The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew || Twitter: syahdararaa ||
Kau sudah datang.
- Kau mengundang dia? - Apa maksudmu? Siapa?
Cha Dong Woo.
Dia baru saja tiba di bandara. Dia ingin melihat konser Yoo Jin.
Ayah Yoo Jin?
Ya ampun...
Bukan aku. Aku tahu permasalahan kalian, kenapa aku mau mengundangnya?
Ketua memang selalu mengundangnya. Tapi, sekarang?
Semuanya akan lancar. Dia hanya akan diam menonton
Cha Dong Woo awal dari phobia pesawat dan air Yoo Jin. Dialah orangnya!
Menurutmu bagaimana cara dia mengajar Yoo Jin selama ini?
Apa?
Aku tak tahu, dampak apa yang akan dia timbulkan untuk Yoo Jin
Ini tak boleh terjadi. Aku harus menghentikannya.
- Seon Young! - Jangan beritahu Yoo Jin.
Min Hee! Min Hee!
Nada ini sulit sekali.
Selanjutnya penampilan duet ini, adalah giliran kita
Periksalah instrumen kalian
Apa kalian sudah dengar concertmaster? Periksa instrumen kalian!
Ya, ampun. Kenapa sikapmu sok tegas begitu?
Kau tak marah jabatanmu direbut?
Oh ya, aku mau melihat persiapan untuk penampilan duet ini
Apa? Kau mau melihat Nae Il berganti baju?
Matamu bisa katarak, Mini Min Hee!
Dia cantik, kok. Bajunya juga cantik
Cantik memang, tapi dia tetaplah seorang Seol Nae Bal
Oh ya, Yoon Hoo di mana?
- Nae Il! Seol Nae Il! - Nae Il, buka pintunya!
- Seol Nae Il! - Apa yang terjadi?
Yoo Jin...
Seol Nae Il, kau di dalam?
- Apa yang terjadi? - Dia mengunci pintunya.
Dia memintaku keluar agar dia bisa berganti pakaian
- Apakah dia terpeleset atau apa? - Bukan begitu
Dia bilang, dia tak mau latihan
Ini kuncinya. Seol Nae Bal buat masalah saja
Aku tak mau
Aku tak .... memerlukan kesempatan itu...
Aku akan berlatih dengan keras
Aku akan mulai serius sekarang
Aku tak akan memakai kostum lagi..
Aku akan memperlihatkan panggung yang terbaik
Selama aku bisa rileks, semuanya pasti akan lancar
Dengar, apa kalian bisa meninggalkan kami sendiri?
Pagi ini... kau selalu saja tersenyum dan bisa lebih rileks.
Tapi, aku tahu kau kenapa
Walaupun kita tak tampil secara bersamaan...
Untuk pertama kalinya, kita akan berada dalam panggung yang sama
Walaupun kau belum siap untuk berdiri...
Dan tak siap untuk tampil di depan banyak orang
Maka, tak apa jika kau terus bersembunyi
Sampai kau siap membuka pintu ini...
Aku akan menunggu.
Bagaimana jika aku mengecewakan mereka?
Siapa?
Orang- orang yang menunggu penampilanku...
Jika aku tak bisa bermain dengan baik, aku takut mereka membenciku
Hal itu tak akan terjadi
Mereka tak akan membencimu jika permainanmu jelek
Kau tak perlu memaksakan dirimu
Dulu, aku tak tahu jika kau takut
Penampilanmu bagus sekali saat Mambo kemarin
Walaupun itu bukanlah permainan piano
Ya, aku mungkin sudah siap sekarang
Mungkin, aku bisa melakukannya
Ya, pasti bisa
Ya, bahkan jika memang kau belum siap. Tak apa- apa
Aku akan menunggu hingga kau mengatakan, "Siap"
Aku akan menunggumu
Kenapa konduktor ada di sini?
Setelah penampilan kami, itu adalah giliran kalian
Tak ada panggung duet
- Apa maksudmu? - Panggungmu telah dibatalkan
Seol Nae Il dalam keadaan yang tak mungkin untuk berdiri
Aku akan melaporkannya
Duet ini tak boleh dibatalkan
Kau tuli, ya?
- Seol Nae Il... - Tak boleh!
Aku harus melakukannya!
Karena inilah aku tak suka orang yang sok tentang kesopanan
Kau siapa? Sudah kubilang panggung duet dibatalkan
Kenapa memaksannya untuk tetap tampil?
Memangnya kenapa?
Apapun yang terjadi, duet ini tak boleh dibatalkan
Jika kau mau, yakinkan dia
- Tak usah bersikap kasar... - Minggir.
Lee Yoon Hoo...
Biasanya kau tak bersikap keras seperti
Sikapmu jadi aneh
Apanya yang aneh dengan ini?
Jika kau mau, minta dia dengan baik- baik
Sebentar lagi giliran kami. Sudah tak punya waktu
Apakah... tangan kirimu sedang dalam kondisi buruk?
- Kau tak bisa bermain sekarang - Diam.
Aku pasti bisa melakukannya
Apa kata doktermu?
Fraktur? Ligamen?
Saraf? Menjalani pengobatan?
Apa kau bisa diam sedikit?
Kau tahu, kau tak bisa jika dalam kondisi ini
Aku bisa melakukannya!
Duet kalian sudah dibatalkan.
Kau sudah keterlaluan.
Event ini tak akan hancur hanya karena 1 penampilan
Bisa bahaya jika tanganmu terus merasakan nyeri.
Tidak bisa. Aku harus melaporkan masalah ini pada pusat
Tak usah mencapmpuri urusanku
Duet ini akan berjalan sesuai rencana
Hingga kini, aku masih bisa bertahan
Kapan... kau mulau bermain piano?
Pasti sejak kecil, 'kan?
Aku juga begitu
Selama yang bisa kuingat, aku selalu bermain Cello
Aku mulai bermain cello umur 3 tahun
Sekarang sudah 20 tahun lamanya.
Jika aku melakukan operasi,
Kemungkinan untuk bisa bermain kembali, sangat sedikit
Bahkan jika kesempatannya ada...
Butuh berapa lama agar aku bisa kembali bermain?
Panggung hari ini... adalah jalan untuk membuang "teman" 20 tahunku itu
Ini adalah ucapan selamat tinggal untuk "teman"ku
Kau banyak bicara sekali. Dasar cerewet
Aku jadi cerewet seperti ini, karena efek dari Nae Il
"Selamat tingga"
Jadi, benar tanganmu dalam kondisi yang buruk
Kau menahan sakitnya selama latihan
Jika aku jadi kau, aku akan melakukan pengobatan
Aku tak akan memaksa tanganku untuk bermain
Kau diam saja. Ini bukanlah urusanmu
Bukan urusanku kau bilang?
Bahkan orang yang tak hebat juga tahu tangan mereka sangat penting
Mereka juga tahu, pekerjaan keras bisa menghancurkan tangan mereka
Apa tadi? Selamat tinggal?
Kau tak bersungguh- sungguh, 'kan?
Jika aku jadi kau, aku tak akan pernah melakukannya
Jika perlu, akan akan mencari tangan baru
Tangan baru?
Kembali ke awal dan memulai semuanya kembali?
Jika aku benar-benar menyukainya...
Aku tak akan pernah menyerah bahkan jika aku harus belajar dari nol
Kau pasti tak yakin pada dirimu sendiri
Karena itulah kau lari
Kenapa tak lari saja?
Jika kau membuangku, kau akan merasa kesulitan
Kau tak akan tahu harus bagaimana
Iya
Aku tahu
Tak apa- apa jika kau belum siap.
Aku akan menunggumu hingga kau sudah siap.
Dia mengatakan akan menunggu
Aku tak bisa menjadi kau dan membuatnya menunggu selamanya
Selamat tinggal, Seol Nae Il.
Selamat tinggal, Seol Nae Il.
Kau dari mana saja? Kau lihat Yoon Hoo?
Ya, dia ada di luar.
Saat Seol Nae Il sudah siap latihan dan sekarang Yoon Hoo malah menghilang.
Giliran kita bisa tertunda juga
Seol Nae Il sudah siap?
Seol Nae Il.
Bagaimana perasaanmu?
Yoo Jin, tanganmu.
Kenapa? Apa kau belum siap?
Tanganmu memang adalah obat bagiku
Aku sudah bisa sekarang.
Ini bukanlah masalah besar.
Apa yang aku takutkan?
Yoo Jin, kau akan menontonku, 'kan?
Kondisimu akan semakin memburuk jika tak melakukan operasi
Mungkin dampaknya, kau akan kesulitan mengunnakan tanganmu
Apakah panggung ini untuk mendapatkan tumbal tanganmu?
Maaf aku terlambat.
Apa kau sudah lama menungguku?
Tidak
Yoon Hoo, ayo mulai. Aku sudah siap
Dan... terima kasih karena telah memilih musik ini
- Apa? - Sicillienne.
Musik ini punya sebuah arti tersendiri bagiku
Panggung ini, juga merupakah sebuah awal bagiku
- Awal apa? - Awal dari segalanya. Awalnya
Aku merasa, sudap siap untuk memainkan musik apapun
Aku pasti bisa
Panggung hari ini... adalah jalan untuk membuang "teman" 20 tahunku itu
Bukan urusanku kau bilang?
Jika aku jadi kau, aku tak akan pernah melakukannya
Kau pasti tak yakin pada dirimu sendiri
Karena itulah kau lari
Yoon Hoo, ada apa?
Nae Il...
Kita batalkan saja duet kita.
Mungkin, aku tak bisa bermain lebih lama lagi
Apa?
Maafkan aku.
Aku memang egois.
Aku hanya hanya memikirkan diriku sendiri.
Kau ingin membuat awal baru...
Tapi, aku malah menginginkan perpisahan
Bagiku, Sicillienne adalah musik Faure.
Musik yang Faure persembahkan untuk salam perpisahan atas kematian ayahnya
No comments yet. Be the first to leave one.