Release info

我女朋友的男朋友 My Girlfriend's Boyfriend E 02-3
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIKI Version] Perfectly synced for all versions.

Tags

other
Published on: 2017-06-11
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 180 lines.

Episode 2

Halo.

Halo, selamat datang.

Ini benar temanmu?

Halo.

Dia sudah lama menunggumu.

Tolong bawa dia sejauh mungkin.

Apakah kau capai? Makan dan beristirahatlah.

Mari kita bermain "Petak umpat".

Pakai tutupan matanya dulu.

Hitung sampai 100 dan tidak boleh mengintip sebelum itu.

Setelah selesai menghitung, datang dan cari aku.

Baiklah.

1, 2, 3, 4, 5,

6, 7,

11, 12

Mari kita lihat apakah kau bisa mencari jalan pulang dari Hokkaido.

Sampai jumpa~

97, 98, 99, 100

Stasiun berikutnya adalah Yamikoi.

Jarak peron dan kereta agak lebar. Perhatikanlah jalan.

Iya?

Ah, halo? Aku adalah pelanggan tadi sore.

Apakah kau masih ingat temanku yang satu itu?

Iya, tentu aku mengingatnya!

Jadi.. sudahkah dia kembali?

Iya, dia sudah kembali.

Oh, oke.

Jadi... bisakah aku berbicara dengannya?

Bisa, tunggu sebentar.

Ya Tuhan... tidak perduli semalam apa, tentu saja dia bisa pulang

Halo? Ini aku.

Jadi,

Hpku tidak ada sinyal.

Oh.

Aku tersesat sekarang.

Bisakah kau datang dan menjemputku?

Bermohonlah kepadaku.

Bermohonlah. Bermohonlah. Bermohonlah.

"Bermohon" pantatku!

Aku jelas datang ke negara ini

untuk mencari wanita-wanita. Kenapa aku sekarang sangat tidak beruntung?

Ya sudahlah.. Aku mohon.

Tolong datang menjemputku.

Minum sup jahenya dulu baru makan.

Kau akan cepat pilek karena kehujanan.

Kau mempermainkan aku! Kalau bukan karena kau, mana mungkin aku seperti ini?

Cuma sebuah robot dan dia sedang membaca majalah busana.

Aku sedang belajar budaya di jamanmu.

Sebagai robot percintaan, salah satu tugasku adalah mendidik diriku sendiri

supaya aku bisa memberi kesan yang baik untuk belahan jiwaku. Bukankah itu bagus?

Kalau gitu jangan lihat aku sambil mengatakannya!

Selain itu, aku juga ada bagian emosi dan prosedur belajar.

Melalui analisa, aku bisa memahami kekuranganmu dalam segi percintaan

dan melengkapi kekuranganmu dengan teknik romantis

biar kau mendapatkan cinta yang manis dan abadi.

Ini juga adalah misinya Robot Cinta.

Tidak perlu. Aku tidak memerlukannya!

Misi ini,

biarkanlah orang lain melaksanakannya.

Kau bisa beri tahu aku kebiasaanmu.

Misalnya, Kau suka makanan apa?

Kau suka pakai warna apa?

Tidur jam berapa? Ada hobi? Dickens atau Jane Austen?

Untuk apa kau perlu tau informasi ini?

Kau adalah tuanku. Aku akan menyesuaikan diriku untuk keperluanmu.

Aku tidak memerlukannya. Tidak! Terima kasih!

Tetapi aku tidak memerlukannya! Lakukanlah sesuai maumu, tolong jangan memikirkan perasaanku.

Kalau kau tidak ada permintaan kusus,

aku akan berinteraksi denganmu berdasarkan gaya terbaru, "Bos yang Mendominasi."

Gaya apa?

Bos yang Meneror

Apakah kau memiliki uang? - Tidak.

Apakah kau memiliki perusahaan? - Tidak.

Lalu apa yang akan kau teror?

Habislah aku.

Kembalilah ke Cina bersamaku, pergi ke sekolah bersamaku, dan bertemu teman-temanku!

Kemudian semua orang akan tahu bahwa aku membeli sebuah robot laki-laki!

Tidak bisa! Aku tidak bisa mebiarkan dia ikut kembali ke Cina bersamaku!

Jika teman sekelasku tahu bahwa ada seorang laki-laki yang berkata dia

mencintai aku, peduli terhadapku, melindungiku dan hal-hal seperti itu setiap hari, bagaimana aku akan menjelaskan hal ini?

Mengapa masa mudaku begitu tidak beruntung?

Ini tidak boleh terjadi. Aku tidak bisa mebiarkan dia mengikutiku terus!

Halo? - Wang Fu GUi, belikan aku satu tiket pulang segera.

Tidak ada uang di Alipay. Cari orang lain.

Jika kau tidak membelikannya, maka aku tidak akan pernah mengembalikan uangmu!

Oke.

Menjalankan hidup seperti di dalam sebuah drama. Ini semua bergantung pada strategi.

Aku telah lama berada di panggung klub anime. Aku tidak pernah melihat daging babi, namun aku pernah melihat babi berlari.

Hari ini akhirnya adalah hari aku pentas!

Oh tidak! Aku melupakan sesuatu. - Apa yang kau lupa?

Majalah! Yang kau lihat kemarin.

Ya- Yang itu- - Kau memerlukannya?

Aku memerlukannya! - Akan aku ambilkan untukmu.

Semudah itu? Apa aktingku terlalu bagus?

Maaf tuan, tapi tolong matikan telepon genggam anda.

Oh.

Pei Ni, aku akan menunggumu di rumah.

Ayo mulai!

Pas jam 3 aku mengirimnya ke rumahmu yang di Cina. Jangan lupa menandatanganinya secara langsung.

Dia akan mengikat dirinya dengan orang pertama yang dia lihat waktu membuka mata secara otomatis.

Pei Ni.

Ini adalah majalah yang kau suruh aku cari.

Gayanya terasa tidak benar.

Ini adalah majalah yang kau suruh aku cari.

***** Ngapain kau disini? Apakah kau mau mati?

Aku membawa majalah yang kau ingini.

Majalah? Dia datang dari Jepang ke Cina untuk kasih aku majalah?

Aku kasih diriku bendera.

Ya Tuhan, ini sangat menyeramkan.

Apakah aku doa ke salah Tuhan?

Bolehkah aku masuk?

Tidak, tidak boleh!

Aku mohon. Tolong lepaskan aku.

Kau datang dari Jepang ke Cina.

Kenapa kau sangat keras kepala?

Aku merasa sangat lesu sekarang.

Kau-kau-kau... Apa yang sebenarnya kau lakukan?

Berhenti menempel denganku! Kalau kau tetap begini aku akan tunjukan bagaimana aku akan meninggal.

Kenapa tidak ada gerakan?

Dimana dia? Dia tidak mungkin memanjat dinding untuk masuk kan?

Kalau kau masuk aku akan berantem denganmu.

Permisi. Apakah ini Jalan Zhong Fu, rumah 1?

Betul.

Apakah ini rumahnya Ah Zhai? - Betul

Aku ada barang untuknya.

Barang? Hei! Itu barangku!

Aku tidak merasa sekarang waktu yang tepat untuk Ah Zhai keluar.

Jadi apa yang aku harus lakukan? Ini barang yang sangat besar.

Ini sangat tepat untukku.

Apa kau buat dia?

Aku pacarnya.

Apakah kau pikir cuma karena kau bilang begitu orang lain akan mempercayaimu?

Kalau begitu bisakah kau menandatanganinya untuknya? - Oke.

Jangan, tidak boleh! Jangan berani kau buka barang itu!

Kau tidak tahu sehebat apa Ah Zhai.

Semangat! Iya. Semangat!

*Ngomong omong kosong*

Apakah yang terjadi?

Kenapa aku disini?

Kau menabrak pintu dan pingsan. Aku khawatir terjadi sesuatu yang buruk kepada kepalamu jadi aku terus mengawasimu.

Tidak ada apa-apa lagi kan? - Tidak.

Kau membuat aku takut setengah mati.

Siapa yang memperbolehkan kau masuk kedalam rumahku? Keluar.

Bisakah kau tidak menatap orang dengan tatapan aneh?

Kau kau. P-pergi.

Aku hampir lupa.

Dimana dia?

Aku menyuruh dia untuk membelikan perban untukmu.

Aku harus ngapain? Apakah akan kelihatan memalukan kalau aku keluar seperti ini?

Tidak akan.

Bagaimana rambutku? Apakah rapih?

Sekarang rapih.

Orang bilang kalau bertemu dengan perempuan untuk pertama kalinya, hal yang paling bikin gugup orang itu waktu penantiannya.

Aku bisa merasakan jantungku berdebar lebih cepat

dan darahku mengalir.

Dari kakiku sampai jariku semua merasa dingin.

Rasakan. Rasakan.

Beritahu aku. Apakah ini rasanya gugup?

Jangan gugup karena dia sudah balik.

Ah Zhai.

Mirip. Sangat mirip. Sangat mirip. Dari fitur wajah sampai warna rambut sampai wujud sampai ukuran cup

sampai suaranya sama. 100% pemotongan.

Cosplayer terbaik dalam sejarah.

Tunggu, apakah dia sedang berjalan menujuku sekarang?

Apa yang harus kulakukan? Apakah aku harus kesana? Dimanakah harus aku taruh tanganku?

Bisakah aku berbicara dengannya?

Aku bawakan perbanmu.

Oh.

Dia sedang berbicara denganku. Ya Tuhan. Tapi.

Ini pertama kalinya aku berbicara secara langsung dengan dewiku

dan aku mengatakan satu kata. Apa?

Apakah dia akan merasa aku membosankan? Bodoh? Tidak menarik?

Apa yang harus aku bicarakan untuk membalikan keadaan? Apa yang harus aku... Apa yang harus aku...?

Tidak perduli apa yang kau bicarakan, yang penting bukan cuma satu kata saja.

Kesini Ah Zhai. Biarkan aku menempelkan perban untukmu.

Oke.

Jangan dua kata juga.

Dasar pecundang.

Tenang, jangan gugup.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left