Release info

비켜라 운명아 It's My Life E40 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-30
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Park Yoon Jae"

"Kang Tae Sung"

"Seo Hyo Rim"

"Jin Ye Sol"

"It's My Life"

Tema tim kami

adalah "Masa Remaja yang Tidak Kenal Takut".

Karena itu, model kami juga murid SMA,

bukan model profesional.

Remaja memakai seragam sekolah sepanjang pekan.

Namun, seragam sekolah biasanya sangat tidak nyaman.

Dengan begitu, Tim Dua

berfokus pada pakaian nyaman yang membuat pelajar bebas

dengan pola pikir yang membebaskan seragam sekolah.

Desain pertama kami adalah seragam olahraga.

Kami menggunakan kain berserat nano

dan desain ritsleting meningkatkan fungsionalitasnya.

Remaja sangat aktif.

Saku ponsel menjaga keamanan ponsel

bahkan saat melakukan salto.

Ini didesain oleh Desainer Lee Jeong Joo.

Selanjutnya pakaian santai.

Seperti seragam olahraga tadi,

ini juga dibuat dengan kain berserat nano.

Bahkan saat ketumpahan minuman atau kopi, Anda cukup menggoyangkan

atau mengusapnya dengan lembut menggunakan tisu.

Itu artinya sering mencucinya juga tidak akan merusaknya.

Ini didesain oleh Desainer Han Seung Joo.

Baiklah, sekarang giliranmu.

- Aku tidak bisa. Aku mau pergi. - Tunggu.

Nona Han. Kamu tidak boleh pergi.

Kamu pejuang wanita. Jangan seperti ini.

Pejuang wanita, apanya? Sudah kubilang aku tidak bisa.

Tidak, aku tidak mau keluar.

Kita bahkan bisa jatuh dan berguling di lantai dengan pakaian ini

yang biasa disebut "skorts".

Kamu pasti bisa.

Belakangan ini, ada kampanye petisi nasional

mengenai betapa tidak nyamannya pakaian sekolah.

Bagian rok menjaga siluetnya,

sedangkan bagian celana memudahkan pelajar bergerak bebas.

Kenyamanan jaket bertudungnya yang tersedia dalam berbagai warna,

akan memberikan kebebasan kepada remaja

yang merasa terbatasi oleh seragam sekolah biasa.

Ini didesain oleh Desainer Han Seung Joo.

Aku sebenarnya tidak ingin datang ke sini.

Aku datang karena dia tidak menjawab teleponku.

Ada acara penting yang sedang berlangsung.

Mungkin itu sebabnya ponselnya mati.

Tolong buat janji temu untuk menemuinya lain kali.

Dia menghindari teleponku berhari-hari.

Apakah itu karena dia tidak tahu nomorku?

Tolong tinggalkan pesan. Akan kusampaikan kepada Bu Choi.

Sampaikan bahwa Ko Seon Gyu datang. Dia akan mengerti.

Katakan bahwa aku menunggu di kafe di bawah.

Jika dia tidak muncul, aku akan datang tiap hari.

Pastikan kamu juga memberitahukan itu.

Sedang apa Man Seok di sini?

Aku hampir ketahuan.

Seung Joo, kamu sangat mengesankan hari ini.

Kamu sesuai dengan namamu, Jeanne d'Arc.

Aku tidak menyangka tarian lucu bisa terlihat seindah itu.

Apa? Kenapa itu tarian lucu?

Anda tidak mengerti.

Kami meniru gerakan grup wanita dengan sempurna.

Ayolah, itu tidak sama.

Tapi aku memilihmu karena tarianmu lebih mengesankan

- Aku juga. - Omong-omong,

kamu terjatuh saat masuk panggung.

Apakah itu juga direncanakan?

Astaga, bukan begitu.

Dia menolak masuk panggung

dan aku terus memaksanya. Begitulah kejadiannya.

Dia menolak keluar?

Siapa? Seung Joo?

Sudahlah. Astaga. Aku gugup sekali.

Pikiranku kosong.

Untungnya, Bu Lee membuat komentar pintar saat itu,

jadi, aku berhasil melanjutkannya.

Astaga. Itu masalahnya?

Akui mengira kamu sengaja.

Baiklah. Kalian semua bekerja dengan baik.

Kalian memercayaiku, manajer tim tanpa pengalaman,

dan menampilkan peragaan busana yang luar biasa.

Terima kasih banyak, Teman-teman.

Pak Heo, menurutmu

adakah kemungkinan kami memenangi kontes?

Aku tidak yakin. Mungkin 50 persen?

Menurutku, itu sangat ketat, dan kita punya peluang menang.

Kapan hasilnya akan keluar, Pak Heo?

Hasilnya akan keluar tepat setelah makan siang.

- Habiskanlah makan siang kalian. - Baik, Pak.

Aku gugup sekali. Entah apakah aku bisa makan.

Bagaimanapun juga, terima kasih makanannya.

- Sama-sama. Makanlah. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Kelihatannya lezat sekali.

Makanlah yang banyak, Seung Joo. Kamu terlihat cantik sekali tadi.

Kapan aku pernah terlihat tidak cantik?

Seung Joo.

- Ayah. - Halo.

Anak nakal. Kapan kamu belajar menari?

Tidak. Aku hanya meniru tarian dari klip video.

Astaga. Saat mendengar kamu mengubah bidang studi,

ayah hanya pasrah, tapi kamu ternyata cukup berbakat.

- Ayah tidak marah? - Tentu saja. Kamu luar biasa.

Ini untukmu.

- Apa ini? - Gunakan itu untuk makan malam tim.

Aku tersentuh, Ayah.

Apa pun hasilnya, kamu adalah pemenang bagi ayah.

Kamu tahu itu, bukan?

Ya. Terima kasih, Ayah.

Pak Jang, bagaimana pendapatmu?

Tim mereka sangat hebat.

Kita seharusnya tidak meremehkan mereka.

Begitukah?

Desain tim kita jauh lebih baik daripada desain mereka.

Namun, bagaimana mengatakannya?

Desain mereka lebih manusiawi.

Aku melihat betapa mereka peduli dan menghormati manusia.

Mereka tidak mungkin menang dengan desain berkualitas rendah.

Tampaknya mereka menyuguhkan atraksi karena tidak percaya diri.

Tapi tidak mungkin mereka menang.

Ibu benar.

Karena industri mode mengarahkan tren,

mereka mungkin menganggap martabat dan formalitas itu bukan masalah.

Tapi mereka keliru.

Model nonprofesional dan peragaan busana yang ceroboh.

Juri akan memberikan suara untuk martabat kita.

Tentu.

Aku mengenal empat dari lima juri itu.

Tentu saja aku tahu selera mereka.

Masuklah.

Aku membawakan sushi untuk camilan.

Baiklah. Sushi kedengarannya enak.

- Terima kasih, Nona Lee. - Ada lagi.

Satu jam yang lalu, seorang pria datang ingin menemui Anda.

Katanya, dia akan menunggu di kafe seberang jalan.

"Ko Seon Gyu"

Baiklah.

Jika dia kembali,

panggil satpam untuk mengusirnya.

Baik, Bu.

Siapa dia?

Kamu tidak perlu tahu.

Setelah pesta, selalu ada lalat buah seperti ini.

Lalat buah?

Haruskah para atasan makan terpisah dari kita?

Sekretaris Lee bilang dia membeli sushi untuk mereka.

Kita juga suka sushi, bukan?

Mengenai tim lawan, ibunya Pak Ahn

membawakan makan siang dan memperhatikan anggota timnya.

Lihatlah kita.

Menurutmu tim mana yang akan menang?

Tentu saja kita akan menang.

Lebih dari setengah juri berpihak pada Bu Choi.

Tentu saja kita akan menang.

Kuharap begitu.

Terus terang, aku terkejut.

Upaya tim mereka lebih baik daripada dugaanku.

Benar?

Terus terang, aku ingin membeli seragam sekolah itu untuk anakku.

Karena pernah memakai seragam sekolah, kalian pasti tahu

betapa tidak nyaman dan terbatasinya diri kalian.

Kita menyobek seragam sekolah setelah upacara kelulusan.

Aku bahkan tidak bernafsu makan.

Yeon Ji, tolong belikan kopi.

Aku akan mencatatnya nanti.

Aku lagi.

- Kubeli Americano untuk semuanya. - Baiklah.

"Lowongan kerja! Pekerja paruh waktu. Silakan tanya"

Selamat datang.

Sedang apa kamu?

Hai, Yeon Ji. Aku mencari pekerja paruh waktu.

Tolong bawakan air es lagi.

Dia memesan kopi,

dan telah berjam-jam di sini meminta air es.

Aku pernah melihat dia.

Kenapa lama sekali?

- Akan kuambilkan. Teruskan saja. - Terima kasih.

Tolong buatkan empat cangkir Americano.

Aku kepanasan. Kenapa lama sekali...

Bukankah kamu pegawai di perusahaan Dirut Choi?

Ya.

Benar juga. Aku pernah melihatmu.

Kamu pasti tamunya Bu Choi, bukan?

Astaga, kamu cantik dan teliti.

Apa kamu dipecat? Kenapa kamu bekerja di sini?

Aku tidak bekerja di sini.

Aku ingin memesankan kopi titipan teman-temanku.

Kamu menunggu Bu Choi?

Ya. Namun, entah kenapa, dia lama sekali.

Dia pasti sibuk karena kontes itu.

Tolong beri tahu Bu Choi,

Ko Seon Gyu menunggunya.

Aku akan menunggu di sini sampai dia datang.

Apa? Baiklah.

Americano.

- Terima kasih. - Terima kasih.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left