Season 1

Release info

Rurouni Kenshi - 02
A Commentary by AlphAbuAbu
Subtitle berformat ass. Demi kenyamanan style text saat menonton, direkomendasikan menginstall font-font yang dipakai dalam sub ini. - CAC Moose - Hira v8 - Mercurius CT Std Medium

Tags

other
Published on: 2017-08-30
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 182 lines.

Balada Romansa Pendekar Pedang Era Meiji

Kenshin Sang Pengembara

Kenshin Sang Pengembara

Bocah Samurai Cobaan Berat Dan Murid Baru

Berhasil!

Berhasil!

Kalian ini sedang apa memangnya?

Putih bersih!

Putih bersih!

Tentram sekali.

Tentramnya.

Tentram?

Kelinci!

Sudah, sudah.

Terlalu...

...tentram, tahu!

Kenapa?

Kenapa...

...tidak ada...

...murid yang kembali?

Kejadian Battousai palsu itu kan sudah selesai!

Harusnya, 10-20 murid sudah kembali!

Soalnya...

Soalnya guru pembantu yang imut ini siap mengajar.

Atau jangan-jangan mereka tidak bisa dekat-dekat karena aku terlalu cantik?

Aku kurang beruntung!

Kenapa sih?

T-Tidak.

Kenshin...

Kapan aku bisa membangun ulang Dojo Kamiya?

Nona Kaoru, tidak perlu buru-buru.

Habisnya kau juga, Kenshin!

Kenapa aku tidak boleh latihan denganmu?

A-Aku tidak biasa memakai pedang kayu.

Kak Kaoru, aku lapar.

Lapar juga.

Kakek juga!

Oh, Dr. Gensai, selamat datang.

Hai.

Hari ini masak apa?

Benar juga!

Di saat seperti ini, kita harus ceria.

Ceria?

Teraktir aku, dong.

Beruntungnya.

Padahal Kakek datang cuma mau menjemput cucu.

Kenshin bilang ingin sekali mentraktir kita.

Oh, begitu? Daging rebus, ya?

Daging rebus!

K-Kapan kita sepakat makan daging rebus?

Ah, itu!

Yang mana?

Yang itu! Itu!

Oh, itu.

Mau yang itu?

Kakek mau belikan?

Asyik!

Asyik!

Berapa harganya?

Lo, kok?

H-Hei....

Sejak kapan jatuh?

Ng-Ngapain kau?

Tidak.

Kurasa kau anak baik.

Kenshin!

Gara-gara kau melamun, mereka sudah duluan, lo!

Dasar, ada-ada saja.

Ah, orang itu bawa-bawa pedang.

Padahal sudah dua tahun pedang itu dilarang.

Meski di era Meiji, jiwa kesatria memang tidak bisa dihapus, ya?

Tunggu sebentar!

Kenshin, dia ini copet, tahu!

Dompetmu.

Sialan!

Lepaskan, jelek!

T-Tidak sopan sekali!

Aku ini terkenal sebagai Bunga Ilmu Pedang, tahu!

Berisik, jelek!

Sudah, sudah.

Apa boleh buat kalau dompetku dicopet.

Bocah.

Kau ini....

Lain kali jangan sampai tertangkap.

Nah, ayo pergi.

T-Tunggu, Kenshin!

Aku bukan bocah!

Aku keluarga samurai Tokyo, Myojin Yahiko!

Aku belum terpuruk sampai harus dikasihani!

Kau juga menepuk kepalaku!

Tadi aku cuma mengujimu karena kau bawa-bawa pedang!

Jangan salah paham, dasar payah!

Bocah...

Sudah kubilang bukan bocah, `kan?!

Wujudmu masih kecil, tapi hatimu sudah sangat dewasa, ya?

Maaf aku salah menilai.

Harusnya kau menghargai harga dirimu itu.

Dasar sombong!

Keturunan samurai itu artinya dia anak kesatria dulu, `kan?

Apa kegigihan seperti itu yang disebut jiwa kesatria?

Kalau dunia belum berubah,

dia pasti sudah menjadi samurai yang hebat.

Harusnya kau menghargai harga dirimu itu.

Aku juga...

....sudah tahu.

Tapi,

Di sini rupanya.

Kami mencari-carimu, Yahiko.

Berikan pendapatanmu hari ini.

Cepat keluarkan!

Tidak ada.

Harus berapa lagi yang harus kubayar?

Entah. Berapa lagi, ya?

10 tahun.

20 tahun.

Kau akan menggantinya dengan jari-jari ini.

Mbak, sebelah sini!

Dua daging rebus!

Apa?

Kalau begitu, pencopet itu....

Yahiko, ya?

Kalau tidak salah, keluarganya sudah meninggal sejak dia kecil.

Dia juga diadopsi oleh ketua kelompok Shuei.

Kelompok Shuei?

Dengar-dengar, ibunya sakit sebelum meninggal.

Lalu pemimpinnya membayar biaya pengobatannya.

Jadinya, Yahiko berutang uang itu.

Berarti anak itu dipaksa mencopet untuk membayar utangnya.

Kasihan sekali.

Panas!

Tidak bisa dimaafkan!

Itu tidak benar!

Nona Kaoru!

Mau ke mana?

Ke tempat bocah itu.

Jangan hentikan!

Tunggu sebentar.

Kenapa dihentikan?!

Kau sanggup membiarkan ini?!

Bukan begitu.

Lepaskan!

Tidak kusangka kau orang yang berhati dingin!

Kak Ken!

Kakak?

Kanto Shuei

Siap?

Bagaimana?

Satu ganda, Cho.

Dadunya hebat sekali.

Berapa kali pun dikocok, hasilnya tetap cho.

Kita bisa untung terus dengan ini!

Jadi kau ada di sini, Myojin Yahiko?

Siapa kau?

Mau main-main dengan kami?

Aku tidak ada urusan dengan kalian.

Aku kemari mau bicara dengan Yahiko.

Kau ini. Apa pun alasannya, mencopet tetaplah mencopet!

Kau harus keluar dari kehidupan itu sebelum hatimu membusuk.

K-Kau tahu ini di mana?

Mbak, kau temannya Yahiko?

S-Sama sekali bukan!

Dia itu cuma....

Kenapa?

Yahiko itu utang sama kami.

Kami bisa kena masalah kalau dia tidak mengembalikannya.

Atau kau yang mau membayarnya?

Berapa utangnya?

Hei.

Apa-apaan ini?

Tunggu.

Bagaimana cara gantinya?

Dengan dadu?

Nah.

Baiklah, akan kuterima tantanganmu!

Tetapi, cuma sekali, ya!

Harus janji!

Kalau aku menang, Yahiko harus bebas!

Hoo....

Berarti kalau kau kalah, kau harus jadi budak kelompok Shuei sampai mati.

Boleh!

Bodoh!

Baiklah, ayo mulai!

More Indonesian subtitles for Rurouni Kenshin

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left