The first 199 lines.
Episode 49
Alih bahasa dipersembahkan oleh Mom Knowa Best Team @ Viki
Ok akan...
Ibu mertua telah memintaku untuk tidak memberitahukan kepada yang lain dan
dia memintaku berkali-kali.
Nanti, saat waktunya tepat, dia akan mengatakannya sendiri.
Tapi, aku semakin lama aku berpikir,
itu bukan hal yang benar. Kau telah mengatakannya padaku.
Kau telah melakukan hal yang tepat.
Aku harus memberitahukan Hyeong Gyu karena dia adalah anak yang tertua.
Khusus Hyeong Gyu, dia mengatakan ibu menginginkan dia yang terakhir mengetahuinya.
Ok bisa melakukan itu untuk Hyeong Gyu.
Jika dia mengetahui kalau ibunya sakit,
diantara anak-anak, dia tahu siapa yang paling akan menerita.
Meskipun dia menerima paling banyak cinta diantara semua anak-anak dari ibunya.
dia selalu melakukan hal paling menyakitkan terhadap ibunya.
Ketika hatinya terluka dengan penyesalan-penyesalan,
aku kira Ok tidak bisa melihat itu semua.
Ya, aku pikir seperti itu.
Menantu Kang, apakah sungguh tidak ada cara lain lagi?
Apakah kita hanya harus menerima apa adanya seperti ini?
Untuk beberapa waktu, aku sudah membawanya ke beberapa rumah sakit tapi
sampai sekarang, mereka mengatakan hal yang sama.
Untuk sekarang, ayo kita ke rumah sakit, Menantu Kang.
Ayo kita ke rumah sakit bersama-sama.
Aku, sampai aku bisa meyakinkan diriku sendiri, aku tidak percaya. Aku tidak bisa percaya.
Aku tidak akan percaya. Aku tidak akan.
Apakah sungguh tidak ada yang bisa dilakukan lagi, Dokter?
Tidak ada cara lain lagi untuk menyelamatkan Ok-ku?
Seperti yang sudah aku katakan kepada menantu anda, untuk sekarang, tidak ada.
Tidak, tapi.. tolong jangan berkata seperti itu.
Dokter.
Tolong selamatkan dia.
Aku akan membayar berapapun biayanya.
Doktor, mohon selamatkan dia. Saya mohon pada anda.
Mohon, selamatkan dia.
Ayah mertua. Ayah Mertua.
Selamatkan Ok-ku, mohon dokter.
Selamatkan Ok-ku, Ok-ku...
Dokter, selamatkan dia.
Aku mohon pada anda. Selamatkan dia.
Ayah mertua, apakah kau baik-baik saja? Haruskah kita duduk sebentar sebelum pergi?
Tidak, aku baik-baik saja.
Menantu Kang, kau harus kembali bekerja. Aku telah menyita banyak waktumu.
Tidak, tidak sama sekali. Aku akan mengantarmu pulang.
Tidak. Aku tidak akan pulang ke rumah.
Aku tidak bisa pulang ke rumah.
Ayah Mertua.
Aku, salam kondisi, tidak bisa melihat muka Ok.
Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi Ok.
Aku tidak bisa pulang ke rumah.
Ok
Aigoo, ini Ok.
Aigoo, apa yang harus aku lakukan? Ini?
Ok.. Aigoo, ini Ok. Apa yang harus aku lakukan?
Apa yang harus aku lakukan?
Telepon yang anda hubungi tidak menjawab..
Dia tidak ingin menjawabnya?
Aku kira Chool ku benar-benar marah.
Mengapa aku harus menurunkan photonya...
Mengapa disini ada banyak barang/
Itu hanya akan mempersulit orang yang harus membersihkannya.
Aku kita aku tidak akan memerlukan pakaian musim panas lagi.
Ibu Mertua, aku disini.
Hye Joo, kau datang.
Apakah kau sedang memilah-milah baju?
Ini semua pakaian musim panas.
Ini terlihat cantik. Haruskah aku mengenakan ini, Ibu Mertua?
Tidak. Seseorang memintanya jadi aku akan memberikannya.
Ah, begitu..
Dongseo Chae Ri mengatakan ayah sedang beada di sauna.
Ya. Aku tidak tahu mengapa dia melakukan mandi uap begitu lama.
Tapi sekarang, dia pasti sudah menjad bubur.
Haruskah aku pergi dan membawanya pulang?
Tida. Semalam, Hyeong Soon dan Chae Ri pergi ke sana tapi dia tidak bergeming.
Meskipun saat Chae Ri yang dia sayangi pergi dia juga tidak bergeming,
tidak perlu ada lagi orang yang pergi ke sana.
Ayah Mertua sangat menyukai Dongseo Chae Ri, kan?
Itu benar. Dia juga menyayangimu!
Ayah Mertua juga sangat menyayangimu, juga.
Ibu Mertua, apa yang harus kita lakukan pertama kali hari ini?
Ya, ayo dimulai dengan mengupas bawang pustih. Juga membersihan daun bawang dan bawang.
Dongseo belum mengupas bawang putih?
Huh?
Aku memintanya untuk melakukannya.
Untuk sekarang, tema dari pakaian ini "Pakaian buat Ibu"
membuat kehidupan menjadi lebih mudah untuk ibu-ibu dan dapat mengenakannya dengan nyaman.
Kau meletakkan bros disini.
Ya. Simpel sangat penting tapi satu yang tidak mungkin ibu lupakan adalah terlihat elegan.
Jadi aku menambahkan ini sebagai aksen.
Aku menyukai modelnya, juga. Nona Jang Chae Ri. Kau cukup bagus.
Sejak kau meninggalkan nenek secara tiba-tiba di rumahku, aku pikir kau pasti akan
ingin tahu keadaannya. Jadi, aku memanggilmu untuk bertemu.
Begitu.
Jadi, yang kau katakans sekarang, bagaimana aku telah melempar bom dan pergi, benar begitu?
Aku yakin CEO dan eolke-unni (kakak suami) pasti memperlakukan nenek dengan baik.
Jadi, aku tidak ingin tahu sama sekali.
Dan, aku tidak khawatir sama sekali.
Eolke-unni?
Ya, karena kita sekarang mempunyai alasan yang sama, kau bia menjadi kakak iparku.
Baiklah.
Agassi (adik suami), karena kita melakukan yang terbaik untuk melayani nenek
tapi tetap saja, kau tahu betapa sangat gugup?
"Kami" Apa ini? Kau mau memihak yang lain sekarang?
Aku setuju. Sebelum kau membawa nenek, kau paling tidak
mengatakannya pada kami tentang itu. Kau menyadari betapa kau telah menempatkan kami pada posisi yang sulit?
"Kami".
"Kami" lagi?
Aku mengerti. Aku sepertinya tidak memikirkannya.
Maafkan aku.
Bagaimanapun, aku mendengar kau dan ayahku telah menggunakan kamar yang sama sekarang.
Jadi, aku pikir 'ya, itu berita baik!'
'Sekarang CEO akan menjadi ibu tiriku!'
dan saat aku berpikir seperti itu, itu terjadi juga saat aku tidak berada di rumah hari itu.
Jadi, aku pikir 'ibu tirimu pasti akan mengurus nenekku'
dan aku melakukannya berdasarkan alasan itu.
Aku kira aku bisa mempercayaimu, Ibu tiri, tapi sepertinya itu adalah kesalahpahaman.
Kau pikir kau tidak hanya menggunakan kepercayaan untuk membuat kami dalam posisi yang sulit?
Bagus! Menantuku!
Kakak ipar! - Aku adalah kakak dari istrimu sekarang, kan?. Jadi, aku tidak akan memihakmu.
Lagi pula, nenekmu baik-baik saja, jadi tidak perlu khawatir.
Okey. Terima kasih, Ibu Tiri.
Ibu Tiri.. Kau bisa menyesuaikan diri dengan cepat dan sangat ramah.
Ya. Orang bilang itu pesona yang aku miliki.
Sungguh?
Nenek.
Ya, nenek.
Ah, Menantu baru. Aku menelepon saat kau sedang sibuk ya.
Tidak, aku tidak sibuk. Apakah ada sesuatu?
Ah, hari ini, aku mau kau pulang lebih cepat.
Cepat?
Ibu, juga?
Oh ye!
Ya, aku sedang mempersiapkan makan malam.
Sudah? Ini belum waktunya makan siang.
Aku memberitahukannya lebih cepat sengaja, takut kau mungkin sudah mempunyai rencana yang lain.
CEO Jang dan Hoon Jae bilang mereka akan pulang lebih cepat.
Aku memepersiapkannya dengan sepenuh hati makan malam ini jadi
jangan buat alasan kau harus pulang cepat, ok?
Maaf? Ah, ya.
Nenek, semangat!
Apakah Unni dan Jilbu mengatakan mereka akan pulang lebih cepat? - Ya.
Unni mungkin punya rencana lain.
Meskipun dia punya, dia harus membatalkannya jika ibu mertuanya memanggilnya pulang.
Belakangan ini, tidak ada ibu mertua yang seperti aku.
Mempersiapkan makan malam untuk menantu dan cucu menantu.
Apa yang nenek ini bisa lakukan di dunia ini?
Aku pikir aku adalah wanita yang modern.
Ah, jadi, aku pikir aku akan pergi ke toko sekarang.
Selesaikan ini baru keluar. Kau katakan kau punya pekerja di toko.
Meskipun begitu, sebagai pemilik, aku tetap harus prgi dan mengawasi toko jadi..
Lakukan ini baru pergi.
Jangan tinggalkan semua pekerjaan kepada orang yang sudah tua dan mencoba melarikan diri.
"Melarikan diri?"
Ya.
Mataku terbakar..
Itu katena kau tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah.
Kau harus lebih sering melakukan ini dan kau akan lebih terampil dan akan segera menikah, juga.
Ajumma!
Aku pikir aku harus segera kembali ke Amerika. Aku akan pergi.
Mataku..
Sungguh?
Jadi, aku akan bekerja di dalam sekarang?
Ya. Terima kasih, Tuan. Aku akan melakukan yang terbaik.
Ya. Sampai ketemu malam nanti.
Hey. Apakah kau akan bekerja seperti sebelumnya? Tidak lagi hanya mencuci piring?
Ya. Mereka bilang menu yang aku kembangkan sebelumnya dan pertimbangan lainnya, pemiliknya memberikan aku kesempatan khusus.
Semuanya berjalan dengan baik.
Jadi, mulai sekarang kau bisa berharap menjadi pegawai tetap di kantor pusat, juga?
Ya, aku pikir seperti itu.
Itu bagus!
Hyeong Soon pasti telah bekerja sangat loyal.
Tentu saja! Hyeong Soon-ku orang paling loyal di dunia.
Hey, beritahu Chae Ri sekarang, juga.
Dia pasti akan senang.
Ya, Ibu.
Chae Ri! Aku akan mulai bekerja di dalam sekarang.
Sekarang aku akan bekerja dengan keras.
Kenapa aku harus mengirimkan ini pada Chae Ri? Kita bukan apa-apa sekarang.
Hyung Hoon Jae
Ya, Hyung?
Sungguh?
Ya, aku baru kembali dari bekerja, tapi
aku masih mengkhawatirkan ayah.
Ya.
Jadi, aku akan melihat ayah sekarang. Oke.
Aku bekerja shift malam hari ini jadi aku punya waktu.
Oke. Aku percayakan dia padamu.
Kau menelepon "Ayah" lagi?
Maaf?
Kau tahu, "Ayah"-mu. Satu-satunya orang yang kau panggil "Ayah".
Orang yang sangat membuat aku iri.
A.. Aku akan melakukannya.
Apakah tanganmu sudah lebih baik sekarang?
Tentu saja.
Ini terjadi saat aku mencoba menyelamatkan anak laki-lakiku.
Lukanya merupakan kehormatan.
Ayah..
Kau memanggil dia lagi? Aku menjadi sangat cemburu..
No comments yet. Be the first to leave one.