The first 200 lines.
Orang bilang, jika ingin melihat masa depan...
...lihatlah masa lalu.
Dulu kupikir itu bodoh.
Sekarang aku sadar...
...kau tak bisa lepas dari masa lalu.
Saat masih kecil...
...kau memancing perkelahian dengan bocah terkuat di lapangan.
Tapi selalu aku...
...yang menyelesaikan perkelahianmu.
Istirahatlah, adikku.
Sementara kuselesaikan pertarungan terakhirmu.
Jaga adikku.
Jika sesuatu terjadi...
...aku akan kembali untuk kalian.
translated by ibrahimkh
Ini.
Pegang ini.
Mau kau bawa ke mana aku?
Orang bilang, jalan terbuka bisa bantu kita berpikir...
...dari mana kau berasal.
Ke mana arah tujuanmu.
Kau belum ingat apapun?
Ini tak adil...
...kau tahu aku tak ingat.
Ke mana sebenarnya kau bawa aku?
Itu.
Perang mobil.
Kita dulu sering ke sini?/ Ke sini?
Kita yang ciptakan tempat ini.
PERANG MOBIL
Jangan pacu lebih dari 9,000 RPM.
Pistonnya akan meledak setelah 60 meter.
Kau tahu itu bukan gayaku. Mengemudi, atau mati.
Untuk kali ini mengemudi saja.
Kau siap?
Aku tahu kau siap!
Mulai!
Bagus sekali!
Kerja bagus!
Halo.
Ini baru gadis yang sering kudengar.
Dari mana saja kau, Gadis Hantu?
Gadis hantu...
Letty, ada apa?
Pukulannya masih kuat saja.
Kau tak pernah bisa menangkisnya.
Tentu saja.
Senang melihatmu kembali.
Aku juga, Héctor.
Kita berhasil, Jack.
Kita berhasil./ Ya, kita berhasil.
Ayah hanya tinggal mencari tombol pintunya.
Mana tombolnya?
Hai./ Hai.
Tentu saja.
Aku baru soal ini.
Mobil keluarga bukan tipemu.
Sangat bukan.
Tahan dulu.
Bagus, Jagoan.
Terima kasih banyak.
Kau akan segera terbiasa.
Itu yang kutakutkan.
Pertama kulihat ini,...
...kukira ini lawakan.
Sekarang, aku paham. Ini bukan lawakan.
Sedang apa kau?
Sesuatu yang harusnya sejak dulu kulakukan.
Hentikan!
Lihat.
Ini kenyataannya.
7 SEPTEMBER 1983 30 MEI 2009
Ini hari aku kehilangan ingatanku.
Hari itu pula, Letty sudah mati.
Dan aku yang baru lahir.
Tidak.
Kau tak pernah mati.
Kau tahu rasanya berat saat kau melihatku, 'kan?
Kau terus menggali ingatanku selama 15 tahun.
Semua momen bahagia kita...
...aku melihatnya di matamu.
Aku tak bisa memberi kenangan itu padamu.
Aku tak punya apapun.
Kau punya aku.
Hanya sebagian kecil dari diriku.
Aku harus termukan diriku yang sebenarnya.
Demi aku sendiri.
Selamat tinggal, Dom.
KANTOR KEAMANAN DIPLOMA - LOS ANGELES
Kau kecewa, ya?
Apa maksudmu?
Penangkapan terakhirmu...
...terlalu mudah. Mereka tak memberontak.
Tak masalah.
Aku jadi bisa latihan.
Bisa mengasah kemampuan men-stampel-ku.
Kau tak mahir berbohong.
Sampai jumpa besok, bos.
Sampai besok./ Jangan pulang terlalu larut.
Aku bisa tinggal selama yang kumau.
Aku tahu kau akan bilang begitu.
Elena!
Apa ini?
Surat rekomendasi yang kau minta.
Aku serius soal yang kutulis di sini.
Terima kasih, Hobbs.
Terima kasih untuk segalanya.
Ini jadi terlalu sentimental.
Pulanglah. Selamat malam.
Selamat malam.
Tunggu sebentar.
Aku tahu kau bukan teknisi. Jadi mulailah bicara...
...sebelum kupatahkan jemarimu...
...dan kujejalkan ke tempat gelap.
Agen Hobbs?
Benar.
Aku orang terakhir di Bumi yang ingin kau retas komputernya...
...kau kirim dirimu sendiri ke neraka.
Kau ditahan.
Aku mencari regu yang melumpuhkan adikku.
Tidak ada regu.
Hanya satu orang, dan dia berdiri di hadapanmu.
Wanita tadi benar.
Kau tak mahir berbohong.
Teknisi sialan.
Hobbs!
Bantu aku!
Elena!
Hobbs?
Hobbs!
TOKYO, JEPANG. TRANSFER BERKAS SELESAI.
Kita harus pergi. Kita bisa terlambat.
Ayo.
Baik.
Bagaimana menurutmu?
Remnya rusak saat di sekolah?
Mana Ibu?
Entahlah. Kita bergegas.
Ini dia.
Awas kepalamu.
Dom, ada kiriman buatmu.
Dari Tokyo.
Tokyo?
Han ingin aku suka Turbo Charger?
Kau siap?
Ini dia.
Mobil tak bisa terbang.
Mobil tak bisa terbang.
Yang satu ini bisa, ya?
Brian dengan mobil van.
Banyak hal berubah.
Dia sedang berjuang, Dom.
Dia tak ingin aku memperhatikannya.
...tapi saat keadaan mulai tak harmonis, aku bisa mengingatkannya.
Tempo hari aku bicara dengannya, tahu yang dia katakan?
Bukan rindu wanita, atau mobil...
...dia rindu peluru.
Kau percaya itu?
Beri dia waktu untuk menyesuaikan diri.
9 bulan tak cukup?
Aku akan punya anak lagi.
Kau tak bilang dia, ya?
Kau harus bilang.
Aku tak ingin kehidupan ini membuatnya kecewa.
Kecewa padaku.
Dia tak pernah kecewa denganmu.
Kau hal terbaik dalam hidupnya.
Terima kasih.
Ya?
Dominic Toretto.
Kau tak mengenalku.
Tapi kau segera kenal.
Merunduk!
Jack!
Jack!
Selangkangan dan kedua kakinya patah.
Dia baru sadar pagi ini.
Hal pertama yang ia katakan: "Panggil Dom".
Dia di sana.
Kau tak apa?
Aku baik saja.
Dia menunggu. Ayo.
Ada tamu buatmu.
Berkasmu.
Terima kasih.
Kau ambil resiko mati, dan apa yang kau dapat?
Agar-agar dan acara payah tahun 70-an.
Ada untungnya.
Banyak spons buat mandi.
Ayah!
Maaf, sayang.
Ayah?
Ayah ingin perkenalkan seseorang.
Dia...
...teman lama Ayah.
Beri salam.
Dominic Toretto, ya?
Ayahku bilang dia pernah menghajarmu.
Jaga mulutmu.
Ayahmu sedang mabuk saat itu.
No comments yet. Be the first to leave one.