The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew
Bukannya ini buku musik?
Bukan, kok!
Kau ingin memberikannya padaku, 'kan?
Tidak, tidak kok!
Aku hanya....
kebetulan lewat toko buku tadi.
Mereka menjual begitu banyak buku di sana.
Aku hanya suka melihat buku ini saja.
Dan juga sudah lama aku tak lihat buku musik sejak SMA.
Jadi, aku...
Maaf.
Aku tak bermaksud menciummu...
Aku harus pergi kerja sekarang.
Shim Soon Deok.
Kenapa?
Apa yang terjadi?
Tidak apa-apa, kok.
Shim Soon Deok.
Kalian sedang apa tadi?
Aku sudah terlambat kerja, aku harus pergi sekarang.
Shim Soon Deok, tunggu.
Apa yang terjadi?
Wang Chi Ang.
"Maaf"?
"Maaf"?
Seoul telah berubah banyak saat kau sedang tertidur.
Aku telah menyediakan tempat tinggal untukmu di Seoul.
Kau bisa tinggal di sana untuk sementara ini.
Aku harus bertemu Ketua Moorim.
Chae Yoon ingin menemui Ketua Moorim School?
Ya.
Tampaknya dia sedang terburu-buru.
- Awasi terus dia. - Baik.
Bagaimana dengan pencarian anak-anak itu?
Masih belum ada yang pasti, tapi menurut sumber terpercaya...
Anak-anak itu ada di Moorim School.
Di Moorim School?
Tekhnik ini secara khusus ditemukan oleh Big Dipper.
Seperti setiap bintang yang membentuk konstelasi.
Ini adalah keterampilan bela diri yang membantu bekerja sama dengan tim kalian.
Tak banyak orang yang bisa melalukan tekhnik ini.
Oke, pasang posisi kalian.
Soon Deok di mana?
Dia masih tidur. Dia pasti sangat lelah.
Dia masih tidur?
Ya, baru kali ini dia begitu semenjak masuk di Moorim School.
Apa yang kalian lakukan? Fokus.
Jika kalian tidak fokus, teknik kalian akan berantakan.
Bagaimana ini?
Kenapa? Kenapa dia menciumku?
Maaf.
Kenapa dia bilang, maaf?
Kenapa harus jadi begini?
Shim Soon Deok, apa kau ada di salam?
Shim Soon Deok, aku mau bicara.
Tunggu sebentar.
Kenapa aku bersembunyi? Memangnya aku salah apa?
Apa aku melakukan kesalahan? Apa ciuman itu kesalahan?
Itu adalah ciuman pertamaku.
Aku? Kemarin?
Itu ada ciuman pertamaku. Bagaimana ini?
Jangan lupa makan.
Kerja atau belajar, kau harus tetap semangat.
Tapi, jangan terlalu memaksakan dirimu.
Kudengar cuaca hari ini akan sangat dingin, pakailah pakaian hangat.
Ada apa ini? Kau makan tanpa si Ariel.
- Ya... - Shi Woo di mana?
Entahlah.
Kau tak tahu?
Apa kalian sedang bertengkar?
Kalian pasti bertengkar.
- Makan saja sana. - Hei.
Kalian bukan anak SD lagi. Kenapa kalian selalu bertengkar begini?
Kalian harus tenang dan berdamai...
Prof. Kim, aroma tehnya sangat enak.
Ini kopi.
Terima kasih.
Apa menurutmu trip begini tidak akan jadi masalah?
Mereka semua sudah besar, tentu saja tidak apa-apa.
Pertama kali dalam sejarah, sekolah di bawah keluar gunung.
Aku hanya berharap semua akan baik-baik saja.
Selama aku yang menjadi penjaga keamanan sekolah ini,
aku akan melakukan yang terbaik untuk menjaga mereka semuanya.
Mereka kesulitan untuk fokus belajar setelah ujian itu.
Mungkin karena trip ini.
Kita pasti akan semangat kan jika kita mau pergi liburan.
Apa menurutmu kita akan punya waktu luang untuk diri kita sendiri?
Waktu luang mereka juga adalah waktu luang bagi kita.
Mereka terlalu semangat menantikan liburan mereka ini.
Aku merasa ingin terbang sekarang!
Aku tak pernah keluar dari halaman sekolah.
Aku senang sekali!
Pertama, aku akan...
makan kue beras pedas setelah sampai di Seoul!
Kalau begitu, "Shannon is MSG and SON MIC~"
Apa aku pergi ke Saipan ya nantinya?
Nadet, ayo ikut bersama kami.
Aku tak bisa.
Aku mau mencari drone yang baru.
Setelah sampai di Seoul, aku akan ke toko eletronik.
Mereka bilang ini liburan,
tapi, bagaimana jika kita malah ke tempat yang aneh untuk latihan?
Tak usah khawatirkan hal itu.
Kudengar, kita akan menginap di salah satu hotel terbaik milik Sang Hae Group.
Benarkah? Kau serius?
Ya.
Perusahaan kami memiliki akuarium, taman air, taman hiburan.
tak ada yang tak kami miliki, jadi katakan saja kalian mau apa.
- Aku akan menemani kalian. - Kau serius?
- Wow! Kita harus ke mana lagi ini? - Taman hiburan!
Bukannya akuarium itu lebih asik?
Hei, Soon Deok!
Kami sedang membicarakan tentang liburan kita.
Kau mau ke mana?
Sepertinya aku tak bisa ikut.
- Kenapa? - Kau kan mau ikut kemarin.
Ya, tak ada kau jadi tidak menyenangkan.
- Kau harus ikut. - Aku harus kerja.
Banyak kerjaan di toko dan aku juga harus mengurus ayahku.
Tidak! Kau harus ikut!
Kalian harus bersenang-senang di sana.
Apa karena kau sedang tak percaya diri?
Kita sepakat.
Baiklah, kalau begitu kabulkan satu permintaanku.
Memangnya apa permintaanmu?
Kencan.
Anakku~ kau sering meneleponku belakangan ini.
Kau bilang bibi Soon Deok bekerja sebagai pelayan ibu, 'kan?
Ya, memangnya kenaoa?
Aku butuh bantuannya.
Dia pasti akan mengerti hal itu.
Moorim School tak menerima pengunjung dari luar.
Aku akan mengatur pertemuan dengan Presedir Wang Hao.
Baiklah.
Kau akan tetap di sekolah
saat anak-anak pergi liburan nantinya, 'kan?
Ya.
Baiklah.
Akhirnya... kita telah menemukan kunci ke Chintamani.
Sekarang, orang yang memiliki Chintamani itu...
Sekarang dia bisa melawan kekuatan yang ingin berkuasa.
Aku ingin kau pergi diam-diam dan membawa kunci itu.
Ketua.
Anda bisa mendengar suaraku?
Bagaimana dengan perkembangan Moorim?
Sejak kunci Chintamani menghilang...
Organisasi Moorim sekarang sedang kehilangan banyak kekuatannya.
Apa rencana kalian tentang Chintamani itu?
Seperti yang sudah aku rencanakan...
Penerus dari Organisasi Moorim School
akan bertanggung jawab atas semua kunci Chintamani.
Bukannya itu terlalu berbahaya untuk satu orang menyimpannya?
Kenapa kita tak membagi kuncinya menjadi tiga bagian?
Dan memberikannya kepada tiga orang yang berbeda?
Sebagai Kepala Organisasi Moorim...
Aku percaya dia bisa melindungi Chintamani.
Apa anda sudah menunjuk siapa yang akan menggantikan anda?
Ini apa?
Soon Deok telah menyelamatkan hidup anakku.
Aku merasa tidak enak tak pernah mengucapkan terima kasih.
Omo! Bukannya ini paket tur cruise?
Anggap saja ini adalah hadiah dariku dan luangkan waktumu.
Lagi pula, aku tak akan kesepian lagi karena Presedir akan pulang besok.
Ah... jadi anda ingin memiliki waktu berduaan sekarang?
Ah, bukan seperti itu.
Aku hanya ingin membalas kebaikan anakmu itu.
Tapi, tiket ini mahal sekali.
Baiklah, sebelum aku pergi aku akan membeli banyak mawar untuk anda.
Sudah kubilang kan bukan seperti itu.
Shim Soon Deok.
Apa yang terjadi?
Apa? Apa yang kalian lakukan tadi?
Kupikir kau akan pergi tanpa pamit.
Kenapa kau kembali?
Karena kau.
Maaf, aku akan segera mengirimnya sekarang!
Soon Deok, maaf!
Ada pesanan yang harus kau kirim lagi.
Apa?
Ternyata mereka memesan 2 paket. Tapi, yang tadi itu hanya 1 paket.
Aku yang salah. Maaf. Maaf.
Tapi, apa gunanya minta maaf?
Apa?
Aku tadi mengantarnya tepat waktu.
Dan apa gunanya minta maaf?
Kerja itu memang sulit, 'kan?
Kau yang jaga kasir, aku yang akan mengantarnya.
Ta-da!
Ini apa?
Ini ada tiket paket tur.
Dari mana kau mendapatkannya?
Ibu Wang Chi Ang yang memberikannya padaku.
Soon Deok tak akan mau menerima ini.
Dan untuk apa aku pergi liburan jika aku tak bisa melihat begini?
Jangan begitu, kita harus liburan!
Aku tak mau! Kau bisa lakukan semaumu setelah aku mati nanti.
Kita akan mendapatkan pelayanan yang bagus jika kita naik kapal ini!
Yang harus kita lakukan hanyalah duduk manis saja.
Apa kau tak memikirkanku juga?
No comments yet. Be the first to leave one.