Release info

산후조리원-Birthcare-Center-E06-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-11-18
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tahun 2003"

Kamu mau ke mana?

Aku harus pergi! Marahi aku besok!

Tidak hari ini, Berandal!

Maaf.

"Memories of Murder"

Bawa ibumu ke sekolah besok!

Dia akan tumbuh menjadi apa?

Semua memiliki fase kekanak-kanakan dan tidak bertanggung jawab.

Mereka datang!

Kita menyebut fase ini

masa muda yang bergejolak.

Yunho!

Yunho! Aku mencintaimu!

- Ibu! - Apa ini terlihat seperti akademi?

Hentikan! Apa gunanya belajar?

Lagi pula, aku akan menikahi U-know Yunho.

Dasar bodoh!

Dan kita selalu melampiaskan kekecewaan kepada ibu.

- Ibu! Ayolah, Ibu! - Pergilah!

Astaga. Tidak ada susahnya belajar.

Belajar menyenangkan, bukan?

Dan sekarang, selama perawatan pascapersalinan,

adalah masa paling bergejolak dalam hidupku.

Ibu merebus ikan gabusnya lama. Semuanya alami.

Tidak. Aku tidak mau. Bau.

Kamu bukan hanya seorang ibu. Kamu ibu yang sudah tua.

Kenapa Ibu mengungkitnya?

- Jadi, minumlah sedikit. - Baguslah. Anak Ibu sudah tua.

Tidak. Aku tidak mau. Ambil kembali.

Astaga. Dasar tidak pengertian.

Bau.

Anak-anak kita, yang belum bisa bicara,

mengirim tanda ke ibu mereka dengan menangis.

"Aku lapar. Aku tidak nyaman."

"Aku bosan. Peluk aku."

Mereka mengekspresikan semuanya dengan menangis.

Baiklah. Menurutmu apa artinya ini?

Dia lapar.

Mereka memanjangkan tangisan di akhir saat lapar.

Benar.

Apa yang dikatakan bayi sekarang?

Kedengarannya sama.

Dia mengantuk. Tangisannya penuh kantuk.

Benar. Mari beri tepuk tangan meriah.

Kamu luar biasa.

Bagaimana kamu tahu hanya dengan mendengarnya?

Luar biasa.

Bukan apa-apa.

Jika kamu sering bersama mereka, kamu menjadi instingtif.

Kamu tahu yang diinginkan bayimu dan yang mengganggu mereka.

Halo?

Apa? Benarkah? Terima kasih.

Kamu mendapat kabar baik?

Akhirnya aku dapat pengasuh.

Dia akan menjaga Lobak mulai bulan depan.

Aku khawatir tidak bisa mengajar semester depan.

- Syukurlah. Selamat. - Selamat.

Kamu sudah dapat pengasuh?

Apa maksudmu sudah?

Kamu harus memesannya saat kamu hamil.

Atau kamu tidak bisa mendapatkan orang yang bagus.

Saat hamil?

Kudengar pemerintah memberikan bantuan.

Itu pekerja perawatan pascapersalinan.

Jika ingin ada yang menjaga bayimu saat kamu kembali bekerja,

kamu butuh pengasuh.

Kamu tidak punya pengasuh?

Bukankah kamu akan kembali bekerja?

Ya. Tapi ibuku akan menjaganya.

Jadi, Oma akan menjaganya.

Oma?

Oma dan mama digabungkan.

Oma.

Karena jika ibu bekerja, nenek harus menjadi ibu juga.

Buat kontak mata...

Banyak yang mengikuti kelas gaya membesarkan anak saat ini

agar tidak berselisih dengan putri atau menantu yang sulit.

Saat kamu menjaga anak lelaki, jangan membuat lelucon

yang mengacu pada bagian kelaki-lakian mereka.

Baiklah.

Beberapa mengadakan pesta perpisahan saat seseorang punya cucu.

Mari berpisah beberapa tahun sampai cucuku

masuk PAUD.

Tentu. Tiga tahun akan berlalu.

Mari tetap sehat sampai kita bertemu lagi.

Tetap saja, Lem Stik sangat beruntung.

Nenek akan membesarkannya dengan kasih sayang lebih besar.

Aku tahu.

"Aku akan tiba satu jam lagi"

Aku harus pergi.

Aku menunggu tamu.

Itu aneh. Aku yakin menaruhnya di sini.

Kamu mencari sesuatu?

Aku mencari gaunku.

Kenapa kamu memakai itu?

Aku meminta mereka menyetrikanya agar bisa kupakai hari ini.

Maaf. Ini paling nyaman saat aku berendam pinggul.

Akan kulepas.

Lupakan saja. Aku tidak bisa pakai setelah kamu pakai.

Kamu mau ke mana sampai mengkhawatirkan gaun itu?

Alex datang.

- Alex? - Sudah kubilang

kami punya direktur baru dari Amerika.

Tidak, aku tidak melakukan apa pun. Alex yang mengurus semuanya.

Alex membelikan Nn. Yoon bunga untuk hari jadi pernikahannya.

Dia menjilat anggota tim dan berusaha merebut hati mereka.

Kapan kita mulai presentasinya?

Direktur baru, Alex, masuk tadi.

Ada orang lain yang memakai ruanganmu.

Dia menjilat Senior MD

untuk merebut semua proyek besarku.

"Alex Choi, Direktur"

Dia pasti sangat ambisius.

Aku akan menemuinya hari ini dan menyadarkannya.

Bukankah seharusnya kamu memakai jas?

Haruskah aku pulang dan mengambilnya?

Tidak. Kami bertemu di sini. Dia akan mengira aku waspada

jika aku terlalu berdandan.

"Kamu tidak membuatku takut sedikit pun."

Aku harus muncul seperti itu.

Bagaimana?

Apa aku tampak tidak peduli dengan rival baru,

tapi mempertahankan karismaku?

Apa aku tampak seperti direktur pelaksana

yang tampak rapi, tapi tidak berlebihan?

- Benar sekali. - Bagus. Aku akan segera kembali.

Bagus.

Alex. Tamat riwayatmu.

Apa kamu...

Alex?

Astaga. Halo, Bu Oh.

Kurasa kamu menerima banyak hadiah bayi,

jadi, kubawakan bunga untukmu.

Kukira kamu pria.

Kamu pasti lelah, tapi harus menemui orang dari kantor.

Aku jahat, ya?

Sama sekali tidak. Tidak apa-apa.

Aku merasa promosiku cepat sekali.

Kupikir akan sopan jika menjelaskan langsung.

Proyeknya harus dilanjutkan selagi aku tidak ada,

jadi, itu tidak bisa dihindari. Senior MD sudah memberitahuku.

Ya, benar. Aku akan melakukan yang terbaik agar tetap berlanjut

selagi kamu tidak ada.

Juga. Aku melihat beberapa proyek yang akan kukerjakan.

Ide-idemu sangat bagus.

Kuharap kamu tidak keberatan jika aku sesekali minta bantuan.

Tentu.

Aku sudah menyita waktumu, bukan?

Lihat waktunya.

Kamu suka film zombi?

Sangat suka.

Aku pasti menonton "Dead Walking" setidaknya sepuluh kali.

Satu-satunya kebahagiaan dalam hidupku adalah minum bir

dan menonton "Dead Walking" sendirian.

Benarkah? Aku suka minum bir sambil menonton film zombi sendirian.

Entah apa aku bisa lagi setelah punya anak.

Benar. Bayinya. Boleh aku lihat fotonya?

Kumohon?

Astaga. Dia manis sekali.

Dia agak mirip denganmu.

Benarkah? Aku tidak tahu.

Kurasa...

ini lebih mirip denganku.

Dia manis sekali.

Meninggalkannya di rumah untuk bekerja pasti menyedihkan.

Aku tahu.

Dia sangat mungil.

Tapi kenapa kamu hanya mengambil cuti hamil tiga bulan?

Kenapa tidak cuti setahun saja dan istirahat?

Alex.

Ya?

Aku suka

anakku, tapi aku juga suka pekerjaanku.

Aku juga punya peran di perusahaan.

Ya.

Aku ingin kamu pergi sekarang.

Aku agak lelah.

Halo, Bu.

Kita bertemu satu jam lagi di kafe yang kuceritakan.

Sampai nanti.

Baiklah, sampai jumpa.

"Wawancara Pengasuh"

Kurir bilang dia lupa saat datang tadi.

"Selamat ulang tahun. Kyung Hoon"

Belakangan ini, aku tidak bisa tidur

atau makan dengan benar,

dan aku memikirkan alasannya.

Dan ternyata karena ini.

- Apa? - Kurir.

Aku akan pergi dari pusat perawatan.

Setelah aku pergi, aku tidak akan melihatnya lagi.

Kamu pikir aku bisa menemuinya jika pindah ke dekat sini?

Berapa harga rumah di lingkungan ini?

- Astaga, aku sangat bodoh. - Sadarlah.

Ibunya Sarang pergi ke mana?

Kudengar dia mewawancarai pengasuh hari ini.

Bukankah terlihat terlalu rapi untuk seseorang

yang akan mewawancarai pengasuh?

Halo.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left