This Is Us

This Is Us

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

This Is Us S02E14 - Super Bowl Sunday 720p WEB x264 TBS
A Commentary by Riikean
RIP Jack Pearson :'(

Tags

web
x264
720p
720
Published on: 2018-02-06
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Rebecca! Aku perlu kau bangun.

Rumahnya terbakar. Berpakaianlah.

Pakai sepatu. Hey, anak-anak!

- Rumahnya terbakar! Randall! - Yah, aku mendengarmu.

Okay. Tetap di kamarmu. Cewek Katie, bangunlah!

- Yah! - Tutup pintumu, Katie.

Kembali ke kamarmu.

Tutup pintunya. Ayah akan ke sana. Ayah akan datang untukmu.

- Oh, Tuhanku. - Aku akan ke bawah untuk Kevin.

Tidak, Jack. Kevin tak ada di sini. Dia tak ada di sini.

Dia bersama Sophie tadi malam.

- Dia bersama... - Apa kau yakin?

- Ya...aku baru saja bicara denganya di sana. - Okay. Pergi ke kamar mandi.

Basahkan setiap handuk. Pisahkan setiap helai, okay?

- Yeah, okay. - Randall! Hey, Ayah datang untukmu.

Kau pakai sepatumu? Ayo. Tetap menunduk.

Ayo, ayo jalan.

Peraturan nomor satu adalah tetap bersama.

Kate, tetap rebahan. Ayah akan datang untkmu.

Bec, jendelanya. Pergi buka jendelanya.

- Okay. Okay. - Beri aku ini. Pergi bukan jendelanya.

Okay, okay, okay.

Handuk di bawah pintu saat pintunya tertutup.

Jika ayah tak kembali dalam tiga menit, kau bawa ibumu keluar dari jendela itu.

Jika ibu tak mau, kau seret ibu keluar.

- Yah. - Hey.

Ayah mencintaimu.

Jack, berhati-hatilah.

Kate, Ayah datang.

- Kate! - Yah!

Ayang datang, cewek Katie.

Yah!

Okay, kita harus pergi

Tetap pakai ini di kepalamu. Pegang ayah, okay?

Kita hanya akan sebrangi ruang besar.

Terlalu tinggi untuk turun dari sini.

- Siap? - Tidak. Tidak, Yah.

- Oh tidak, kumohon. Kumohon. - Okay. Tetap di sini.

Ayah akan bawa kita keluar.

Tidak. Tidak. Aku tak mau keluar seperti itu.

- Kumohon, kumohon. - Okay.

Hey, lihat ayah. Ayah akan keluarkan kita dari sini, okay?

Lihat ayah saja. Tenang saja.

Karena kita akan keluar.

Kita akan keluar dari sini, okay?

- Sekarang, pegang. - Oh, ayah.

- Ayo. - Kumohon.

Ayah mau kau tarik napas yang dalam.

Tarik napas yang dalam, okay?

- Tetap di belakang ayah saja. - Okay.

Tetap di belakang ayah. Pegang, pegang baju ayah.

Oh, Yah...

Jack, Kate, kalian dimana?

Ayo, Ayo. Ayo jalan.

Tidak apa-apa. Kau tidak apa-apa, kau tidak apa-apa.

Di jendela. Randall, ayo, kau pertama.

Ayo jalan. Ayo.

Ayo, ayo, ayo. Dengarkan ayahmu.

Ayo jalan. Kita harus pergi.

Okay, Randall, ayo, kau turun pertama.

Tidak, mereka duluan.

Ayo, ayah butuh kau di bawah untuk menolong mereka turun.

Angkat lenganmu. Ayo, ini dia.

- Di pantatmu. - Hati-hati, Randall.

Peluk talinya. Ayo, jalan turun ke bawah.

Ini dia.

Sepanjang jalan turun. Kau pegang?

- Yeah? - Uh-huh.

Okay, kembalikan ke atas. Kate, ayo.

Louie terjebak di dalam. Aku tak tahu dimana dia.

Ayah yakin dia akan baik-baik saja. Angkat lenganmu.

- Oh, Yah. - Sekarang, turun. Pegang ini.

Turun ke bawah. Bantu dia, Rand.

- Kau pegang dia? - Okay. Okay.

Okay, lepaskan.

- Okay. Ayo, Bec. - Oh, Tuhan. Oh, Tuhanku..

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.

Okay. Angkat lenganmu.

Pegang talinya. Turun!

Kau dapat dia?

Kembalikan!

Louie!

Louie, kumohon, keluarlah!

Aku... Louie, keluarlah, nak!

Kumohon!

Kurasa aku dengar... Kurasa aku akan mengambilnya.

Turunlah. Tidak, Jack!

Jack, jangan kembali ke dalam!

Kembali ke jalan! Kembali ke jalan sekarang!

Aku akan segera keluar.

Jack! Ayo, anak-anak.

Jack!

- Oh! - Jack?!

- Jack! Jack! - Tidak, tidak, tidak. Tidak.

Jack!

Jack!

Jack! Jack!

Oh, Tuhanku!

Yah, kumohon!

Yah...

*Persiapkan tisu ya, BroSis T__T*

Ini luka bakar. Aku tak bisa merawatnya di sini.

Organ vitalmu baik, tapi aku tetap berpikir

kau perlu ke RS

- dan dapat pemeriksaan yang tepat. - Yeah.

Kau menghirup banyak asap.

Kami akan ke RS. Kami hanya akan antar anak-anak dulu

Hey, beri aku itu.

Apa ini semua?

- Aku ambil... - Oh...

Aku ambil barang penting.

Kau...kau hebat.

Aku mencoba.

Hey, telpon tempat Sophie dan bangunkan ibunya.

Dia bilang mereka menyelinap ke pesta.

- Aku akan bunuh dia. - Aku akan jadi alibimu.

- Okay, kau tahu apa, kau tahu apa? - Aku baik-baik saja.

Ambil napas, Superman.

Kita akan antar anak-anak ke tempat Miguel,

dan lalu kuantar kau ke ER,

dan kita akan buat rencana dari sana.

Yeah, okay.

Hey...

itu hanya sebuah rumah.

Itu hanya sebuah rumah.

Itu rumah yang bagus, walau bagaimanapun.

Yeah, betul.

Apa itu?

Ayahmu...

ambil semuanya

Yah, bagaimana...

Terima kasih.

Bagaimana semuanya di sini?

Huh? Di sini kau.

Kau sudah agak lama nonton ini?

Kamu mau sedikit bernapas?

Ini yang kulakukan pada Minggu Super Bowl, Tobe.

Ini obat pencahar untukku, dan ini peringatan 20tahun.

Okay? Jadi ini pencahar seriusku.

- Okay. - Hanya...

Akan kubiarkan kau... kentut.

Terima kasih.

Itu lagu bagus. Aku tak tahu itu.

Aku menulisnya.

Kau tulis?

Bagaimana bisa aku tak pernah dengar kau, seperti, menyanyikanya?

Karena itu hari rumahku terbakar.

dan ayahku meninggal.

Paham. Aku akan diam sekarang.

Toby. Toby, suara apa yang keluar dari VCR?

Okay, okay, whoa, whoa, whoa.

Oh, tidak tidak tidak.

Okay, whoa, whoa, whoa. Jangan sentuh, jangan sentuh.

- Biar kulihat. - Toby...

Okay, okay, kita hentikan saja.

Kau dengar itu?

Beri aku waktu.

Toby, kumohon. Ini satu-satunya yang ku...

- Okay, yeah. - Oh, Tuhanku.

Yeah, um... aku kenal pria yang bisa tolong kita.

Kita harus cabut.

Dimana Miguel?

Oh, dia keluar ada urusan.

- Yeah? - Yeah.

Lalu dia akan nonton pertandingan dengan beberapa teman.

Dia biasa beri aku ruang hari ini.

Apa yang biasa kau lakukan saat Super Bowl?

Boleh aku jujur pada ibu?

- Yeah. Selalu. - Okay.

Uh, well, biasanya aku mabuk sampai lupa diri,

dan lalu kucoba tidur

dengan model terseksi yang kutemui.

- Bagaimana dengan ibu? - Sama.

Ehh, ibu tak... ibu tak mau cerita padamu,

'karena kau akan mengolok ibu.

Mengolok? Aku 37tahun

mantan bintang komedi situasi tinggal bersama ibunya

di New Jersey, tugas pasca-rehab.

Kurasa aku telah kehilangan keunggulan

untuk mengolok apapun saat ini.

Baiklah, um...

Well, setiap tahun, di waktu tertentu,

Ibu ke swalayan dan beli semua bahan

untuk buat lasagna kesukaan ayahmu.

Dan lalu ibu pulang dan membuatnya dan ibu memakanya

dan ibu nonton pertandingan.

Maksudku, itu sedih sekali, Bu.

- Tidak. - Ya...

Tidak, karena setiap tahun

di hari tersedih ibu,

ayahmu cari jalan untuk kirimkan tanda buat ibu

yang sungguh buat ibu tertawa keras.

Seperti, tahun pertama sekali, Ibu takkan pernah lupa, Ibu masuk

ke mobil, dan "You Can Call Me Al" muncul di radio.

Dan lalu ibu ubah stasiunya,

dan lagunya ada di stasiun berikutnya juga.

- Keluar dari sini. - Ibu bersumpah padamu.

Ibu tak tahu.

Mungkin ibu, hanya lihat yang mau ibu lihat,

atau yang ibu butuh untuk lihat, tapi...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left