The first 200 lines.
Teroris menyerang kereta menuju Garm,
dengan sihir warna primer batu merah,
mereka berubah menjadi prajurit sihir.
Lalu, kereta menjadi tidak terkendali.
Aku terhubung dengan sihir Akari yang begitu berlimpah,
dan membuat sihir skala besar.
Sebuah bencana dapat dihindari, tapi...
aku tersadar akan perasaan yang mengganjal saat perjalanan.
Jantungku terus berdetak.
Ya... Momo juga merasakannya, 'kan?
Perasaan tidak nyaman pada saat itu.
Ya, aku merasakannya.
Jadi, senior menyimpulkannya seperti ini.
Gadis payudara besar itu menggunakan konsep murni
dan saat itulah dia memutar kembali waktu.
Konsep murni Akari adalah "WAKTU".
Bagiku itu masuk akal.
Jika tidak melakukannya, kereta yang kita tumpangi akan menabrak kereta di depannya
dan itu akan menjadi bencana besar...
Dan kemungkinan saat itu
benar-benar terjadi sekali.
Lalu gadis payudara besar itu memutar waktu?
Jadi maksudmu
dia juga bisa memutar kembali waktu seluruh dunia?
Kemungkinan iya.
Dia dapat mengembalikan waktu untuk dia sendiri,
dia juga dapat mengembalikan waktu untuk dunia,
dia dapat melakukan keduanya...
Untuk kali ini, dia memilih untuk mengembalikan waktu seluruh dunia.
Kira-kira apa alasannya?
Pasti secara tidak sadar
dia ingin membantu penumpang lain juga.
Bisa jadi seperti yang senior katakan.
Seperti itulah pemikiran anak-anak normal.
Omong-omong,
Omong-omong, bagaimana dengan gadis tidak biasa yang membuatmu terjerat?
bagaimana dengan gadis tidak biasa yang membuatmu terjerat?
Maksud senior si Putri Dungu itu?
Aku sebenarnya akan menghancurkannya sampai mati,
tapi aku hanya bersikap lunak padanya dan menggulingkannya.
Pujilah sikapku!
Anak pintar. Kamu sudah melakukan pekerjaan yang hebat.
Kalau begitu, sampai jumpa di Garm.
Eng, senior...
Apa?
Aku sudah pernah mengatakan sebelumnya,
mengenai gadis itu...
Tolong berhati-hatilah.
Ya, aku tahu itu.
Ya, aku tahu itu.
Dua hari lagi menuju Ritus Penghancuran...
Kita perlu memastikan dia tidak menggunakan konsep yang lebih murni.
Sampai jumpa.
Sudah kubilang,
sebenarnya bukan itu yang kumaksud...
Konsep murni yang salah didirikan selalu tidak stabil...
Setiap kali kita menggunakan kekuatan, itu akan terus tumbuh
dan lebih berbahaya...
Jika tidak berhati-hati,
akan terjadi Human Error,
untuk yang kedua kalinya...
Kemudian...
Jangan sampai dia terlahir,
seperti sosokku yang dulu...
= Episode 4 Kota Kuno Garm =
Aku tidak tahu bagaimana itu terjadi. = Episode 4 Kota Kuno Garm =
= Episode 4 Kota Kuno Garm =
Yang bisa aku ingat hanyalah
Menou, yakni namaku sendiri.
Aku tidak merasa sedih atau pun takut.
Aku hanya ada di sana.
Trik licikmu sama hebatnya dengan sebelumnya!
Nenek Orwell!
Kamu juga tidak berubah, Freya.
Selalu menggunakan penyamaran.
Tujuanku berbeda denganmu, tahu.
Omong-omong,
Aku akan pergi melihat apakah ada yang selamat.
Kau, rawatlah anak itu.
Bukankah ini seharusnya pekerjaanmu--
- Kau ingin menjadi pemimpin, bukan? Bukankah ini seharusnya pekerjaanmu--
Kau ingin menjadi pemimpin, bukan?
Sekali-kali lakukan pekerjaan yang tidak sesuai denganmu.
Siapa?
Siapa katamu...?!
Aku adalah pendeta yang bersih, benar, dan kuat.
Aku tidak perlu repot-repot menggunakan sihir aliran listrik, ya...
Hm... dia adalah bahan kelas satu untuk sihir.
Jadi,
apa yang ingin kau lakukan?
Jika kau memiliki satu keinginan, aku akan mendengarkannya.
Tidak ada.
Huh... ya sudah.
Ini mungkin karena kau telah disucikan, tubuh dan jiwamu.
Ini adalah jalan untuk kembali.
Aku akan menjagamu sampai tempat kudus.
Jika kau tidak mati saat itu,
sisanya terserah padamu.
Lalu orang itu dan aku...
Kami bepergian untuk sementara waktu.
Lalu, entah sejak kapan
aku mengetahui bahwa orang itu disebut executioner.
Aku tidak merasakan sesuatu yang khusus.
Dan akhirnya, aku tiba
di pulau Shio.
Apa kau percaya?
Dulu tempat ini
Dulu tempat ini banyak penduduk manusia,
banyak penduduk manusia,
dan dikatakan bahwa tempat ini benua terbesar.
Tapi sekarang semuanya berlapis garam, seperti ini.
Dan sedikit demi sedikit, larut ke dalam laut.
Itu tidak akan benar-benar larut semuanya.
Tapi kemungkinan semuanya akan benar-benar larut dalam jangka waktu lama.
Lihat.
Itu adalah Pedang Garam.
Pedang kemurnian yang mengubah segala sesuatu yang ditusuknya menjadi garam.
Pedang yang bisa menghancurkan dunia.
Dunia ini semuanya,
bisa menjadi seperti pulau ini.
Ini adalah konsep murni
kesalahan manusia yang ditimbulkannya.
Orang dunia lain menciptakan bencana seperti ini.
Oleh sebab itu...
Jika kotamu hilang
itu bukan masalah besar.
Aku merasakannya.
Orang ini telah melakukan perjalanan jauh
untuk memberitahuku hal semacam ini.
Dia membawaku ke sini...
Karena aku yang tidak dapat merasakan apa-apa,
hanya untuk membuatku mendengarkan kalimat itu.
Orang ini, memancarkan warna hitam kemerahan
terlihat tampak mengerikan...
Aku sudah memutuskan apa yang ingin kulakukan.
Benarkah? Katakan.
Aku ingin menjadi sepertimu.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Apa maksudmu kau ingin menjadi sama sepertiku?
Aku seorang executioner...
Aku ini orang jahat.
Bukankah kau seorang pendeta yang bersih, benar dan kuat?
Apakah kau begitu bodoh sehingga kau tidak bisa melihat ironi?
Kau,
tidak mengizinkan tempatku dilahirkan.
Aku juga benci tempat seperti itu.
Jadi aku ingin menjadi sama sepertimu.
Jika kau orang jahat,
aku juga akan menjadi orang jahat.
Jadilah pendeta saja.
Jadilah murni dan benar,
kau bisa menjadi pendeta yang kuat, kau mau?
Ya.
Kau hidup di sisi jalan yang salah.
Kau masih dapat menggantinya sekarang.
Ya.
Cih... dasar bodoh.
Namamu siapa?
Harus kupanggil apa?
Freya...
Tidak, panggil saja aku Master.
Baik, Master.
Aku dibawa
ke sebuah biara, jauh di dalam Tanah Suci.
Aku belajar banyak hal di sana.
Tentang keajaiban sihir,
negara Jepang,
juga tentang orang dari dunia lain yang berbahaya.
Setelah menaklukkan bumi, menelusuri lautan,
dan melintasi langit menuju bintang-bintang.
Peradaban Kuno kita
kemakmurannya didasarkan pada konsep murni masyarakat dunia lain.
Dengan menggunakan konsep murni dari orang-orang dunia lain
ketergantungannya pada
bahasa dunia ini
menyatu dengan bahasa orang-orang dari dunia lain.
Akan tetapi,
Peradaban itu dihancurkan oleh empat kesalahan manusia.
Peradaban itu dihancurkan oleh empat kesalahan manusia.
Peradaban itu dihancurkan oleh empat kesalahan manusia.
Peradaban itu dihancurkan oleh empat kesalahan manusia.
Peradaban itu dihancurkan oleh empat kesalahan manusia.
Ini adalah hasil dari konsep murni dewasa yang menjadi liar.
Tidak ada cara bagi orang dunia lain untuk kembali.
Oleh karena itu, orang-orang dari dunia lain yang datang ke dunia ini
harus dibunuh.
Dan kemudian... pelajaran cara membunuh...
Mengapa harus membunuh?
Itu karena kita semua adalah orang jahat!
Untuk Keadilan!?
- Berikutnya! Untuk Keadilan!?
Demi doktrin!? - Berikutnya!
Demi doktrin!?
Untuk Tuhan!?
Salah!
Tidak ada keselamatan seperti itu!
Tidak ada yang namanya kebenaran.
Kita dikutuk, dibenci,
dan suatu saat pasti akan dibuang.
Seperti itulah penjahat!
No comments yet. Be the first to leave one.