The first 200 lines.
SEBUAH KISAH NYATA.
SAYANGNYA.
Apa kebenaran itu?
Sebuah ilusi. Tentu saja.
Tapi apatah kita ini, tanpa upaya mencari kebenaran?
Kosong.
Ya, sudah.
Ayo, kita lanjut lagi.
Ya ampun...
Ya...
Ya, jadi...
Kapan?
Serius?
Ya.
Sepertinya... Ini terlalu terburu-buru.
Bukan, itu masuk akal, saya paham maksud Anda, tapi...
Ini.
Oke, ya.
Astaga...
Tidak! - Saya tidak dengar!
Sialan!
Ya, saya akan beri tahu yang lain.
Selesai sudah.
Apa maksudmu?
Semuanya bubar. Kita akan pulang.
Jangan!
Persetan, apa-apaan ini?
Trims. Ayolah!
Tidak!
Aku belum bisa percaya ini malam terakhir kita di Irak.
Kenapa?
Kau bisa pulang!
Kau bisa minum bir Jermanmu...
tidur dengan istri Jermanmu...
Leslie...
Aku tidak punya istri.
Kau bercanda?
Kalau begitu, kenapa kau bilang punya istri?
Aku tidak mau kau mengira aku lagi cari jodoh.
Oke, jadi...
Kaupikir, aku mau menikah denganmu, begitu?
Bukan.
Aku pikir kau akan tinggalkan aku.
Aku bisa numpang mandi di sini? - Tentu.
Antraks.
Atau radang limpa.
Secara teknis tidak sulit diproduksi.
Spora yang kering mampu bertahan puluhan tahun.
Spora itu mungkin ada di udara yang sedang Anda hirup.
Di dalam kain seprei Anda yang baru diimpor dari Timur Tengah.
Jika terhirup,
spora itu berkembang di dalam paru-paru Anda
dan Anda ibarat membusuk hidup-hidup.
DINAS INTELIJEN FEDERAL Pullach di dekat München
CURVEBALL
Ya? Peperangan Biologis.
Anda tahu, ini tentang apa?
Ya. Irak...
Siang, Retzlaff.
Halo, Doktor Wolf. Si rubah gurun.
Pagi. - Silakan duduk.
Retzlaff sudah bilang ini tentang apa? - Belum sempat.
Baiklah. Begini, Dr. Wolf.
Kelihatannya, tidak ada dinas rahasia yang punya informan di Irak saat ini.
Sejak para inspektur senjata pergi, CIA di Irak
juga tidak berkutik. Bukan begitu, Retzlaff?
Bisa dibilang begitu. - Orang Inggris dan Israel sama saja.
Tapi kami menemukan seseorang, dan sekarang kami perlu asesmen Anda.
Sebagai pakar Irak. - Ya. - Anda pakar Irak, bukan?
Saya ahli senjata biologis.
Retzlaff, dia tiga tahun di sana. Masih mau meragukan kualifikasi dia?
Jadi, saya mendapat seorang informan,
yang menyiratkan bahwa ada program senjata kimia Irak atau semacamnya
di mana dia terlibat. - Aha. Oke.
Anda menemukan dia di Irak, atau...? - Bukan...
Di pusat penampungan Zirndorf.
Di wisma pencari suaka? - Ya.
Dia mencari suaka sebagai buronan politik dan mengaku
sebagai mantan insinyur kimia di salah satu fasilitas pemerintah di Bagdad,
di sebuah gedung bernama "El Sidisi". Anda pernah dengar nama itu?
"AC/DC", seperti grup musik cadas itu?
Oh, rupanya Anda juga pakar humor, ya?
Kita putar videonya saja. Retzlaff, Anda bawa rekaman itu?
Saya bisa memberi rangkuman.
Pak Doktor perlu mendapat gambaran!
Bu Schmitz?
Kami mau putar video!
Isinya deskripsi bangunan melulu. - Kita putar video itu!
Terima kasih.
Oke, Retzlaff. Sekarang coba cerita.
Ini pusat penampungan Zirndorf.
Orangnya tiba sekitar dua bulan lalu. Kamarnya berisi enam orang.
Itu orangnya. - Ya, Rafid Alwan.
Proses suakanya akan makan waktu tiga sampai lima tahun.
Selama itu dia tidak boleh bekerja maupun keluar daerah. Dia tahu itu.
Kerja sama bisa dijadikan iming-iming. - Persis.
Tolong sebutkan nama Anda...
Ini interogasi pertama.
Nama saya Alwan, Rafid El Janabi.
Lahir di Bagdad, Irak, tanggal 3 Juni 1968.
Tuan Alwan, apa profesi Anda?
Saya insinyur kimia.
Saya punya diploma dari Universitas Bagdad.
Dan di mana Anda bekerja dulu? - Di "Sidisi".
Sidisi? Apa itu tepatnya?
Di mana itu? - Itu di...
Katanya, itu tempat desain kimia, sebuah bangunan merah di Bagdad.
Baik, coba stop sebentar.
Bangunan merah ini memang ada, sudah kami verifikasi.
Letaknya di sini.
Tapi namanya "El Kherat" dan bukan "El Sidisi".
"Sidisi" memang mirip bahasa Arab, tapi itu singkatan bahasa Inggris.
Boleh sebentar?
C. E. D. C.
"Chemical Engineering and Design Centre".
Lokasinya sejak tahun 80-an di gedung "El Kherat".
Dulu pernah dipimpin oleh Doktor Rihab Taha.
Juga dikenal sebagai "Doktor Basil".
Menurut saya, informan kita mau mengesankan diri
sebagai orang dalam di program senjata biologi Saddam.
Ya.
Baiklah.
Besok saya langsung periksa dia.
Mungkin ini lebih cocok untuk orang berlatar belakang biokimia
yang tahu medan di Irak.
Rüdiger, dia sumberku!
Tapi kau mana paham dia bilang apa. - Yang benar saja.
Dr. Wolf, mulai sekarang Anda yang menangani sumber ini.
Apa? - Retzlaff akan memandu Anda.
Diskusi selesai. - Dia pasti bikin kacau!
Dia orang Seksi Tiga, orang kantor, bukan penghubung sumber!
Aku yang tangani sumber ini! Kau jangan main potong begini.
Keputusan sudah final, Horst. Ini tugas Pak Doktor.
Dengan atau tanpamu! - Baik, silakan!
Berarti siapa pun bisa jadi James Bond di sini!
Benar-benar konyol!
Begini, Pak Doktor,
saya dikelilingi orang-orang yang hanya mengejar karier.
Anda berbeda. Anda ingin kembali ke Irak.
Saya sudah membaca laporan Anda.
Anda benar: Saddam terlalu cepat dibiarkan lepas oleh pihak Amerika.
Dan satu hal lagi:
Di kantor staf kanselir banyak yang simpati untuk Anda.
Tapi untuk langkah selanjutnya perlu ada bukti-bukti yang tepat.
Saya bisa saja periksa orang Irak ini. Tapi terus terang, saya skeptis.
Anda tidak bisa bayangkan cerita apa saja yang sudah kami dengar di Irak.
Silakan bersikap skeptis!
Doktor, kita sepaham.
Papa tahu di mana kardus berisi barang-barang sekolahku?
Entahlah.
Barang-barang Mama belum juga mau dibuang?
Lagi dicoba.
Oke, aku pergi dulu.
Bagaimana kuliahmu?
Kami lagi liburan semester. - Oh.
Papa bagaimana? Ada misi penting?
Kautahu itu tidak boleh dibahas.
Papa ada pacar?
Bagaimana dengan orang Amerika itu?
Yang di Irak? - Ya, dia di Amerika sekarang.
Lama tidak ada kabar.
Oke,
aku pergi dulu.
Oke. - Kapan-kapan kita minum teh, ya?
Ciao.
DINAS INTELIJEN FEDERAL PUSAT INTEROGASI NÜRNBERG
Kaleng terakhir. - Ya, berarti ada yang harus belanja.
Narahubung bukan kacung. - Karena itu saya tidak pergi belanja.
Maaf, saya tidak tahu... istilah Inggris.
Tidak apa-apa, kita tunggu terjemahannya.
Maaf, ini istilah teknis. Semacam "perbaikan gabah".
"Perbaikan gabah"? - Ya, "perbaikan gabah".
Pemuliaan benih? - Ya!
Ya, ya, ya... pemuliaan benih.
Jadi Anda menangani pemuliaan benih di pabrik Djerf al Nadaf?
Coba jelaskan persis apa tugas Anda di sana.
Setelah ada sanksi rakyat kami menderita.
Jadi kami harus meningkatkan... Kami harus tambah...
hasil...
Pertanian. - Tambah hasil pertanian.
Tuan Alwan, semua orang tahu,
pemerintah Anda memanfaatkan pemuliaan tanaman sebagai kedok untuk hal lain.
Bagaimana Anda tahu?
Saya ada di sana.
Jadi, apa pekerjaan Anda sebenarnya?
Ini konyol. Anda membuang-buang waktu kami.
Djerf al Nadaf itu tempat buruk.
Orang tidak...
tidak boleh begitu. - Kenapa?
Apa yang buruk dari pemuliaan benih?
Bacillus anthracis.
Antraks. Radang limpa. - Saya tahu.
Jadi Anda menangani patogen penyebab antraks?
Saya insinyur.
Saya merawat mesin. - Mesin apa?
Siapa yang ikut mendengar di sini?
Dari mana Anda dapat... Apa ini? - Tidak ada yang ikut mendengarkan.
Ini tempat yang aman. Lanjutkan.
Saya merawat...
pompa membran.
No comments yet. Be the first to leave one.