The first 134 lines.
Sialan!
Hari di mana aku memutuskan hubungan dengan Yuna
Kembali lagi.
Kalian kenapa?
Nari, kamu baik-baik saja?
Aku...
Aku harus kabur dari kalian.
Hei, kamu sudah dengar?
Katanya grup Im Yoona bubar.
Aku dengar itu karena Yoo Jinhyuk.
Katanya Im Yoona menggoda Yoo Jinhyuk.
Gila! Luar biasa! Sudah kuduga.
- Lucu sekali. - Dia itu Tuan Putri, kan?
Hei, kamu sudah dengar?
Apa?
Aku dengar Oh Nari mengamuk.
Kalau aku ada di posisinya, aku juga pasti begitu.
Level mereka sangat berbeda.
Anak perempuan jaman sekarang menakutkan.
Benar, aku tidak berani bicara dengan mereka.
Akhirnya Oh Nari dibuang Im Yoona.
Baguslah.
Akhir-akhir ini, aku sangat beruntung.
Karena Yoo Jinhyuk pindah sekolah, aku jadi ketua kelas.
Kamu ini benar-benar!
Apa maksudmu?
Kalian tahu Oh Nari, kan?
Saat dia main dengan anak-anak keren,
Dia membuangku dan Youngeun.
Sekarang, saat tidak punya teman, dia menempel pada kami.
Apa-apaan itu?
Sejujurnya, aku juga tidak suka Oh Nari.
Setiap hari, dia hanya main dengan anak-anak cantik.
Itu benar. Memangnya dia selevel dengan mereka?
Aku mengerti akhirnya dia dibuang.
Benar-benar menyebalkan.
Dia itu tipe yang makin hari, makin menyebalkan.
Itu benar.
Teman-teman!
Kenapa tidak bilang pelajaran diganti jadi kelas olahraga?
Aku mencari kalian dari tadi.
Aku sudah umumkan di grup obrolan kelas.
Aku tidak menerimanya.
Maaf, kamu tidak ada di grup, ya?
Soobin, Youngeun, ayo kita ke sana!
Ayo!
Begitu tempat aman bernama teman menghilang,
Banyak hal yang harus aku tanggung.
Aku mulai dikucilkan
Tanpa alasan.
Soobin, merek apa itu?
Imut sekali.
Ini? Volume rambutku bagus, kan?
Aku juga membawanya ke tempat les.
Benda ini benar-benar ekonomis.
Tangan payah sepertimu juga bisa memakainya.
Keren!
Tapi, piza apa ini?
Aku membelinya sebagai perayaan jadi ketua kelas. Makanlah.
Wah, keren! Aku makan, ya!
Youngeun.
Mau makan bersama?
Maaf.
Kelompok kami sudah penuh.
Eh?
Nari, kamu pasti senang.
Bisa makan semua itu sendirian.
Selamat makan.
Tapi...
Aku berusaha menahannya.
Youngeun.
Jika...
Jika aku ada salah padamu
Bisa beritahu aku?
Itu...
Hei, Choi Youngeun!
Sedang apa? Ayo makan.
Kenapa bicara dengan Oh Nari?
Nanti kamu juga dikucilkan.
Nanti aku akan kirim pesan. Maaf.
Aku sendiri yang memilihnya.
Yang penting, aku bisa menahannya.
Tapi, hatiku sakit.
Nari, kenapa kamu menjauhi Yoona?
Beritahu aku...
Tapi...
Aku bersyukur
Ada teman di pihakku walau hanya satu.
Itu...
Begitu, ya...
Lucu sekali.
Apa?
Aku Soobin. Kamu benar-benar bodoh, ya?
Seperti yang kamu minta, aku akan undang kamu ke grup obrolan.
Yoo Jinhyuk memanfaatkannya untuk mendekati Im Yoona.
Gila! Lucu sekali! Boleh aku unggah di buletin sekolah?
Dia bodoh sekali!
Dia bodoh~
Hei, kalian sudah lihat buletin?
Katanya, Yoo Jinhyuk pura-pura pacaran dengan Oh Nari
Untuk mendekati Im Yoona.
- Wah, gila! - Benar, kan?
Dasar kurang ajar!
Berani-beraninya bergosip!
Anakku marah sekali, ya?
Ya!
Lalu, kamu mau apa?
Walau mengesampingkan soal Yoo Jinhyuk,
Apa kamu sudah minta maaf pada Nari soal masalah kalian waktu SMP?
Kubilang juga sudah!
Beda dengan dulu,
Aku lebih dulu datang ke kelasnya
Dan membelikan semua yang dia suka.
Walau begitu...
Dia tidak mau berhubungan denganku lagi.
Aku sudah sangat pusing. Jadi, tolong henti...
Kamu sangat egois.
Apa?
Mana ada orang minta maaf seperti itu?
Itu bukan yang dia mau.
Kamu hanya minta maaf dengan caramu sendiri.
Lalu, kamu kesal karena dia tidak memaafkanmu.
Kita bisa main bertiga saja.
Kami akan urus Nari.
Kamu pikirkan baik-baik.
Bagaimana cara minta maaf dengan benar.
Lihat dia.
Sedang apa dia?
Kalau aku, pasti malu dan tidak akan masuk sekolah.
Aku hanya duduk
Dan pura-pura kuat.
Tapi, setiap mereka berbicara dan tertawa,
Mereka seperti membicarakanku.
Hatiku benar-benar sakit.
No comments yet. Be the first to leave one.