The first 131 lines.
Inilah akhir dari "Jalan Ular"!
Melawan Gravitasi yang Kuat adalah Pelajaran Pertama Kaio
yaitu dengan cara mengejar, Bubbles-kun.
158 hari sebelum Bangsa Saiya tiba.
Akan jadi Sekuat apakah Goku?
Dokkan Dokkan Beruntung--nya
Dokkan Dokkan Surgawi--
Genki Dama--Melesat Ke Angkasa
Go Go Lakukan
Ada yang aneh, energi mis--terius
Tidak takut, coba lihat--saja nanti
ulindungi, dirimu de--ngan nyawaku
Rubah nyali, dari cinta ke--dalam tenaga
Apapun kan--kita hadapi, dengan semangat--yang membara
Makin kuat--lawan itu, pasti akan makin menyenang--kan
Dokkan Dokkan Beruntungnya
Dokkan Dokkan Kesempatan
Mendesing di udara bagai menaiki angin
Dokkan Dokkan Beruntungnya
Dokkan Dokkan Besok Juga
Jiwamu pasti tau, jawaban dari semu--anya ini
Jiwa Naga!
"Melawan Gravitasi 10x Lipat! Goku, Latihan Mengejar Monyet"
Kau makan banyak sekali...
Setidaknya sisakan sedikit...
Hey, apa itu tidak berlebihan?
Perut Kenyang hati-pun Riang!
Kenyang-Riang!
Apa itu Lelucon?
Kenyang sekali!
Tidak terlalu enak, tapi cukup bagi-ku.
Sepertinya orang ini tidak punya Rasa Hormat kepadaku.
Kau tau, Kaio-sama?
Aku kaget kalau kau tidak Kebosanan di Planet ini.
Kau belum paham.
Ada banyak Kesenangan disini yang kau tidak tau.
Menghitung banyak-nya Rumput,
Melihat ke atas langit,
atau Kencing Sembarangan.
Hobi Baru-ku adalah...
...Menyetir Mobil.
Nah, sekarang cepatlah kau tangkap Bubbles-kun.
Atau aku tak akan ajari kau Jurus Bela Diri.
Y-Ya, aku akan berusaha.
Baiklah...
Oh, iya...
Gunakan kembali Pemberat yang...
tadi kau kenakan.
Itu sangat Efektif.
Jika pakai itu akan lebih sulit berlari.
Ku-beri tau kau sesuatu.
Tempat dimana Bangsa Saiya itu tinggal, Gravitasi-nya sama dengan tempat ini.
Itulah mengapa mereka sangat kuat.
Apa kau mulai menyadari Rahasia Kekuatan mereka?
Namun bukan hanya itu saja.
Bangsa Saiya punya Insting Bertarung semenjak Lahir.
Itulah yang mengerikan dari mereka.
Tenang saja, aku juga Bangsa Saiya kok!
Bagus sekali.
Tapi jangan lengah!
Paman!
Tolong aku!
Jangan manja kepada-ku!
Sepertinya ia hanya bisa tunjukan Kekuatan Sejati...
hanya pada Bulan Purnama.
A-du-duh...
Tampaknya kini kau...
sudah bukan Anak Cengeng lagi ya?
Piccolo-san, dulu pernah Bertarung dengan Ayah-ku?
Pertarungan belum selesai.
Setelah kalahkan Saiya,
berikutnya adalah Ayah-mu.
Namun Ayah pernah bilang, kalau kau yang sekarang...
tidaklah Se-Jahat yang sebelum-nya.
Aku juga sependapat.
Walaupun Ibu & Kakek-ku ketakutan padamu.
Hentikan Omong Kosong, dan segera-lah tidur!
Latihan besok akan lebih Keras lagi!
Baik!
Sialan...
Dalam sekejap mata 3 Minggu-pun berlalu.
Kau tak akan tau betapa enak...
...Siomay ini...
...yang membuat hati jadi Santai...
Keren, keren!
Hah, tidak ada yang mendengar?
Tunggu, tunggu, tunggu!
Nasi Sebakul buat kuat Kuli Panggul!
Tunggu!
Sekarang!
Nyaris!
Sialan!
Baiklah...!
Bersemangat sekali ya?
--Tunggu! --Benar, mereka ber-2 memang Tidak Sopan!
Benarkah dia se-hebat itu?
Namun aku tak akan kalah!
Selalu nyaris...
Baiklah!
Kena kau!
Baiklah!
Tunggu!
Berhasil!
Akhirnya tertangkap!
Seperti yang aku duga.
Dia berhasil menaklukan Gravitasi di tempat ini.
Mungkin dia bisa menguasai "Jurus Kaio-ken".
Ayo, bangun!
Jangan sombong kalau kau bisa menghindari beberapa serangan.
Masih belum cukup!
Tolong aku!
Get back up here, by yourself!
Tupai!
Semangka!
Burung Camar!
Ikah Hias!
Monster!
Sapi!
Beruang Es!
Bola!
Apel!
Gorila!
Singa!
Sekarang giliran-mu!
Ten-san & Yamucha-san jadi Tambah Kuat!
Yajirobe, serius-lah!
Sialan...!
A-du-du-duh!
Berhasil!
Hore, hore!
Kaio-sama, apa lagi setelah ini?
No comments yet. Be the first to leave one.