Season 1

Release info

Isekai Meikyuu de Harem wo S01E02 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-07-13
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 193 lines.

Ini...

adalah kisah masa depan...

yang mungkin akan terjadi.

Sudah sepuluh tahun, ya...

Hmm, Tuan...

Apa, Roxanne?

Sebenarnya, untuk keperluan apa kita ke sini?

Bisa dibilang...

tidak ada keanehan di sini.

Ini hanya terlihat seperti pedesaan biasa,

yang bisa ditemukan di mana pun.

Mungkinkah ini tempat rekreasi atau sesuatu yang lain?

Atau sedang...

libur?

Tidak,

tempat ini hanya desa biasa yang tak ada apa-apa.

Tapi...

Oh...

Dulu aku pernah sekali berkunjung ke sini.

Oh, ke sini?

Ya.

Ini kisah sebelum aku bertemu dengan Roxanne.

Ini kandang kuda.

Apa yang salah dengan tempat ini?

Aku berpikir apakah rasanya seperti ini...

Jika dibilang rindu, aku memang rindu.

Tapi, aku tak begitu ingat.

Tapi, aku tak begitu ingat.

Tapi, aku tak begitu ingat.

(Durandal: Kekuatan Serangan 5 Kali Lipat Penyerapan HP. Penyerapan MP. Selama Nyanyian)

Hei, apa kau masih ingat aku?

Atau kau berbeda dengan kuda yang aku temui saat itu?

Kalau begitu,

pelaku pencurian sandal juga...

jadi lebih tenang, ya.

Apa ada sesuatu?

Tidak.

Hanya aku merasa itu warna rambut yang langka.

Rambut warna hitam?

Memang di sekitar sini...

jarang melihat orang seperti itu.

Dia sama.

Ya, kau benar.

Mio dan Michio, ya?(Mio. Pria. 9 Tahun)

Usianya juga sama.

Hmm, ya...

Memang begitu, ya.

Oh?

Apa yang sedang kau tanam?

Hmm?

Timun.

Timun, ya...

Itu produk khusus dari desa ini, ya.

Bagaimana kabar orang tuamu?

Oh...

Ibuku baik-baik saja.

Tapi, ayahku meninggal sebelum aku lahir.

Begitu, ya.

Apa kau selalu mendengar perkataan ibumu?

Oh...

Ya.

Baguslah kalau begitu.

(Pedang Lengkung: Kekuatan Serangan 5 Kali Lipat Penyerapan HP)

Serahkan pedang ini...

pada ibumu.

Lalu, jika dia sudah mengizinkan,

jadikan ini sebagai milikmu.

Oh...

Gunakan pedang ini untuk melindungi ibumu.

Tapi...

Jangan ragu.

Oh...

Dengarkan aku.

Dengan memiliki pedang ini,

bukan berarti kau akan menjadi lebih kuat.

Ya.

Yang kuat adalah pedang itu.

Jangan kau lupakan itu.

Ya.

Terima kasih, Paman.

Paman, ya?

Maafkan aku, Roxanne,

pedang yang pertama kuserahkan padamu,

malah kuserahkan ke orang lain.

Tidak apa-apa, aku tak terlalu peduli.

Siapa anak itu?

Anak yang baru pertama kali aku temui.

Tapi, mungkin...

aku kenal dengan ayahnya.

Ayo.

Dengan 33 koin emas jadi 330.000 Nars.

Jika ingin membayar dengan koin perak...

untuk membeli Roxanne,

aku perlu 70.000 lagi, ya.

Jika aku percaya pada pedagang budak itu,

ada dua cara cepat bagiku...

untuk mendapatkan uang saat ini.

Labirin?

Iya.

Itu ditemukan di hutan barat...

beberapa hari yang lalu.

Mungkin Tuan Michio juga...

datang ke kota ini untuk tujuan itu?

Aku datang ke sini bukan untuk itu.

Lagi pula,

kenapa para petualang mengincar itu?

Karena Anda bisa menjual barang yang Anda dapatkan setelah mengalahkan monster.

Bagi orang yang percaya diri,

labirin adalah tempat di mana Anda pasti bisa menghasilkan uang.

Namun, sulit untuk menghasilkan uang...

dalam waktu yang singkat.

Jadi, memang jalan pintas untuk mendapatkan hadiah adalah pembunuhan, ya?

Memang ini akan menjadi uang,

tapi aku tidak terlalu merekomendasikannya.

Kenapa?

Bagi para pencuri, para pemburu hadiah...

adalah lawan yang ingin mereka singkirkan.

Jika terlalu banyak mendapatkannya...

Malah akan diincar oleh mereka, ya?

Iya.

Selain itu,

meskipun itu lebih efisien dari labirin,

tapi tidak begitu banyak pembunuhan...

yang dihadiahi sepadan dengan bahayanya.

Oh begitu, ya.

Masih ada 5 hari sampai batas waktu untuk pembelian Roxanne.

Pertama-tama, coba dengan cara yang solid.

Baiklah, aku akan pergi ke labirin.

Tapi sebelum itu,

masalahnya adalah ini.

Melawan para pencuri membuatnya menjadi jelas.

Ini hebat.

Tidak, ini senjata yang sangat hebat.

Oleh karena itu, kemungkinan besar akan menjadi sasaran, 'kan?

Seperti aku mencuri sandal.

Jika ini dicuri, aku bahkan tak bisa melihatnya.

Karena bagaimanapun, aku juga sudah mendapatkan...

63 poin bonus.

Pengaturan ulang karakter!

(Pengaturan Ulang Karakter Peralatan Bonus. Senjata: Aksesori)

Begini lebih baik. (Pengaturan Ulang Karakter Peralatan Bonus. Senjata: Aksesori)

(Pengaturan Ulang Karakter Peralatan Bonus. Senjata: Aksesori)

Selanjutnya...

Aku harus mendapatkan senjata yang terjangkau...

sebagai pengganti Durandal.

Kosong, ya?

Artinya aku bisa menambah keahliannya nanti, ya?

Maaf, Tuan, apa ada yang bisa saya bantu?

Apa semua pedang lengkung di sini harganya sama?

Iya, benar.

Tampaknya, dia tak mengerti...

bahwa ada pedang yang punya slot keahlian yang kosong.

Kalau begitu, aku mau ini.

Baiklah, terima kasih.

Lalu, aku juga mau baju zirah yang terjangkau.

Jika demikian,

bagaimana dengan ini?

Kalau tidak salah,

sepertinya dia bilang pintu masuk ada di sini.

Oh?

Jika ada seorang penyihir,

(Petualang, Penjelajah, Kesatria, Prajurit, Penyihir)

apa ini yang disebut sihir perpindahan itu? (Petualang, Penjelajah, Kesatria, Prajurit, Penyihir)

(Petualang, Penjelajah, Kesatria, Prajurit, Penyihir)

Jadi itu pintu masuk labirinnya, ya?

Baiklah, aku juga akan pergi.

(Keahlian Bonus: 30% Diskon Pembelian/Penjualan Keahlian Bonus: Senjata Bonus)

Melepaskan diskonnya, (Keahlian Bonus: 30% Diskon Pembelian/Penjualan Keahlian Bonus: Senjata Bonus)

selamat datang Durandal.

Selanjutnya,

Kurang lebih seperti ini.

Wah, aku bahkan tak merasa seperti sedang menyentuh sesuatu.

Ya, bersiaplah!

A-Aduh...

Jadi ini...

adalah labirin...

Pandanganku agak buruk,

tapi untuk saat ini, aku rasa aku tak memerlukan lampu.

Tak kusangka ini sedikit indah.

Tapi, labirin tetaplah labirin.

Aku harus bersiap menghadapi monster.

Pengaturan pekerjaan!

Eh, pekerjaannya bertambah?

Penjelajah?

Omong-omong... (Operasi kotak keahlian barang, Pesta terorganisir, Jalan bawah tanah)

saat aku mencuri sandal,

apa pekerjaan sebagai pencuri juga bertambah?

Itu artinya...

karena aku masuk ke labirin,

aku mendapatkan pekerjaan sebagai penjelajah.

Apa ini?

Pahlawan?

Sejak kapan ada yang seperti ini?

Harem in the Labyrinth of Another World subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Harem in the Labyrinth of Another World

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left