The Mentalist

The Mentalist

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Mentalist S02E13 Redline NF WEB-DL WEBRip
A Commentary by LinKy

Tags

webdl
netflix_synced
Published on: 2026-08-20
Downloads: 1
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Galeri Zenith Motor Wilayah Marin, California

Tn. Norris, akan kusuruh salah satu karyawanku tunjukkan Lamborghini.

Itu mobil baru Anda. Anda hanya belum tahu.

McLaren cocok untuk Anda, Tn. Landau.

Tidak malam ini.

Banyak pramuniaga di sana menjual Station Wagon, Minivan...

Aku tak perlu susah payah menjual mobil ini.

Mobil ini sangat mewah. Dari depan hingga belakang.

Bagasinya lebih besar dari apartemen pertamaku.

Ya, Tuhan.

Liselle.

Agen Rigsby, siapa korbannya?

Hai, Bos. Namanya Liselle Douglas. Pramuniaga di sini, usia 28 tahun.

Luka benda tumpul, banyak memar, kemungkinan tengkoraknya retak.

Bajunya masih utuh. Tak ada tanda-tanda kekerasan seksual.

- Ada apa? - Aku suka bau mobil baru.

Kira-kira kapan dia meninggal?

Terakhir kali dia terlihat bekerja di sini sekitar larut malam.

Pihak keamanan toko melakukan pemeriksaan pada tengah malam.

Mereka melaporkan sistem alarm telah dinonaktifkan.

Pihak forensik menduga mungkin dia meninggal saat itu.

Bawa mayatnya, dan adakan pemeriksaan.

Baik.

- Mobil ini cukup mahal, 'kan? - Sekitar 300.000 dolar.

Mungkin sekarang dapat diskon.

- Kalian yang temukan mayatnya? - Ya, James Kinsey yang temukan.

Sepertinya saat ini dia sedang di toilet. Namaku Brad Elias.

Apa kau punya dugaan siapa pelakunya, Tn. Elias?

Tidak. Ini tragedi yang mengerikan.

- Kami sudah seperti keluarga. - Keluarga? Lucu sekali.

Maaf?

- Kau bekerja sesuai komisi, 'kan? - Ya.

Berarti kalian bukan keluarga. Kalian saling bersaing.

Kalian sekumpulan orang yang penuh permusuhan dan kecurigaan.

Itu tidak benar.

Orang-orang punya pengertian yang salah soal dunia penjualan.

Kami saling menghargai, 'kan?

Jelas sekali kau pramuniaga terbaik di antara mereka.

Tapi pertanyaannya, siapa pelari tercepat?

Pelari?

Klien Liselle pasti butuh makelar baru, bukan?

Dan kurasa temanku, Agen Cho ini...

Meninggalkan kliennya di atas. Di ruang santai kalian.

Mungkin sedikit memalukan jika langsung merebut kliennya.

Tapi sekarang dia masih di atas. Jadi mungkin seseorang akan...

Aku punya daftar kliennya. Itu barang bukti.

Kenapa kaulakukan itu?

Aku telah mengeliminasi pria ini dari segala kecurigaan.

Terlalu jujur mengambil keuntungan? Bahkan terlalu jujur untuk membunuh.

- Benar? - Ya.

- Lepaskan aku. - Hentikan.

Ayo, hentikan.

Kecuali kau sangat licik dan pintar berpura-pura.

Sepertinya tidak.

Ayo, hentikan.

Liselle tak masuk kerja kemarin.

Aku tak tahu alasannya. Dia tak pernah seperti itu.

- Kau merasa khawatir? - Aku kesal.

Mempersiapkan pesta adalah tanggung jawabnya.

Untungnya Kinsey bisa ambil alih.

Aku dengar kalian tak bersaing dengan jujur semalam. Nakal sekali.

Kau suka karyawanmu saling bersaing?

Tentu saja. Ini pekerjaan bagi orang yang mau bersaing jadi pemenang.

Kami makelar mobil mewah terbaik di California Utara.

Kami punya empat lantai persediaan mobil di belakang sana.

Kami menghasilkan lebih dari 100 juta dolar per tahun.

Karyawanku harus saling memperebutkan posisinya.

Jadi setiap enam bulan kami mengadakan penyisihan.

Pramuniaga terbaik dapat jam tangan Rolex titanium berlapis emas.

Sementara pramuniaga terburuk terpaksa kehilangan pekerjaannya.

Aku bukan bermaksud memaksa.

Klienku ingin tahu kapan kami bisa buka kembali. Aku harus berkata apa?

Katakan pada mereka, seorang wanita ditemukan meninggal.

Itu memang berita menyedihkan. Tapi ini sebuah bisnis pelayanan.

Dan bila hiu berhenti berenang, dia akan tenggelam, bukan?

Tak ada yang pura-pura sakit. Kenalkan, ini James Kinsey.

- Pramuniaga terbaik. Selamat. - Terima kasih.

Benar sekali. Dia bisa menjual seekor kucing pada seekor tikus.

Mungkin aku harus korbankan beberapa hal untuk dapatkan kesepakatan itu.

Kata Tn. Westhoff kau kerja dengan Liselle pada malam dia menghilang.

Ya, untuk mempersiapkan pesta itu.

Aku tinggalkan dia sekitar pukul 20.00-20.30.

- Bagaimana keadaannya? - Dia baik-baik saja.

Mungkin sedikit tegang karena harus mempersiapkan pesta itu.

Hei, itu milikku.

- Yang itu. - Baiklah.

- Seperti apa hubunganmu dengannya? - Baik. Dia gadis yang hebat.

Hebat? Tapi kau membencinya.

- Tidak. - Ya.

Kenapa? Dia di posisi tengah, jadi dia bukan ancaman bagimu.

Prestasi Liselle cukup bagus untuk wanita seusianya.

Prestasinya bagus karena dia cantik. Dan kau merasa itu tidak adil.

Seks memang menjual. Itu fakta kehidupan.

Benar sekali.

Sebenarnya, keahlian menjualnya masih di bawah standar.

Jika kau tidak mendandaninya, dia tak bisa menjual apa pun.

- Kau pernah mengajaknya kencan? - Ya.

- Apa jawabannya? - Dia menolak. Sudah punya pacar.

- Siapa namanya? - Jeff. Tak tahu nama belakangnya.

Seorang musisi. Calon bintang rock.

Dia selalu mengeluh soal pacarnya. Sepertinya mereka bermasalah.

Nama pacarnya Jeff Sparhawk.

Korban punya apartemen bersama di Selatan Market. Ini alamatnya.

Aku dan Jane akan memeriksanya. Kau periksa catatan keuangannya.

- Kau mencariku, Bos? - Sebenarnya kalian berdua.

Tutup pintunya dan duduklah.

Kalian tahu ini soal apa.

Tempo hari kalian bilang padaku, kalian punya hubungan asmara.

Ya.

Berkencan dengan rekan kerja sangat menyalahi peraturan di CBI.

Aku ingin ambil waktu sejenak untuk pikirkan bagaimana meresponsnya.

Tapi aku sadar, itu menimbulkan ketegangan. Jadi...

Agen Rigsby dan Van Pelt, kalian terlibat hubungan asmara?

- Ya. - Benar.

Baiklah, kalau begitu.

Sebagai pengawas kalian, aku harus melaporkan hubungan kalian...

Pada Pusat Pelayanan Karyawan begitu kita menyelesaikan kasus ini.

Kalian punya pertanyaan?

Tapi mereka akan memindahkan salah satu dari kami.

Ya, mereka akan melakukannya. Itu peraturannya. Kau sudah tahu.

Kalian boleh pergi sekarang.

Di mana kamar 4-B?

Aku mengerti posisimu. Tak perlu kaupikirkan itu.

Apa maksudmu?

Kau merasa tak enak soal Rigsby dan Van Pelt.

Tidak.

Kau tak bisa sangkal ada kecemburuan dan dendam dalam keputusanmu.

Maaf?

Tn. Sparhawk?

Kami Biro Investigasi California .

California apa?

Kami ingin menanyaimu mengenai Liselle.

- Bisa kauletakkan gitarmu itu? - Ya. Terserah.

Aku akan membuat teh.

Kenapa kau rusak gitarmu, Jeff?

Aku sedih. Saat sedang sedih aku suka merusak barang-barang.

Kadang karena kesedihan, tapi seringnya karena rasa bersalah.

Sedikit kasihan pada diri sendiri, dan sensasi kegembiraan.

Jadi kau seorang musisi? Apa kau jago?

Tidak.

Kau lumayan juga. Bisa kulihat Liselle wanita yang punya cita rasa.

Dia tak akan mencintai musisi amatir.

Ya, aku musisi yang bagus. Musisi yang sangat tenar.

Tahun lalu aku dapat 9.000 dolar dari hasil bermusik.

Sembilan ribu dolar itu lebih banyak daripada yang dihasilkan Van Gogh.

Ya, mungkin itu cukup baginya.

Jadi Liselle pencari nafkah utama?

Ya, komisinya menjual Aston bisa menghidupi kami beberapa bulan.

Jadi aku bisa berkonsentrasi pada musikku.

Dia bekerja keras demi aku. Dia benci pekerjaan itu.

Apa itu pernah menyebabkan ketegangan dalam hubungan kalian?

Tentu saja. Kami beberapa kali bertengkar.

Aku tak suka dia bekerja di tempat itu, tapi...

Kau butuh uangnya. Itu cukup adil.

Dia sering didekati oleh para pria kaya raya.

Itu membuatku cemburu. Mereka memberinya hadiah.

Hadiah seperti apa?

Perhiasan, parfum. Tapi dia selalu mengembalikannya.

- Kenapa? - Karena dia menghargaiku.

Jika tak bisa mengembalikannya, dia berikan pada orang lain.

Tidak semuanya.

Foto ini sangat mahal.

Kata Liselle barang itu terlalu mahal untuk dibuang.

Katanya itu bisa dipakai untuk membiayai pernikahan kami.

Siapa yang memberikannya?

Aku melakukan tindakan yang salah dan sangat bodoh.

Aku tak pernah layak untuknya. Dan kini dia meninggal.

Hentikan. Rasa kasihan pada diri sendiri bisa membunuhmu.

Aku dengar dari seseorang yang kukenal.

Jeff Sparhawk tak punya alibi.

Kau bisa hentikan pembicaraan ini. Katakan apa yang mengganggumu.

- Tak ada yang menggangguku. - Baiklah.

Tak ada yang mengganggu pikiranku.

- Pesan diterima. - Bagus.

Sparhawk tak punya alibi, ya?

Aku tidak cemburu dan marah. Itu tak masuk akal.

Tapi kau mengingat setiap perkataanku.

Tak perlu malu soal itu. Kadang aku juga merasakannya.

Kenapa semua orang punya kehidupan yang normal?

Hidupku baik-baik saja.

Biasanya kau akan naik darah menghadapi emosi seperti ini.

Tapi dalam kasus ini, tanganmu terikat.

Itu peraturannya. Kau harus melakukan yang harus dilakukan.

Oleh karena itu, kau sakit kepala karena merasa tegang.

Aku tidak...

Baiklah, aku memang sakit kepala. Tapi itu hanya kebetulan.

Ya.

Entah karena aku patuhi peraturan...

Atau mengambil risiko besar karena mengabaikan mereka.

Ini soal Van Pelt dan Rigsby, bukan aku.

Terserah kau.

- Ini Lisbon. - Aku temukan sesuatu soal foto itu.

Foto itu dijual di sebuah pelelangan di San Francisco tahun lalu.

Dibeli oleh Walter Mashburn seharga 30.000 dolar.

- Mashburn. Sepertinya tak asing. - Dia pendiri Mashburn Avionics.

Menjualnya 10 tahun yang lalu dengan harga miliaran dolar.

Dia juga klien terakhir Liselle di hari kematiannya.

Klub Catamaran Wilayah Marin, California

Kau mengenali lencanaku, atau perlu kutunjukkan lagi?

Maaf, tapi aku tak bisa katakan Tn. Mashburn di sini atau tidak.

More Indonesian subtitles for The Mentalist

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left