Release info

Bloody Romance E01 Viki
Bloody Romance E02 Viki
Bloody Romance E03 Viki
Bloody Romance E04 Viki
Bloody Romance E05 Viki
Bloody Romance E06 Viki
Bloody Romance E07 Viki
Bloody Romance E08 Viki
A Commentary by DianaAlmera
Original from Viki. Maaf, di viki sub indo hanya tersedia sampai ep 8, next episode In sha Allah nanti saya upload versi terjemahan. Makasih.😊

Tags

other
Published on: 2019-01-27
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 129 lines.

Di tahun 907 A.D. Zhu Wen, raja Liang, menjadi kaisar Dinasti Tang

dan menyerbu Jin dengan tentaranya.

Li Ke, Raja dari Dinasti Jin, menolak mengakui rezim Tang and terus menggunakan nama Tianyou di Dinasti Tang.

Dia menaikkan bendera Dinasti Tang saat melawan Liang.

Periode tergelap di sejarah Cina, Lima Dinasti dan Sepuluh Kerajaan mulai.

Selama seratus tahun, terdengar pedang-pedang dan tangisan.

Di masa gelap ini, satu organisasi pembunuh misterius muncul.

Mengembara di antara militer dan politik, mereka membunuh orang-orang yang melampaui batas dan yang mengabaikan jiwa manusia.

Beberapa mengatakan cerita ini benar-benar hanya buatan untuk menyenangkan orang-orang.

Yang lain mengatakan bahwa organisasi ini telah didirikan sejak Dinasti Tang.

Beberapa mengatakan bahwa pembunuh ini hanya satu gadis

yang dapat mengambil jiwa manusia dengan sedikit senyuman.

Beberapa juga mengatakan bahwa pembunuh ini adalah kumpulan wanita-wanita

dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.

Satu-satunya yang sama adalah bahwa mereka membawa payung-payung merah

yang diselimuti dengan bunga emas.

Ke sini! Kerja lebih keras!

Hei, ke sini!

- Tambah orang! - Ke sini, ke sini!

- Cepat! Ke atas sedikit! - Oke, oke.

- Berhenti, ok. - Kau bisa. Kau bisa.

Cepatan!

Mulai Kerja!

Kerja mulai. Ayo, pergi, pergi!

Cepat!

Jangan dorong-dorong!

Jangan dorong-dorong!

Pelan-pelan sedikit! Pinggir!. Su Qixue, ke sini.

Kau mendapatkan pekerjaan terakhir hari ini.

Terima kasih, Kakak Bing.

- Bagaimana dia bisa dapatkan itu? - Apa yang terjadi?

Apakah kau tahu apa yang harus kau lakukan hari ini?

Aku tahu, mengubur orang mati. Aku akan...

Jangan dorong-dorong!

Aku juga mau! Aku mau juga!

Mudah, mudah...

Aku minta maaf, aku minta maaf. Semuanya kesalahanku.

Ini semua kesalahanku bahwa kau bahkan tak dapat dikuburkan yang baik.

Ayah, Xiao Ba, aku pulang.

Kau sudah pulang?

Kakak, hari ini ayah pinjam nasi dan membuat bubur banyak!

Xiao Ba, lihatlah. Hari ini aku mendapatkan banyak ubi dari hasil kerjaku. Coba dulu.

Aku tak suka ubi, ubi membuatku sakit perut. Aku ingin bubur.

Apakah kau akan makan bubur juga, Kak?

Aku tak akan makan. Aku tak lapar. Kau bisa minum.

Ayah, sudah tak ada air lagi. Aku akan pergi ambil air.

Tunggu.

Aku ada satu paket rempah. Bawa paketnya ke kota Paviliun Dingxiang dan jual paketnya.

Rempah apa? Ayah, aku bahkan sudah menggunakan ampas-ampasnya untuk membuat kantong-kantong pewangi.

Aku suruh kau pergi, sekarang pergi saja dulu.

Pavilion Dingxiong itu di seberang Klinik Baicao.

Rempah-rempahnya di keranjang.

- Xiao Ba, Xiao Ba. - Kakak.

Sekali aku jual rempah-rempahnya dan dapat uang, aku akan belikan kau makanan kecil. Oke?

Oke! Aku akan menunggumu pulang dan makan buburnya, Kakak.

Qi'er, ambil ini. Makan di jalan jika kau lapar.

Baiklah.

Ini rasanya jauh lebih enak daripada bubur.

- Lihat orang ini! - Benar-benar!

Apa yang kau lakukan?

Aku di sini untuk jual rempah-rempah.

Jika kau menjual rempah-rempah pergi ke klinik di seberang jalan.

Hei, tunggu sebentar.

Ayahku bilang kepadaku untuk membawa paket rempah-rempah ini ke restoran di seberang klinik.

Restoran?

Apakah ayahmu Su Wang dari Lembah Yaowang?

Benar.

Oh.

Aku lihat.

Sayang untuk menjual darahmu.

Jang pegang aku. Aku di sini hanya untuk jual rempah-rempah.

Apakah ini paket rempah-rempah yang dikirim ayahmu?

Gadis bodoh, yang ayahmu jual itu kau!

- Apakah dia bahkan ayah kandungmu? Dia kirim kau langsung ke aku. - Lepaskan aku!

Ayo pergi!

Letnan Huang, sebaiknya kita mulai?

Adegan Pertama: Zhao Jun pergi ke perbatasan.

Lumayan bagus, ya?

Jika kau inginkan, Jeneral, aku dapat menyuruh mereka turun sekarang juga.

Aku hanya seorang Letnan.

Kau tak usah menggunakan perhatian sayang palsumu untuk menyenangkanku.

Letnan Huang tak suka. Ganti!

- Turunkan aku! - Kau harus lunasi hutangmu denganku dulu!

Kau salah. Turunkan aku! Kau pasti salah tangkap.

- Tidakkah kau lihat kantong beras yang ayahmu bawa pulang ke rumah? - Ayahku tak akan pernah menjualku!

Beras?

Apakah mungkin ayahmu bahkan tidak memberikanmu makanan terakhir sebelum dia menjualmu?

Di mata ayahku,

aku bahkan tak seharga dua kantong beras.

Dengarkan nasihatku. Paling tidak, di sini, kau dapat makan sampai kau puas dan hangat.

Jauh lebih baik daripada

hidup kelaparan setengah mati di luar sana.

Jangan pegang aku!

- Jangan pegang aku! Aku ingin pulang ke rumah! - Kau pikir kau mau pergi ke mana?

"Kuda Berderap Menginjak Sepasang Burung Layang-Layang." Jika kau suka gadis-gadis ini, aku dapat mengirim mereka semua ke kamarmu, Letnan Huang.

Apa yang kau lakukan?

Mengambil darahmu! Dikatakan bahwa darah perawan dapat meningkatkan keabadian.

- Darahnya seharga emas di pasar! - Lepaskan aku!

Orang-orang miskin hidupnya tak berarti! Itu bukan pilihanmu apakah untuk hidup atau mati.

Terima naksibmu saja!

Lepaskan aku!

Lepaskan aku!

Jika kau bahkan tak suka Fei Tian, tak ada apa-apa lagi yang dapat kulakukan!

Apa yang terjadi?

Berhenti!

Lepaskan aku! Kau tangkap orang yang salah! Aku bukan orand yang kerja di sini!

- Lepaskan aku! Kau dapatkan orang yang salah! - Diam!

- Aku tidak kerja di sini! - Jangan macam-macam!

Pergi!

Aku minta maaf, Jeneral Huang! Aku patut mati!

Aku mau dia.

Apakah dia bukan punya Paviliun Dingxiangmu?

Dia milik kami! Selama kau suka dia, aku akan langsung membersihkan dia!

Aku akan kirim dia ke kamarmu!

Jangan datang ke sini! Aku tidak menjual diriku, aku tidak kerja di sini! Mereka salah paham!

Apapun juga, aku tak peduli.

Layani aku dengan baik, lalu pergi dengan militer Liang Hebatku,

Aku tak menjual diriku! Dan aku tak akan mengikuti militermu!

Kau tak ada pilihan.

Sebelum ini aku sudah lihat begitu banyak wanita cantik.

Apa yang kau lakukan?

- Ayo bicara tentang kakimu! - Jangan pegang aku!

Kakinya putih dan kuat!

Jangan pegang aku!

Apa yang kau lakukan?

Siapa yang minta kau datang?

Menakjubkan!

Gadis kecil, apakah kau takut?

Apakah kau datang sendirian? Atau Ibu Yun yang mengirimkanmu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left