Release info

Coffee Prince 1st Shop E13 KOR HDTV 720p XviD-MickEyBABy
A Commentary by prameshwari2004
[VIU Version] Sync by me

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
XviD
HD
Published on: 2017-02-21
Downloads: 51
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

COFFEE PRINCE

Subs VIU

92.93 derajat.

Mari kita periksa untuk lebih yakin lagi.

90...

92.5 derajat.

Sialan. Hari ini sangat panas.

Berikan aku segelas air.

Apa kau punya waktu malam ini?

Apa ada yang terjadi?

Apa harus ada yang terjadi baru kita bisa bertemu?

Mari kita pergi kencan.

Malam ini?

Tapi aku berencana pulang lebih awal dan belajar.

Astaga, seakan-akan kau rajin belajar saja.

Aku berencana untuk rajin belajar mulai dari hari ini.

Mulai saja besok. -Hari ini aku benar-benar tak bisa.

Ibuku sudah terus mengomel karena aku pulang malam.

Dan aku harus menempel mata boneka dan mengupas kenari.

Jadi, kapan kita bisa pergi menonton di bioskop?

Jual mahal?

Lalu bagaimana kalau kita pergi ke bioskop?

Aku benci tempat yang ribut dan banyak orang.

Lalu bagaimana dengan taman hiburan?

Oh ya. Kau baru saja bilang kau benci tempat yang ribut dan banyak orang.

Aku tahu. Bagaimana kalau kita pergi melihat drama?

Atau kita bisa pergi berbelanja?

Bagaimana dengan drama musikal?

Jika kau tak mau,

kita bisa pergi ke taman dan berbicara.

Bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan?

Ayo ke tempatku dan kita nonton DVD bersama.

Dia menangis dan berteriak sebelumnya.

Tapi lihatlah senyumnya sekarang.

Angel... Duduklah di sini.

Apa kau haus? Mau minum susu?

Ini panas.

Permisi... Tolong beri jalan...

Tolong beri jalan.

Mari kita pergi.

Bagaimana?

Kau belum membayar.

5,000 won.

Tidak.

Eun Seul adalah satu-satunya untukku.

Kau menunggunya di depan kamar kecil sambil memegang dompetnya...

dan kau bahkan mewarnai kuku kakimu karena dia.

Kau ini budaknya atau apa?

Kau seharusnya tak membiarkan dia menyepelekanmu.

Siapa yang peduli?

Seon Ki juga mewarnai kukunya.

Dia mewarnai kukunya karena dia ingin,

bukan karena dia dipaksa sepertimu.

Apa masalahnya?

Kenapa aku harus!

Apa masalahmu? Kenapa kau marah-marah terus padaku akhir-akhir ini?

Dia tak bisa menerima kalau kau telah melihat bokongnya.

Maksudmu tato kelinci playboy itu?

Hei, wanita berdada rata.

Iya. Aku berdada rata? Memangnya kenapa?

Dasar kau wanita sial.

Kemari. Aku bilang, kemari.

Tinggalkan saudari Eun Chan.

Dan aku akan mengenalkanmu dengan seorang wanita yang aku kenal.

Tidak.

Lakukan saja seperti yang aku bilang.

Kenapa?

Jangan tanya kenapa, lakukan saja. Dasar gorila.

Tapi Eun Seul adalah satu-satunya untukku.

Pergilah dan bersihkan.

Apa aku sebaiknya mematahkan mie ramennya atau tidak?

Patahkan sekali.

Aku hanya makan putih telur.

Aku hanya makan kuning telur.

Bagaimana dengan rumput laut? -Aku hanya menambahkan bubuk cabai.

Oke.

Hei, apa kau tak bisa mengerjakan apapun?

Kenapa kau memotong daun bawang dengan gunting?

Kau cuci piring saja karena aku yang lebih banyak memasak.

Itu tak benar. Kita memasak bersama-sama.

Mari kita putuskan ini dengan Batu, Kertas, Gunting.

Batu, Kertas, Gunting sangat kekanak-kanakan.

Bagaimana kalau kita bermain Frase Lima Suku Kata?

Yang kalah yang mencuci piring, oke?

Oke.

Kau menyukaiku, bukan?

Apa kau harus bertanya?

Sejak kapan?

Saat kau pertama kali menciumku.

Ciuman mana yang kau maksud?

Saat kita sedang dalam kencan buta.

Kau menyukaiku begitu cepat?

Ramennya sudah siap.

Lihatlah dirimu, tiba-tiba bertingkah aneh...

Itu sudah sembilan suku kata, jadi kau yang cuci piring.

Iya, aku akan melakukannya.

Aku buka tutupnya.

Kau tak bisa melakukan itu. Berikan padaku...

Aku tak akan makan.

Kalau begitu jangan makan.

Kau tampaknya sangat senang makan itu.

Panas...

Panas. Oh, tidak!

Kenapa aku menyukaimu?

Pertanyaan macam apa itu?

Nah, Min Yeob bilang padaku kalau dia tak akan menyukaiku...

karena aku terlalu kuat dan kurang feminim.

Ada banyak wanita yang cantik dan langsing.

Bos, kau tampan...

dan kau berasal dari latar belakang yang istimewa.

Semua kriteriamu sangat baik.

Jujur saja, aku bahkan tak cantik,

aku terlihat seperti laki-laki.

aku tak berasal dari keluarga yang sangat bagus...

dan aku tak terdidik dengan baik.

Tak ada apapun dari diriku yang bisa disukai. Namun kau jatuh cinta padaku.

Aku tahu.

Tapi apa yang bisa kulakukan?

Aku tak peduli tentang hal-hal seperti itu, aku menyukaimu.

Apa kau harus begitu berterus terang?

Bersulang!

Aku tak bisa berkumur.

Bukankah ini terasa lebih enak setelah kita menggosok gigi kita?

Ini adalah kebiasaan lamaku.

Kebiasaan yang aneh.

Aku rasa kau akan berangkat ke Amerika bulan depan.

Mungkin aku tak seharusnya pergi?

Aku tahu kau akan pergi.

Kau ingin ikut denganku?

Kita akan tinggal di sebuah apartemen tua di Chelsea dikelilingi pohon.

Dan kau bisa pergi ke taman sekitar...

saat aku pergi bekerja dan membaca buku.

Dan setelah aku pulang kerja,

kita akan makan malam bersama East Village tempat aku bekerja...

dan pergi ke konser setelah itu.

Saat kita lapar lagi,

kita bisa berjalan ke John's Pizza Parlor dan makan sepotong pizza.

Oh ya. Kau harus makan seloyang pizza, bukan?

Aku sudah bersemangat hanya dengan berpikir tentang itu.

Ekspresi wajahmu tak terlalu bersemangat. Ada apa?

Karena aku hanya bisa berpikir...

tapi aku tak bisa pergi.

Kenapa kau tak bisa pergi?

Karena aku belum berencana untuk menikah.

Apa?

Kau bilang kita harus pergi ke Amerika bersama-sama.

Bukankah itu berarti kita akan tinggal bersama?

Pergi bersama itu sama dengan tinggal bersama?

Kita bisa tinggal bersama bahkan tanpa harus menikah.

Apa?

Maksudku, kita bisa...

tinggal di apartemen yang terpisah.

Tapi, jika kau tidur denganku,

kau tak akan menyuruhku untuk menikahimu, bukan?

Apa aku mengatakan sesuatu yang salah?

Pacar tentu harus tidur bersama.

Apa kau tak berpikir begitu?

Kau membuatku merasa sangat panas sekarang.

Bukan aku yang membuatmu merasa panas.

Cuacanya panas.

Ada lagi,

tentu saja kita harus menikah jika kita tidur bersama.

Hei, jika kita harus menikah kalau kita tidur bersama,

apa itu berarti kita harus bertunangan jika kita berpegangan tangan?

Seperti itukah?

Hei, lihat es krimnya masih tersisa sebanyak ini.

Kau harus membantuku menghabiskan ini.

Aku sangat senang kalau kau adalah seorang wanita.

Es krim ini mencair.

New York...

Apa yang kau katakan?

Apa kau tuli, ibu?

Bos Eun Chan memintanya untuk pergi ke Amerika.

Ke New York.

Jadi dia melamarmu?

Kapan dia ingin mengadakan pesta pernikahan?

Aku tak akan menikah.

Bahkan jika aku pergi ke New York bersamanya,

kami hanya akan tinggal di lingkungan yang sama.

Ibu, apa kau tahu kalau bosku...

bekerja lepas di perusahaan mainan terbesar di New York?

Dia sangat berbakat.

Kau tak akan menikah?

Lalu bagaimana dengan kami?

Bosmu setidaknya akan membelikan kami sebuah apartemen, bukan?

Astaga, dasar bocah.

Kenapa dia harus memberimu apartemen?

Pikirkan tentang ini, ya?

Cepat dan habiskan sarapanmu.

Bukankah kau seharusnya bertemu dengan temanmu hari ini?

Aku sedang tak ingin pergi menemui teman.

Dia baru saja bilang kalau dia akan pergi ke New York sendiri.

Kau tak peduli apa yang terjadi pada kita yang penting kau bahagia.

Semua baik-baik saja asalkan kau bahagia, bukan?

Ada apa denganmu?

Apa kau cemburu sekarang semuanya mulai berjalan baik untukku?

Iya! Memangnya kenapa kalau aku cemburu?

Apa kau sudah selesai? Kenapa kau harus berteriak seperti ini saat sarapan?

Kenapa kau selalu memarahiku?

Apa yang akan kita lakukan jika Eun Chan tak di sini?

More Indonesian subtitles for Coffee Prince

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left