The first 200 lines.
Waktu adalah hal yang rumit.
Satu hari, satu momen, sepersekian detik,
Bisa mengubah arah hidupmu selamanya.
Tiga, dua, satu. Kau siap
Ini dia!
Aku dan saudari-saudariku begitu bahagia.
Ya, saudari.
Tentu saja adopsi.
Tapi hal yang sama yang menyatukan kami,
Justru yang memisahkan kami.
Darah kami.
Hari itu, hidup kami berubah selamanya,
Oleh satu momen tragis yang tak kami tahu akan terjadi.
Hei, Bubbles.
Kau lapar?
Ya, aku juga.
Tunggulah, oke?
Kau tahu harus apa. Aku segera kembali.
Ya Tuhan!
Hei, cantik. Ada masalah?
Ya.
Aku putus dengan pacarku, kemudian aku mulai menangis.
Tiba-tiba, mataku jadi kabur, lalu...
Aku rasa aku melindas armadillo, posum, atau sesuatu.
Hei, tak perlu menangis, tuan putri.
Keretamu menanti.
- Naiklah. - Terima kasih!
Demi Tuhan.
Jadi, apa yang pacar bodohmu lakukan kepadamu?
Dia kembali ke istrinya.
- Perusak rumah tangga, ya? - Ya. Itu aku.
Ya. Jenis masalah kesukaanku.
Kenapa kita melambat?
Jangan bermain-main denganku. Kau tahu kenapa.
Jangan bermain-main. Kau tahu kau menginginkan ini.
Ya, itu jelas tidak.
Kemarilah. Ayo.
Aku bilang tidak.
Maaf, manis. Aku mungkin bisa mendengarmu...
...dengan mulutmu yang penuh.
Bajingan.
Bisa dengar aku sekarang, dasar keparat?
Tungganganku Yang Lain Adalah Ibumu
Mencari rumah sakit?
Kamar, tolong. Dua malam.
Kartu kredit dan KTP, tolong.
Kamar enam.
Ekstra handuk.
- Akan aku bawakan. - Oke.
Hei, Bubbles.
Pagi, Bubbles.
Bajingan.
Aku akan kembali untuk ikan ini. Dia mati, kau mati.
Ya, Bu.
Insting yang bagus.
Hei, kau. Butuh tumpangan?
- Ya, kau keberatan? - Tidak. Aku suka ditemani.
Aku Frank.
Jasmyn. Dengan "Y".
Senang bertemu denganmu, Jasmyn dengan "Y".
Tapi kenapa kau di sini sendirian?
Kau tahu itu tak aman untuk menumpang.
Aku dan pacarku bertengkar.
Astaga. Itu sangat disayangkan.
Aku begitu kesal. Aku hanya...
Aku memintanya menepi dan membiarkanku keluar.
Kau tahu, gadis cantik sepertimu,
Dia sebaiknya segera meminta maaf,
Atau pria lainnya akan langsung segera mendekatimu!
- Menurutmu begitu? - Ya. Aku yakin itu.
Terima kasih.
Jadi...
Di sini panas.
Aku selalu merasa dingin. Itu keturunan keluargaku.
- Apa kau di sini untuk kerja? - Ya, ya, ya.
Sebenarnya, aku baru naik pangkat.
Wakil manajer regional dari seluruh distrik barat laut.
Ya. Kami mengerjakan katup industri.
Kau pasti sangat kesepian di luar sini sendirian.
Ya. Bisa dibilang begitu.
Tapi setidaknya aku memiliki siniar favoritku...
"Cara Berteman dan Mempertahankannya."
Wow.
Kau tahu, jika kau lelah, kita bisa menepi.
Pergi ke motel atau sesuatu.
Tidak, aku tak apa. Aku baru saja mendapat energi ekstra.
Aku harus sampai di E.E. sebelum besok pagi, jadi...
Maaf.
Itu istilah industri untuk "Extrusion Expo".
Berarti...
Kita tak harus tidur.
Permisi. Tunggu sebentar.
Hai, sayang.
Bagaimana situasi di sana, Ayah Beruang?
Baik, baik... Sebenarnya, aku...
- Aku baru mendapat teman baru. - Bagus!
Ada seseorang yang sangat ingin bicara denganmu!
Hai, Ayah. Aku merindukanmu! Aku mengerjakan puzzle bersama Ibu.
Kau tahu, Jocelyn, tak ada yang bisa menandingi darahmu sendiri.
Hai, Labu.
Ya, Ayah juga merindukanmu. Sangat rindu.
Dan kau mengerjakan puzzle?
Wow. Anak yang cerdas.
Ayah sangat menyayangi dan merindukanmu.
Ayah tak sabar untuk bertemu kau lagi.
Demi Tuhan!
Sayang, aku akan menghubungimu kembali.
Oke, baiklah.
Sial.
Aku tidak mengira itu.
Hai. Maafkan aku. Kau keberatan jika aku menumpang?
Hanya saja, aku mengalami kejang, jadi aku tak bisa mengemudi,
Dan aku panik.
Ini mobil yang bagus.
Aku Pepper. Siapa namamu?
Emma, kita perlu bicara.
Scarlett? Bajingan.
Tidak hari ini.
Emma!
Emma, kembali kemari!
Emma!
Astaga, Scarlett!
Kau tahu betapa mahalnya jaket ini? Ini kuno.
Emma, jika kau cukup mendengarku!
Sangat dewasa, Emma.
- Apa kau mendorongku? - Kelihatannya begitu.
Aku benci didorong.
- Kau payah! - Jangan mendorongku.
Aku benci didorong.
Ibu! Dia mendorongku, karena aku menang!
- Anak-anak, jangan bertengkar. - Dengarkan Ibumu.
Mulai berkarat, ya?
Apa itu baunya seperti karat untukmu?
Kelihatannya ada yang melatih Wing Chun-nya.
Kau memperhatikan?
- Apa kau gila? - Itu bukan perak, dasar idiot.
Kau yang idiot.
- Kuk... - Tendangan Sool Won.
Emma, aku takkan menembakmu jika ini tidak penting.
Apa yang begitu penting?
Kate masih hidup.
Maaf mengganggumu, Pak.
Tidak, sayang. Latih Bahasa Inggris-mu.
Aku punya kabar buruk.
Tampaknya si bungsu dari Addison bersaudari masih hidup.
Dia mengerjakan vaksin orang tuanya,
Dan tampaknya dia memecahkan kodenya.
Itu sangat disayangkan.
Hubungi teman kita.
Bilang padanya agar temukan dan bawa dia kepadaku hidup-hidup.
Dan bawakan aku segelas darah lagi.
Mau pesan apa?
Bisa aku pesan steik, telur, dan kopi?
Tapi kau bisa tahan steik dan telurnya,
Cukup bawakan kopi.
Dan sama untuknya.
Terima kasih.
Jadi, tak ada yang kau ingin katakan?
Aku masih berusaha memprosesnya, oke?
Itu informasi yang banyak untuk dicerna.
Dengar, Emma, aku tahu jika kau marah denganku.
Marah bukan emosi yang aku rasakan saat ini.
- Murka? - Semakin hangat.
Aku memohon agar kau tetap bersamaku.
Dan aku memohon agar kau ikut denganku.
Kau membuat pilihanmu.
Apa yang harus aku lakukan? Aku tak bisa hidup sepertimu.
Seperti apa tepatnya?
Hidup melarat, mencari tumpangan di gurun pasir,
Berpakaian ala PSK $5.
Oke, pertama, jaket ini kulit asli dan harganya $600.
Kedua...
Setidaknya aku membunuh dengan hati nurani.
Astaga, bisa kau lupakan itu?
Membunuh Josh murni kecelakaan.
Aku tak bicara tentang Josh. Tapi karena kau mengungkit itu,
Bagaimana bisa itu kecelakaan?
Kau tak seharusnya jadikan dia santapan sejak pertama.
Aku tak bermaksud membunuh dia!
Kopi.
Terima kasih.
Membunuh dia murni kecelakaan, oke?
- Aku manusia biasa. - Itu tidak benar.
Aku dulu begitu, dan itu berarti sesuatu.
- Dan juga, dia selingkuhi kau. - Ya, dia selingkuhi aku denganmu.
Itu setelah dia tidur dengan wanita murahan itu di Subway,
- Jadi itu tak termasuk. - Ya Tuhan.
Astaga! Kau tahu, kau tak harus terikat sepenuhnya...
...dengan setiap pria yang tidur denganmu, oke?
Kadang seks hanya seks.
Kau tahu, aku tak harus mendengarkan ini.
Tidak, tidak, tidak... Tunggu. Duduklah, tolong?
Tolong duduk?
Tolong jangan pergi lagi.
Apa yang kau lakukan?
Kita harus pergi sekarang selagi mereka masih makan.
Kenapa? Apa yang terjadi?
Itu orang tak bersalah yang mereka bunuh malam ini, Scarlett.
Kita harus makan, Emma.
Benar, tapi mereka biasanya membawa orang jahat.
No comments yet. Be the first to leave one.