The first 200 lines.
Seorang pejuang hebat dikelabui...
...oleh iblis didalam Black Woods yang sakral.
Ia berubah bentuk menjadi sebuah makhluk.
Makhluk kutukan dengan rasa lapar tak terpuaskan.
Melahap semua dihadapannya.
Kita mengenal monster ini sebagai Wendigo.
Ya Tuhan.
- Teruslah bergerak. - Ya Tuhan.
- Apa kau melihatnya? - Terus bergerak!
- Ya Tuhan... - Tutup mulutmu!
Tidak. Ya Tuhan, Ya Tuhan, Ya Tuhan.
Aku takkan biarkan kau menghambatku.
Diam, Jeremiah!
Dasar keparat. Buka ikatanku...
- Bajingan. Earl! - Maaf, teman.
Tidak, bajingan! Tidak, tidak!
Tidak, astaga, kumohon. Earl!
Jangan tinggalkan aku, keparat!
Sial!
Sial!
Tidak, tidak, tidak, tidak...
Tidak, tidak, tidak...
Tidak, tidak, tidak...
Sialan!
Sial!
Pergi! Pergilah dari sini!
Pergilah! Tinggalkan aku sendiri!
Sial!
Sial!
Tolong!
Hei, Indian!
Apa yang kau lakukan di kotaku?
Makhluk biadab sialan!
Cepat berdiri.
Seluruh kaummu kotor! Kau dengar aku? Kotor!
Pagi, Sherif.
Tommy, aku sangat muak dan lelah dengan bualanmu, paham?
Ini harus berhenti, mengerti?
Semuanya baik, Sherif?
Tommy hanya membuatku emosi seperti biasanya.
- Sherif. - Ya?
Mereka selalu saja bertingkah, bukan begitu?
Pergilah memasak air.
Beri aku waktu.
Apa yang bisa aku bantu?
Kuda.
Beli kuda.
Dengan kulit seperti itu, kau akan membeli kuda?
Aku rasa tidak.
- Kuda. - Astaga.
Ke mana tujuanmu?
Roh Agung memanduku menuju hutan Black Wood.
Kenapa kau mau pergi ke sana?
Yang Maha Agung memanduku kembali ke tempat asalku sebenarnya.
Hanya ada kematian di hutan itu.
Aku tak takut.
Lakukan apa yang kau inginkan. Sekarang pergilah dari sini.
Aku harap kau sudah pergi saat aku kembali.
Tempat yang buruk.
Demi Tuhan. Apa yang terjadi hari ini?
Setidaknya ini tenang, Patron .
Nacoma.
Kalian sebaiknya jaga senjatamu tetap di sarungnya.
Hari yang buruk, Sherif.
Bajingan gendut.
Aku akan temukan toilet terdekat.
Kau punya tempat yang bagus.
Mau pesan apa?
Wiski.
Hei, Bung.
Kemari.
Apa sebutan orang kulit putih yang digantung sekelompok Indian?
Aku tidak tahu.
Pramusaji.
Kau Pickerton?
Tuan-tuan, maafkan ketidaksopananku,
Tapi permainan ini harus berakhir.
Semoga perjalananmu tak begitu berat, Tn. Wilder.
Namaku Dutch.
Maaf, Nyonya. Kau harus temukan pangkuan lain untukmu duduk.
Ini percakapan khusus laki-laki.
Aku harap aku memang bicara dengan laki-laki,
Karena orang yang aku sewa menjadi angkuh,
Dan mengacaukan situasi yang sangat sederhana.
Kau Pickerton?
Sally Pickerton.
Ini Wallace Price,
Asistenku di tanah tanpa hukum ini ketika bisnis memanggil.
Poker?
Aku tak pergi jauh-jauh ke sini untuk bermain kartu.
Tn. Price, bisa kau berbaik hati...
...dan ambilkan aku dan Tn. Wilder minum?
Ketika aku menyewamu, Dutch,
Kau bilang bisa melakukan perampokan dengan tenang dan bersih.
Jika seseorang menembakku, aku balas menembak.
- Di mana uangku? - Kau membawa paketku?
Aku akan tanyakan kau lagi.
Di mana uangku?
Pembayaran dilakukan,
Setelah aku tahu apa yang kau bawa,
Adalah alasanku menyewamu untuk mendapatkannya.
Nacoma, cepat! Cepat!
Kelihatannya semua benar.
Karena kau penuhi tugasmu, aku akan penuhi tugasku.
Apa itu?
Bayaranmu.
Sebuah telegram.
Aku akan beri kalian 5 detik untuk berikan uangku.
Kau tarik pelatuk itu, dan kau akan dihujani peluru.
Itu bukan hari terburukku.
Satu.
Dengarkan kami, Tn. Wilder.
Dua.
Tiga.
Kau suka emas, Dutch?
Empat.
Kami cukup tahu itu di mana untuk menjadikanmu kaya.
Lima.
Berikutnya aku melihatmu,
Aku akan potong testikelmu lalu memakannya.
Kau tak tahu Neraka apa yang menantimu.
Ya, benar.
Beberapa bulan lalu, aku mendengar rumor,
Bahwa serigala dari Timur berencana menyewa prospektor,
Untuk menambang emas di wilayah Indian.
Aku bukan tipe orang yang mudah percaya rumor.
Jadi aku melakukan sedikit pencarian.
Dan dengan keberuntungan, aku temukan telegram ini.
Bersama itu, kami mencegat pemantau Indian mereka,
Yang disewa untuk mengawal mereka...
...memasuki arena bernama Black Woods.
Hutan tak terjamah di luar padang rumput yang luas,
Dan ini yang mereka temukan sejauh itu.
Butiran emas itu, itu tak ada nilainya.
Jika kau pastikan prospektor itu tak kembali ke Timur,
Aku akan biarkan kau mengambil emas sebanyak yang bisa kau bawa.
Aku bukan penambang.
Saat ini, para prospektor itu...
...mungkin telah temukan cukup deposit...
...untuk menuntun mereka ke dalam tambang emas.
Kita bisa masuk ke sana lalu mengambilnya dari mereka.
Jika tidak, aku akan ke sana untuk menemukan itu.
Terdengar bagus?
Baik, biar aku pertegas ini.
Kau mau aku membunuh dua penambang untukmu.
Lalu kau mau aku menggali untuk bayaranku sendiri,
Di tempat yang orang tak tahu cara memasukinya.
Kami bukan hanya mendapatkan sekantung emas itu,
Tapi kami yakinkan pemantau mereka untuk berikan kami arahnya.
Kau tahu cara membunuh orang.
Dan aku tahu caranya temukan benda berkilau.
Benarkah?
Emas sebanyak itu bisa memakmurkan hidup seseorang.
Membantunya menghilang.
Kau tak ingin selamanya hanya mencuri amplop, 'kan?
Hai, tampan.
Kau seperti mawar di gurun pasir.
Oryen, pergilah melihat ke mana perginya Edward.
Sial.
Traktir seorang gadis minum?
Siapa namamu?
Wendy.
Aku akan menemuimu di atas.
Two Feathers, kau urutan kedua.
Kau temukan apa yang kau cari.
Setelah itu terjadi, kita semua akan kaya dan bebas.
Satu hal lagi.
Ada banyak legenda tentang Black Wood.
Jadi saat kau menuju ke sana, tolong hati-hati.
Semoga cerita yang aku dengar tidak sepenuhnya benar.
Kita harus pergi.
Ny. Pickerton, jika kau permainkan aku,
Aku akan mencarimu dan mengikatkan tali di lehermu.
Lalu menyeretmu dengan kudaku hingga tak ada yang tersisa.
Aku tak peduli jika kau wanita.
Camkan ini.
Jika Tn. Price tak kembali kepadaku dalam satu bulan,
Aku akan minta setiap aparat hukum memburumu,
Lalu bersiap menggantungmu dan anak buahmu.
Kau benar, Tn. Wilder.
Aku wanita.
Wanita yang tak ingin kau buat kesal.
Selamat berburu.
Ambilah sebotol wiski.
Aku traktir.
Senang berbincang denganmu.
Kita berangkat besok pagi.
Ayo, anak-anak.
Lester.
Apa-apaan itu barusan, Dutch?
Lester, berapa banyak sisa uang kita?
Itu berada di tas pelana Edward. Kenapa?
Kita beli persediaan besok pagi, lalu kita berangkat.
Ke mana kita pergi? Bagaimana dengan uangnya?
Lester, cukup bersiaplah, oke?
Dutch! Ini Edward.
Senang bertemu kau lagi, temanku.
Ina.
Angeni.
Angeni.
No comments yet. Be the first to leave one.