The first 200 lines.
"Na Rae, Ki Seok"
"Ini tempat yang sempurna untuk dua orang"
"Bisakah kamu mengisinya?"
"Bisakah kamu mengisi hatiku?"
"Apa kamu tinggal dengan Simon D?"
"Klub Pelangi mengunjungi rumah Simon D"
"Akankah ada pasangan baru?"
"Ki Seok dan Na Rae"
"Aku datang untuk membalikkan meja"
"Kisah cinta Klub Pelangi mulai memanas"
"Sebuah kecelakaan besar terjadi"
"Astaga"
"Si Eon merengek seperti anak kecil"
"Tiba-tiba"
"Simon D akan melalui sebuah situasi kacau"
"Meja penuh makanan pesta"
"Klub Pelangi benar-benar menikmati liburan mereka"
"Tidak ada hari tenang untuk Klub Pelangi"
"Ini kolaborasi dengan 'High Kick!'"
"Hyun Moo adalah paman besar"
"Hye Jin adalah bibi besar"
"Si Eon adalah keponakan yang masih SD"
"Kian84 adalah paman pengangguran yang benar-benar aneh"
"Pasangan pengantin baru, Simon D dan Na Rae"
"Keluarga Klub Pelangi bersenang-senang"
Bukankah ini menakjubkan?
Apa yang menakjubkan? - Tahun ini...
Kamu ingat bagaimana kita menikmati pesta akhir tahun tahun lalu?
Itu rasanya seperti kemarin, tapi sekarang tinggal tiga bulan lagi.
"Hanya tersisa tiga bulan sampai akhir 2018"
Hanya sisa tiga bulan hingga akhir 2018?
"Tahun 2018 juga berlalu dengan cepat"
Astaga, waktu seolah terbang. - Kalau begitu,
berapa usiamu setelah tiga bulan?
Itu tidak penting.
Apa kamu berusia 160 tahun? - Bukankah kamu harus
merayakan ulang tahunmu yang ke-60 sebentar lagi?
Itu akan menjadi tema kita yang berikutnya.
"Mari bertemu lagi pada ulang tahun Hyun Moo yang ke-60"
"Ulang tahun ke-60 Hyun Moo di I Live Alone."
"Dia sedang membuat gigi palsu."
"Benar-benar sedih membayangkan itu"
"Mustahil untuk implantasi gigi."
"Apa ulang tahunnya yang ke-60 akan baik-baik saja?"
Nantikanlah tema kami berikutnya.
Baik, begitu rupanya. - Ya.
Omong-omong,
silakan bagikan momen serumu dari tahun ini,
termasuk episodemu sendiri.
Adakah episode khusus untukmu, Na Rae?
Aku sudah lama di sini bersama kalian semua.
Aku bingung.
Aku bingung apakah sebuah episode tertentu berasal dari tahun ini
atau tahun lalu.
Kurasa itu pemeriksaan medisnya Si Eon.
Si Eon?
Itu episode tahun ini. - Itu tahun ini, bukan?
Ya, itu terjadi pada bulan Januari ini.
Episode itu menjadikanmu seperti hari ini.
Sebenarnya, keadaanmu tidak begitu bagus sebelum episode itu.
"Keadaanmu tidak begitu bagus"
Aku masih menganggap episode itu tidak seru.
Melihat dirimu sendiri saat kamu tidak benar-benar sadar
sangat realistis.
Aku sama sekali tidak sadar.
"Pada hari Si Eon menjalani pemeriksaan medisnya"
Kami akan mengerjakan prosedur gastroskopimu saat kamu berbaring.
Astaga. - Selanjutnya enteroskopi.
Itu waktu yang mengerikan. - Bagaimana kamu melakukan itu?
Tidak bisakah aku rehat dahulu?
Aku perlu mempersiapkan hatiku.
"Dia perlu mempersiapkan hatinya untuk menjalani pemeriksaan itu"
Ada sekitar enam polip yang ditemukan di dalam usus besarku
selama pemeriksaan terakhirku tiga tahun yang lalu.
Astaga. Itu terlalu banyak.
Aku baru berusia awal 30-an.
Itu banyak. - Itu benar-benar banyak.
Jadi, aku agak takut sekarang.
Aku juga takut disuntik.
Aku takut mungkin akan didiagnosis mengidap suatu penyakit.
"Dia takut dia akan sakit"
Aku takut sekali pada segala hal.
Kudengar Hyun Moo tidak dibius selama pemeriksaannya.
"Hyun Moo tidak dibius"
Selama enteroskopinya? - Ya.
Dia luar biasa, bukan?
Dia pria yang sangat bertekad.
Astaga.
"Pria penuh tekad ini agak malu"
Astaga. Memalukan sekali.
"Dia sekarang melalui penderitaan setelah rasa malunya"
Astaga.
"Melihatnya saja bahkan menyakitkan"
Astaga.
Tidak.
"Dia sudah merasakan neraka saat masih sadar"
Tarik napas pelan-pelan.
Pemeriksaanmu sudah selesai. - Sudah selesai.
"Dia melalui enteroskopi tanpa dibius"
Itu benar-benar menyakitkan. - Astaga.
Kenapa kamu tidak dibius?
Aku tidak punya cukup waktu. Aku ada acara lain setelah itu.
Apa kamu menjalani gastroskopi dan enteroskopi sekaligus?
Sekaligus? - Kedua lensa itu hampir bertemu.
Kedua lensa itu hampir bertemu satu sama lain.
"Kedua lensa itu bisa saja bertemu"
Aku bangun karena ada bunyi lensa bergeseran.
Mereka saling bergeseran.
Apa kamu sengaja melakukan itu untuk melucu?
Tidak, tidak sama sekali. - Itu menakjubkan.
"Dia sudah menghadapi realitas"
Tidak ada peluang aku tidak bisa bangun, bukan?
Akankah aku bangun?
"Dia mengkhawatirkan segala macam hal"
Apa itu membuatmu sangat mengantuk?
Kata mereka aku akan tertidur pada hitungan kesepuluh.
Aku berusaha terjaga pada lima. - Begitu juga aku.
Aku berusaha tidak tertidur. - Begitu juga aku.
Aku berusaha tetap terjaga. - Tapi kamu tertidur.
Aku berusaha keras untuk terjaga. - Ya.
Aku benar-benar kesal.
Berani-beraninya kamu membuatku tertidur.
Sudah kubilang aku tidak akan pernah tertidur.
"Lalu dia mulai mendengkur"
Perawat itu terkejut.
Kamu bisa menarik napas dalam.
"Dia akan menjalani pemeriksaan"
Astaga. - Ini terasa aneh.
Aku tidak ingat apa pun sejak itu.
Aku bertanya kenapa tidak mulai. - Benar.
Tarik napas dalam. Tarik napas dan hembuskan napas.
"Obat tidur sedang diberikan"
"Si Eon langsung tertidur setelahnya"
Apa dia terjaga?
Astaga. Dia mati.
Astaga. Dia mati.
"Tunggu"
Apa kamu baru berkata aku mati?
Astaga.
Bisa-bisanya kamu bilang begitu kepadanya?
Mulai disuntik. - Itu dia.
"Pemeriksaan dimulai"
Aku melakukan itu tanpa obat tidur.
Itu saat kamu berkata sebenarnya.
Ya. - Bagiku...
Tahukah kamu apa yang kulakukan begitu bangun dari tidur?
Aku memesan minuman - Astaga.
untuk masing-masing perawat itu.
Aku bahkan - Kamu setengah tertidur.
membayar semuanya lewat ponselku dan lalu aku tertidur lagi.
Kamu mengira sedang berada di bar.
Persis seperti bagaimana kamu mentraktir minum.
"Melantur selagi tertidur"
Aku tertidur setelah mendapat obat tidur.
Aku bermimpi diriku memainkan permainan minum di Hongdae.
Lalu saat aku bangun, perawat bertanya padaku,
"Na Rae, apa kamu baik-baik saja?"
Kamu meminta dokter itu mencium pemain lain.
Aku meminta dokter itu minum bersamaku.
Aku meminta minuman.
Itu waktu kebiasaanmu ditunjukkan.
Ya. Aku memesan banyak minuman. Itu sebabnya aku melakukan itu.
"Dia gelisah untuk suatu alasan"
"Si Eon sedang menuju ruang pemulihan"
Sekarang, dia akan mulai berbicara omong kosong.
Itu saat dia akan membagikan perasaannya yang sesungguhnya.
Mari lihat apa yang dikatakan Si Eon.
"Apa perasaan Si Eon yang sesungguhnya?"
"Dia tertidur lelap"
Aku tidur. - Akankah dia bicara omong kosong?
"Dia membuka matanya dan mengatakan sesuatu"
Apa katanya?
"Dia masih setengah sadar"
"Semua orang tegang untuk mendengar"
"Apa yang ingin dia katakan"
Dokter...
"Dia mengoceh"
Aku merasa sangat menyesal.
Apa itu? Aku tidak ingat apa pun dari hari itu.
"Dia panik seolah sudah kehilangan ingatannya"
"Dokter"
"Apa ini?"
Astaga.
"Dia masih setengah sadar"
"Aku seperti sedang bermimpi indah"
"Ada banyak pikiran yang melintasi benaknya saat ini"
Apa itu?
Hyun Moo.
Hye Jin.
Astaga.
"Semua orang terkejut"
Kenapa dia memanggil kalian? - Astaga.
Apa itu?
Apa yang kamu katakan?
Aku tersentuh. - Astaga.
Kenapa aku menyebut nama mereka?
"Dia hanya memanggil nama mereka saat dia setengah sadar"
Kenapa? - Apa ini sungguhan?
"Dia teringat pada para anggota Klub Pelangi"
Kian84...
No comments yet. Be the first to leave one.