The first 200 lines.
Maafkan ibu, Se Hyun.
Ini semua demi dirimu sendiri.
Lebih baik tertidur sebentar
daripada mengetahui kebenarannya.
Sejujurnya...
Astaga, ibu benar-benar tidak tahu harus mulai dari mana.
Masalahnya, Seo Hyung dapat masalah karena ulahnya sendiri.
Itu sebabnya dia datang sepagi itu?
Untuk membicarakan itu?
Tapi Ibu bilang padanya...
Ibu tidak banyak bicara.
Ibu hanya mengatakan kepadanya bahwa dia harus hati-hati berpikir
tentang apa yang terbaik untukmu.
Aku ibumu. Setidaknya itulah yang bisa ibu katakan.
Yang ibu katakan kepadanya adalah ibu tidak ingin
melihat anak ibu terluka.
Ibu serius, Se Hyun.
Apa yang Seo Hyung lakukan?
Masalahnya,
saat itu...
So Dam bekerja untuknya sebagai pengasuhnya...
Apa yang dia lakukan
pada So Dam?
Dia pasti memukulnya.
Dan ketika So Yu mengetahui hal itu,
dia keliru mengira ibu juga terlibat.
Kamu terlihat sangat lelah.
Bagaimana kalau kamu tidur dahulu?
Kita bisa melanjutkan pembicaraan keesokan hari.
Kamu harus masuk.
Se Hyun, jangan bertanya lagi.
Ibu akan melakukan semua pekerjaan kotor.
Kamu hanya perlu berlari di jalan
yang telah ibu ciptakan untukmu.
Se Hyun, kamu pemilik Grup LX.
Ibu akan menyingkirkan semua orang
yang berani menghalangimu.
"Episode 62"
Kenapa membawa seember es?
Apa kamu mengajakku minum denganmu?
Apa kamu sungguh berpikir aku sedang ingin minum sekarang?
Tolong keluar saja.
Apa kamu mengusirku karena aku lalat?
- Aku hanya lalat bagimu, bukan? - Sayang.
Kenapa kamu memperparah ini?
Bisakah kamu diam saja di saat seperti ini?
Astaga, itu sangat dingin.
Tae Woong.
Apa yang kamu lakukan?
Aku memprotes sebagai lalat
agar kamu bisa sadar.
- Apa kamu sudah gila? - Kamulah yang gila!
Dari semua hal yang bisa kamu lakukan...
Bagaimana kamu tega membayar gadis kecil itu
untuk melakukan sesuatu yang begitu memalukan?
Ini semua karena kamu!
Astaga!
Hei, apa kamu sudah gila?
Bagaimana seseorang bisa tetap waras dalam situasi ini?
Astaga, sendi pinggulku.
Bagaimana ini bisa jadi salahku?
Hei.
Kalau saja kamu tidak mengancamku untuk bercerai
dan melarikan diri dari rumah sambil berkata kamu ingin bayi,
aku tidak akan pernah berpikir untuk memiliki bayi.
Kalau begitu, kamu seharusnya mendiskusikannya denganku.
Kamulah yang meminta cerai.
Apa kamu tahu betapa khawatirnya aku karena aku pikir kamu akan pergi
menemui perempuan muda setelah kamu lari dari rumah?
Jadi, itu semua salahmu. Ini semua terjadi karena kamu!
Astaga!
Aku tidak percaya kami tidak pernah sekalipun berfoto bersama.
"Si Koper"
"Eun So Yu"
"Sekretaris Eun"
"So Yu"
"So Yu-ku"
Kamu bilang kamu menyesal telah mencari
koper saat kehilangan itu, bukan?
Aku mengganti namamu dalam ponselku
agar kita dapat membuang kenangan buruk
dan memulai dari awal lagi.
Kamu juga harus mengganti namaku di ponselmu.
"Si Pria Koper"
"Si Pria Koper"
"Nama"
"Choi Seo Jun"
"Direktur Eksekutif Choi Seo Jun"
Astaga, Putriku sayang.
Aku tidak percaya dia melahirkan
dengan tubuh mungil ini.
Apa maksudnya semua ini?
Direktur eksekutif datang kemarin...
Dia ada di sini kemarin?
Bukan hanya di malam hari?
Tidak, dia juga datang pada siang hari.
Omong-omong, apa kamu pergi bekerja kemarin?
Ya. Kenapa?
Dia rupanya mengira kamu ada di sini
karena dia tidak pergi bekerja
atau semacam itu.
Jangan
lari dariku.
Semua orang boleh menudingku.
Tapi bukan padamu, Seo Jun.
Menurutmu, kenapa aku menggunakan ibu pengganti?
Aku melihat betapa Ibu menderita
setelah dia melahirkanmu.
Dia diberi semangkuk sup rumput laut di rumah sakit,
tapi dia bahkan tidak bisa memegang sendok dengan benar.
Bagaimana aku bisa melahirkan setelah melihatnya seperti itu?
Tapi kenapa
harus adik So Yu?
Aku benar-benar menentangnya pada awalnya.
Tapi dia terus menangis dan memohon padaku
untuk membantunya menyelamatkan ibunya.
Meskipun begitu,
bagaimana kamu bisa mengatakan ya untuk hal seperti itu?
Aku sangat menyesalinya sekarang.
Pertama, kakaknya datang menemuiku. Lalu, ibunya datang.
Ini juga memusingkan bagiku.
Apa? So Yu tahu?
Ya, dia datang saat fajar
tepat sebelum ibunya datang dan mengamuk habis-habisan.
Kemarin pagi?
Jadi, apa kamu sudah meminta maaf?
Kenapa aku minta maaf?
Aku sudah membayar uangnya.
Aku membayar jauh lebih banyak
- daripada harga pasar. - Seo Hyung!
Agak aneh meminta maaf pada saat ini.
Selain itu, aku membiarkan dia melakukan debut.
Ini jauh lebih baik
daripada sekadar meminta maaf.
Seo Jun.
Ke mana kamu pergi tanpa sarapan?
- Apa kamu joging? - Ya.
Begitu rupanya. Kamu harus sarapan.
- Aku tidak lapar. - Apa?
Nona Do.
Ya, Pak.
Berikan Seo Jun sesuatu yang ringan. Dia tidak berselera makan.
Baik, Pak.
Aku ingin tahu apa yang salah dengannya kali ini.
Dahulu dia sangat ceria, tapi dia selalu murung sekarang.
Aku yakin
itu semua karena bocah itu membingungkannya.
Semuanya hanya akan bertambah buruk jika kita membiarkannya bersamanya.
Ya, Pak.
Kenapa kamu belum memecat So Yu?
Berhentilah membuang waktu, dan pecat saja dia.
Aku takut dia akan membuat Seo Jun sengsara bila terus begini.
Dia sangat sensitif, dan beratnya sudah turun banyak.
Aku yakin bocah itu mengacaukan pikirannya.
Aku bilang berhenti memanggilnya begitu. Namanya adalah Eun So Yu.
Maksudku...
Kamu tidak makan karena bocah itu. Apa ayah salah?
Itu bukan karena dia. Itu karena alasan pribadi.
Alasan pribadi apa?
Aku terkejut melihat tidak pedulinya keluarga kita terhadap orang lain,
dan aku instropeksi apa aku mungkin telah melakukan hal yang sama.
Apa yang kamu bicarakan? Kenapa kamu berintrospeksi?
Seo Jun.
Hei, kemarilah.
Apa Seo Jun sudah pergi?
Aku membuatkan roti isi.
Kamu terlambat seperti biasanya.
Kamu bisa makan roti isi itu.
Kamu seharusnya mencegahnya mengatakan sesuatu
dengan memaksanya untuk tutup mulut.
Bagaimana kamu bisa membiarkan Seo Jun mengetahuinya?
Aku hanya mengatakan kepadanya bahwa dia harus hati-hati berpikir
tentang apa yang terbaik untukmu.
Dia pasti memukulnya.
Dan ketika So Yu mengetahui tentang itu...
Supnya mungkin dingin. Ibu akan memanaskannya untukmu.
Tidak apa-apa.
Aku tidak ingat bagaimana aku tertidur tadi malam.
Apa aku melakukan kesalahan?
Kamu tidak boleh terlalu mabuk.
Kamu bisa saja membuat kesalahan.
Aku ingat berbicara dengan Ibu tentang So Yu dan Seo Hyung.
Mereka punya masalah kecil karena So Dam.
Seo Hyung sangat marah,
tapi ibu berhasil bicara dengannya dan menenangkannya.
Jadi, jangan memperburuk situasi dengan membicarakan itu dengannya.
Kamu harus berpura-pura tidak tahu apa-apa.
Aku mendengar sesuatu terjadi antara Ibu dan So Yu...
ketika dia datang ke sini kemarin.
Apa?
Aku pikir dia ada di sini untuk menemuimu.
Dia tidak mengatakan sesuatu yang khusus pada ibu.
Tapi aku ingat Ibu mengatakan Ibu memastikan
bahwa So Yu tutup mulut.
Ibu?
Seo Hyung yang melakukan itu, bukan ibu.
Kenapa ibu harus menutup mulut So Yu?
Dia adalah cinta pertamamu.
Ibu tidak akan pernah melakukan hal itu kecuali ibu sudah gila.
- Bukankah kamu harus pergi bekerja? - Apa?
No comments yet. Be the first to leave one.