The first 200 lines.
CD PESTA ULANG TAHUN KE-18 AMELIA
Dia datang!
SELAMAT
Panjang umurnya, panjang umurnya
Panjang umurnya serta mulia
Untuk Amelia, yang berusia 18 tahun hari ini.
Hore!
Inilah awal kehidupan dimulai. Pasti luar biasa!
Kau gadis terkeren di Skåberga!
Keren sekali!
Amelia!
Kita sangat hebat!
Bajing...
Ketika lulus, ada banyak ide tentang masa depan.
Tahu-tahu usia kita sudah 40 tahun.
Usia hanyalah angka.
Kalau begitu aku lebih suka angka 18.
Kalau yang ini?
Sangat bagus. Apa itu ukuranku?
Benar...
Ini stok terakhir ukuran itu, dan bajuku basah, jadi...
- Kau bekerja di sini, 'kan? - Ya, benar.
Ya...
Baiklah.
- Di belakang masih ada? - Maaf. Ini stok terakhir.
Aku bisa bantu mencari yang lain.
Tapi itu yang kulihat
- dan kubayangkan. - Baiklah.
Jadi, terima kasih.
Sampai jumpa.
Amelia...
Mari kita bicara di kantor.
Kau memecatku?
- Di hari ulang tahunku? - Ya, entah apa yang ku... Tidak.
- Aku berhenti. - Apa?
Aku juga tak butuh pekerjaan ini.
Saatnya makan kue.
Aku sudah terlalu lama bekerja di sini.
Jadi, waktunya tepat.
Amelia, aku tak ingin seperti ini.
Ayo kita bicara.
Minggir. Ayo, minggir!
- Itu berjalan lancar. - Tidak juga.
Diterima pukul 10.42.
- Hai, Amelia. Ini Ayah... - ...dan Ibu.
Kami ingin ucapkan selamat ulang tahun ke-40.
Panjang umurnya Panjang umurnya...
- Hei, ada yang berulang tahun! - Hei.
Cobalah minum ini.
Selamat ulang tahun.
Terima kasih, Sayang.
Sekali teguk?
Rasanya enak.
Arez, kau malaikat.
- Mau kue? - Tidak.
- Hai. - Hai.
Aku sudah pesan piza. Fiona.
Sudah siap. Sebentar.
Hai.
Hai.
- Sudah lama. - Benar.
Kabarmu baik?
Sangat baik. Amat sangat baik.
Sangat baik.
Masih tinggal di sini?
Ya. Hanya sementara.
Ini bukan tempat menyenangkan, jadi...
- Tidak. - Tidak.
Entahlah. Aku suka. Aku baru saja kembali.
- Bagus. - Ya.
Maksudku, ini tempat yang indah jika kau suka kota kecil.
Ada...
Kue di sana.
Bukan, sedikit di atasnya.
Ada pesta?
- Ya, ini hari ulang tahunku, jadi... - Sungguh?
- ...kusajikan piza. - Selamat.
- Amelia juga berulang tahun. - Aku tahu.
- Kau juga mengadakan pesta? - Ya.
Kalau begitu, semoga pestamu meriah.
Kau juga.
- Terima kasih. - Dah.
Sama-sama.
Aku ke konsernya tahun lalu. Dia luar biasa.
Kalian saling kenal?
Begitulah.
Ada yang berulang tahun?
- Ya, aku. - Aku juga.
Juga... Ya.
Kami bagaikan saudara kembar...
dia dan aku.
Itu julukan kami karena merayakan ultah bersama.
Suatu ketika kami membuat kapsul waktu.
- Sedang apa? - Pergilah.
Apa itu kapsul waktu?
Kaleng yang diisi barang,
lalu kita tulis keinginan terbesar di secarik kertas ,
dan dikubur di dekat lereng ski tua.
Lalu?
Seharusnya kami gali saat usia 18.
- Sudah? - Belum.
- Kenapa belum? - Kami tak bergaul lagi.
Kau tahulah... prioritas kita berubah saat usia 18 tahun.
Pestaku sangat meriah saat usiaku 18 tahun.
Sangat menyenangkan.
Andai ini ulang tahunku yang ke-18.
- Amelia? - Ya?
Cobalah berjalan-jalan.
Ya.
Ya, ide bagus.
...empat, lima, enam, dan belok.
AKU INGIN MENJADI KEREN
Kita sangat hebat!
Amelia!
Panjang umurnya Panjang umurnya serta mulia
Selamat sejahtera, sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia
Sedang apa kalian?
Panjang umurnya, panjang umurnya
Panjang umurnya serta mulia
Selamat sejahtera, sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia...
Tidak, aku... Kalian sedang apa?
Mari bersorak untuk Amelia, yang berusia 18 tahun hari ini!
Hip, hip, hore!
- Selamat ulang tahun, Sayang. - Selamat.
- Delapan belas tahun! - Apa ini?
Hadiahmu.
Lebih baik kau beli sendiri.
Ayah menyusun video ulang tahunmu
sejak usiamu satu tahun.
Terima kasih.
Bagaimana kalian melakukannya? Kalian...
- Kenapa? - Bukankah kamar ini sudah menjadi kantor?
- Apa maksudmu? - Ayo sarapan.
- Ya, ayo. - Aku sedikit lapar.
Siapa yang tidak?
SELAMAT, USIAMU 18 TAHUN!
JUNI 2002
Amelia?
...melakukan apa yang dianggap mustahil,
menang dan melaju ke babak kedua melawan Senegal,
setelah imbang 1-1 melawan Argentina...
DOLLY SI DOMBA TERSERANG REMATIK
- Kenapa kalian terlihat muda? - Manisnya.
- Jika uangnya kurang, bilang. - Sudah kubilang itu tak cukup.
Tidak.
KAMIS, 13 JUNI 2002
Apa dia sakit?
Hei, coba kuperiksa.
Dia tidak demam.
Makanlah, agar kau tidak terlambat.
Jangan bolos karena kau berulang tahun.
Mungkin pestanya di rumah Moa.
- Dia bilang begitu. - Di sini?
Tidak...
- Hai! - Hai. Dia sedang ganti baju.
Amelia! Moa datang!
Kami mengerjakan presentasi tentang agama Hindu. Itu akan...
Hai! Selamat ulang tahun! Astaga, 18 tahun!
Moa?
Itu bajumu, Sten?
Jangan seperti ini. Ini hari ulang tahunmu.
Apa kata Max nanti?
Kita cari yang keren.
Sudahlah. Kau tampak cantik.
Aku punya hadiah untukmu.
Kucari ke mana-mana. Sangat cocok untukmu.
Kau pasti suka. Coba tebak.
Tidak usah, tetapi ini keren.
Botol miras merah muda.
Max memberitahumu?
Kubilang jangan memberitahumu.
- Dia memberitahumu? - Aku merasa pernah melakukan ini.
Astaga, seperti dejavu?
Aku benci itu. Pernah kualami.
Kau bisa berpesta dengan gaya malam ini. Hadiahnya bagus, 'kan?
Kau tak suka?
Halo?
- Aku bicara padamu. - Apa?
- Hadiahnya bagus, 'kan? - Ya.
Pesta malam ini akan seru. Pesta terbaik tahun ini.
Semua orang akan datang. Patrik. Kau tahu, si montir itu?
Dia akan datang.
Kau tahu siapa.
- Patrik si montir? - Ya. Max bicara pada Gabbe, dan dia...
Tunggu... Berhenti. Kau tak melihat ada yang berbeda dariku?
Apa?
Apa aku terlihat lebih tua?
Lebih tua? Amelia, kau sehari lebih tua. Tak ada bedanya.
Apa aku dari masa depan?
- Apa? - Seingatku aku ditabrak truk.
Aku mungkin koma
atau ini kilas balik hidupku sebelum aku mati.
- Apa aku sekarat? - Diam. Tiup wajahku.
- Setidaknya kau tak mabuk. - Tidak.
- Kau menghirup lem? - Masa?
- Benarkah? - Apa? Tidak.
Ya? Belum? Tidak?
Baik, ini. Makanlah permen karet.
No comments yet. Be the first to leave one.