Romance on the Farm

Romance on the Farm (田耕纪)

Download Indonesian Subtitle

Release info

RomanceontheFarm01-26iQIYIretail
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

other
Download Indonesian Subtitle Files for Mobile (26)
Choose the file for your episode
E01
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 1.srt 52 KB
E02
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 2.srt 58 KB
E03
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 3.srt 57 KB
E04
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 4.srt 51 KB
E05
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 5.srt 58 KB
E06
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 6.srt 51 KB
E07
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 7.srt 54 KB
E08
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 8.srt 56 KB
E09
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 9.srt 59 KB
E10
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 10.srt 56 KB
E11
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 11.srt 49 KB
E12
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 12.srt 50 KB
E13
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 13.srt 49 KB
E14
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 14.srt 56 KB
E15
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 15.srt 53 KB
E16
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 16.srt 56 KB
E17
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 17.srt 60 KB
E18
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 18.srt 67 KB
E19
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 19.srt 61 KB
E20
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 20.srt 57 KB
E21
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 21.srt 60 KB
E22
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 22.srt 59 KB
E23
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 23.srt 49 KB
E24
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 24.srt 41 KB
E25
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 25.srt 49 KB
E26
[Bahasa Indonesia] Romance on the Farm episode 26.srt 47 KB
Download Indonesian Subtitle
Translate with Pro
Show all subtitles
Published on: 2024-04-26
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 194 lines.

Apa aku akan...

dikubur hidup-hidup menemani orang mati?

Aku tidak mau main lagi!

Aku tidak mau main lagi!

Aku tidak mau main ini!

Aku... Aku tidak mau main lagi.

Lepaskan aku!

Kumohon, lepaskan aku!

Panas!

Aku tidak mau main lagi!

Mana sistem pertanian yang dijanjikan?

Sawahnya tidak kelihatan.

Baru masuk langsung dikejar orang,

bahkan mau dibakar.

Tadi ada sedikit masalah dengan sistem.

Setiap kali waktu penempatan

selalu kurang tepat.

Mari kita mengawakutu perangkat.

Baik.

Ulang sekali lagi.

Bersabarlah.

Kuberitahukan padamu,

kamu sebagai pencoba kelompok pertama

tahap pengujian,

setelah kamu menyelesaikan misi,

selain bisa mendapatkan hadiah uang,

juga bisa berkontribusi bagi pengembangan gim.

Baru saja dimulai,

langsung menyiksa orang mati-matian.

Menurutku kalian ini bukan

eksperimen gim namanya,

tapi ingin membunuh orang.

Jika diulang lagi,

bisakah

rasa sakitnya

dikurangi sedikit?

Tidak masalah.

Tapi aku harus mengingatkanmu,

para kerabat yang menyusahkan itu,

kamu tetap harus mengalaminya.

Hal seperti ini,

setelah di dalam gim kamu mengambil misi dan dimuat...

Kamu sudah mengatakannya sebanyak 50 kali.

Kakek!

Cucu Anda menelepon Anda!

- Aku keluar untuk menjawab telepon dulu. - Kakek! Cucu Anda menelepon Anda!

Kamu sudah menelepon berkali-kali,

ada apa seburu-buru itu?

Ibu.

Sebentar lagi kuliah dimulai, biaya kuliah...

Kenapa tidak minta pada ayahmu?

Ayahku bilang tidak ada uang,

menyuruhku bertanya padamu.

Adikmu belajar piano menghabiskan

cukup banyak uang.

Badan Paman Li-mu juga tidak sehat.

Biaya makan, nutrisi dan obat,

semuanya butuh uang.

Setelah aku bercerai dengan ayahmu,

selalu aku yang mengurusmu.

Aku sudah berusaha sebisaku.

Kamu tanyakan pada ayahmu.

Bicaralah dengan ayahmu.

Kamu sudah mahasiswa tahun kedua.

Dia bisa bebas setelah membayar

biaya kuliah selama dua tahun.

Tidak perlu pelit dan menghemat uang sesedikit itu.

Tapi Ibu, aku...

Kakak Seperguruan Kedua juga di sini?

Lian Man'er?

Bukankah Ibu menyuruhmu pergi memetik sayuran?

Kenapa kamu berani bermalas-malasan di sini?

Bibi Bungsu?

Siapa yang bermalas-malasan di kandang babi?

Menjauhlah dariku.

Karakter nonpemain ini sungguh sok.

Kak.

Rasanya sungguh nyata.

Imut sekali.

Kamu siram ke mana? Hati-hati.

Menantu Kedua.

Apakah kamu mencuri telur?

Ibu,

Anda jangan memfitnahku.

Aku sudah bekerja sepanjang pagi,

mana ada waktu mencuri barang berharga Anda?

Ye… Ye’er.

Ye'er.

Cepat bantu aku.

Sapu lantai.

Nenek tua ini,

kenapa terus menyentuh pantat ayam?

Ayam akan mengeluarkan berapa butir telur,

bisa ditebak dengan disentuh.

Apa yang kamu katakan?

Tidak pandai apa pun,

hanya pandai makan.

Kamu tidak bekerja,

malah berkeliaran di sini.

Kamu masih berdiri di sini?

Rakus tapi malas bekerja.

Aku lihat kamu...

Kenapa lari?

Kenapa kamu memukul orang?

Cepat masak air dan nasi!

- Minggir! - Ibu.

Menantu Ketiga.

Apakah kamu

yang mengambil telurku?

Ibu.

Apa yang kamu katakan?

Aku mengawasinya dengan ketat setiap hari.

Pagi hari memegang pantat ayam,

aku yakin pasti lima butir.

Tadi aku memungutnya tinggal empat butir.

Jika tidak ada yang mengambilnya,

kenapa bisa berkurang?

Bicaralah.

Ibu.

Suamiku, aku tidak mencuri.

Ibu, apa yang terjadi?

Kamu pulang tepat pada waktunya.

Istrimu ini cukup hebat juga.

Baru dikatai sedikit, langsung tidak senang.

Lihatlah ekspresinya ini.

Ibu.

Sudah menjadi keluarga bertahun-tahun,

Anda seharusnya mengerti

bahwa menantumu

bukan orang seperti itu.

Aku sungguh membesarkan seorang putra yang baik!

Beraninya setelah kamu menikah,

kamu mengatai aku tua bangka!

Selalu menjelek-jelekkan aku.

Sia-sia aku membesarkanmu.

Benar-benar ajaib.

Semuanya anak cucu yang tidak berbakti!

Ibu. Ibu.

Ini salahku.

Adik Ipar Ketiga,

bukankah cuma masalah makan sebutir telur?

Kamu akui saja.

Ibu paling-paling hanya menegurmu sedikit.

Kakak Ipar Kedua, aku...

Benar.

Bukankah cuma masalah makan sebutir telur?

Akui saja.

Akuilah.

Bibi Kedua.

Bagus.

Ibu!

Ibu!

Dengarkan penjelasanku, Ibu.

Lari? Kenapa lari?

- Ibu! - Lari lagi?

Memang agak sakit.

Aneh-aneh saja anggota Keluarga Lian ini.

Aku sudah masuk begitu lama,

kenapa tidak tampak ada misi?

Pemandangan seindah ini,

sayang sekali jika tidak difoto dan diunggah

ke Moments.

Menghasilkan seribu tahil emas?

Tidak ada gambaran.

Kak.

Cepat, ayo pulang.

Nanti dimarahi Nenek.

Biarkan dia marah, aku tidak peduli.

Kotak?

Apakah kamu bisa melihat tulisan di dalamnya?

Sepertinya hanya

aku sendiri yang bisa melihatnya.

Xiaoqi, aku tanyakan padamu.

Berapa harga sebuah mentimun

di daerah kita ini?

Aku tidak tahu harga mentimun.

Tapi aku tahu

harga manisan buah lima koin.

Kalau begitu artinya

satu koin di dunia ini

sama dengan satu yuan di dunia nyata.

Seribu tahil emas

sama dengan 10 ribu tahil perak.

Satu tahil perak sama dengan seribu koin.

Jika dihitung, berarti 10 juta yuan.

Sepuluh juta?

Bajuku ini bahkan ada tambalannya,

kamu suruh aku menghasilkan

uang 10 juta dari mana?

Sepuluh juta!

Sepuluh juta,

bukankah ini menyulitkanku?

Kak.

Kamu baik-baik saja?

More Indonesian subtitles for Romance on the Farm

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left