The first 200 lines.
Moo-Kyul!
Kang Moo-Kyul...
Moo-Kyul!
Jangan salah paham, Moo-Kyul!
Aku sudah menunggumu sepanjang hari, aku hanya datang untuk menyelesaikan beberapa hal dengan Direktur.
Dan hal macam apa yang kau selesaikan dengan berpelukan seperti itu?
Jangan bicara seperti itu.
Kalau begitu, tadi pasti aku yang salah melihat.
Kang Moo-Kyul!
-Moo-Kyul, apa itu kau? -Wi Mae-Ri!
Merry Christmas dan Happy New Year!
Wi Mae-Ri, kenapa kau belum ke sini? Kami sudah menunggumu.
-Aku sedang menunggu Moo-Kyul. -Dia bilang dia sedang menunggu Moo-Kyul.
-Ada apa itu? -Ah, berikan padaku...
Ah, noona, jangan hanya tinggal di sana sendirian di hari seperti ini,
datanglah dan tunggu di sini bersama kami. Aku akan menelepon kak Moo-Kyul.
Jangan lakukan itu, Re-Oh.
-Moo-Kyul sedang sibuk sekarang. -Yah, berikan.. berikan padaku teleponnya!
Yah, Wi Mae-Ri...
Jangan hanya tinggal di rumah sendirian, cepat ke sini sekarang.
Aku akan menunggunya sedikit lagi sebelum pergi ke sana.
Maafkah aku, Ji-Hye.
-Mae-Ri terdengar sedang tidak baik, bukan? -Oh ya?
Ya, itu terdengar seperti sedang menangis.
-Mungkinkah dia bertengkar dengan Moo-Kyul? -Bagaimana bisa?
Mereka selalu bersama, selain itu, ini malam Natal.
Ada begitu banyak cara untuk membuat seseorang bekerja.
Ada orang yang mengalami pertengkaran dengan kekasih di Natal,
dan mereka yang ada di sini, merayakan pesta Natal dengan teman-teman.
Apa itu?! Kau seharusnya senang kita sudah mau mengundangmu.
-Jika kau tidak menyukainya, maka pergilah! -Bukankah kau menghabiskan Natal terakhir dengan chatting on line?
Ahhh ... Aku hanya mengatakannya, Kenapa kau marah?
Hei, cepat.. cepat!
-Oh, kau benar. -Aku benar, kan? Ini terlihat seperti dia.
Apa ada sesuatu yang kau inginkan?
-Ada! -Apa itu? Katakan padaku.
Ayo kita buang ini.
Ini?
Kenapa? tirai ini masih bagus.
Moo-Kyul!
Kemana saja kau selama ini?
Kau pasti kedinginan, kan?
Moo-Kyul...
Jangan salah paham.
Aku pergi ke sana untuk menyelesaikan sesuatu dengan Direktur.
-Aku ingin meminta cerai padanya. -Itu cukup.
Aku tidak ingin mendengar apa-apa lagi hari ini.
Jangan seperti ini , Moo-Kyul...
Hari ini adalah hari ulang tahunmu.
dan aku suda bekerja keras menyiapkan semuanya untuk pestamu.
Sekarang tidak banyak waktu tersisa sebelum ulang tahunmu berakhir,
-jadi cepat kita nyalakan lilinnya...Huh? -Aku bilang, cukup!
Apa kau tahu hal terberat dalam hidupku sejak aku bertemu denganmu?
Tidak hanya pada diriku sendiri,
tapi gaya musikku berubah dalam semalam karena kau.
Membuatku berdiri di depan mikrofon dan berbicara omong kosong.
Tapi aku melakukannya untukmu, namun kau...
Jujurlah sekarang...
Bagaimana perasaanmu terhadap Direktur Jung?
-Apa kau menyesal tentang dia? -Tentu tidak.
Kenapa kau menanyakan sesuatu yang kau sudah tahu?
Karena aku tidak tahu lagi.
Gadis yang tidak sengaja ku temui hari ini..
...tampak seperti orang asing.
Sekarang pergilah.
Moo-Kyul...
Aku ingin sendiri.
Apa kau serius?
Aku mohon.
Dan berapa lama aku harus terus melakukan hal ini?
Sampai seekor lalat tergelincir di atasnya dan tahu bagaimana licinnya itu.
Dan lakukan dengan tanganmu!
Ah, aku melakukannya! Ini pasti akan bersih, tenanglah...
Apa yang kau lakukan di sana?
Jika aku tahu ini akan terjadi,
Aku akan berusaha untuk menjalin hubungan,
karena itu, aku tidak punya seorang pun untuk di undang ke pesta pernikahan putriku...Ya ampun!
Merry Christmas akan menikah?
Apa hubungannya denganmu jika dia akan menikah atau tidak?
Merry Christmas benar-benar lucu.
Setelah bertindak seolah-olah dia tidak bisa hidup tanpa Moo-Kyul,
sekarang dia menikah dengan pria lain...
Kenapa dia tidak melepaskan Moo-Kyul lebih awal jika dia akan melakukan ini?
Apa yang kau katakan? Menjadi konyolpun memiliki batas.
-Siapa yang tidak melepaskan siapa? -Yah, lagipula lebih baik seperti ini.
Kau benar-benar memerlukan seseorang yang cocok denganmu,
untuk mendapatkan kebaikan.
Yah...Ini pertama kalinya, kau dan aku setuju pada sesuatu...Huh?
Nah, karena sekarang Merry Christmas tidak bersama Moo-Kyul lagi, dia pasti akan populer.
Liatlah bagaimana kepopuleran Moo-Kyul membumbung tinggi.
Apa kau coba menyindir bahwa anak perempuanku membawa sial?
Apa ada yang bilang begitu?
Dengarkan..Kau belum selesai membersihkan, kau mau ke mana?
Ahhh...Wanita ini benar-benar tidak sopan.
Moo-Kyul!
Moo-Kyul!
Kau tahu, aku benar-benar kecewa pada Mae-Ri.
Meskipun aku memintanya untuk putus denganmu
mengubah hatinya begitu cepat itu menggelikan, kan?
Jangan bicara seperti itu.
Apa aku bicara sesuatu yang salah?
Mae-Ri...
... bukan gadis seperti itu.
Lihat ini.
Ini...Lihat! Kalau begitu, ini apa?
-Ini tidak ada hubungannya dengan Mae-Ri! -Itu tidak masuk akal.
Bagaimana bisa ada pernikahan tanpa persetujuan pengantin wanita?
Dari mana kau mendapatkan ini?
Aku mendapatkannya dari tempat ayahnya.
Kau bisa pergi dari tempat itu,
-kau tidak perlu pergi ke sana lagi. -Huh?
Aku sudah mendapatkan cincin itu dan mengembalikannya.
-Jadi, kau tidak perlu lagi kembali ke sana. -Benarkah?
Ahhh...Aku tahu aku bisa mengandalkan anakku!
Tunggu dan lihatlah sekarang, Ayah Mae-Ri.
Akhirnya aku bisa mengembalikan padanya, karena itu begitu sulit bagiku.
Lagipulan, dia menikahkan putrinya dengan seorang pria kaya.
Aku tidak tahan lagi, dia begitu keras kepala.
Halo?
Hei, Wi ssi, terima kasih karena telah menjagaku selama beberapa hari ini.
Oi, Wi ssi?
Apa yang dimakan wanita ini hingga berani mengatakan hal-hal seperti itu..
Halo? Apa yang kau lakukan, melewatkan pekerjaan?
Apa menurutmu kau mampu membayar cincin itu jika seperti ini?
Cincin?...Memangnya semahal apa cincin itu?
Anakku yang seorang bintang itu sudah menyelesaikan masalah ini dalam sekejap mata.
Maksudmu, anakmu yang playboy itu sudah menemukan cincinnya?
Kenapa kau memanggil anakku yang normal, seorang playboy...Hah?
Apa itu caranya berbicara tentang seorang bintang seperti Kang Moo-Kyul?
Oh! Ngomong-ngomong, ahjusshi, kau tidak bisa hidup seperti itu.
Bagaimana bisa kau menjual putrimu pada keluarga kaya seperti itu?
-Apa kau semacam orang mata duitan? -Hei, kau! Beraninya kau mengatakan hal seperti itu?
-Siapa bilang, aku menjual anakku? -Yah, itu sama saja.
Memaksa putrimu untuk menikah dengan seseorang yang tidak dicintainya sama dengan menjual perempuan itu, kan?
Ccobalah hidup bahagia seperti itu.
Aiyo...Kenapa mengganggu.. Kenapa mengganggu? Benar-benar...
Mae-Ri!
Yah, apa yang kau lakukan di sini selarut ini?
Aku hanya ingin menemuimu.
Apa terjadi sesuatu antara kau dan Jung-In?
Bukankah seharusnya kau bersama dengan menantuku pada malam natal?
Direktur Jung bukan menantumu lagi, ayah.
Apa yang kau bicarakan?
Aku sudah minta dia menceraikan aku.
Bercerai? Apa yang kau bicarakan?
Kenapa kau putus dengan Jung-In? Kau baru saja akan dipanggil 'nyonya'.
-lebih baik kau cepat minta maaf! -Aku tidak bisa melakukannya, ayah!
Kami akan bercerai!
Wi Mae-Ri, apa kau benar-benar akan bersikap seperti ini?
Kau menjadi seperti ini karena Kang Moo-Kyul, kan?
-Aku bicara baik-baik dengan orang ini... -Ayah!
Tidak ada hubungannya dengan Moo-Kyul.
Ini hari yang sangat berat bagiku, jadi tolong jangan lakukan ini sekarang.
Apa kau bertengkar dengan playboy itu?
Aku benar-benar lelah sekarang, ayah.
Aku ingin ke kamarku dan istirahat sebentar.
Semua orang telah bekerja dengan baik.
Sepertinya produksi 'Wonderful Day' tidak akan ada banyak masalah.
Memang, Direktur.
Dan fakta bahwa Kang Moo-Kyul menjadi sangat populer juga banyak membantu.
Aku sudah memikirkan tentang pergi ke suatu tempat yang bagus untuk mengadakan workshop
karena semua orang telah bekerja dengan baik, bagaimana menurutmu?
Oh, tuhan! Dan kebetulan salah satu sponsor kita memiliki tempat waralaba.
-Kita dapat pergi ke sana. -Kalau begitu ini terselesaikan.
Pastikan kau mengundang semua orang yang terlibat dalam produksi.
-Dan jangan lupa untuk mengudang Wi Mae-Ri juga. -Tentu saja, aku mengerti.
Oh, tuhan! Kang Moo-Kyulssi, pada pertunjukkan...
Kau merencanakan ini semua dari awal, kan?
Aku baru saja akan menghubungimu juga.
Apa kau pikir dengan membuat Mae-Ri mengenakan gaun pengantin
dan mencetak undangan, kau dapat menikahinya?
Itu semua perbuatan ayahku.
Kau pengecut...
Apa kau mencintai Mae-Ri?
Aku tidak akan menyangkalnya.
Bagaimanapun, aku berharap kau tidak salah paham pada Mae-Ri atas apa yang terjadi kemarin,
dia hanya datang karena aku yang memintanya, bukan karena dia menginginkannya.
Ini adalah jadwal siaran minggu ini.
Semuanya sudah berakhir.
Kau bisa melanjutkan permainan picik seperti ini sendiri.
Kau mau kemana?
-Aku mau jalan-jalan. -Jalan-jalan apa?
Yang perlu kau lakukan adalah mengepak barangmu dan kembali ke tempat Jung-In.
Apa?
Ayah, kau benar-benar menginginkan aku menikah dengan Direktur Jung-In?
Apa akhirnya kau sudah sadar? Tentu saja aku ingin.
Putriku akan menikah dengan keluarga kaya,
dan pergi ke seorang suami yang putus asa untuk memilikimu.
Ayah macam apa yang akan keberatan untuk itu?
Selain itu, semua yang ku inginkan adalah untuk melihatmu bahagia.
Mae-Ri, pikirkanlah dengan hati-hati.
Cinta dan realitas adalah dua hal yang berbeda...Huh?
Aku akan segera kembali.
Mae-Ri, ini akan segera berlalu.
Terutama ketika itu sangat menyakitkan.
Ya, ini aku.
Kang Moo-Kyul?
Kang Moo-Kyul menghilang.
Kami kira dia menuju ke sana,
tapi dia tidak bisa ditemukan.
No comments yet. Be the first to leave one.