Release info

Keishichou Ikimono Gakari ep09 (848x480 x264)
A Commentary by Asmodeus.
Sub by VIU

Tags

x264
480
Published on: 2017-09-25
Downloads: 40
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Penggeledahan rumah itu akan berjalan sesuai rencana.

Bersiaplah.

Ini operasi rahasia, mengerti?

Kamu dengar bel itu?

Berjalan-jalan bersama terasa menyenangkan.

Mengadakan kegiatan seperti ini sangatlah sulit.

Ini untuk kali pertama.

Kamu mau permen susu? - Yayoi, kamu sedang senang.

Ini, rasa melon.

Berhenti, mulutku sudah penuh.

Kami dalam perjalanan liburan ke pemandian air panas.

Baru kali ini Departemen Urusan Umum

mengadakan kegiatan seperti ini.

Kenapa aku di sini?

Kamu sudah seperti anggota tim kami.

Sakit. - Ini, rasa stroberi.

Ya. Permennya sudah cukup.

Itu karena kamu selalu menghabiskan waktu di kantor kami.

Bicara soal menghabiskan waktu,

Pak Nitto terus menanyaiku soal itu.

Ini rasa mint.

Kenapa kamu mengajukan cuti?

Untuk berlibur. - Ke mana?

Apa itu penting? - Bersama siapa?

Apa itu penting? - Apa bersama Usuki?

Kamu membawa hewan kecil?

Dia sungguh menyebalkan.

Ini, permen susu. - Sudah cukup.

Kita jarang berjalan-jalan bersama.

Mari bersenang-senang.

Bukan begitu, Yayoi?

Kenapa kamu di sini?

Rasa stroberi.

Aku?

Itu karena Sudo...

Aku tidak mengajakmu.

Ya. Dia tidak mengajakku.

Permen susu.

Liburan Bagian Urusan Umum, Departemen Urusan Umum.

Hanya beberapa orang yang bukan dari Departemen Urusan Umum.

Kamu sedang melihat apa?

Ada Gunung Akaiwa di dekat hotel.

Di gunung itu ada hutan terpencil.

Ada lebih dari 1.600 spesies tumbuhan di hutan itu.

Serta hewan liar seperti burung dan kambing gunung.

Ada lebih dari 4.000 spesies serangga.

Baiklah, kamu bisa pergi sendirian.

Sekarang apa lagi?

Ada lebah!

Lebah! - Lebah!

Gawat.

Lebah itu tertarik pada permen.

Serahkan lebah itu kepadaku.

Serangan berayun! - Medekawa!

Hentikan. Itu akan mengganggu lebah.

Yayoi, turunkan tanganmu. Tetap diam.

Bagaimana jika dia menyengatku?

Jendelanya tertutup.

Pak Sudo, Ishimatsu, buka jendela di sana.

Baik, akan kubuka sekarang.

Usuki.

Tidak apa-apa.

Jika kamu mengabaikannya, dia tidak akan menyerang.

Dia sudah keluar.

Aku takut sekali, Ishimatsu. - Tidak apa-apa.

Tapi dari mana asal lebah itu?

Dia pasti naik bersama penumpang.

Seharusnya aku membawa rasa matcha.

Tapi kenapa es krim terasa lebih enak saat berlibur?

Serta hotdog di tempat istirahat di sepanjang jalan raya.

Aku suka hamburger dari mesin penjual otomatis.

Usuki sangat kuno.

Aku suka roti daging dengan isian bahan lokal.

Begitu juga aku.

Apa? Kamu hanya berusaha menyenangkannya.

Kamu berliur.

Panas musim panas.

Panas musim panas.

Menyebalkan.

Astaga.

Astaga. - Astaga.

Kita sudah sampai.

"Pemandian Air Panas Sarukani"

Medekawa, wajahmu lengket.

Apa?

Seharusnya kamu tahu. Itu karena es krim.

Tangkaplah dia secepat mungkin.

Baiklah. - Mohon bantuannya.

Lain kali kita bertemu, pasti sudah kutangkap pelakunya.

Mohon bantuannya.

Shijima.

Pak Sudo.

Sedang apa kamu di sini?

Polisi yang bekerja di sini mengalami cedera pinggang.

Dia tidak bisa bergerak.

Jadi, aku ditugaskan kemari sebagai cadangan untuk keadaan darurat.

Mengejutkan.

Cedera pinggang. Itu mengejutkan.

Memang beginilah Pak Sudo.

Cedera pinggang. Mengejutkan.

Sudo, kamu sungguh ceroboh.

Sungguh, sangat memusingkan.

Terlalu ceroboh dan memusingkan.

Cedera pinggang. Itu mengejutkan.

Berbalik lalu berserdawa.

Hebat! Empat homonim berturut-turut.

Tunggu, Shijima.

Tersangka apa yang kalian maksud? Apa yang terjadi?

Seorang gadis yang tinggal di sini telah dirampok.

Dirampok?

Ya. Kini dia di rumah sakit.

Tapi cederanya ringan. Besok dia akan dipulangkan.

Sudah memesan kamar?

Kalian dari Departemen Polisi

Urusan Umum?

Aku sudah menunggu kalian.

Aku resepsionis hotel ini.

Terima kasih.

Selamat datang.

Usuki, kenapa kamu menyerobot kemari?

Maaf. - Tidak apa-apa.

Tapi aku bisa mendengar dia memanggilku.

Apa ini?

Ini landak berjari empat.

Sangat menggemaskan.

Dia hewan peliharaan putriku. Namanya Jus.

Aku merawatnya karena putriku di rumah sakit.

Tapi aku tidak tahu cara merawatnya.

Jangan cemas.

Ada kami di sini.

Apa?

Kami dari Unit Hewan Departemen Polisi.

Sekali lagi.

Ada 100.000 ekor hewan peliharaan disuntik mati setiap tahunnya.

Meningkatnya jumlah hewan peliharaan menimbulkan masalah bagi polisi.

Maka, polisi mendirikan divisi untuk mengurus

hewan peliharaan tersangka yang ditangkap.

Namanya Departemen Polisi Urusan Umum,

Unit Hewan dan Pengelolaan Kantor.

Singkatnya, Unit Hewan Polrestabes.

"Episode 9, Tersangka yang Menyayangi Landaknya"

"Lebah"

Pemandian air panas ini lumayan.

Bagus untuk melemaskan otot.

Pemandian air panas di sini bagus untuk rematik.

Rasanya seperti mengoleskan losion.

Tadi aku memang mengoleskan losion.

Kenapa Usuki tidak di sini?

Sepertinya dia mengurus landak.

Apa?

Kita jauh-jauh kemari dan dia masih mengurus hewan.

Apa Pak Sudo mengikutinya?

Ya, Usuki menyeretnya.

Skak mat.

Kamu hebat.

Hasilnya seri.

Tunggu.

Baiklah. - Lepaskan aku, Usuki.

Aku tidak bisa mengabaikan hewan yang butuh bantuanku.

Lantas kenapa kamu membutuhkanku?

Kenapa kamu mengenakan seragammu?

Karena aku ingin bekerja dengan benar.

Apa?

Selama ini aku memakaninya dengan ini.

Bukankah ini makanan kucing? - Apa?

Memakani landak dengan makanan kucing?

Tidak masalah asal makanan itu rendah lemak.

Tapi landak adalah omnivor.

Mereka suka makan serangga.

Biasanya dia diberi makan serangga sebagai makanan tambahan.

Serangga hidup?

Seperti jangkrik dan cacing.

Tujuannya agar pola makan landak seimbang dan tetap sehat.

Rupanya kita harus memakaninya dengan itu.

Ini tidak mudah.

Landak terkenal sebagai hewan peliharaan.

Tapi merawat mereka tidaklah mudah.

Meskipun landak sama dengan hewan lainnya.

Kamu biasa memberinya makan dengan serangga apa?

Maaf. Aku tidak pernah memberinya makan serangga.

Sungguh?

Terkadang aku membawa benda bagus.

Aku punya cacing di rumah.

Kenapa kamu membawa ini? Kita sedang berlibur.

Kupikir mungkin ini diperlukan selama pemeriksaan di lokasi.

Seperti mengamati burung liar atau hewan kecil.

Itu menjijikkan. Badannya menggeliat.

Ini bukan landak laut.

Aku tahu.

Dia memakannya.

Bagaimanapun juga, dia lapar.

Menurutku dia baik-baik saja.

Pak Sudo mau memegangnya?

Tidak perlu.

Tangkupkan tangan Bapak seakan sedang menangkup air.

Seperti ini? - Akan kutaruh dia di sini.

Tunggu.

Tidak akan terasa sakit?

Durinya akan keluar saat membela diri.

Terasa sakit saat dia menusukkan durinya.

MPD: Animal Unit (Keishicho Ikimono Gakari 警視庁いきもの係) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for MPD: Animal Unit (Keishicho Ikimono Gakari 警視庁いきもの係)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left