Release info

왼손잡이 아내ㆍLeft-Handed Wife E61 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Download di oppa.kdramaindo.tv. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-04-03
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Gun?

Apa maksudmu?

Soo Ho.

Gun kita

belum meninggal.

Dia masih hidup!

Aku mungkin

gagal Ujian Pegawai Negeri hari ini,

tapi kuharap kalian semua yang belajar sukses

dan aku akan makan ini dengan penuh semangat.

Semoga berhasil!

Semoga berhasil.

Itu tampak enak.

Matikan.

Bagaimana menurutmu?

Apa menurutmu saluran makan YouTube-ku akan sukses?

Impianku adalah menjadi aktris.

Jika ini populer, para sutradara akan melihatnya, bukan?

Ya, melihat Kakak makan membuatku amat lapar.

Sayang!

Ada apa? Ada yang tidak beres?

Esther orangnya. Esther.

Pelakunya Jang Esther.

Pelaku apa?

Apa yang kamu maksud?

Bukan Tiffany, tapi Esther.

Kim Young Sook ingat orang yang mengadopsi Gun.

Sungguh?

Bedebah yang membawa keponakanku Jang Esther?

Kenapa wanita itu membawa Gun?

Siapa tahu?

Dia pasti dendam kesumat terhadap kita.

San Ha pergi menemui Soo Ho.

Tolong bantu aku memahaminya.

Gun kita

masih hidup?

Maaf, Soo Ho.

Putra kita

tidak mati.

Ibu menyerahkannya untuk diadopsi.

Diadopsi?

Dia menderita penyakit jantung

dan prematur.

Ibu bilang kepadaku

dan seluruh keluarga bahwa dia sudah mati,

lalu menyerahkannya untuk diadopsi.

Ibu bilang

tidak ada cara

kita bisa menyelamatkannya menimbang situasi kita saat itu.

Itulah alasannya

dia mencari orang

yang bisa membiayai operasi Gun.

Maaf.

Aku sungguh minta maaf.

Bagaimanapun, maksudmu,

ada kemungkinan Gun masih hidup.

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Tapi

apa maksudmu Esther membawanya?

Aku tidak tahan memikirkan Jang Esther yang membawa Gun.

Itu membuatku cemas.

Dia punya anak sendiri.

Dia tidak akan melakukan hal buruk kepada Gun.

Tepat sekali. Kenapa Esther membawa Gun?

Dia menipu kita dan melakukan itu kepada Kak Soo Ho!

Setelah kami menemukanmu,

ibuku berusaha menemukan Gun

dan mencari ke mana-mana.

Kami baru saja tahu

bahwa Esther

yang membawa Gun.

Aku menunjukkan foto Esther

ke pegawai pusat adopsi

dan dia bilang memang Esther.

Dia bilang Esther yang membawa Gun.

Kamu tidak tahu Esther mengirim Gun ke mana?

Tidak apa-apa. Ayo.

Esther pasti tahu ke mana Gun kita dikirim.

Bagaimana

jika dia tidak memberi tahu kita?

Kita akan membuatnya bicara

apa pun yang terjadi.

Jangan pergi.

Jangan pergi. Kumohon

bicaralah denganku...

Dengan kami.

Tolonglah, Esther.

Kenapa kalian kemari? Aku sudah lelah diinterogasi.

Kumohon.

Mari bicara

semenit saja.

Ada apa?

Kamu tampak ingin membunuhku belum lama ini.

Kenapa berubah?

Kudengar

kamu mengambil Gun kami.

Gun?

Siapa Gun?

Anakku

dan Soo Ho.

Anak kami.

Kalian berdua punya anak?

Jangan berpura-pura bodoh.

Aku sudah mengonfirmasi kamu menyuap

pegawai pusat adopsi

dan membawa Gun.

Katakan kepadaku.

Di mana Gun?

Kepada siapa kamu menyerahkannya?

Aku tidak tahu.

Apa yang kalian bicarakan?

Kalian muncul tiba-tiba dan menanyakan anak kalian.

Pegawai itu bilang

kamu tahu dia anakku, lalu mengambilnya.

Kenapa kamu melakukannya?

Kenapa kamu mengambil putraku?

Keluarkan aku.

Lalu aku akan memberi tahu kalian.

Gun, bukan?

Akan kuberi tahu di mana dia,

jadi, minta polisi mencabut tuntutan dan berdamai denganku.

Apa kamu

memanfaatkan anak kami untuk bersepakat soal kejahatanmu?

Bagaimana bisa kamu melakukan itu?

Kita

tumbuh di panti asuhan.

Kamu tidak ingat betapa kita iri dengan anak-anak berorang tua?

Katamu setelah dewasa dan punya anak,

kita tidak akan pernah mengabaikan anak-anak kita

apa pun masalah yang menimpa kita.

Katamu kita tidak boleh membuat mereka merasakan

kesedihan yang kita derita.

Katamu kita harus membuat mereka anak-anak paling bahagia

di dunia.

Bagaimana bisa kamu dari semua orang

melakukan ini kepada seorang anak?

Aku mau melihat Do Ri, itu alasannya.

Seperti kalian yang mau menemui putra kalian,

aku mau keluar dan menemui Do Ri.

Bukankah itu wajar sebagai orang tua?

Esther, kenapa kamu...

Apa wanita pusat adopsi itu

masih punya tahi lalat di antara alisnya

seperti Buddha?

Itu sudah lama sampai aku nyaris tidak ingat Gun ke mana.

Tapi

jika kalian mau berdamai

dan mengeluarkanku dari sini,

ingatanku mungkin

akan kembali.

Lupakan jika kalian tidak mau.

Berhenti.

Jika tidak mau mengeluarkanku, jangan kembali.

Esther!

Tidak!

San Ha!

Astaga. San Ha. /- San Ha!

Ada apa? Apa yang tidak beres?

Ayah, Kak San Ha pasti pingsan.

Kak Soo Ho menggendongnya.

Apa?

Akan kujelaskan nanti setelah membaringkannya.

Baik. /- Berikan sepatunya.

Astaga. Apa yang terjadi? /- Sini.

Astaga.

Apa yang terjadi kepada San Ha?

Kami pergi menemui Esther

soal Gun.

Apa katanya?

Kalian sudah bertanya kepadanya?

Biarkan San Ha beristirahat dahulu.

Mari bicara di luar.

Ayo.

Astaga.

Astaga.

Ibu

terlalu malu untuk menghadapimu.

Maaf, Soo Ho.

Ini semua salah ibu.

Dahulu

melihat situasi kita,

ibu merasa kita tidak bisa menyelamatkannya

dan ibu hanya mau menyelamatkannya.

Maaf.

Ibu sungguh minta maaf.

Tidak perlu, Bu.

Ibu melakukan itu untuk menyelamatkannya.

Itu pasti

amat berat bagi Ibu selama ini.

Ibu bahkan tidak bisa memberi tahu siapa pun.

Ibu seharusnya menjaga dia apa pun yang terjadi.

Tidak. Ibu seharusnya memberi tahu San Ha.

Lantas, kita tidak akan mencarinya seperti ini.

Bagaimanapun,

Gun masih hidup berkat Ibu.

Jangan terlalu menyalahkan diri Ibu.

San Ha. /- San Ha.

Soo Ho.

Maaf.

I Told You I Was Ill: The Life and Legacy of Spike Milligan subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for I Told You I Was Ill: The Life and Legacy of Spike Milligan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left