The first 200 lines.
Aku mengumumkan
bahwa Bank Daehan berencana
melakukan merger dengan Bank Myungsung.
Selain itu,
kabar mengenai presdir bank
yang bertemu untuk menetapkan suku bunga
adalah laporan palsu.
Foto yang kalian lihat di berita
diambil saat bank bertemu untuk mendiskusikan merger.
Aku mau mengumumkannya dengan jelas
di konferensi pers hari ini.
Pengumuman tersebut
dibuat tiba-tiba tanpa indikasi apa pun
dan mengejutkan industri keuangan.
Dia jelas menyatakan bahwa laporan pagi ini
tentang pembahasan suku bunga tetap adalah laporan palsu.
Sebenarnya mereka bertemu untuk mendiskusikan merger.
Selain itu, penggabungan aset kedua bank...
Aku tidak bisa berkata-kata.
Kenapa dia tiba-tiba membicarakan merger?
Sam Do.
Aku direktur Badan Pemeriksa Keuangan.
Kenapa aku tidak tahu soal merger sepenting itu?
Kamu ingin membuatku tampak bodoh?
Aku sudah tahu
BPK adalah dalang di balik berita suku bunga tetap.
Orang menyebutnya tabloid.
Selagi berada di posisi puncak,
BPK menyebarkan rumor aneh berisi
para presdir bank bertemu diam-diam untuk menetapkan suku bunga.
Aku bisa apa?
Aku mencegah itu terjadi dengan mengumumkan merger.
Untuk apa BPK membuat laporan palsu?
Pikirkanlah.
Kamu mengguncang kami
agar reputasi bank kami jatuh.
Dalam insiden ini,
menurutku BPK diserang balik oleh bank
karena menyalahgunakan wewenang terhadap mereka.
Bahkan orang-orang di dunia politik
mengatakan Pak Park harus diganti.
Maafkan aku.
Pantas saja.
Presdir Kang tampak terlalu santai
bahkan saat ada audit.
Dia menyiapkan kejutan di belakang kita.
Kita benar-benar dibodohi.
Apa rencana Anda sekarang?
Menurutmu apa?
Jika dia mau bertarung, kita akan bertarung.
Mulai sekarang, ini medan perang.
Aku ingin kamu mengumpulkan pendapat para manajer umum.
Aku tidak bisa diam saja melihat
Presdir Kang berbuat semaunya dengan bank ini
seakan-akan ini miliknya sendiri.
Kami di Bank Myungsung mengatakan rapat dewan darurat
sebelum konferensi pers
dan telah menyetujui merger.
Bagaimana dengan pihak kalian?
Keinginanku adalah
keinginan Bank Daehan.
Tidak usah mencemaskan itu.
Ada rumor yang beredar
bahwa auditormu
melakukan audit khusus terhadapmu.
Apakah sistemmu mulai goyah?
Kamu juga mendengar rumor itu?
Tidak perlu memperhatikan hal seperti itu.
Omong-omong, aku sudah meninjau
nilai bisnis Bank Myungsung di dokumen terlampir
dan tampaknya bankmu kurang sukses.
Setelah mempertimbangkannya matang-matang,
aku yakin akan lebih baik
jika pengendali utamanya
Grup Finansial Daehan.
Apa maksudmu?
Kamu mengingkari janjimu.
Seharusnya Grup Finansial Myungsung.
Myungsung baru didirikan 30 tahun lalu.
Daehan punya tradisi dan sejarah berusia 100 tahun.
Kurasa pelanggan akan makin yakin
jika menggunakan nama Bank Daehan.
Serta aku juga berencana mengatakan
bahwa begitu Komite Pemilihan Presdir dibentuk,
aku berencana merekomendasikan
salah satu wakil presdir kami untuk menjadi presdir pertama.
Tunggu.
Kamu ingin menggunakan nama bankmu dan memilih presdir pertama juga?
Lantas
kamu ingin aku menjadi presdir perusahaan induk?
Lantas bagaimana denganmu?
Selamat datang.
Ada perlu apa kemari, Pak Park?
Merger
dari dua bank komersial terbesar adalah hal penting.
Aku ingin menjadi bagian dari itu dan membantu.
Salah satu bank yang dimiliki negara
akan segera membutuhkan presdir.
Jika kamu setuju,
Pak Choi dan aku ingin
merekomendasikanmu untuk posisi itu.
Jika tidak mau, kamu harus mengambil jalan yang sulit.
Kami merasa sebaiknya orang yang cukup berpengalaman,
seperti Presdir Kang mengelola bank yang bergabung
dan kamu mengelola bank milik negara.
Sisanya akan diurus masing-masing.
Jika itu
yang Anda dan Pak Choi pikirkan,
kurasa...
"Tim Humas"
Ya, kami tahu itu,
tapi belum ada yang diputuskan.
Kami akan mengonfirmasi detailnya
dan merilisnya pada pers.
Ya, terima kasih.
Kenapa harus kita yang menderita?
Halo? Ya, benar.
Jika kita mengalami merger,
kita akan bergabung dengan tim Urusan Umum Bank Myungsung, bukan?
Itu akan berakhir menjadi perebutan wilayah.
Aku tidak punya hak bicara sama sekali
berkaitan dengan merger dengan Bank Myungsung, bukan?
Bukankah Anda bilang
membangun pusat data baru dengan kualifikasi Anda
adalah prioritas utama?
Ya.
Tapi Wakil Presdir Lee sama sekali tidak tahu
mengenai mergernya.
Selain itu, kita baru mencapai kesepakatan
dengan Bank Myungsung hari ini.
Jangan merasa bersalah tentang hal ini.
Presdir Kang
sebenarnya ingin memberitahumu detailnya.
Tapi persahabatanmu dengan Auditor Noh
tampaknya terlalu dalam...
Aku berada di pihak Presdir Kang.
Itu tidak penting sekarang.
Alasanku memanggilmu adalah
karena aku ingin menunjukmu
sebagai ketua komite merger.
Ketua komite merger?
Benar.
Melalui merger, Bank Daehan dan Bank Myungsung
akan menjadi Grup Finansial Daehan
dan yang terpenting,
kita harus mengamankan tempat
presdir pertama.
Tolong urus negosiasi
dengan Bank Myungsung
sebagai ketua komite merger.
Posisimu mungkin berubah
berdasarkan seberapa baik kamu memenuhi tugasmu.
Kita baru saja mengetahui tentang Rencana D1.
Sekarang ada merger?
Kenapa mereka melakukan ini?
Mereka harus membentuk dewan eksekutif baru dengan merger.
Yang artinya mereka bisa memecat Auditor Noh,
terlepas dari ketentuan wajib yang ditentukan oleh hukum komersial.
Kurasa begitu.
Jadi,
dia menggabungkan dua bank yang tidak ada masalah,
hanya untuk memecat auditor yang menghalangi jalannya?
Bagaimana dia bisa melakukan itu?
Yang lebih buruk adalah
semua data bukti yang telah kita kumpulkan
mengarah ke mantan Wakil Presdir Yook.
Tidak ada jejak di mana pun yang jelas membuktikan Presdir Kang
menjadi dalang semua ini.
Kamu benar...
Kita tidak bisa mengirimkannya ke jaksa tanpa bukti fisik.
Fakta bahwa aku hanyalah bankir biasa di tempat ini,
sangat mengerikan pada saat-saat seperti ini.
Kamu tahu?
Kita dapat melacak
pendanaan ilegal di Agensi Seomin
karena kita adalah bankir.
Setiap pendanaan yang melewati bank
akan meninggalkan jejak, apa pun bentuknya.
Lalu kita masih perlu menunggu pernyataan Bank Myungsung.
Mari kita lanjutkan pekerjaan
dan coba temukan jejak
yang mengarah ke Presdir Kang sampai merger dibuat final.
Ya, Pak. Ini belum berakhir sampai selesai.
Mereka pasti mengira para bankir adalah sekelompok penurut.
Mari tunjukkan kepada mereka siapa bosnya!
Pak,
sedang dilaksanakan rapat darurat tentang persetujuan merger.
Apa? Mereka bahkan mengadakan konferensi pers
tentang merger dengan Bank Myungsung.
Tapi mereka belum menyetujuinya?
Aku minta maaf, Pak.
Sudah sulit karena mereka menentukan suku bunga tetap.
Tidak pernah kubayangkan mereka akan bocorkan informasi palsu ini.
Itu adalah jebakan yang sengaja dibuat.
Jangan merasa bersalah.
Ini sebenarnya sangat menarik.
Itu hanya permulaan dari kesepakatan nyata.
"Rapat darurat mengenai persetujuan merger..."
Bukankah Anda seharusnya hadir, Pak?
Itu hanya untuk formalitas.
No comments yet. Be the first to leave one.