Monsoon Wedding

Monsoon Wedding

Download Indonesian Subtitle

Release info

Monsoon Wedding (DVDRip, 23 976 fps)
A Commentary by SugijoDwiarso

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
Published on: 2018-12-20
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dubey!

Dubey! / Tak di sini!

Belum ke sini? Sulit dipercaya orang ini!

Hampir jam 11.00. Bagaimana memperbaiki ini?

Pimmi, tolong ambilkan teleponnya.

Sayang, kau ingin lainnya? Teh? Nimbu pani ?

Tidak, tidak. Si Dubey bangsat itu belum datang.

Dia menginginkan uangnya tapi tak mau pekerjaannya.

Dubey? Lalit Verma, siapa lagi?

Sungguh baik anda mau menjawab.

Ada apa ini? Tak terlihat tanda-tanda ada orang.

Alice?

Goreng pakora. Teh untuk Tuan. Cepatlah!

Pimmi, maaf bila aku katakan, tapi Lalit terlalu tegang.

Hal itu tidak bagus.

Kau lihat banyak pemuda semacam ini mengalami serangan jantung belakangan ini.

Dewa melarangnya! Pernikahannya terlalu cepat.

Dan Lalit melakukan segalanya sendirian.

Ratusan pekerjaan yang harus dipikirkan.

Gerbang bunga marigold berguguran.

Bunganya kemana-mana. Ada apa ini?

Jangan bersedih, Tuan.

Bunga? Sedikit sekali bunganya?

Buat anda, saya bawakan bunga dari Kebun Mughul Kashmir.

Sebutkan saja.

Saya sedang terjebak di kemacetan.

Cukup! Kemari cepat.

10 menit, tepatnya dan kira-kiranya.

Saya tidak dapat menelpon sambil menyetir.

Mau apa si idiot itu?

Kiri, ke kiri, idiot! Kau ingin merusak -

Hentikan mobilnya!

Kau juga akan merusak dekorasinya.

Apa kau tak tahu cara mengemudi? Aku hanya punya satu tangan untuk memudi.

Siapa suruh mematahkan tanganmu di saat seperti ini, idiot? Di mana kau?

Aku pergi ke bandara untuk menjemput saudara perempuanmu dan suaminya.

Di mana mereka? Aku tak melihat mereka.

Hebat benar kau ini.

Apa maksudmu, kau tidak melihatnya?

Aku bahkan tak kenal rupa mereka.

Angkat plakat: "Tuan dan Nyonya Tej Puri dari AS."

Mereka bakalan melihatmu.

Kenapa kau menguap begitu terus? / Aku hampir tidak tidur.

Belum lagi baru kemarin aku kembali dari Australia.

Dasar anak muda!

Kenapa kalian perlu tidur begitu lama?

Jam berapa penerbangan mereka tiba? / Sekitar 9:00.

Pastikan kau tepat waktu. Dan bawa mobil ini, oke?

Dan gunakan AC hanya ketika mereka telah naik.

Dan parkirkan mobil ini di tempat lain! / Sip.

Dan lepaskan topi jelek itu.

Oh, Dewa, Varun, apa yang kau lakukan dengan itu?

Kenapa kau belum siap juga? Kau tak dengar apa kata ayah?

Dia sangat marah. / Ini tahap terakhir. Kari kelapa, Bu.

Tidak, tidak. Sekarang juga, cepatlah. Jangan membuatku kesulitan.

Dan TV itu. Aku sangat muak dengan benda itu! Lepaskan ini. Cepat.

Ma, apa yang kau lakukan? Aku akan melakukannya sendiri.

Apa "pakai sendiri"? / Aku akan memakainya sendiri.

Para tamu sedang dalam perjalanan.

Apakah kau sudah mengganti celana dalammu? / Bu!

"Bu" apa? Apakah kau?

Jujur! Apakah kau memakai yang kotor dari kemarin?

Aku hanya berharap itu tidak berbau. / Dasar bocah konyol.

"Sedikit"?/ Ya Dewa!

Hanya karena India telah meng-global...

haruskah kita menerima semuanya?

Bagaimana dengan budaya lama kita?

Tradisi kita? Norma-norma kita?

Anda bilang sensor tidak diperlukan.

Sama sekali tidak perlu. / Apa tanggapan anda, Tuan Bhatt?

Mari ambil contoh Amerika.

Ini bukan Amerika. Ini India.

Ini hukum kita.

Ubah Undang-undangnya baru diikuti penyensorannya.

Apa pendapat anda? Anda pikir hanya karena anda memakai gelang dan berbicara bahasa Hindi...

anda bisa mewakili orang awam?

Yah, tidak bisa.

Hadirin sekalian, selamat datang...

salah satu seorang sulih suara terkemuka kita di Delhi, Shivani Tanakiya.

Shivani, mari kita dengarkan dialog

dari naskah baru itu.

Silakan, mari.

Berikan padaku.

Ayolah.

Lagi, sayangku, lagi.

Aku suka yang seperti itu.

Sayang, aku menyukainya.

Berikan padaku lagi.

Masukkan.

Berikan padaku.

Masukkan!

Itu adalah apa yang biasa didengar lelaki awam. / Seseorang yang sedang menikmati seks.

Jadi apa masalahnya?

Kita harus istirahat sejenak, hadirin sekalian,

tapi tolong tetap ikuti di Delhi dot com.

Hai. / Hai.

Apa kabarmu? / Baik.

Apakah kau bahagia?

Yah.

Aku merindukanmu.

Oh, hai, Aditi. Maaf.

Kita mulai dalam 20 detik. / Aku akan segera datang.

Maaf.

Aku harus pergi.

Telepon aku.

Aditi, kenapa kau lakukan ini? / Apa? Apa yang kulakukan?

Kupikir kau tidak siap menikah.

Aku hanya ingin menenangkan diri. / Jadi apa yang kau lakukan?

Menikah dengan pria yang dipilihkan oleh Ibu dan Ayah?

Kalian akan saling mengenal dalam beberapa minggu!

Kau sudah sangat dewasa, Aditi.

Aku tak sabar menunggu istri Vikram akan setuju untuk menceraikannya.

Aku telah membaca banyak sekali majalah, Ria. Aku tahu itu tidak akan pernah terjadi.

Apa kau memperoleh semua tujuan hidupmu dari majalah Cosmopolitan sialan itu?

Jangan sok tahu padaku.

Kita satu keluarga, dan aku boleh mengungkapkan apa yang kupikirkan, sungguh.

Benar.

Kakak sepupuku, Ria yang belum menikah.

Apa yang dia ketahui tentang hasrat?

Aku tidak bersungguh-sungguh, Didi.

Atas semua omongan tentang hasrat ini, bagaimana dengan menikah demi cinta, Aditi?

Jika dia ingin pekerjaannya rampung,

maka dia harus membayarnya.

Era satu Rupee sudah usai!

Ada yang mau teh?

Empat gelas teh.

Sang raja Dubey! / Siap baginda yang mulia.

Dimuliakanlah atas kedatangan yang mulia?

Anak perempuanmu adalah anak perempuanku juga. Kenapa khawatir?

Perkawinannya 4 hari lagi.

Hari ini pertunangannya.

Mempelai prianya sedang dalam perjalanan.

Ingin aku kehilangan muka? / Telepon penting.

Hubungi pager-ku, bangsat!

Ada yang lebih penting, ya?

Sekarang kau jadi seorang Event Manager.

Perbaiki sekarang! / Yadav!

Tameez-ud-din!

Letere!

Turun. Perbaiki!

Manusia tak berguna! Mau teh, ya? Kerja dulu!

Aku ingin diperbaiki sekarang. / Segera!

Hai, Paman!

Ada Tempo di tengah jalan masuk. / Raja Dubey, minggirkan trukmu!

Singkirkan trukmu!

Darimana saja kalian / Kita harus pergi ke penjahit dan lalu...

Tetapi orang-orang akan tiba dan kau belum berdandan!

Ayo, cepatlah. Kau terlihat sangat tampan hari ini.

Bergegas dan bersiap-siap. / Cantiknya!

Tenang saja.

Apa yang kau lakukan di sini? / Hanya cari angin.

Hanya cari angin. Idiot.

Hai, Bu. Aku pulang.

Tidak, Bu.

Aku berhenti di Candi. Mungkin aku terlambat.

Tidak, aku tak bisa makan di rumah. Aku akan pulang terlambat.

Maaf.

Bu, biarkan aku yang memikirkan belanjaannya.

Aku bisa mengaturnya.

12 Rupee per menit menelponku lewat HP.

Tutup.

Aliya? Demi Dewa, apa yang kau lakukan di sini?

Aku melihatAditi telanjang dan aku hampir melihatmu telanjang juga.

Kamu sangat menjijikkan. Keluar sekarang! Keluar!

Keluar! / Apa arti kata ini?

Kau sangat menjengkelkan? / Kenapa kamu belum juga menikah?

Cukup. Lekas berpakaian untuk acara pertunangan.

Halo, manis.

Ada apa, anakku?

Apa arti kata ini?

Demi Dewa,

Apa yang tertulis disini?

Ini berbunyi "uxorious."

Itu terbaca "uxorious." / Uxorious?

Tak ada kata-kata semacam itu, anakku.

Itu ejaan yang keliru.

Seharusnya ada huruf L disini. Harusnya 'luxorious".

Jadi dihadapan sini letaknya bartender ?

Aku jadi bartender, menghadap ke arah ini, dan ini pura-puranya atap.

Tidak perlu terlalu senang menjadi pelayan bar saja.

Kau tidak boleh menyentuh satu tetes pun. Paham?

Seorang pelayan bar harus benar-benar selalu sadar.

Simpan daftar ini, dan pastikan para pelayan tak menghilangkan...

dan tuang minuman sedikit saja untuk semua orang, tidak terlalu besar.

Wiskinya belum datang! Uday seharusnya yang membawanya.

Ini dia datang. Kakakku yang tak pernah tepat waktu.

Selamat pagi.

Bagaimana pendapatmu? / Kau bawa wiskinya?

Kita mendapat scotch betulan dari klien Uday.

Terima kasih, Sona. / Hai, Paman Lalo.

Kenapa kau tak tinggal bersama kami? / Aku harus belajar menjelang ujianku.

Kuharap Aliya kecilku tidak menggangumu.

Tidak, dia sangat menyenangkan.

Ada yang sudah datang?

Ayo masukkan wiskinya!

Hei, orang australia idiot!

Ambil dan masukkan.

Ini bukan saatnya para kerabat datang.

Kita nyaris terlambat. Kau tak perlu tegang Ini baru jam 4:00.

Santai saja!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left