The Forbidden Kingdom
The first 200 lines.
Apa kabar, Hop?
Kau kembali lagi
Wah gila. Menemukan yang bagus?
Sepuluh Harimau Kwang Tung Ini harta karun
Oh.. Pengantin Wanita Berambut Putih Bahasa Cina, tanpa terjemahan?
Hop, apa kau memiliki edisi-edisi awal Shaw Brothers?
Ada seorang pria yang melakukan Jurus Macan Tutul, aku tidak ingin...
Jurus Macan Tutul, Jurus Naga pertarungan di udara, pertarungan di permukaan air
Macan Membungking, Monyet Berlari
Aku tahu kau. Aku bukan bocah kulit putih yang tidak tahu kungfu
Hajar mereka Dapatkan gadis-gadis tersebut
Hanya ruang penyimpanan yang ada di belakang sini.
Darimana kau memperoleh semua ini?
Sudah berada di sini sejak kakekku membuka toko ini beratus-ratus tahun yang lalu
Ia menunggu seorang pria yang datang dan mengambilnya
Mengembalikannya ke pemilik aslinya
Pria tersebut tidak pernah datang
Ayahku mewarisi toko ini, juga menunggu, untuk waktu yang lama
Sekarang aku.
Itu Tongkat Tebal bergaya Kuil Utara
Jenis yang sama dengan yang digunakan oleh 13 biksu untuk menyelamatkan Kaisar Tang.
Aku pernah melihatnya. Tepat seperti itu.
Aku pernah bermimpi tentang itu. Kau tahu mengapa?
Kau terlalu banyak menonton film Hong Kong. Ayo, kemari.
Aku akan memberimu lima film Bruce Lee yang mengagumkan
Dengan harga 'gila-gilaan'. Kau jagoannya, Hop.
Jason.
Hei, ada apa?
Tidak ada apa-apa. Hanya, kau tahu, jalan-jalan
Kau pergi ke Chinatown. Ada apa dengan itu?
Oh, Kung Fu. Kau serius?
Aku tidak seharusnya berbicara tentang itu. Tidak dibawah kode etik Kung Fu.
Hei lihat. Anak baru ini sedang bersama-sama para gadis
J Boy, kau masih mengendarai sepeda murahan ini?
Kau harus mengganti rongsokan ini dengan motor.
Apa ini? Hanya sekedar peregangan kaki. Bukan hal besar.
Enter The Dragon. Pengantin Wanita Berambut Putih.
Yah, sebenarnya itu sangat bagus.
Oh ayolah, lepaskan dia. Dia bukan biasa. Dia bisa Kung Fu.
Apa? Kau pikir kau orang Cina? Kau bergaul dengan orang Cina yang memainkan sitar.
Ada apa denganmu? Ayo kita lihat beberapa jurus.
Ayo, ayo. Perlihatkan padaku beberapa jurus Kung Fu. Ahli Kung Fu, hah?
Mau Tae Kwon Do?
Hei Lupo. Dia bergaul dengan orang Cina tua itu. Baru saja berbelanja di sana.
Kau punya hubungan dengan orang tua itu?
Diam dan lakukan.
Sudah larut Lenny. Mungkin dia sudah pulang ke rumahnya.
Dia tidak di sini. Ayo pergi saja.
Siapa di sana? Bocah Kung Fu. Kau kembali untuk film-film murah lagi?
Kuberitahukan padamu. Tawaran terbaik di Chinatown. Ayo masuk.
Mau minum teh? Usir berandalan itu.
Yankees menang. Sayang sekali.
Siapa yang bersamamu? Teman?
Dimana kau menyimpan uangnya?
Aku bilang, dimana kau menyimpan uangnya?
Ayo orang tua! Tetap di sini.
Aku dapatkan kotaknya.
Jesus, Lupo. Kau menembaknya
Ambillah
Harus mengembalikannya ke pemilik sahnya. Lari.
Kau menyaksikannya? Apakah kau menyaksikannya?
Hajar dia dengan tongkat itu.
Tunggu, tenanglah. Jangan... Apakah kau melihatnya?
Tenanglah Lupo. Hei, tenang sobat. Ayolah. Turunkan senjata itu.
Diam! Mungkin akulah yang menarik picunya, tapi kita semua bersama dalam masalah ini.
Tapi kecoak kecil ini, dia bukan salah satu dari kita.
Minumlah teh ini. Ini akan membantumu pulih.
Permisi, aku tidak tahu aku berada di mana.
Aku tidak ingat bagaimana aku bisa berada di sini. Aku ingat aku terjatuh...
Seorang tua menemukanmu terbaring di sungai.
Kami semua menduga kau sudah meninggal.
Ayo! Ayo!
Melarikan diri? Tolong aku!
Tolong lepaskan dia!
Cepat, pergi dan tangkap orang itu!
Berhenti, berhenti!
Jatuhkan apa yang kau pegang!
Coba untuk lari, dan akan kubunuh kau. Kemarilah!
Apa yang kau pegang itu? Darimana asalmu?
Ini? Kau menginginkan ini?
Jatuhkan tongkat itu jika kau ingin tetap hidup.
Tolonglah tuan-tuan, berikan sedikit uang untuk pemabuk malang ini.
Enyahlah!
Darimana kau memperoleh tongkat itu? Aku tidak tahu apa yang kau katakan.
Dimana kau menemukannya? Aku tidak memahamimu.
Itu karena kau tidak menyimak.
Di belakangmu!
Aku tidak tahu dimana aku berada
Atau bagaimana aku bisa kemari. Dan siapa orang-orang yang ingin membunuhku tersebut.
Apapun yang kau lakukan tadi itu gila.
Bukan, Tinju Mabuk.
Lihat Kung Fu Berandal dari Selatan.
Aku Lu Yang, pelajar dalam perjalanan.
Kau datang dari mana, biksu?
Aku bukan biksu, aku Jason.
Jason Tripitikas, dari Boston Selatan.
Apakah ini mimpi? Bukan, tempat asalmulah yang mimpi.
Melalui gerbang 'Tanpa Gerbang'.
Apakah itu seperti worm-hole atau semacamnya?
Bukan, hal tersebut artinya kau adalah Ahli Zen atau kau membawa sesuatu yang sangat spesial.
Ini? Dulunya di sebuah toko, menunggu seseorang untuk mengambilnya, dan...
mengembalikannya ke pemilik sahnya.
Apa?
Telah lama diramalkan, bahwa seorang pencari akan tiba.
Untuk mengembalikan tongkat tersebut dan mengakhiri rezim dari Panglima Giok.
Mengembalikan tongkat ke siapa?
Raja Kera.
Terlahir dari batu, di atas gunung buah dan bunga.
Dengan senjatanya di tangannya.
'Chi'nya menjadi seperti api. Tongkatnya bertarung seperti sihir.
Dia menentang aturan yang berlaku.
Tapi tentara Giok tidak dapat mengalahkannya.
Raja Kera mengalahkan setiap prajurit yang diutus untuk menghentikannya.
Tapi dengan tongkat sihirnya, dia tak terkalahkan.
Berita mengenai ketidakpatuhannya sampai ke Kerajaan Terlarang.
Ke Gunung Lima Unsur, tanah tempat para Makhluk Abadi.
Setiap 500 tahun, Kaisar Giok mengadakan Jamuan Persik.
Di sinilah Menteri-menteri Surga berkumpul untuk merayakan keabadian mereka
dan meminum ramuan keabadian.
Satu cicipan dari minuman surga ini, akan memberikan kehidupan abadi
Terbebas dari penderitaan dan hasrat duniawi.
Raja Kera lalu menerobos perjamuan tanpa diundang.
Kaisar Giok terkesan akan Raja Kera
Tapi Panglima Giok tidak demikian.
Sebagai pemimpin prajurit,
Sang Panglima memerintahkan agar Raja Kera membungkuk padanya.
Dia hanya sedikit belum dipoles, hanya itu.
Berikan sebuah julukan kepada monyet nakal itu dan biarkan dia pergi.
Puas karena semua baik-baik saja di Surga dan Bumi.
Sang Kaisar Penguasa pergi untuk memulai meditasi 500 tahunnya.
meninggalkan Panglima Giok sebagai yang berwenang melalui mandat surgawi.
Daripada mentaati perintah Raja Giok
Sang Panglima menantang duel si Raja Kera
jauh di atas Gunung Lima Unsur
di dalam istana Sang Panglima, pertempuran para makhluk abadi terjadi
untuk membuktikan sekali dan untuk selamanya kemampuan siapa yang lebih hebat.
Pertarungan tongkat yang hebat, Wukong.
Tapi tanpa senjatamu, kau hanyalah seorang pertapa kesepian.
Tanpa senjata, tanpa sihir 'Chi'. Tinju melawan tinju.
Raja Kera terlalu percaya pada kata-kata Sang Panglima.
Melepaskan senjata sihirnya.
Menyadari bahwa dia telah ditipu, Raja Kera lalu menghempaskan tongkatnya ke Kerajaan Tengah.
Beladiri berdasar atas tipu muslihat, kawanku.
Karena abadi, Raja Kera tidak dapat dibunuh.
Hanya terperangkap di dalam batu, dimana ia menunggu si pencari dari ramalan,
untuk mengembalikan senjata saktinya dan akhirnya membebaskannya.
Itulah yang aku dengar, dahulu kala.
Berapa lama dia dipenjara?
Lima ratus tahun, kira-kira beberapa dekade.
Tersebutlah, ketika Raja Kera dibebaskan maka Kaisar Giok akan kembali.
Bagaimana cara aku kembali?
Kau harus mengembalikan tongkat itu ke Gunung Lima Unsur.
Kau harus membebaskan Raja Kera.
Aku tidak dapat membebaskan Raja Kera. Aku harus pulang.
Pelayan, anggur lagi. Kau tidak berpikir kau sudah minum terlalu banyak?
Anggur adalah inspirasiku. Dalam beberapa hal, aku dikenal sebagai penyair.
Bersulang!
Dalam hal lain, aku dikenal sebagai pengemis.
Istriku.
Darimana benda ini? Dari mereka.
Petugas, lihatlah dengan apa mereka membayar. Apa ini?
Apa yang kita lakukan sekarang? Seberapa bagus Kung Fu-mu?
Dia yang tidak berbicara, tidaklah mengetahui. Dia yang mengetahui, tidaklah berbicara.
Kau pastilah seorang ahli.
Darimana kau memperoleh Raben itu? Itu palsu.
Dewasa ini ini kau bisa memperoleh apa saja di Jalan Sutra.
Minggir, orangtua bodoh.
Serahkan itu.
Serahkan Raben itu atau mati.
Pergilah!
Tolong!
Lindungi dirimu sendiri. Apa?
Ayo pergi.
Apa yang kau lakukan?
Lompat! Aku pikir tidak!
Jangan berpikir, lakukan saja!
Terimakasih.
Bocah berkemampuan tinggi. Apa kau dari Pegunungan Utara?
Ia Golden Sparrow dari selatan.
Kau sungguh menolong tadi. Tidak tahu apa jadinya jika kau tidak membantu.
Ia tidak menduga bahwa Pemabuk Abadi memerlukan pertolongan.
Kau abadi?
Kau lari dari apa, nak?
Pemburu bayaran mencoba menghentikannya dari mencapai Gunung Lima Unsur.
Aku sarankan kau tetap menuju ke barat.
Dan hanya berhenti untuk memberi minum kudamu.
Kau tidak ikut? Perjalanan menuju Gunung Lima Unsur,
melintasi tanah tandus dan gurun, bahaya yang tak terkatakan.
Yang terparah dari semua itu, tidak ada anggur.
Ramuannya. Setiap makhluk abadi memilikinya.
Aku minta maaf. Tanpa anggur aku akan musnah.
Kau harus mengerti ini.
Tidak. Kau harus mengerti ini.
Ini gila!
Kau ingin pulang kembali? Iya.
Maka dengar baik-baik. Jika kau mati di sini,
kau juga akan tewas di duniamu.
Kau mengerti?
Kendiku sudah hampir habis. Aku harus mengucapkan selamat tinggal. Selamat tinggal.
Lu... Tunggu!
No comments yet. Be the first to leave one.