The first 158 lines.
Siapa yang Anda cari?
Halo.
Apakah pemilik toko ini ada di sini?
Anda mencari Putri.
Putri?
Dia cantik seperti seorang putri, jadi, kami memanggilnya Putri.
Bukankah Anda Pak Ko dari drama itu?
Benar. Astaga, sulit dipercaya.
Benar.
Omong-omong, di mana kami bisa menemukan pemilik toko ini?
Kami tergesa-gesa mencarinya.
Dia sudah meninggalkan desa ini selama satu bulan.
Dia pergi? Ke mana? Anda tahu ke mana tujuannya?
Entahlah. Ke tempat di dekat kampung halaman suaminya.
Bukankah Anda Sa Jin Jin?
Astaga. Aku harus meminta tanda tangan Anda.
Anda membawa kertas?
Astaga.
Astaga.
Aku sudah selesai dengan mata kiri. Sekarang mata kanan Anda.
U.
Berawan sekali seakan aku melihatnya melewati kabut yang tebal.
Itu karena kamu makin tua.
Tidak ada apa-apa, bukan?
Penglihatannya masih sama.
Menurutku sebaiknya Anda mengunjungi optometris.
Optometris?
Kamu tidak perlu menemui dokter. Ini karena kamu menua.
Begitu rupanya.
Kamu punya kakak seperti itu.
Kali pertama dia pergi,
aku membencinya
karena aku menganggap dia gila.
Setelah waktu berlalu,
aku mencoba memahaminya.
Kini aku berharap dia bahagia.
Jika dia tidak bahagia,
itu akan membuat orang tuaku makin menyedihkan.
Kami selalu bertengkar. Karena dia merobek postermu,
dia ingin tidur di ranjang, tubuhnya menyentuh tubuhku,
dan saling menyuruh mematikan lampu.
Tapi kenapa aku merindukannya?
Karena dia keluarga.
Aku iri kepadamu.
Setidaknya kamu memiliki harapan.
Mungkin kamu bisa bertemu dengannya jika menunggu.
Tapi aku tidak punya kesempatan walaupun menunggu.
Ibuku ada di alam lain.
Mungkin ibumu memperhatikanmu.
Saat kamu makan, tidur, bekerja,
dan bahkan saat tidak bekerja seperti hari ini.
Aku yakin ibumu memperhatikan setiap gerak-gerikmu.
Begitu rupanya.
Artinya mungkin ibumu sedang melihatku.
Aku yakin kakakmu juga mengawasimu.
Kamu megabintang.
Mungkin dia juga melihatku.
Semoga dia menyukaiku.
Tidak mungkin. Dia membenci semua hal yang kusukai.
Dia memang jahat seperti itu.
Terima kasih
sudah menghabiskan waktu bersamaku.
Maafkan aku karena
membiarkan emosiku menguasaiku
dan merusak hari kerja kita.
Karena kamu, kita bisa menghabiskan waktu berduaan.
Di sebelah sini.
Di sini.
Untuk kehidupan pernikahan Anthony dan Jin Jin yang bahagia.
Bersulang./- Bersulang.
Tunggu.
Ayo minum ini sebelum kita mulai./- Apa itu?
Kami mempromosikan ini. Ini bisa mencegah pengar.
Ayo ambil sisanya.
Ini lebih baik daripada tidak mencegah.
Kalian berdua luar biasa.
Apa?/- Kalian sangat populer.
Aku sudah bekerja di acara ini selama 10 tahun sejak awal.
Kalian pasangan terpopuler kami.
Itu karena Jin Jin.
Tidak, ada alasannya kalian cocok.
Kalian pasangan yang sempurna.
Ini takdir.
Dari pengamatanku sejauh ini,
kalian akan bertahan sampai musim ke-10.
Kalian harus berhati-hati terhadap satu hal.
Skandal. Itu tidak boleh terjadi.
Meskipun ada, itu harus seputar kalian berdua.
Kita tidak menandatangani kontrak tentang itu,
tapi jika ada rumor mengenai salah satu dari kalian,
itu akan merusak reputasi kalian dan acara kami.
Jangan khawatir. Itu tidak akan terjadi.
Aku tidak khawatir. Untuk apa aku khawatir? Mari makan.
Kamu menangkap ikan ini./- Benar.
Kamu mau sesuatu yang panas? Bukankah kamu kedinginan?
Sup ikan pedas. Restoran ini memasak sup ikan yang lezat.
Aku mau itu.
Bisa pesan sup ikan?
Baik.
Rasanya luar biasa.
Cobalah, Jin Jin./- Baik.
Bulan madu kita sudah berakhir.
Benar. Terima kasih.
Kamu pergi besok pagi?/- Ya.
Aku punya rencana besok siang.
Kamu akan tinggal lebih lama?
Ya.
Mau kutemani ke kamarmu?
Masuklah.
Jin Jin.
Sampai jumpa di Seoul./- Tentu saja. Kita harus bertemu.
Ada yang ingin kukatakan.
Baiklah.
Masuklah.
Kamu lelah?
Aku akan mampir ke toserba.
Baik, sampai besok./- Selamat malam. Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Maaf. Kami tidak punya obat itu.
Ada apotek di dekat sini?
Semua apotek di dekat sini sudah tutup sekarang.
Ada beberapa di tengah kota,
tapi butuh satu jam dengan mobil untuk ke sana.
Sayang sekali.
Kamu kurang sehat?
Apa?/- Apa kamu sakit?
Tidak, sebenarnya...
Apa kamu
makan udang?
Kenapa kamu makan itu?
Aku pikir sedikit tidak apa-apa.
Coba kulihat.
Itu tidak sedikit. Itu akan memburuk.
Demam?/- Belum.
Mual?/- Sedikit.
Gatal?/- Sangat.
Aku akan mengambil mobilku. Tunggu di sini.
Kita harus membeli obat.
Halo./- Halo.
Ke 24 Sangsu-dong.
Baik. Coba kulihat...
Maaf, tapi bisakah Anda mengantarku masuk ke lorong itu?
Baik.
Wanita cantik seperti Anda harus berhati-hati saat malam.
Benar. Terima kasih.
Apakah sulit mencari taksi di sana?
Benar. Aku hampir melaporkan sopir yang menolak mengantarku.
Aku juga berniat jalan terus.
Tapi aku menyukai wanita dengan pergelangan kaki yang cantik.
Aku melihat kakimu dari jauh.
Kamu sering mendengar itu?/- Tidak.
Wanita tampak lebih cantik jika memperlihatkan pergelangan kakinya.
Wanita zaman sekarang memperlihatkan paha mereka
seakan-akan mereka mencari perhatian.
Pria boleh saja melihat. Terkadang boleh menyentuh.
Wanita kesal karena hal itu.
Aku menyukai itu./- Berita berikutnya.
Pemerintah
No comments yet. Be the first to leave one.