The first 200 lines.
- Kamu sangat - Astaga.
- cantik. - Rapi sekali.
Kamu bahkan lebih cantik dengan baju itu.
- Terima kasih. - Dia cantik sekali.
Kamu akan menjalani hidup dengan baik
saat menikah.
Kamu memiliki sosok ibu yang patut dicontoh.
- Benar sekali. - Ibuku adalah panutanku.
- Ya. - Tepat sekali.
Ayahku sebenarnya
seorang bohemian. Dia suka bermain gitar.
Dia suka lagu-lagu pop dan The Beatles.
Dia menulis puisi juga.
Jadi, awalnya, ibuku menganggap dia sangat mengasyikkan
dan menikahinya karena itu.
Tapi ayahku sangat menyusahkan Ibu.
Pria memang seperti itu.
"Benar sekali"
Tapi karena Ayah menyusahkan Ibu,
ibuku menjadi lebih taat.
Dia mengatasinya dengan iman religiusnya.
Dia hebat.
Kita semua beragama Kristen.
"Mereka berkumpul dengan iman religius"
Ryeo Won,
apa kamu menganggap dirimu putri yang baik atau buruk?
Kurasa aku putri yang sangat baik.
Putri yang sangat baik, baiklah.
- Tentu saja. - Dia putri yang baik.
- Dia tampak cantik. - Itu...
- Dia tampak menggemaskan. - Dia sangat menawan.
- Semua anggota keluarganya menawan. - Dia mirip boneka.
Kakakku
mirip dengan ibuku, jadi, dia lebih tampan saat muda.
Dia adalah ibuku.
- Dia cantik sekali. - Ya, dia...
"Ibu dan kakaknya"
Dia kakakku. Waktu itu dia sangat tampan.
- Ibumu sangat modis. - Ya.
Kakakmu juga sangat tampan.
Itu ayahmu, bukan?
- Ya. - Dia tampan juga.
Dia sangat tampan juga.
Dia eksentrik, bukan?
- Gen memang - Ya.
tidak bohong.
Orang cantik kadang giginya jelek,
tapi giginya bahkan sangat bagus.
Aku memakai kawat gigi.
- Kami sangat penasaran. - Pengamatanmu sangat tajam.
- Aku harus seperti itu. - Para ibu juga sangat penasaran.
Kamu punya pacar atau tidak?
"Dia mendapat pertanyaan blak-blakan"
"Dia menyimak"
Aku sudah cukup lama melajang.
Itu kabar bagus.
"Apa dia memiliki maksud tersembunyi?"
Ya.
Menurutku
dia akan sangat dicintai
jika mendapatkan seorang kekasih.
Dia membuat pria ingin melindunginya.
Dia memancing naluri protektif.
- Ya. - Benar.
- Dia akan seperti itu. - Dia tampak lemah.
Dia tampak agak lemah.
Tidak. Ryeo Won adalah wanita yang sangat tangguh.
Tapi gadis seperti dia sangatlah tenang.
- Ya. Aku tidak mudah marah. - Benar.
- Gadis pemberani memang terbaik. - Ya.
Itu lebih baik daripada menjelekkan orang secara diam-diam.
Dia jujur.
Aku tidak menjelekkan orang.
"Itu tidak direncanakan"
Masalah Ok Jin adalah dia tidak pernah menjelekkan orang.
"Dia selalu sangat jujur"
"Sebelumnya"
Ini.
"Seseorang mengunjungi rumah Sang Min"
- Selamat datang. - Ini lucu sekali.
"Itu Kim Soo Mi"
Mari makan.
Aku ingin kamu makan makanan yang layak.
Soo Mi menyiapkan jamuan makan untuk dia.
Itu tampak sangat lezat.
Itu enak.
"Itu sangat enak"
Kimchi daun bawang luar biasa.
Aku datang untuk membawamu, Nak.
- Aku? - Ya.
Apa surat perintah sudah dikeluarkan?
"Tiba-tiba dia menguji kemampuan akting Sang Min"
"Soo Mi memimpin"
Apa kamu mau dikubur?
Aku sudah menggali lubang pagi ini.
"Jae Hoon menyerang dia"
"Tertawa"
"Hari menggembirakan Soo Mi dan kedua putra itu berlanjut"
Nanti saat kamu membuat pangsit...
Pangsit?
- Pangsit. - Kamu harus mengupas 100 udang.
Mengupas 100 udang?
- Apa kamu membencinya? - Bukan begitu. Kenapa kami...
Waktu kecil kamu tidak pernah menuruti ibumu, ya?
Tidak pernah.
"Mengeluh"
"Ambilkan Alat Pemenggal, Hakim Kim Soo Mi"
"Ambilkan Alat Pemenggal, Hakim Kim Soo Mi."
Kenapa kamu membawa banyak udang?
- Aku... - Itu akan berat.
Aku akan membuat pangsit
- Pangsit? - untuk
- debiturmu. - Krediturku?
Dialah si debitur.
- Maksudku kreditur. - Ya.
- Akan aku bekukan untuk mereka. - Pangsitnya?
Ya.
- Katakan kita buat dengan cinta - Ya.
saat memberikannya pada mereka.
- Berikan pada pemilik rumahmu - Baiklah.
dan para kreditur lain.
Dia memang teman yang baik.
Dia seperti ibunya.
- Kami akan melakukannya. - Baiklah.
Aku akan menunjukkan cara mengupas udang.
Seperti ini caranya.
Semua ini dibuang.
- Udang itu tampak sangat segar. - Saat aku menggulung kulit pangsit,
berikan aku satu udang.
"Membungkus satu udang kupas per pangsit"
Biarkan ekornya tetap utuh.
Ekornya akan keluar.
Dia akan membuat ekornya keluar dari pangsit itu.
Lihat, kita akan kukus seperti ini.
Jadi, satu pangsit akan memiliki satu udang utuh.
- Benar. - Itu pangsit udang.
Tahukah kalian harga udang ini?
Dia membawa sangat banyak.
Kupaslah. Cepat.
- Banyak yang harus kita kerjakan. - Aku tak pernah lihat sebesar ini.
Aku harus memasak pangsit itu.
- Itu pasti enak. - Kamu tinggal memasukkan udang.
Itu tampak enak karena ekornya keluar.
Rasanya juga lebih enak.
Kamu bisa memegang ekornya dan memakannya.
- Itu seperti dim sum. - Ya.
Itu pasti lezat.
- Masakannya pasti enak. - Ya.
- Dia pasti suka memasak juga. - Dia juga murah hati.
Kalian harus melakukannya dengan tangan kosong.
"Kedua anak itu mulai mengupas udang"
Aku bisa memberikan ini pada orang yang berjasa padaku.
Tepat sekali.
Berikan ini pada orang yang sungguh berjasa padamu.
Itu benar.
"Jae Hoon mengupas udang"
Dia menggulungnya dengan tangan.
"Dia mengupas udang dengan tekun"
Kondisinya sangat baik sebelumnya.
Dia sudah lelah.
Apa punggungmu sudah sakit?
- Lenganku... - Kamu...
Aku terus mengangkat lenganku, jadi terasa sakit.
Berapa banyak yang kamu kupas?
Tidak bisakah kita makan pangsit biasa?
"Itulah cara berpikir Jae Hoon"
Tidak bisakah kita makan pangsit biasa?
- Apa? - Pangsit biasa.
Berarti hanya tepung saja?
"Dia tidak akan menurut"
"Aku harus terus mengupas udang"
Itu melelahkan jika kamu lakukan sekaligus.
"Dia tidak senang"
Apa jarimu terluka?
Tidak. Jariku memang seperti ini.
Kupas dengan benar. Lihat Sang Min.
- Lihatlah dirimu. - Ini...
- Bukankah itu tampak aneh? - Ya.
- Kurasa dia enggan mengerjakannya. - Ya.
Aku sering kali memakai dua jari ini. Seperti ini.
Mengupas udang itu pekerjaan berat.
Tentu saja.
Astaga.
Berapa udang yang kamu bawa?
Aku membawa tiga kotak udang.
Tiap kotak berisi 100 udang. Jadi, ada 300 ekor.
- 300? - Ya.
"Astaga"
- 300 ekor di tiap kotak? - 300 ekor?
Astaga. Bagaimana mereka akan melakukannya?
- Dia sangat murah hati. - Benar.
- 300 ekor? - Ya.
Kita belum membuka dua kotak lagi.
Aku tidak akan makan udang lagi.
Udang mahal.
- Ya. - Karena
aku tidak ingin membuat pangsit biasa.
- Pangsit ini untuk kreditur. - Ya.
- Tentu saja. - Menggoreng kepala udang
akan lezat juga.
No comments yet. Be the first to leave one.