Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies E 61 NEXT
전생에 웬수들-Forever Enemies E 62 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Maaf telat. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-03-07
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 61"

Ibumu mengetahui

soal tuntutan antara Nona Choi Go Ya dan ayahnya.

Bagaimana dia bisa mengetahuinya?

Bu.

Aku tidak tahan lagi. Kamu seperti kelelawar.

Sulit dipercaya.

Karena kamu tidak menyukaiku,

kini kamu memihak neneknya Ji Seok?

Bukan seperti itu. /- Diam.

Kamu menakutkan.

Apa rahasiamu?

Bagaimana kamu bisa meraih hati ibu mertuaku?

Katakan kepadaku.

Aku mau mempelajarinya.

Aku kemari ingin menemui Anda.

Aku ingin melakukan yang terbaik untuk meraih hati Anda.

Sepertinya kamu sangat suka melakukan yang terbaik.

Pikirmu kamu bisa mengubah latar belakangmu dengan berusaha?

Orang tuamu,

adikmu yang sakit, keadaan keuangan, dan latar belakang pendidikanmu!

Bisakah kamu mengubahnya hanya dengan berusaha?

Jangan berusaha.

Tidak ada yang akan berubah.

Go Ya.

Ji Seok.

Katakan, ada apa ini?

Ji Seok. /- Go Ya.

Bagus. Kini kita bertiga berkumpul, ibu akan menjelaskannya.

Masuklah. /- Biar Go Ya dahulu yang bicara.

Ji Seok. /- Aku akan bicara

dengan Go Ya dahulu.

Ayo.

Ji Seok...

Ji Seok.

Ini semua karena bocah itu.

Masuklah.

Kenapa kamu tidak menanyakan apa pun kepadaku?

Kamu bilang ingin bicara denganku dahulu.

Seharusnya kamu bertanya, "Apa yang terjadi?"

"Ada apa," atau, "Bagaimana ceritanya?"

Kenapa kamu tidak bertanya?

Aku memikirkan apa yang harus kutanyakan kepadamu,

tapi apa pun yang kutanyakan, kurasa itu akan menyakitimu.

Daripada bertanya, aku akan meminta maaf.

Maafkan aku.

Maka, daripada memberimu jawaban, aku akan meminta sesuatu kepadamu.

Aku berpikir lama sebelum memutuskan untuk menggenggam tanganmu.

Kini aku telah memutuskan untuk menggenggam tanganmu,

aku tidak akan menyerah, tidak peduli apa pun rintangannya.

Aku akan melalui ini.

Tapi untuk itu, kamu tidak bisa memihak ibumu atau aku.

Aku tidak akan membiarkanmu menderita sendirian.

Jika kamu memihak salah satu dari kami,

kami tidak akan pernah akur.

Jika melakukannya, kamu akan membuatku makin menderita.

Mungkin kamu sudah paham soal ini karena mempelajari hukum.

Aku juga melihatnya di ruanganmu. Patung yang memegang timbangan.

Aku berada di salah satu sisi timbangan tersebut

dan ibumu ada di sisi satunya.

Tolong jaga kami agar tetap seimbang.

Kamu andal melakukannya.

Lakukan itu untukku, ya?

Baiklah.

Aku akan melakukan apa pun yang kamu mau.

Beraninya kamu meninggalkan ibu dan pergi bersamanya.

Aku tidak bisa membiarkan dia terluka lagi.

Bagaimana dengan ibu?

Kamu tidak berpikir ibu akan terluka

selagi dia menggunjingkan ibu?

Dia tidak menggunjingkan Ibu.

Berhenti berbohong.

Kamu pikir ibu tidak tahu,

dia bilang kepadamu bahwa ibu takut kepadanya?

Kenapa ibu begitu takut kepadanya?

Wajar saja ibu takut.

Dia tidak hebat

dan bahkan keluarganya jauh lebih buruk daripada dia.

Apa yang buruk soal keluarganya?

Jangan membuat ibu memulainya.

Dia dan ayahnya saling menuntut di pengadilan.

Dia berasal dari keluarga paling buruk.

Hanya itu? Itu alasan Ibu takut kepadanya?

Apa maksudmu, "Hanya itu"?

Kamu menjadi pengacaranya.

Kamu tidak takut kepadanya?

Kamu tidak takut melihat dia menuntut ayahnya

hanya karena dia menginginkan uang?

Aku mengetahui alasan dia melakukan itu.

Ibu tidak akan bilang begitu jika mengetahui alasannya.

Setidaknya Ibu harus menanyakan alasannya.

Apa?

Kamu memihaknya?

Aku tidak bisa melakukan itu.

Aku baru saja berjanji kepadanya.

Dia memintaku

tidak memihak siapa pun.

Katanya dia ingin memperbaiki keadaan ini sendiri.

Itu sebabnya aku berusaha tetap netral.

Dia tidak mau kamu memihak siapa pun?

Lihat?

Dia sudah berusaha memecah belah kita.

Tidak. Dia bersikap pengertian terhadap Ibu

karena mengetahui aku akan memihaknya.

Min Ji Seok.

Aku berusaha mengerti alasan Ibu tidak menyukainya.

Jadi, kumohon Ibu juga harus berusaha mengerti

alasan aku menyukainya.

Mari berusaha keras.

Berusaha keras tidak akan mengubah apa pun!

Itu bisa mengubah masa depan.

Itu tidak akan mengubah masa lalu seseorang,

tapi bisa mengubah masa depanku yang kuimpikan bersamanya.

Mari kita lihat apa itu bisa terjadi.

Jika tidak, ibu tidak akan menerima dia sebagai menantu demi kamu.

Jika kamu akhirnya menikahinya,

hidupmu akan hancur karena dia akan menurunkan derajatmu.

Kamu pikir ibu akan diam saja dan melihatmu melakukan itu?

Tidak akan pernah.

Apa?

Masa depan yang dia impikan bersama wanita itu?

Sudah lama sejak kali terakhir dia mandi.

"Ibu"?

Apakah ini ibunya pengacara itu?

Astaga.

Halo?

Siapa ini?

Ya, ini ponselnya Go Ya.

Benar, halo.

Aku ibunya Go Ya.

Begitu rupanya.

Dia sedang di kamar mandi, jadi, aku menjawabnya.

Kudengar dia mengencani putramu,

jadi, aku ingin menemuimu.

Begitukah?

Kamu punya waktu besok?

Aku bisa menemuimu kapan pun kamu bisa.

Baiklah. Mari bertemu besok.

Akan kuberi tahu waktu dan tempatnya. Berikan nomormu.

Baiklah.

Percuma bicara denganmu, Go Ya.

Aku akan bicara dengan ibumu dan mengakhiri ini.

Ayahmu menuntutmu

dan kamu balas menuntutnya.

Aku takut terlibat dengan seseorang yang dibesarkan

oleh ayah semacam itu.

Kamu mengerti sekarang?

Itu alasan utama aku tidak bisa menerimamu.

Aku sungguh berharap

ayahmu dan Oh Na Ra bisa berhenti membuatmu terlibat masalah.

Ya. Aku tidak bisa membiarkan mereka menyeretku ke dalam masalah lagi.

Tunggu dan lihat saja.

Aku tidak akan mundur hanya karena kalian berdua.

Ini draf dokumen persiapan Nona Lee yang pertama.

Terima kasih.

Begini.

Bagaimana ibu Anda bisa tahu soal tuntutan balik Nona Choi?

Aku tidak bertanya.

Tidak ada yang akan berubah meskipun dia mengetahuinya.

Begitu, ya. Aku lega Anda sudah menetapkan hati dalam hal ini.

Aku juga berpikir Nona Choi sangat hebat setelah hari itu.

Kapan kamu bertemu dengannya?

Dua hari lalu, kami menempel bintang bersama.

Bintang apa?

Bukan apa-apa.

Ya?

Halo. /- Hai, silakan masuk.

Terima kasih. /- Ada apa Bibi kemari?

Bibi kebetulan lewat sini dan ingin menemuimu sebentar.

Aku akan keluar dahulu. /- Terima kasih.

Kabar Bibi baik?

Tidak sama sekali.

Bibi kecewa karena keponakan bibi

melupakan bibinya sejak dia mulai berkencan.

Itu tidak benar. Aku hanya sangat sibuk.

Bibi tahu. Bibi hanya bercanda.

Benar. Bibi mampir kemari beberapa hari lalu.

Bibi dengar kamu lembur, jadi, bibi ingin membawakan makanan.

Kapan?

Bibi yang hanya mengetuk pintu lalu pergi?

Apa?

Bibi melakukan itu?

Aku penasaran siapa itu.

Tapi kenapa Bibi pergi begitu saja?

Kamu tahu... /- Bibi datang

bersama suami baru bibi?

Kamu melihatnya?

Aku melihatnya di lobi saat akan keluar gedung.

Aku tidak menyapa karena kami tidak akrab.

Baiklah.

Itu sebabnya bibi langsung pergi saat ingin menemuimu hari itu.

Bibi merasa kamu tidak mau menemuinya.

Sejujurnya, aku tidak mau menemuinya. Aku tidak menyukainya.

Baiklah. Lain kali, bibi akan datang sendiri.

Baiklah.

Benar. Hari itu, aku bersama pacarku di kantor ini.

Sungguh?

Sayang sekali. Bibi bisa saja menemuinya.

Aku tahu. /- Hei, kamu bilang

kamu membelikan pacarmu cincin. Sudah kamu berikan kepadanya?

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left