Release info

너의 밤이 되어줄게 Let Me Be Your Knight E09 220109-NEXT-iQIYI
A Commentary by RuoXi
Ep. 9 [iQIYI Ver.]. Synced for NEXT. Runtime : 01:00:06. Enjoy.... ;). Check out My IG @ruo_xi_ss for subtitles updates ^^. Note : For video download link check my telegram channel at https://bit.ly/telchan.

Tags

other
Published on: 2022-01-09
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 199 lines.

Selamat ulang tahun.

Selamat ulang tahun juga.

Ayo buat permohonan.

Apa permohonan Kakak?

Jika kau memberi tahu seseorang, permohonanmu tak akan terwujud.

- Benarkah? - Ya.

Akan kakak beri tahu jika itu terwujud suatu hari nanti.

- Baiklah. - Mari makan.

Ini tampak lezat.

[ mungkin aku tak penasaran dengan keinginan Kakak ]

[ keinginan Kakak akan sama persis denganku. ]

[ Tinggal bersama lagi di rumah yang dahulu kita tinggali. ]

Kakak...

Kau belum melupakannya.

[ Tapi kini aku tahu keinginan Kakak tak sama denganku. ]

[ Permohonanku hilang begitu saja. Dan aku ditinggal sendirian. ]

Bagaimana menurutmu?

Itu...

Itu...

Kau menginspirasiku untuk menulis lagu ini.

Apa?

Aku menyukaimu.

Tetaplah bersamaku.

Pak Yoon, apa kau akan melupakan semuanya lagi dan...

Sepertinya ini salah.

Apa?

Maafkan aku.

Tunggu!

Nona Kang!

In Yoon-ju, apa-apaan kau?

Sadarlah.

Bagus.

- Hei, ayolah. - Bagaimana dengan ramyeon?

- Dengan tiga telur. - Aku tak pernah menambahkan telur.

Ga-on memegang Tae-in seperti ini,

- Aku akan memakannya. - dan kemejanya robek.

- Tapi telurnya... - Kukira kita akan makan bersama.

Bisa kita bicara?

Kenapa... Tentang apa?

Aku agak bingung, jadi, aku ingin memastikan sesuatu.

Ini hari pertama kita sebagai pasangan, bukan?

- Apa? - Kemarin, kita berciuman.

Maksudku, kita berciuman setelah tengah malam.

Aku ingin memastikan siapa tahu kau berpikir ini hari kedua.

Kita harus sepaham soal tanggalnya.

Pak Yoon.

Kurasa kau salah paham.

- Apa maksudmu? - Semalam,

aku terbawa suasana dan tak menyadari apa yang terjadi.

Itu kesalahan.

Jangan seperti itu.

Aku benci bermain-main.

Jadi, jangan membuang tenaga seperti ini.

Aku tak bermain-main.

Maksudku...

Aku pun akan segera pergi, jadi...

Benar, aku juga memikirkan itu.

Tapi ini masalahnya. Penerbangan langsung dari Seoul ke LA butuh 13 jam.

Kedengarannya cukup lama,

tapi aku hanya perlu menonton konser Queen di Wembley Stadium pada tahun 1986

tujuh kali, dan aku akan sampai di LA.

Jarak bukan masalah.

Masalahnya...

Aku tak pernah memacari pasienku. Itu peraturanku.

Aku tak akan menjadi pasienmu lagi setelah kontrakmu habis.

Aku bisa menunggu.

Tapi...

Maksudku,

kau bukan tipeku.

Kenapa aku bukan tipenya? Apa yang salah dariku?

Dia bilang dia suka pria baik.

Woo-yeon adalah pria terbaik yang kukenal.

Dia suka pria baik?

Ya. Artinya, dia tak akan menyukaimu.

Pria baik...

Semuanya, lihat.

Shin dijuluki penyanyi idola yang paling ingin dikencani para gadis.

Penyanyi idola yang paling ingin dinikahi para gadis.

[ "Peringkat Idola yang Ingin Kunikahi" Nomor satu ]

Seo Woo-yeon. Aku setuju.

Shin, kau bahkan tak ada di daftar.

Sudah kuduga.

Kurasa ini menunjukkan bahwa wanita ingin menikahi pria baik.

Apa? Namamu juga tak ada di sini.

Itu bukan pesonaku.

Tunggu. Tae-in juga tak ada di daftar ini.

Aneh.

Di sini.

"Penyanyi idola yang menurutmu akan menjadi pria jahat dalam hubungan."

- Dia di posisi pertama. - Apa?

Kau benar. lebih baik aku tak masuk daftar ini sama sekali.

- Ini gawat. - Apa? Apa yang kulakukan?

Astaga, kau membuatku takut.

Kalau begitu, katakan. Bagaimana kita memulai hubungan?

Aku tak marah sekarang.

Aku hanya penasaran.

Baiklah.

Bagiku, orang baik adalah seseorang

yang sering memujiku.

- Seseorang yang memujimu? - Astaga.

Bukan hal seperti itu. Beri dia saran yang berguna.

Siapa yang tak suka pujian?

Kau tahu apa itu?

Apa?

Tidak, apa itu?

Itu Re, nada yang kupilih untuk menggambarkanmu.

Kau jauh lebih baik daripada Do,

dan Mi karena membuatku gila.

Apa kau sudah gila?

[ Ayolah. Itu interpretasi satu dimensi yang sangat payah. ]

Kau tahu, meningkatkan penampilanmu

akan membantumu menunjukkan bahwa kau sebenarnya pria yang baik.

Zaman sekarang, pria juga harus memperhatikan penampilan.

Menurutku, yang terpenting adalah

gaya busanamu. Kurasa itu hal yang paling penting.

Gaya.

Gaya?

[ Seorang pria terlihat paling tampan saat memakai setelan. ]

Apakah

ada yang meninggal?

[ Mungkin kau harus memakai busana yang lebih maskulin. ]

Benar juga! Hanbok sangat populer belakangan ini.

Bagaimana menurutmu? Gaya tradisional Korea

memiliki daya tarik paling internasional.

Ini aku.

Kukira kau Malaikat Maut!

Ada apa denganmu?

[ Hei, ini bukan soal cara bicara atau pakaianmu. ]

Kau harus mengutamakan orang itu

dan cobalah untuk bersikap pengertian.

Mengertilah dan tempatkan dirimu di posisi orang itu.

Mengerti?

Astaga, mengagetkan saja!

Sedang apa kau di sini?

Aku akan tidur di sini malam ini.

Kau bisa tidur dengan nyaman di ranjangku.

Apa?

Pasti tak nyaman tidur di tenda ini.

Aku ingin pengertian.

Tugasku adalah tidur di sini untuk melindungimu.

Jika kau ingin perhatian, jangan mencuri pekerjaanku.

Keluar saja dari tendaku.

Kau bilang suka pria baik.

Aku membuat lelucon payah untuk memujimu,

berusaha mengubah gayaku, dan tadi...

Aku perhatian terhadapmu.

Apa maksudmu saat kau bilang suka pria baik?

Jadi, kau melakukan semua itu untuk menunjukkan kepadaku...

Benar.

Aku berusaha keras untuk menjadi tipemu.

Aku menyukaimu apa adanya.

Kenapa kau sangat membenciku?

Itu...

Beri tahu aku sepuluh alasan kau tak menyukaiku.

Sekarang.

Aku tak bercanda.

Aku sangat serius sekarang.

Itu...

Aku tak bisa memberitahumu langsung

semua alasan aku tak menyukaimu.

Baiklah. Kalau begitu, tuliskan dan serahkan kepadaku besok.

Apa? Dalam bentuk tertulis?

Sampai aku melihat daftarnya, aku takkan percaya kau tak menyukaiku.

Maksudmu itu benar-benar sepihak?

Aku merasa itu keputusan bersama.

Kapan syuting ini dimulai?

Kurasa aku tak bisa lagi tampil di film itu.

Kenapa tidak? Kau sangat ingin mengerjakannya.

Agenku ingin aku melakukan pekerjaan yang bayarannya lebih besar.

Dia menyuruhku

berhenti sok bersikap seperti aktris.

Dia bilang begitu?

Aku sungguh tak menyukainya.

Saat kali pertama mendengarnya, aku juga marah.

Tapi kemudian aku memikirkannya,

dan memang benar semangatku untuk berakting sudah padam.

Dahulu aku bekerja keras apa pun perannya.

Terkadang, aku ingin menulis naskah sendiri

dan membuat filmku sendiri.

Penulis Chae Ji-yeon, Sutradara Chae Ji-yeon.

Keduanya cocok untukmu.

Tapi aku merasa sudah terlambat.

Bagaimana denganmu, Shin?

Ada hal lain yang ingin kau lakukan selain musik?

Tak ada yang lain. Tampil di panggung adalah hal yang paling kusukai.

Kami seharusnya sedang tur konser sekarang.

Kami akan bekerja dua kali lebih keras saat merilis album berikutnya.

Saat kau membicarakan musik,

wajahmu benar-benar berubah. Apa kau sadar?

- Benarkah? - Ya.

Aku tak sadar.

Apa aku terlalu banyak minum kopi tadi?

Astaga.

Siapa kau?

Bagaimana kau bisa masuk?

Lepaskan. Kubilang, lepaskan.

Mungkin tak seperti itu.

Lepaskan. Kubilang, lepaskan!

Siapa di dalam?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left