aku hanya ingin kau membantuku di dapur.

Aku sudah membantumu seumur hidup.

Saat Bennie menghamilimu di SMA, Ibu berkata,

"Lucretia, kita harus korbankan hidup kita demi membesarkan Bernard

sementara adik murahanmu kuliah."

Aku mengutip kata Ibu.

Cupcake ini nikmat.

Hei!

Ini untuk pesta hari Sabtu.

Tak akan ada pesta di hari Sabtu.

Bennie tak pesan Ruang Lotus.

Apa? Bagaimana kau tahu?

Karena kutelepon. Seharusnya kau telepon.

Mungkin ada kesalahan.

Kecuali dia memesan pesta Aaliyah dengan tema bar mitzvah Kirshenbaum,

cupcake ini tak akan diperlukan.

Bersulang.

Hai.

Kapan kau mau bilang kau tak pesan Ruang Lotus?

Beri aku peluang untuk ganti topik.

Maaf. Tempatnya sudah penuh.

Aaliyah pasti marah kepadamu.

Aku akan menunggunya di teras depan.

Tidak.

Bennie yang akan beri tahu Aaliyah bahwa dia mengacau.

Aku tidak mengacau. Mereka bisa berpesta di sini.

Dia dan teman-temannya bisa menyapu,

memainkan magnet kulkas,

dan memainkan perangkap tikus.

Kita menjanjikan ruang pesta untuknya.

Kau punya waktu sehari untuk cari.

Aku bisa tangani ini.

Ada cupcake.

Untuk siapa?

Coba saja ambil.

BENGKEL BENNIE

Tak kusangka tiap ruang pesta sudah dipesan.

Mirip dengan masalah Yusuf dan Maria.

Yusuf juga lupa pesan Ruang Lotus?

Aku akan berdoa untukmu.

Ini.

Aku sangat suka layanan pengirimanmu.

Jangan terus memesan barang demi menemuiku.

Mari bersantai. Ayo menonton pertandingan Pacers, Bernard.

Kau putraku. Pasti seru. Kau ada acara Sabtu ini?

Pergi ke pesta Aaliyah.

Sial. Aku lupa ada acara hari Sabtu ini.

Semoga tak lupa lagi.

Kudengar kau rusak pestanya.

- Kenapa semua bisa tahu? - Kami punya ruang obrolan keluarga.

Aku tak termasuk.

Kaulah topik obrolannya.

Ada ruang di gedung apartemenku. Pestanya bisa diadakan di situ.

Tak ada yang butuh ruangmu yang merangkap sebagai ruang rapat dan tempat cucian.

Tempat cuciannya di sebelah.

Juga, kini ada permainan papan.

Aku ayahnya. Aku bisa tangani ini.

Kini kau mau jadi ayah. Kau ke mana saat aku bertumbuh?

Juga sedang bertumbuh.

Saat kau lahir, aku masih SMA.

More Indonesian subtitles for The Upshaws

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left