The first 200 lines.
"Semua tokoh, organisasi, tempat, kasus, dan peristiwa"
"Dalam drama ini hanyalah fiktif"
"Kepolisian Seyang"
"Episode 13"
"Tim Investigasi Korupsi"
Kamu bawa apa?
Apa itu?
Kedua kasus memiliki kesamaan.
Apa?
Ada yang tewas saat polisi bertugas.
Preman yang diburu Kim Gang Wook ditabrak mobil
dan tersangka yang ditangkap Park Chan Hee
meninggal karena serangan jantung saat dirawat di rumah sakit.
Keduanya kembali bekerja setelah enam bulan cuti.
Apa mereka tidak waras karena syok?
Anehnya, mereka dibolehkan kembali bekerja.
Aku mengajukan akses ke rekam medis mereka
- saat mereka cuti. - Bagus.
Young Goon, ada yang menunggumu di kantor...
Dia selalu saja pergi tanpa pamit.
Kamu siapa?
Kamu Pak Kim Young Goon?
Selamat telah menangkap para pembunuh itu.
Satu tewas, dan satu lagi tertangkap.
Tapi
kira-kira siapa pembunuh mereka?
Kubilang, kamu siapa?
Maaf terlambat mengenalkan diri.
Sebentar.
Aku...
Aku pengacara Park Jin Woo, Yoon Ji Hoon.
"Yoon Ji Hoon, Pengacara"
"Menurutmu dari mana asal kemanusiaan kita?"
"Apa yang membedakan kita dari hewan?"
Pernah ada yang menanyakan itu kepadaku.
Apa kamu...
Kejadiannya saat aku bersama Pengacara Han.
Kami masih suami istri saat itu.
Mau minum juga?
Tempat ini akan dikosongkan untuk sementara.
Kita perlu tempat berbincang
saat menangkap petinggi sepertimu.
Di mana daftar dan catatan Jang Society itu?
Kamu akan kubebaskan jika memberikannya.
Tidak ada padaku.
Siapa yang mengambilnya?
Kamu penasaran dengan misi Jang Society?
Mereka menegakkan keadilan.
Mereka menangkap para kriminal keji
yang melanggar hukum.
Dan memotong jari,
lalu membunuh mereka?
Para bedebah yang kami bunuh dan kubur.
Semua polisi pun tahu kelakuan para bedebah itu.
Tapi,
tidak ada satu pun yang dipenjara lebih dari setahun.
Sebab Kejaksaan dan polisi membebaskan mereka.
Kenapa kamu menjual narkoba itu?
Semua itu siasat kami.
Tapi gagal karena kamu.
Rencana apa?
Apa maumu?
Kenapa malah menangkapku, bukan para oportunis
seperti Komisaris Yeom? Begitukah sifat polisi
yang kamu harapkan?
Akan kugulingkan satu organisasi itu sekaligus.
Semuanya bisa berubah jika mendapat kesempatan.
Benarkah?
Terlalu banyak bedebah sepertimu.
Jika kutangkap satu per satu,
nanti aku menua dan mati lebih dahulu.
Jangan tertawa.
Jika kamu ingin hidup, turutilah perintahku.
Maaf aku terlambat.
Pengacara Yoon Ji Hoon sebentar lagi datang.
Kukira kamu mau istirahat untuk sementara?
Kenalanku akan mengurus kasus ini
dan dia butuh bantuan karena ini perkara pidana pertamanya.
Dan kebetulan dia menangani kasus Wakil Komisaris?
Dia toh bukan orang asing.
Dan seperti katamu, aku terlalu banyak waktu luang.
Baiklah. Jadi, siapa kenalanmu itu?
Anda Pak Do?
Aku pengacara Park Jin Woo, Yoon Ji Hoon.
Aku sudah mengenalkan diri ke anggota tim Anda.
Masuklah. Mereka menunggumu.
Bu Jo Soo Yeon, ada yang baru datang?
Pengacara Yoon?
Ya. Bagaimana kesannya?
Dia sangat tampan
dan ramah, tapi...
Dia mantan suami Pengacara Han.
Dia bahkan mengungkit soal jarinya yang dipotong.
Kini dia menjadi pengacara seseorang dari kelompok pelaku?
Aneh, bukan?
Kalian, mendekatlah.
"Yoon Ji Hoon, Pengacara"
Kapan kamera itu dipasang?
Aku sengaja meninggalkan Wakil Komisaris Park di sana.
Mungkin akan ada informasi jika dia hanya sendirian.
Dia bersama Pengacara Han.
Ya, dia di sini.
Tapi percakapan mereka tidak akan terdengar.
Bu Jo.
Kumpulkan semua informasi tentang pria tampan ini.
Baik.
"Yoon Ji Hoon"
Bagaimana kamu dan Pengacara Yoon saling kenal?
Maksudmu suamimu?
Mantan suamiku.
Dia menemuiku dua hari lalu setelah kamu ditangkap
dan mengajakku mengurus kasus ini dengannya.
Pokoknya...
Semuanya aman jika kamu menerimanya.
Pengacara Yoon pernah terluka secara fisik dan batin.
Aku tidak mau melihatnya
terluka lagi, Wakil Komisaris Park.
Kamu meminta tolong atau memperingatkan?
Ini peringatan.
Aku tidak pernah mengulang peringatanku.
Rundingkan detailnya dengan Pengacara Yoon.
Aku hanya membantu saja.
Lukanya.
Bukankah itu salahmu?
Aku tahu dia sudah lama menjalani perawatan.
Kaki tanganmulah yang menyebabkan luka itu.
Bukan itu. Tapi luka batinnya.
Bukankah dia trauma
gara-gara kamu?
Silakan berdiskusi.
Tetap nyalakan itu, Ji Hoon.
Baik.
Aku sudah bertemu anggota Tim Investigasi Korupsi.
Rencanaku membebaskanmu dari rumah tahanan.
Kamu punya strategi?
Kamu pengacaranya, jadi, akan kuturuti saja arahanmu.
Baiklah.
Ini informasi Pengacara Yoon Ji Hoon.
Dia dari angkatan 32, sama seperti Pengacara Han.
Kedua ibu jarinya dipotong tujuh tahun lalu.
Dia menjalani operasi replantasi darurat,
tapi gagal. Jadi, operasinya diulang.
Kapan mereka bercerai?
Berdasarkan dokumen resmi, dua tahun lalu.
Mereka dirawat bersama setelah operasi,
lalu dia keluar negeri tahun 2014.
Pengacara Han kembali bekerja awal tahun lalu,
sedangkan Pengacara Yoon kembali ke Korea sebulan lalu.
"Sebulan"?
Dia langsung menangani kasus ini begitu kembali?
Atau dia kembali karena kasus ini.
Dia tinggal di Amerika Serikat dan Meksiko.
Bu Jo.
Selidiki jika dia bermasalah di sana.
Baik.
Kamu mau ke mana, Young Goon?
Aku akan langsung menanyai Pengacara Han.
Pengacara Han. Kamu masih di kantor polisi?
Kukira kamu istirahat.
Niatku begitu, tapi kenalanku meminta bantuan.
Pengacara Yoon?
Karena merasa bersalah?
Kamu pikir itu salahmu?
Bedebah yang menyiksanya itu yang salah, bukan kamu.
Bukan. Aku cuma penasaran.
Dia tidak pernah menghubungiku setelah kami bercerai.
Lalu mendadak dia ingin aku membantu kasusnya.
Kebetulan saja itu kasus Wakil Komisaris Park.
Aku hanya penasaran, itu saja.
Yoon Ji Hoon membahas soal kemanusiaan denganku.
Kamu diserang
saat mengusut ulang kasus ibuku, bukan?
Bisa
ceritakan lebih lanjut?
Ikut aku ke kantorku.
Kami menemukan sedikit keringat dan darah
di pakaian ibumu.
Tapi terlalu sedikit
sehingga DNA tidak dapat diekstrak untuk identifikasi tersangka.
Itu sebabnya tidak dimasukkan ke berkas kasus?
Kim Jae Myung mengaku bersalah,
jadi, barang buktinya terlupakan.
Lalu Badan Forensik Nasional mendapat peralatan baru
dan mereka bisa mengekstrak DNA dengan sedikit sampel.
Dan kamu mengujicobanya di pakaian ibuku?
Ya.
Itu kasus pertamaku, jadi, sangat membekas di pikiran.
Kukira hasilnya itu DNA Kim Jae Myung,
ternyata bukan.
Itu air liur dan darah orang lain.
Polisi ingin mencocokkannya
dengan data milik Badan Forensik Nasional.
Agar mereka bisa mengusut ulang jika terbukti itu DNA orang lain.
Para petinggi pasti menolaknya, ya?
Kucoba melacaknya sendiri, jadi, barang bukti kubawa pulang...
Dan Kura-kura merebut bukti itu?
Ya.
Dia mencurinya.
Ada yang mau dikatakan?
Malam itu,
No comments yet. Be the first to leave one.