The first 190 lines.
Sudah ada kamar kosong belum, ya?
(Beast Tamer Diusir dari Tim Pahlawan, Lalu Bertemu Spesies Terkuat Gadis Bertelinga Kucing)
Perlengkapan baru untukku?
Ya. Aku pernah bilang, 'kan?
Iya.
Walau Rein sudah bertambah kuat setelah berkontrak denganku...
Tangan kosong tidak terlalu berguna, ya...
Cita rasa yang mengeluarkan seluruh rasa dari sayur ini!
Kakak, sup ini enak sekali!
Luna, berteriak saat makan itu tidak baik.
Duh, sampai tumpah begini...
Benar juga.
Kantongku cukup tebal setelah menyelesaikan komisi dari Arios.
Ayo cari perlengkapan baru.
Ya.
Karena teman yang harus kulindungi juga bertambah.
Isinya manusia semua.
Bisa gawat kalau kami ketahuan ras peri.
Jangan lengah, Kakak.
Tenang saja.
Kali ini Kakak pasti akan melindungi Luna apa pun yang terjadi.
Tenang saja.
Aku sudah bilang tidak semua manusia itu jahat, 'kan?
Aku tahu, sih.
Ya. Kami adalah ras pengurung diri.
Butuh sedikit waktu untuk terbiasa.
Berhenti menyebut kita sebagai pengurung diri.
Kak Tania!
Selamat siang!
Kalian datang lagi?
- Kurang kerjaan sekali. - Iya!
Kita sudah dihajar habis-habisan di Stride Bridge dan dipecundangi...
Lawan kami ras naga...
Sebagai petualang, kalah dari Kak Tania justru merupakan kehormatan!
Kesantunan ke Kak Tania adalah keharusan!
Apa boleh buat, deh.
Kalau sudah bertambah kuat, aku siap melayani kalian lagi.
Baik, Kak Tania!
Halo, Nek!
Wah, Kanade ceria lagi hari ini, ya.
Ambil ini.
Terima kasih!
Tapi, apa Nenek yakin?
Kau sudah membantuku tempo hari.
Kalau mau, tolong bantu lagi, ya.
Ya, serahkan padaku!
Kanade dan Tania berbaur dengan masyarakat.
Padahal sama-sama ras terkuat...
Ada perlu apa?
Aku takkan beri ampun ke anak kecil sekalipun!
Kak Rein tambah istri lagi!
Istri ketiga dan keempat!
Siapa maksudnya istri barunya?
Sabar dulu, Kakak.
Kalian berdua imut!
Peri bunga?
Imut?
Terima kasih banyak!
Seleramu boleh juga, Nak!
Tapi, aku bukanlah peri bunga.
Lihat baik-baik.
Jurang kelam sihirku.
Akulah penyihir yang telah menggapai puncak...
Kenapa kalian berdua menghentikanku?
Kalau mereka berharap sesuatu, kita harus membalasnya, dong!
Kau lupa ras peri mengeluarkan sayapnya saat menggunakan sihir?
Kota ini bisa heboh kalau kita ketahuan ras peri.
Yang penting kalian terbiasa hidup di sini sedikit demi sedikit.
Eh, sepertinya di sini.
Kalau tidak salah, toko senjata terbaik di kota ini, ya?
Yang terbaik memang harus didapatkan untuk segala urusan.
Ayo cepat masuk.
Selamat datang.
Apa?
Dwarf itu sudah biasa ada, 'kan?
Tidak, maafkan soal itu.
Aku mencari senjata dan zirah.
Pilih saja sesukamu.
Penjual itu agak seram, ya.
Yah, kebanyakan dwarf memang aneh.
Kalau pandai besinya dwarf, pantas saja jadi toko terbaik di kota.
Rein!
Bagaimana dengan ini?
Cambuk?
Luna, Rein tidak pakai cambuk, 'kan?
Tamer pakainya beginian, 'kan?
Dia pecut peliharaannya yang tidak menurut.
Tidak, mungkin dipakai untuk hal lain!
Yang begini, begitu, dan begini.
Begini, begitu, dan begini?
Jorok sekali!
Rein tidak mungkin melakukan itu!
Apa yang Kakak bayangkan?
Kakak ini memang mesum.
Dasar, Luna!
Sakit kalau digebuk-gebuk begitu!
Tunggu! Aduh...
ini sangat menyakitkan.
Wah! Mungkin ini bakal pas.
Belati?
Rein yang sekarang bisa pakai senjata yang lebih bagus, 'kan?
Tapi, aku terbiasa pakai ini.
Wah, cantik.
Perasaan tidak nyaman apa ini?
Padahal penampilannya sama sekali tidak jelek...
Halo!
Apakah ini toko senjata terbaik di kota?
Berikan senjata terbaik yang pas untukku!
Aku punya uangnya.
Uang, ya?
Bagaimana dengan ini?
Wah, ketajaman pedang ini bagus!
Ini pedang terbaik!
Aku ambil ini.
Terima kasih.
Itu tadi pedang yang bagus sekali, ya.
Rein?
Itu... maaf.
Soal senjata yang baru saja kau jual...
apa itu benar-benar senjata terbaik di sini?
Tunggu!
Apa maksudmu?
Tampilannya memang bagus,
tapi ada sedikit yang kurang untuk pertarungan sungguhan.
Tidak. Bukan cuma yang itu tadi saja.
Semua senjata yang ada di sini.
Jangan-jangan, kau menyembunyikan sesuatu?
Eh?
Pengamatanmu hebat juga.
Kau benar.
Yang aku jual saat ini adalah senjata yang kubuat di waktu luang
dengan ketajaman dan ketahanan secukupnya.
Artinya, barang jelek dan usang.
Kredibilitas ke dwarf jadi diragukan.
Bocah mulutnya tidak pernah disekolahkan!
Walaupun produksi massal, ini buatan dwarf.
Aku cuma menerima bayaran yang pantas!
Tapi...
Memang mirip dengan senjata yang kubuat sepenuh hati, tapi bukan sembarangan.
Walaupun mirip, tapi aku bisa tahu levelnya berbeda.
Kau bisa membuat senjata sebagus ini, tapi kenapa menipu pelanggan seperti itu?
Yah, itu semacam ujian untuk pelanggan.
Akhir-akhir ini, banyak pelanggan asal membeli, mengabaikan kemampuan dan kecocokannya.
Mereka cuma ingin dapat senjata bagus dengan uang yang ada.
Senjata yang kubuat dengan tekun pun langsung dibuang begitu dapat jenis baru.
Melihat itu membuatku merasa seperti orang bodoh.
Bagi pengrajin senjata, kami menganggap karya kami sebagai anak sendiri.
Apakah terlalu egois untuk meminta mereka diperlakukan dengan baik?
Aku paham sekali perasaanmu!
Barang bagus wajib digunakan orang yang pantas!
Wah, kau paham maksudku?
Tentu saja!
Tahu-tahu seperti teman akrab saja.
Mungkin mereka akrab karena sama-sama berharga diri tinggi.
Baiklah...
sekarang giliranku bertanya.
Kenapa kau bisa sadar perbedaan senjata di toko ini?
Eh?
Bukan bermaksud sombong,
tapi senjata-senjataku sulit dibedakan, 'kan?
Itu... aku memang tidak yakin,
tapi mungkin karena aku adalah Beast Tamer.
Saat kami menjinakkan binatang, kami harus mengamati baik-baik targetnya.
Karena itu, kami jadi punya kebiasaan mengamati hal lain selain binatang.
Mungkin ada hubungannya dengan itu.
Karena pengaruh profesi, ya.
Beast Tamer tidak pernah gagal membuat heran.
Lebih tepatnya Rein.
Kenapa pandangan kalian kosong begitu?
Kalian bakal paham sendiri, kok.
Senyum kalian seram sekali.
Aku menyukaimu.
Aku bersedia membuat senjata eksklusif untukmu.
Sungguh?
- Bagus sekali, Rein! - Ya!
Barang kelas atas harus dipakai orang berkelas juga!
Petualangan kita bakal makin berkembang!
Hebat!
Tapi ada sedikit masalah.
Bahannya tidak ada.
Eh?
Hari ini lebih ramai dari biasanya, ya.
Semangat orang-orang tinggi sekali.
Natalie!
Halo, Kanade.
Halo!
Kenapa hari ini ramai sekali?
Itu karena Tuan Pahlawan yang sedang berkunjung di Horizon
sedang mencari anggota pembantu!
Mereka masih di sini?
No comments yet. Be the first to leave one.