Release info

Time Between Dog and Wolf E03 -VIU-ID
A Commentary by prameshwari2004
[VIU Ver.] Perfectly synced. Please rate if you like it. Thank you ^^

Tags

other
Published on: 2017-03-05
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Selamat Datang.

Dimana Su Hyeon?

Kenapa tak ucapkan 'Hai' dulu.

Hai.

Dimana dia?

Dia sedang kerja. Dia akan segera kembali.

Apa itu?

Hanya gambar.

Selamat Datang.

Kau disini.

Maafkan aku.

Tapi aku tak bisa pergi ke pameran dengan kalian.

Kenapa tidak?

Aku ada rapat.

Kepala timku yang memutuskan.

Aku harus kembali ke kantor. Maaf.

Sayang sekali.

Aku khawatir karena kau sebenarnya tak terlalu suka seni juga.

Min Ki suka seni, jadi kurasa dia baik-baik saja.

Tentu. Aku ingin pergi ke pameran ini.

Oh! Iya.

Ini.

Kurasa gambar ini akan cocok di kantormu. Jadi aku membawanya.

Ini akan menceriakan ruangan.

Aku tak yakin kita diizinkan untuk memasang foto.

Begitukah?

Hei, tentu saja kita bisa.

Ini akan menerangi tempat kita.

Jangan khawatir. Aku akan menaruhnya persis di depannya.

Terima kasih.

Bawa dia ke tempat bagus untuk makan malam.

Ya, kita akan makan lobster.

Aku harus pergi.

Tenang.

Maafkan aku.

Dah...

Kami harus pergi juga.

Jika bos menengah Geng Spider ada disana,

dia pasti ingin menyambut seseorang yang sangat penting.

Bagaimana situasi di gerbang kedatangan?

Biasa.

Jadi, kita tak tahu dengan siapa Bae Sang Sik bertemu?

Kami akan periksa semua kedatangan internasional,

dan periksa ulang dengan daftar hitam Interpol.

Menurutmu itu akan berhasil?

Itu takkan berarti jika mereka memakai paspor palsu.

Kita tak dapat menyelidiki bayangan.

Tapi...

Jangan buang energimu pada pria misterius.

Kita akan mengawasi Spider.

Mulai sekarang, gandakan pengawasan...

dan aku ingin laporan per jam.

Ya, Bu.

Su Hyeon.

Kau perlu bukti untuk menyelidiki sesuatu.

Terutama di pekerjaan ini.

Kau sudah kembali.

Aku tak membukanya karena itu milikmu, bukan berarti kau layak.

Kenapa itu milikku?

Dia memberinya pada kami untuk dipasang di kantor dan kagumi bersama.

Apa kau bodoh,

atau hanya pura-pura?

Kenapa?

Brengsek, kau memang bodoh.

Kau sungguh tidak tahu?

Ji Woo menyukaimu.

Aku tahu.

Bukan sebagai teman. Sebagai pria.

Dia serius tentangmu.

Jadi kau harus tanya dirimu sendiri bagaimana perasaanmu tentang dia.

Selamat malam.

Bukankah itu mereka?

Kurasa begitu.

Ayah, ini dia.

Ini babak penentuan.

Oke.

Tangkap bolanya.

Rasakan ini.

Ya, aku menang.

Kau semakin bagus dan bagus.

Aku sangat lelah.

Ya, aku juga sangat lelah.

Aku haus sekali. Dan aku hampir tak bisa jalan.

Kau hutang minuman.

Masih ada satu babak lagi.

Aku segera kembali.

Ya.

Jangan bertaruh pada babak ini.

Mau bertaruh makan malam di babak berikutnya? Bagaimana?

"Su Hyeon"

Halo, Su Hyeon.

Berapa lama kau pikir bisa bersembunyi?

Sudah lama tak bertemu...

Aku masih ingat hari itu seperti baru kemarin.

Kau datang kepadaku setelah 13 tahun.

Apa yang akan kau lakukan?

Istriku.

Putriku.

Kau mencuri yang paling berharga dalam hidupku...

dan kau akan membayarnya.

Kau perlakukan keluargamu seperti properti.

Hye San tak pernah bahagia saat dia menikah denganmu.

Bagaimana dengan Ari?

Apa dia mengatakan itu juga?

Aku mungkin penjahat.

Tapi tetap, aku mencoba untuk jadi ayah terbaik untuknya.

Dan kau merusaknya.

Aku masih akan membuat keputusan yang sama...

jika harus mengulanginya lagi.

Kau banyak berubah.

Kau berani padaku sekarang.

Aku tak menyesal meski andai aku mati sekarang.

Yang kusesali hanyalah bahwa aku tak bisa melindungi Hye San.

Aku sangat menyesal.

Hye San...

telah meninggalkan dunia ini.

Beberapa tahun setelah kami datang ke Korea. Karena kanker.

Ayah.

Apa yang kau lakukan?

Oh, itu dari perusahaanku.

Kita harus bicarakan sesuatu.

Ayah. Bisakah kita makan malam lain waktu?

Aku baru saja ditelepon temanku.

Ya, tentu.

Ya? Kau tidak marah?

Jangan khawatir. Aku akan disini untuk sementara waktu.

Kau pergilah.

Aku akan mengajakmu ke tempat yang bagus lain kali.

Aku janji.

Terima kasih, ayah.

Berikan padaku. Akan ku kupas.

Kau pintar.

Aku biasa mengupas ketika aku masih kecil.

Ibuku tidak mahir mengupasnya. Jadi aku...

Bagaimana makanannya?

Tempat ini sangat bagus.

Tentu saja.

Kami impor semua bumbu dan saus langsung dari Thailand.

Semua bumbu dan sausnya asli.

Itu kenapa rasanya sangat enak.

Kau memang ahli dalam rasa masakan Thailand.

Aku besar di Bangkok.

Dimana di Bangkok?

Aku tahu Bangkok seperti tanganku.

Paman.

Selamat menikmati.

Terima kasih untuk anggurnya.

Kau seperti ayahku.

Dia tak suka membicarakan Thailand.

Dia bahkan tak mau memikirkannya.

Dan sepertinya kau juga tak bicarakan masa lalu.

Karena itu semua di masa lalu.

Bagaimana sekarang?

Bagaimana apanya?

Aku bukan menginterogasimu, jangan salah paham.

Tapi rasanya kau seperti menyembunyikan sesuatu dariku.

Aku semisterius itu?

Aku tidak tahu itu.

Lihat?

Kau menghindari pertanyaannya.

Terakhir aku melihatmu adalah saat kau berumur 12 tahun.

Aku sangat penasaran bagaimana kau akan tumbuh besar...

dan jadi orang yang seperti apa.

Tapi kau membuatku terpesona dengan senyuman.

Ji Woo. -Aku benci itu.

Aku ingin mengenalmu dan memahamimu lebih baik.

Tapi kau tak mengijinkanku.

Apa kau tak ingin tahu apapun tentangku?

Apa kau bertanya bagaimana perasaanku?

Bagaimana perasaanku padamu?

Ya.

Kau teman yang baik,

satu-satunya teman wanita yang kumiliki.

Dan aku merasa nyaman di dekatmu.

Di luar itu,

Aku tidak yakin.

Sejujurnya,

Aku tak layak untuk menerima perasaan orang lain.

Aku minta maaf.

Terima kasih untuk makan malamnya.

Sepertinya aku harus pergi.

Kau akan pergi secepat ini?

Sedang apa kau semalaman disini?

Aku sedang memeriksa daftar untuk operasi.

Rekanmu mungkin sudah melakukannya.

Tapi mereka mungkin melewatkan sesuatu.

Aku punya agen junior sepertimu.

Ayahmu, Lee Dong Jo dan Kang Jung Ho.

Aku tak tahu banyak tentang almarhum ayahku.

Itu membuktikan betapa hebatnya dia.

Yang kita lakukan adalah rahasia bahkan pada keluarga kita.

Pada awalnya,

Aku yang mengirim ayahmu ke Thailand.

Antara dia atau Tn. Kang,

dan aku memilih ayahmu.

Dia yang terbaik.

Kurasa kau juga berbakat.

Il Do. -Iya.

Ada yang spesial?

Semuanya tenang untuk saat ini.

Time Between Dog And Wolf subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Time Between Dog And Wolf

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left