The first 200 lines.
"Episode 25"
Pergilah ke Osaka dan jangan pernah kembali ke perusahaan.
Ru Ri menunggumu di kantor.
Aku tidak akan menyerah pada Jung Tae Yang.
Manajer Jung disukai oleh ketua meskipun dia sering bermain-main.
Kau hanya akan menjadi kendala baginya.
Lepaskan tanganmu darinya.
Apa hak Anda untuk menghentikanku?
Apa Anda ayahnya?
Kurasa ketua...
...benar-benar menginginkan dia sebagai menantu laki-laki.
Ini saat yang tepat untuk jatuh cinta.
Tunggu sebentar.
Kenapa kita melarikan diri?
Dia sudah melihat wajah kita.
Kau benar.
Sepertinya itu karena naluri kita.
Kita mau kemana?
Tempat yang selalu kita datangi.
Dingin.
Bagaimana perkembangannya?
Apa Ru Ri setuju?
Aku menjelaskannya dengan baik padanya.
Jika dia benar-benar mencintai Jung Tae Yang, dia akan meninggalkan perusahaan.
Meninggalkan perusahaan saja tidak cukup.
Kita harus memisahkan mereka bagaimanapun caranya.
Itulah sebabnya aku meminta orang lain untuk membantu kita.
Akan menjadi masalah jika banyak orang mengetahuinya.
Siapa itu?
Dia akan segera datang.
Tunggu.
Bukankah dia sekretarisnya Chief Choi?
Benar.
Silahkan duduk.
=K
=Ku
=Kun
=Kunj
=Kunju
=Kunjun
=Kunjung
=Kunjungi
Kita selalu melihat pemandangan setiap malam, tapi kenapa hari ini lebih dingin?
Mungkin karena jantungmu dingin.
Mungkin.
Silahkan masuk.
Sepertinya kau sering mencuci rambut akhir-akhir ini.
Baunya enak.
Ayahmu pasti sudah memarahimu kemarin.
Aku tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaan karena mengkhawatirkanmu.
Aku menantang ayahku untuk pertama kalinya dalam hidupku.
Aku menyuruhnya untuk berhenti mengabaikanku dan menghormatiku mulai sekarang.
Itu sulit.
Ayahmu pasti sangat terkejut.
Apa aku melatihmu terlalu tangguh?
Kenapa wajahmu tampak...
...sangat suram hari ini?
Apa seseorang dari perusahaan mengatakan...
...sesuatu karena apa yang terjadi hari itu?
Ru Ri.
Apa kau pernah ke Jepang?
Jepang?
Aku melakukan perjalanan ke Tokyo dengan Myung Rang selama 3 hari 2 malam.
Kenapa?
Ada apa, Manajer Jung?
Haruskah kita pindah ke Osaka dan tinggal di sana bersama?
Ada restoran di sana yang ingin kukunjungi.
Kenapa begitu tiba-tiba?
Aku sedikit bosan mengembangkan menu.
Seorang juru masak harus memasak, tapi aku selalu menghitung biaya unit.
Apa kau ingin pergi denganku?
Karena ayahmu,
Jung Tae Yang mungkin kehilangan pekerjaannya.
Kenapa kau tidak menjawab?
Ini sangat mendadak.
Izinkan aku memikirkannya dulu.
Baik.
Kau sangat senang mendapatkan jabatan tetap di perusahaan.
Aku minta maaf karena sudah memintamu untuk segera pergi denganku.
Manajer Jung.
Ingat satu hal saja.
Aku bisa membuang apapun tidak peduli betapa berharganya itu...
karena aku yakin bahwa aku akan bahagia terlepas dari pekerjaanku atau di mana aku berada.
Mengerti?
Chief Choi diam-diam mempersiapkan ini untuk waktu yang lama.
Apa yang sudah dia siapkan?
Dia sudah mengumpulkan dukungan dari para investor dan eksekutif...
...untuk mengambil alih perusahaan.
Dia sudah punya rencana...,
....tapi dia berubah pikiran setelah mengetahui Jung Tae Yang adalah putra ketua.
Benar. Dia tidak akan menyerah dengan mudah setelah semua yang dia lakukan.
Jika ada penggantinya, rencananya akan sia-sia.
Dia akan melakukan apapun untuk menyingkirkan Jung Tae Yang.
Dia bersedia melakukan apapun yang dibutuhkan.
Kalau begitu, kita harus menghentikannya.
Aku akan berada di pihakmu...
...dan membantumu.
Namun, bagaimana kami bisa mempercayaimu?
Kau adalah bawahan setia Choi Sun Young, belum lama ini.
Jika aku bawahan yang kompeten, aku akan mencari tahu dengan cepat.
Aku harus memiliki kemampuan untuk mencari tahu dengan cepat...
...sehingga aku akan mendapatkan keuntungan paling banyak.
Apakah aku akhirnya akan beruntung...
...untuk pertama kalinya dalam 29 tahun?
Aku mencuci lap.
Kau pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan.
Kenapa kau mencuci lap?
Aku merasa tidak enak makan ramyeon di sini setiap hari.
Biarkan aku membersihkan rumah untukmu.
Tidak, tidak apa-apa.
Kau bilang kau tidak akan pergi setelah makan ramyeon.
Kalau begitu, aku mau meminta sesuatu padamu.
- Apa itu? - Aku mau kau...
...memegang tanganku malam ini, bukan yang lain.
Baik.
Nenek. Sungguh?
Baik.
- Ada masalah. - Ada apa?
Akan turun salju nanti malam,
...dan Nenek menyuruhku pulang sebelum bus berhenti berjalan.
Aku akan menemuimu besok, Myung Rang. Selamat tinggal.
Tunggu, tidak. Jangan bilang selamat tinggal. Tidak.
Apa... Dia bisa menghabiskan malam di sini jika bus berhenti berjalan.
Apa bagusnya membaca tentang hal-hal ini?
Tidak ada gunanya!
"Kue Nenek yang kotor?"
Apakah ini lezat?
Ya, itu lezat.
Aku tidak menyangka kalau akan berakhir di sini.
Aku selalu dilayani 3 kali sehari selama 34 tahun.
Singkatnya, selama 34 tahun, kau sudah menghancurkan, menginjak-injak,
dan membawa kemalangan ke dalam hidupku.
Kau adalah suami dan ayah yang egois dan kejam.
Kau tidak lebih dari itu.
Jika aku bercerai seperti ini,
itu berarti aku mengakui...
...kalau aku menjalani hidupku dengan salah selama 34 tahun.
Aku tidak bisa melakukan ini.
Aku tidak akan pernah melakukan ini.
Takkan pernah. Takkan pernah!
- "Dingin." - Ini dia.
- "Pakai jaketmu." - Baik.
"Ya, Bu."
- Setelah itu, aku bisa melakukan ini. - "Pakailah sarung tanganmu juga."
- So Won. - Ayah!
- Ayah! - Hei, anak-anak.
- Ya ampun. Anakku. - Ayah.
- Astaga, apa yang terjadi? - Ayah.
- Penerbanganmu besok. - Ayah.
Aku sangat merindukan anak-anakku.
Aku berada di pesawat sepanjang malam, jadi aku ingin melihat mereka sesegera mungkin.
Astaga, Sayang.
Kau akan sakit jika kau melakukannya.
Bagiku, keluargaku adalah obat herbalku.
- Oh, benar. Ayah. - Ya.
Aku memenangkan posisi pertama di Mathletes.
Ini dari kontes pidato bahasa Inggris.
Ini dari kontes pidato.
Yang satu ini dari kontes seni.
Aku memenangkan juara pertama di setiap kontes.
Dia tidak pernah meletakkan bukunya.
Dia terpilih sebagai ketua kelas kali ini.
Benarkah?
Kemarilah, Nak.
Kau memang anak terbaikku.
Bahkan jika Ayah memiliki waktu sulit bekerja di padang pasir,
setiap kali Ayah memikirkanmu, So Won, ini memberiku kekuatan.
Kerja bagus.
Hei, Ru Ri. Apa kau punya sesuatu untuk Ayah?
- Aku punya sesuatu untuk Ayah. - Astaga.
Aku memenangkan tempat kedua dalam lomba lompat tali.
Aku memenangkan tempat pertama untuk pasangan ganda.
Astaga, benarkah?
Baik. Ayah senang kau padai dalam bidang olahraga.
Hei, lain kali, menangkan kontes...
...dengan menggunakan otakmu, bukan tubuhmu seperti kakakmu.
Mengerti?
- Ya. - Sayang.
- Ayah. Apa Ayah membawa hadiah? - Ya?
Hei, kenapa kau bertanya seperti itu?
Ayah tidak pernah melupakan hadiah untukmu.
Sebentar.
Baiklah. Ini untuk pangeran Ayah.
Ini dia. Pakailah seperti ini.
Seperti itu.
Ya ampun, kau benar-benar terlihat seperti pangeran.
Aku menghasilkan banyak uang dengan menjual minyak.
Baiklah, baiklah. Dan ini...
...untuk putri Ayah, Si Ahli Lompat Tali.
- Ayah, terima kasih! Terima kasih. - Ya.
Dan yang satu ini...
Yang ini untuk istriku yang cantik.
Kenapa membawakan aku Pasir Waktu?
Itu bukan Pasir Waktu biasa.
Pasir ini berasal dari pasir di Gurun Arab.
Ayolah, Ayah. Itu adalah hadiah yang mengerikan.
Ibu menyukai kosmetik.
Ibu kehabisan kosmetik, jadi ibu menggunakan sampel gratis.
Baiklah. Jangan ikut campur. Kalian tidak tahu apa-apa.
Ada makna mendalam di balik pemberian ini.
No comments yet. Be the first to leave one.