Waking Life

Waking Life

Download Indonesian Subtitle

Release info

Waking Life BRrip
A Commentary by ipank28
Terjemahan ketik... Thanks to "2670" for this subtitle... Bagi yang pengen edit ulang, monggo... Bahasanya terlalu tinggi, butuh penalaran lebih buat terjemahkan.

Tags

brrip
Published on: 2013-01-12
Downloads: 68
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pilih sebuah warna.

- Biru. - B-I-R-U. Pilih sebuah angka.

- 8. - 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.

Pilih satu angka lagi.

- 15. - 1, 2, 3, 4...

...5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15.

Pilih angka lagi.

- 6. - Oke.

"Mimpi adalah takdir."

Keluarkan Rock.

Rock 'n' roll.

String rendah. Mulai!

Sara, cobalah hal yang kau tanyakan padaku.

- Bisakah kau lebih tenang? - Oke.

- Masuk dalam pikiranmu. - Seperti itu?

Tapi aku ingin suaranya lebih kaya dan sedikit vibra...

...karena sedikit keluar dari nada.

- Kau ingin... - Sedikit rileks.

Itulah yang ku inginkan.

Kita masuk!

- Ya. Kau berhasil. - Oke.

Manis!

Oke, lanjut ke 20, silakan.

- Ini yang ke 20. - Oke.

1, 2, 3.

Hei, ini aku. Aku baru saja kembali ke kota.

Aku pikir aku bisa mendapatkan tumpangan, tapi tak apalah.

Aku bisa naik taksi, atau yang lainnya.

Kurasa ku bisa mengajakmu keluar nanti, atau seperti itu.

Hei sobat! Kau kesini untuk angkutan yang panjang?

Apa kau membutuhkan tumpangan?

Aku sedang mencari taksi, tapi...

Baiklah. Jangan sia-siakan perahu.

- Hei, terima kasih. - Tidak masalah.

Angkat jangkarnya!

Apa pendapatmu tentang kapalku?

Dia "kelihatan-layak." LIHAT. Lihat dengan matamu.

Transportasiku harus ekstensi kepribadianku. Voila!

Dan ini seperti jendela dunia. Setiap menit punya pertunjukan yang berbeda.

Aku mungkin tidak mengerti atau setuju dengan itu...

...tapi aku terima itu dan semacam meluncur bersama.

Jaga semua ini tetap stabil, aku katakan.

Mengikuti arus. Laut tidak menolak sungai.

Idenya adalah tetap dalam keadaan berangkat, walaupun selalu dalam keadaan sampai.

Ini menghemat perjumpaan dan perpisahan.

Mengemudi tidak membutuhkan penjelasan, tapi membutuhkan penumpang.

Itulah mengapa kau naik.

Ini ibarat kau datang ke planet ini dengan sekotak krayon.

Kau mungkin mendapatkan 8-pack atau yang 16-pack...

...tapi itu semua yang kau butuhkan dari krayon, kau yang memberi warna.

Tak perlu peduli pada pemberian warna dalam garis.

Warnai di luar garis dan diluar dari halaman! Jangan kotakan aku didalam!

Kita bergerak ke lautan. Kita tidak terkurung oleh daratan!

Jadi kemana tujuanmu?

Siapa, aku? Aku yang pertama? Aku tidak tahu. Sungguh, dimana saja tak masalah.

- Beri aku alamat, oke? - Uh...

Begini saja. Setelah lewati tiga gang.

Belok ke kanan. Lewati dua blok lagi. Turunkan dia di tikungan berikutnya.

Dimana itu?

Aku tidak tahu, tapi itu di suatu tempat.

Dan itu akan menentukan kursus untuk sisa hidupmu.

Semua yang didarat akan menuju ke darat!

Toot, toot.

Aku menolak untuk mengambil eksistensialisme sebagai tampilan yang lain...

...atau rasa ingin tahu sejarah...

...karena memiliki sesuatu yang penting untuk ditawarkan ke kita pada abad yang baru.

Aku takut kita kehilangan kebajikan nyata dalam menjalani hidup penuh yang gairah...

...mengambil tanggung jawab untuk siapa dirimu...

...membuat sesuatu dari dirimu dan merasakan kebaikan tentang hidup.

Eksistensialisme sering dibahas sebagai filsafat dari putus asa...

...tapi aku pikir itu sebaliknya.

Sartre pernah berkata ia tidak pernah sangat merasa hari putus asa dalam hidupnya.

Satu hal bisa didapat dari seseorang...

...bukan rasa kesedihan yang begitu banyak...

...suatu perasaan gembira berada di atasnya.

Ini seperti, hidupmu adalah apa yang kau ciptakan.

Aku sudah pernah membaca postmodernisme dengan seksama.

Tapi aku selalu merasa takut, perasaan yang menggangu...

...sesuatu yang penting yang akan ditinggalkan.

Semakin banyak kau berbicara tentang seseorang...

...sebagai konstruksi sosial atau pertemuan kelompok...

...atau sebagai fragmentasi atau terpinggirkan...

...maka kau membuka sebuah dunia baru dari alasan.

Ketika Sartre berbicara tentang tanggung jawab, itu tidak abstrak.

Ini bukan ciri diri atau jiwa tentang wacana berdebat.

Ini sesuatu yang konkret. Ini yang kita bicarakan...

...membuat keputusan dan mengambil konsekuensi.

Ada enam miliar orang di dunia.

Namun demikian, apa yang kau lakukan agar membuat perbedaan.

Membuat perbedaan dalam hal materi dan untuk orang lain.

Ini menetapkan sebuah contoh.

Pesannya adalah, kita tidak harus menulis tentang diri kita...

...dan melihat diri kita sebagai korban dari berbagai kekuatan.

Ini selalu tentang keputusan siapa diri kita.

Kreatifitas keluar dari ketidaksempurnaan.

Keluar dari perjuangan dan frustrasi.

Di sinilah, kurasa, asal mula bahasa.

Maksudku, itu datang dari keinginan kita untuk mengatasi keterbatasan kita...

...dan membentuk beberapa koneksi dengan satu sama lain.

Itu seharusnya mudah ketika hanya bertahan dalam hidup sederhana.

Misalnya "Air." Kita mengucapkan seperti itu.

"Harimau di belakangmu!" Kita mengucapkan suara seperti itu.

Tetapi saat semua menjadi menarik, Kurasa...

...adalah ketika kita menggunakan sistem yang sama dari simbol...

...untuk berkomunikasi pada semua yang abstrak dan mewujudkan hal yang kita alami.

Apa itu "frustrasi" ? Atau apa itu "marah" atau "cinta" ?

Ketika aku katakan "cinta"...

...suara keluar dari mulutku dan sampai ketelinga orang lain...

...masuk ke saluran Byzantine dalam otak mereka...

...melalui kenangan cinta pada mereka atau ketiadaan cinta pada mereka.

Mereka bilang mengerti, tapi bagaimana aku tahu ? Karena perkataan tidak bisa memberi aksi.

Mereka hanya simbol. Mereka mati. Kau paham ?

Dan semakin banyak pengalaman kita tentang hal yang tidak dikatakan secara jelas.

Maka semakin banyak kita rasakan hal yang tak bisa di ekspresikan. Ini tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Namun, ketika kita berkomunikasi satu sama lain...

...dan kita merasa kita telah terhubung dan berpikir kita mengerti...

...aku rasa kita sudah membentuk perkumpulan yang hampir spiritual.

Perasaan itu mungkin hanya bersifat sementara, tapi itulah yang kita butuhkan untuk hidup.

Lihatlah perkembangan manusia, lihatlah evolusi organisme...

...dan interaksi pada lingkungannya.

Evolusi organisme dimulai dengan evolusi pada kera besar...

...menuju pada evolusi manusia. Neanderthal, Cro-Magnon.

Sekarang, yang kau temukan disini adalah tiga strings :

Biologi, Antropologi pengembangan kultur,..

...dan Budaya, yang merupakan ungkapan manusia.

Apa yang kau lihat adalah evousi dari populasi, bukan individu.

Kemudian lihatlah skala waktu yang terlibat.

Butuh 2 miliar tahun bagi kehidupan, 6 miliar bagi kera besar...

...100,000 tahun bagi umat manusia seperti yang kita ketahui.

Kau lihat bagaimana evolusi pada paradigma teleskop.

Kemudian pada pertanian, ilmu pengetahuan dan revolusi industri...

...kau sedang melihat 10,000 tahun, 400 tahun, 150 tahun.

Kau melihat kelanjutan teleskop dari evolusi waktu.

Sebagaimana kita melalui sebuah evolusi baru...

...teleskop adalah titik dimana kita melihat hal itu dalam diri kita.

Sebuah evolusi baru berasal dari dua informasi :

Digital and analog. Digital adalah kecerdasan buatan.

Analog adalah hasil dari molekul biologi dan kloning.

Kau satukan keduanya dengan Neurobiology.

Dalam peradigma lama, satu mati, yang lain mendominasi.

Pada paradigma baru, mereka ada sebagai pendukung...

...pengelompokan non-kompetitif, independent berasal dari luar.

Jadi evolution sekarang menjadi individual proses berpusat...

...berasal dari individu itu sendiri...

...bukan proses pasif dari individual pada kehendak kolektif tersebut.

Jadi kau menghasilkan manusia baru...

...dengan individu baru, itu adalah sebuah kesadaran yang baru.

Itu hanya bagian awal dari siklus.

Selama proses berlangsung, dimasukan sebuah kecerdasan baru.

Kecerdasan menumpuk pada kecerdasan, kemampuan pada kemampuan...

...perubahan kecepatan sampai pada makin cepat.

Bayangkan penggenapan instan potensi dari manusia dan potensi manusia baru.

Ini akan menjadi amplifikasi dari individu...

...memperbanyak individu, existensi paralel...

...individu tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Dan peristiwa dan evolusi manusia hari ini...

...bisa secara dramatis berlawanan.

Evolusi tua itu dingin, itu steril. Itu efisien.

Itu peristiwa masyarakan beradaptasi.

Kau berbicara tentang parasitisme, dominasi, moralitas...

...perang, predasi.

Ini akan menjadi subyek untuk de-emphasis dan de-evolution.

Pradigma baru akan memberi kita ciri khas...

...dari kebenaran, kesetiaan, keadilan dan kebenaran.

Itulah peristiwa dari evolusi. Itulah apa yang kita harapkan.

Manusia merasa merusak diri mereka sendiri menjadi sangat terasing. Benar-benar sendiri.

Dia tidak dianggap oleh masyarakat.

Dia berpikir pada dirinya sendiri, "Aku bisa menjadi gila."

Dia gagal menyadari apa yang masyarakat miliki, seperti yang dia lakukan...

...kehilangan minat yang cukup besar, berakibat bencara.

Peperangan, kelaparan, banjir dan gempa mempertegas akan kebutuhan.

Manusia membutuhkan kekacauan. Bahkan, dia ingin mendapatkan itu.

Depresi, perselisihan, kerusuhan, pembunuhan. Semua hal buruk itu.

Kita tertarik pada keadaan hampir orgiastic yang diciptakan dari kekacauan.

Itu ada dalam diri kita semua. Kita bersenang-senang didalamnya.

Media memasang wajah sedih pada hal itu, melukiskan hal itu sebagai tragedi manusia.

Tapi fungsi media tidak untuk menghilangkan kejahatan manusia.

Mereka membujuk kita untuk menerima kejahatan dan terbiasa hidup dengan hal itu.

Kekuatan yang menjadi keinginan kita untuk pengamat yang pasif.

Apa kau punya korek ?

Mereka tidak memberikan kita pilihan yang lain, kadang pilihan yang diluar...

...Simbolik murni, partisipasi tindakan dari "voting."

Kau ingin boneka disebelah kanan atau boneka disebelah kiri?

Waktunya telah tiba untuk proyekku pada kekurangan dan ketidakpuasan...

...dalam sosial politik dan skema ilmiah.

Biarkan kekuranganku dari suara yang kudengar.

Aku terus berpikir tentang sesuatu yang kau katakan.

- Sesuatu yang ku katakan ? - Ya.

Tentang perasaan seperti kau mengamati kehidupanmu...

...dari perspektif seorang perempuan tua tentang kematian. Ingat?

Ya. Aku masih seperti itu kadang-kadang.

Seperti aku melihat kembali kehidupanku.

Seperti jalan hidupku adalah kenangannya.

Benar.

Aku dengar Tim Leary mengatakan pada saat dia sekarat...

...dia menatap lurus kedepan saat tubuhnya sudah mati tapi otaknya masih hidup.

6 sampai 12 menit otak masih beraktifitas kemudian mati.

Dan beberapa situasi, mimpi jauh lebih lama dari pada saat terjaga.

- Tahu apa yang aku maksud ? - Ya.

Seperti, aku bangun pada jam 10:12. Kemudian aku kembali tertidur...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left