The first 200 lines.
Hei, sudah kubilang jangan pergi.
Astaga. Jangan bergerak.
- Astaga! - Celana dalammu.
Astaga!
Seo Hyung, tenangkan dirimu
dan gantilah bajumu.
Cukup.
Apa gunanya berteriak bila So Yu tidak di sini?
Kamu hanya akan merusak kesehatanmu.
Apa? Apa aku salah?
Kenapa kamu tidak menghentikannya?
Seo Jun?
Kamu seharusnya mencegahnya pergi!
Bagaimana jika meski sudah kularang, tapi dia tetap pergi?
Jadi, kamu tidak ikut campur agar tidak dipermalukan?
Berhentilah melampiaskan kemarahanmu padaku.
Ganti bajumu sebelum mereka datang dan berwajah seriuslah.
Lihat saja apa yang akan kulakukan pada mereka begitu mereka kembali.
Ini akan menjadi pertarungan yang panjang.
Mari kita tunda dahulu.
Berapa total pesananku
termasuk vanilla latte dan kapucino?
- 15 minuman. - Ya, itu benar.
Kenapa kamu sendiri tidak memesan?
Tidak perlu.
Aku tidak bisa memakai kartunya setelah membuatnya mengalami itu.
Kalau begitu, setidaknya belilah termos.
Untuk apa aku membeli itu dengan kartu orang lain?
Kamu justru harus membelinya karena itu kartu orang lain.
Aku juga harus membeli satu untukku sendiri.
Kenapa kamu memilih tiga?
- Satu untuk ibumu. - Tidak usah.
- Kami akan membeli ini juga. - Baik.
Omong-omong, apa kamu memiliki kartu anggota?
Yang harganya sekitar 1.000 dolar.
Kamu pasti gila.
Tidak usah. Itu saja.
Kenapa tidak?
Bayangkan betapa senangnya kamu setiap kali minum kopi.
Hal-hal seperti itu tidak membuatku bahagia.
Seperti inilah kamu seharusnya membalas dendam.
Lakukan sedikit demi sedikit untuk jangka waktu yang lama.
Jika kamu menampar wajah seseorang, itu hanya akan terasa sesaat.
Tapi katakanlah kamu minum kopi senilai 1.000 dolar.
Harganya 4 dolar untuk 1 segelas.
Jadi, jika kamu kalikan 30 hari, berarti 120 dolar.
Kamu akan dapat menikmatinya selama sekitar 10 bulan
meski kamu minum segelas setiap hari.
Ayo teruskan. Satu, dua.
Baik, satu, dua. Tunggu, Ji Yoon.
Kamu harus lebih banyak tersenyum. Kenapa kamu terlihat sangat murung?
Berikan aku senyum yang lebar. Ayo. Satu, dua.
- Baik, satu, dua. - Ji Yoon terlihat sangat sedih.
Baik, itu bagus. Bagus.
Kamu juga begitu.
- Seo Jun pergi dengan wanita itu. - Baik, mari kita lanjutkan.
- Tentu saja, dia merasa sedih. - Satu, dua.
Itu sebabnya kamu seharusnya tidak membuat masalah sejak awal.
Aku tidak bisa memaafkannya untuk ini.
Anggap saja sebagai pertarungan panjang.
Apa gunanya? Aku merasa seperti akan mati sekarang.
Kepalaku mau meledak sekarang.
Terkadang kamu perlu tahu caranya mundur.
Apa kamu menyuruhku mundur tanpa melakukan apa-apa?
Jika kamu melawan tapi kalah, kamu tidak akan dapat bangkit.
Astaga, aku tidak akan pernah lupa
bagaimana dia mempermalukanku hari ini
sampai hari aku mati atau bahkan setelah itu!
Gunakan energi itu untuk memberikan balasan yang tepat kepadanya.
Jangan bekerja sebagai penata gaya Ji Yoon mulai sekarang.
- Hei. - Ya?
Mulai sekarang, jangan membicarakan soal urusan pribadi.
Lalu kapan kita bisa bicara?
Aku hanya ingin melakukan percakapan yang berhubungan dengan pekerjaan...
Bagaimana penampilanku hari ini?
Apa kamu mengabaikan semua ucapanku?
Kamu bilang kamu hanya ingin percakapan yang terkait pekerjaan.
Aku bertanya bagaimana pakaianku hari ini.
Bukankah kamu seharusnya penata gayaku?
Astaga.
Apa Eun Byeol tidur?
Ya.
Apa kamu...
- Apa kamu berhenti menyusui dia? - Ya.
Aku membaca di internet
bahwa sulit untuk berhenti menyusui.
- Aku masih dalam proses. - Begitu rupanya.
Kurasa kamu akan pergi begitu kami mendapat pengasuh baru.
Ya, aku harus pergi.
Hei.
Apa kakakmu baik-baik saja?
Kenapa tidak?
Istriku hendak menyalahgunakan kekuasaannya pada kakakmu.
Dia bilang akan menunjukkan lambang penyalahgunaan kekuasaan.
Apa alasannya kali ini?
Dia tidak pernah punya alasan kuat. Dia melakukannya karena dia ingin.
Kamu harus meneleponnya. Dia mungkin mengalami hari yang buruk.
Kerja bagus.
- Terima kasih. - Ini Americano panasmu.
- Terima kasih. - Tentu.
Itu panas. Hati-hati. Kamu harus menggunakan pegangannya.
- Nikmatilah kopimu. - Terima kasih.
- Hei, So Dam. Ada apa? - Apa kamu baik-baik saja?
Kenapa tidak?
Kamu harus menghindari Bu Choi apa pun yang terjadi.
Dia ada di sini.
Kudengar dia mengincarmu. Hindari dia agar dia tidak berkutik.
Aku bukan tipe yang akan membiarkan siapa pun menindasku.
Jangan khawatir.
Tidak bisakah kamu membiarkannya melakukan apa yang diinginkannya?
Apa?
Biarkan saja dia melakukan apa yang dia inginkan.
So Dam.
Jangan membuat Bu Choi marah.
Bagaimana jika dia membatalkan debutku karena kamu?
Aku baru saja mendapat pesan.
Debutmu tidak akan dibatalkan,
jadi, jangan khawatir dan berlatihlah dengan keras.
Bisakah kita bertemu di kafe?
Mulai sekarang,
jangan bertengkar dengan Seo Hyung dan hindarilah dia.
Baiklah.
Kamu pikir kamu menang hari ini, bukan?
Tapi kamu salah. Kamu benar-benar memprovokasi dia.
Kamu harus bersiap menghadapi konsekuensinya.
Baik.
Terima kasih sudah peduli.
Jika aku bisa berbuat sesuka hatiku, aku akan mengamankanmu
di sebelah Se Hyun dan mengurus semuanya untukmu.
Begitu rupanya.
Tapi aku tidak ingin menekanmu, jadi, aku menahan diri.
Baik.
Apa kamu mencoba membuatku makin pusing?
Tidak, bukan begitu.
Seo Jun bertingkah seolah dia pangeran tampan.
Cara dia menyelamatkan So Yu dan mengikutinya membeli kopi...
Aku akan mengurus semuanya sendiri mulai sekarang.
Jadi, pura-pura saja tidak tahu apa-apa.
Aku bahkan dipermalukan hanya untuk membantumu.
Tapi apa?
Sekarang, kamu ingin aku berpura-pura tidak tahu apa-apa
supaya kamu bisa mengurusnya sendiri?
Aku merasa dia akan makin buruk jika kamu terus memprovokasinya.
Aku yakin itu hanya sebuah fase.
Dia tidak akan menikah dengan orang seperti dia, bukan?
Kamu tidak cukup baik untuk melawan So Yu.
Seo Hyung.
So Yu adalah karakter yang sangat rumit.
Dia wanita berbahaya.
Tapi dia bukan mawar hitam. Dia rumput liar.
Seorang gadis sepertimu yang tumbuh dalam sangkar tidak bisa melawannya.
Kenapa Seo Jun tertarik pada seseorang seperti dia?
Dalam pandangan Seo Jun,
dia adalah makhluk yang belum pernah dilihatnya.
Seperti yang sudah kamu ketahui, Seo Jun tertarik
pada UFO dan alien.
Itu sebabnya dia sangat tertarik padanya.
Ini di luar kemampuan kita.
Apa?
Aku bisa mengatakan dengan pasti bahwa Seo Jun
menyukai So Yu.
Masalahnya sekarang adalah So Yu.
Kita perlu lakukan segala cara untuk mempertahankannya di sisi Seo Jun.
Kenapa kamu berusaha keras untuk menghubungkan keduanya?
Bu Yoon, kenapa kamu sangat lamban?
Apa kamu lupa kenapa kita menjadikan So Dam sebagai ibu pengganti?
Itu karena kita pikir cinta pertama Direktur Hong
adalah So Dam, bukan So Yu.
Tapi kita tidak bisa meminta So Yu menjadi ibu pengganti.
Jadi, kamu akan membiarkannya bersama dengan Seo Jun?
Itu akan menjadi cara paling efektif
untuk menjauhkannya dengan Se Hyun.
Tapi bagaimana jika So Yu
belum merelakan Direktur Hong?
Se Hyun
harus menjadi pemilik Grup LX di masa depan.
Aku tidak akan pernah membiarkan lalat itu di dekatnya.
Astaga, kenapa dia tidak menjawab?
Hei, Jin Bok.
Kenapa kamu terengah-engah?
Aku terengah-engah karena kehabisan napas.
Tutup teleponnya jika tidak mendesak. Pasanganku menungguku.
Apa? Pasanganmu?
Apa kamu bergaul dengan berandalan itu lagi?
Kenapa kamu mengatakan "bergaul"? Bisakah kamu sedikit berkelas?
Jin Bok, mari kita tutup teleponnya. Dia menungguku.
Astaga, aku salah langkah karena kamu. Sampai jumpa.
- Tae Bok. - Baik.
Ini sangat menyenangkan.
Aku memulai ini hanya untuk membuat Jin Bok cemburu.
Tapi kurasa aku menemukan hobi yang luar biasa.
Kamu berbakat.
- Benarkah? - Ya.
Sepertinya kamu dilahirkan dengan kemampuan menari.
Aku penari yang cukup baik.
Mi Ri, kamu mendapat telepon dari ketua.
Katakan padanya aku sibuk melakukan hobiku.
Pak, maaf karena mengatakan ini, tapi ini Tae Bok.
Jika tahu kamu harus minta maaf, kenapa menjawab telepon Mi Ri?
Sambungkan dia di telepon.
No comments yet. Be the first to leave one.