The first 200 lines.
"Home for Summer"
"Lee Young Eun, Yoon Sun Woo"
"Kim Sa Kwun, Lee Chae Young"
"Kim Sun Ho, Na Hye Mi"
"Kim Ye Ryung, Kim Hye Ok, Lee Han Wi"
"Kang Seok Woo, Moon Hee Kyeong"
"Song Min Jae"
"Home for Summer"
Titik terkuat dalam operasi pembentukan tulang wajah
adalah itu dapat mengubah keseluruhan paras wajah Anda,
tidak seperti operasi kelopak mata atau hidung.
Jika Anda melihat referensi berikut...
Ini bukan permainan yang mudah.
- Apa itu? - Membosankan sekali.
Tidak ada acara bagus.
Sialan...
- Astaga. - Masa depan Hyunkang...
- Ada apa dengannya? - Dalam hal itu,
wajah berstruktur data tidak seperti wajah orang barat...
Kamu gila?
Berikan kepadaku selagi kuminta dengan baik.
Apa ini milikmu?
Ini bukan milikmu. Siapa kamu menyuruhku memberimu ini?
- Berikan! - Tidak akan!
- Dasar kamu... - Apa?
Kamu tidak ada apa-apanya. Jangan cari masalah denganku.
Cukup.
Hei. Kamu hanya memiliki otot tanpa otak.
Kamu gila?
Kamu sudah gila?
- Lepaskan! - Lepaskan aku!
Kamu baik-baik saja?
Apa?
Kamu tahu...
Kurasa aku tidak sengaja mengungkit soal ibu kandungmu.
Aku sudah lama menghapusnya dari pikiranku.
Sayang, tapi dia orang yang melahirkanmu.
Bagaimana kabar ayahmu?
Kabarnya baik.
Untungnya, itu tidak begitu buruk.
Jika kamu baik-baik saja, temuilah dia besok.
Aku memang hendak menemuinya.
Beri dia uang saku juga.
Baiklah.
Kamu sangat perhatian.
Ini tidak sebanding dengan apa yang kamu lakukan.
Ayo tidur.
Baiklah.
Panas.
Bersabarlah, ini akan segera dingin.
Kapan? Setelah kulitku terbakar?
Itu sebabnya jangan membantu jika tidak ada yang memintamu.
Gara-gara kamu, aku tidak sempat mengeringkan rambut Geum Hui.
Geum Hui datang?
Apa yang dia katakan? Bagaimana kabarnya?
Menurutmu apa?
Dia tampak sangat stres. Dia mengalami kerontokan rambut.
Begitukah?
Kenapa Dewa begitu tidak peduli?
Aku sudah pasti akan memberkatinya dengan anak.
Dia bahkan mengurus kotoran ayah mertuanya.
Benar.
Meskipun dia putriku, menurutku dia menakjubkan.
Tentu saja.
Bisakah kamu mengurus kotoranku?
Jangan mengatakan hal buruk seperti itu.
Aku bisa mengurus kotoranmu.
Aku lebih suka melakukannya.
Aku akan sangat bahagia jika Geum Hui memiliki bayi.
Tapi sepertinya itu sangat sulit.
Kamu benar.
Dia tidak punya ibu mertua, jadi, dia bebas dari drama mertua.
Segalanya akan sempurna jika dia punya bayi.
Benar.
Jadi, wanita ini mendorongmu lebih dahulu?
Ya.
Dia sangat kuat.
Dia benar-benar menjatuhkanku.
Dia bohong!
Dia benar-benar pembohong.
Aku tidak begitu kuat.
Aku juga wanita yang lemah.
- Astaga. - Jadi, Byeon Myeong Ja
menumpahkan mi instan panas kepadamu, Kim Tae Hee, benar?
Itu tidak panas, bahkan tidak suam-suam kuku.
Tapi kenapa namamu Kim Tae Hee?
- Apa maksudmu? - Mungkinkah kamu mengganti namamu?
Ya, itu benar! Memangnya kenapa?
Sudah kuduga.
Jika kamu sangat iri, ganti saja namamu menjadi
- "Byeon Tae Hee"? - Apa?
Cukup.
Kalian harus saling berjabat tangan, jadi, berdamai saja.
Kalian tampaknya bukan orang jahat.
Apa maksudmu?
Kamu masih bisa mengatakan itu padahal mataku tampak seperti ini?
Mataku membengkak dan memar.
Astaga! Dia memang penipu!
Matamu sudah seperti itu saat aku melihatmu!
Siapa yang lahir dengan mata seperti ini?
Aku memar karena seseorang memukulku!
Benar! Beraninya kamu menempatkan kesalahan suamimu
yang kejam kepadaku?
Apa katamu? Suamiku yang kejam?
Tahu apa kamu? Kamu melihat apa yang terjadi?
Kamu melihatku dihajar oleh suamiku dengan matamu sendiri?
- Kamu melihatnya? - Astaga! Ada apa dengannya?
Astaga.
Inilah yang dia lakukan kepadaku.
Bu!
Aku?
Kenapa?
Kenapa apanya? Kamu harus membayar sebelum pergi.
Kamu digosok dan dipijat.
Kamu juga harus membayar makananmu.
Kamu tidak punya kartu kredit lain?
Itu seharusnya berfungsi.
Cobalah lagi.
Kartu ini tidak bisa berfungsi setelah tiga kali dicoba.
Beri aku kartu lain.
Hanya itu yang kumiliki.
Kalau begitu, bayarlah dengan uang tunai.
Harganya 98 dolar.
Kamu pernah melihat orang membawa uang tunai belakangan ini?
- Kamu tidak bisa membayarnya? - Tentu saja, aku bangkrut.
Apakah kamu penjahat kambuhan?
Kamu pikir siapa aku?
Tunggu sebentar. Aku akan pulang mengambil uang.
Bu! Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Benar juga. Lepaskan itu.
- Ini? - Ya.
Ini tidak asli. Itu bagus!
Ini sangat mahal.
Aku akan mengetahuinya setelah menilainya.
Aku akan menyimpan ini.
Jadi, bawakan uangnya dan ambil ini kembali.
Kamu yakin?
Bawakan saja uangnya.
Ada apa dengannya?
Jika itu asli, berapa harganya?
Mungkin lebih dari 1.000 dolar.
Jika kamu tidak kembali dalam sepekan,
aku akan menjual ini.
Ambil kembaliannya. Itu tip.
- Astaga. - Berikan.
"Sauna Kering"
Astaga. Aku tidak percaya ini.
Hore!
Sudah selesai.
Kali ini rasanya sakit.
Apakah seharusnya aku disuntik di sisi kiri?
Kenapa kamu tidak memberitahuku?
Tidak. Lebih baik hanya satu sisi yang sakit.
Mau kuusapkan untukmu?
Aku sudah mengusapnya dengan sangat keras.
Benar juga. Boleh aku memakai mobil hari ini?
Kenapa? Kamu akan pergi?
Temanku baru saja memiliki bayi, jadi, aku ingin mengunjunginya.
Kamu akan baik-baik saja?
Tentu saja. Sebaiknya begitu.
Kalau begitu, silakan saja.
Ini. Ini untukmu.
Apa ini?
Ini hwagwaja.
Aku juga memakannya kemarin.
Kamu memakan hwagwaja? Di mana?
Kakak...
Maksudku, di rumah temanku.
Kamu mengunjungi rumah temanmu?
Ya, itu benar.
Teman yang mana?
Namanya...
Kamu bekerja paruh waktu sebagai PRT lagi?
Tidak, bukan begitu. Sungguh.
Maka, itulah yang penting.
Baiklah. Ayo makan.
Doenjang-jjigae ini enak.
Semoga Kak Yong Jin bisa makan makanan seperti ini juga.
Memiliki banyak uang tidak ada gunanya
jika kita tidak bisa menyantap makanan seperti ini.
Kak Yong Jin? Kenapa dia tidak bisa?
Terima kasih.
Kamu menyukainya?
Ini enak.
Kamu bisa pergi dan lakukan pekerjaanmu.
- Bersihkan lantai atas dahulu. - Baiklah.
Kenapa? Kamu bilang rasanya enak.
Aku tidak bisa mengatakan hal lain di depannya.
- Kamu munafik. - Benarkah?
Pasti menyenangkan jika kamu makan makanan barat. Aromanya tidak tajam.
Aku ingin makan satu hidangan sehari sesuai keinginanku.
Kenapa kamu tidak bisa melakukan itu untukku sebagai istri?
Sudah kubilang aku tidak suka memasak.
Aku menyuruhmu belajar memasak dari wanita Jeonju itu.
Astaga. Kamu tidak pernah mendengarkanku.
Sudah kubilang berkali-kali, aku tidak suka memasak.
Kamu tidak pernah mendengarkanku.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Dokter Han mengantarmu pulang dengan selamat kemarin?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.