The first 200 lines.
IDFL™ Subs Crew idfl.us
Usagi Drop
Ah!
He?
Permisi.
Ah, Daikichi!
Ayah!
Bantu Ayah.
Anda bisa melihat wajah beliau jika mau.
Lama tak ketemu...
Daikichi.
Bu... siapa gadis cilik itu?
Anak haramnya Kakek.
Maaf, mereka berdua memang mirip.
Permisi.
Kalau begitu, dia adalah adik perempuan Ibu.
Bibiku?
Ngaco ah kamu, cepat bantu Ibu.
Maaf telat!
Bentar Bu, ada apa ini?
Ah... bukan apa - apa.
Beneran!
Mirip sekali!
Menakjubkan, sangat mengejutkan!
Seram! Bisa mirip begini!
Semacam panggilan kematian untuk Kakek.
Uwaahh... Mencolok sekali.
Kau mirip sekali!
Ne ne ne, ada apa toh?
Wow! Kau mirip sekali dengannya!
Hentikan!
Terus, gimana sama anak haramnya Kakek?
Padahal ayahnya baru saja meninggal, sedang apa dia ini?
Abang kenal dia? Sejak kapan?
Kapan berhentinya?
Jangan berbuat seperti itu!
Dasar bocah.
Kamu guru TK, 'kan?
Aku 'kan sedang di rumah, bukan sedang kerja.
Setelah ini kita berlanjut ke upacara perpisahan.
Waktunya mengucapkan salam perpisahan.
Apa?
Bunga Bluebell, Kakek suka bunga itu.
Tunggu...
Tidak bangun lagi.
Tidak kali ini.
Gawat, ini benar - benar gawat!
Sudah tua malah bikin anak.
Tak bisa dipercaya.
Siapa wanitanya?
Siapa peduli!
Harus peduli! Anak itu baru enam tahun!
Kamu juga,...
Kenapa kau hiraukan dia, padahal kau yang paling dekat.
Masalahku sendiri sudah banyak.
Berani sekali si Kakek...
Kakek mengunjungi wanita itu sekali dalam beberapa bulan.
...pada saat itu Kakek menemuinya sendirian.
Dia menyembunyikannya.
Kenapa harus dirahasiakan?
Benar, kenapa tidak diberitahukan saja.
Dia pikir nantinya akan ditentang.
Gawat, sungguh gawat!
Sungguh tidak pantas... Padahal Kakek juga bergabung dalam Rukun Tetangga.
Posisi RT sekarang jadi milikku.
Anak itu kok gak bicara...
Rena!
Padahal umurnya sama dengan Rena...
Malu - maluin ya, aneh ya~
Dia tidak aneh, dia bisa bicara.
Orang dewasa sedang bicara, ambil kue dan pergilah.
Kue yang aneh.
Bocah siapa sih itu?
Tetap saja, ibunya itu wanita seperti apa?
Itu kami juga tidak tahu...
Lalu selanjutnya bagaimana?
Siapa yang akan merawat anak itu?
Kami tidak bisa, kami sibuk dengan toko kami.
Jika dia sedikit lebih tua kami akan menampungnya.
Dia juga agak aneh.
Seandainya dia sedikit lebih imut.
Bagaimana cara kakek membesarkan dia?
Oh iya, bagaimana dengan tempatmu, Sachiko?
Mana mungkin, anak itu masih kecil.
Ibu 'kan tinggal di rumah, Ibu bisa menjaganya untuk beberapa saat.
Itu tidak mungkin! Ibu tidak punya waktu.
Membesarkan seorang anak sendirian saja sudah pekerjaan berat, apa kau mengerti?
Tak ada seorangpun yang tahu dengan pengorbanan yang telah Ibu lakukan.
Anak itu ditelantarkan di sana, kasihan sekali.
Tetap saja dia bagian dari keluarga kita.
Itu jika kakek memang adalah ayahnya.
Sementara itu kita bisa mengirimnya ke institusi.
Orang - orang tidak boleh tahu, kita perlu institusi terpencil.
Apakah aku harus bertanya?
Siapa yang akan merawatnya?
Itu tempat yang tidak cocok untuk anak - anak lho.
Mau ikut denganku?
Tunggu dulu, Daikichi!
Apa yang terjadi?
Paman, aku lapar.
Bagaimana ini?
Bodoh, kenapa aku harus pamer seperti itu?
Mau ikut... denganku?
Kenapa aku harus sok ngomong begitu?
Tambah?
Masih ada nasi, tapi sayurannya habis.
Ini.
Onigiri?
Terima kasih.
Gimana ya rasanya?
Enak!
Siapa namamu?
Rin.
Rin?
Aku Daikichi.
Daikichi?
Lebih aman kalo pegangan tangan.
Membesarkan seorang anak sendirian saja sudah pekerjaan berat lho.
Tapi masih tetap lebih berat untuk anak ini.
Bawaan dia, sudah ada di sini semua.
Buku Kesehatan Ibu dan Anak juga aktenya.
Itu saja?
Dasar...
Lahir: 10 nov 2003 Ibu: Yoshii Masako Nama: Rin Kaga
Masako-san.
Rin? Sudah kaupilih yang kausukai?
AKu tidak terlalu pintar soal beginian.
Hem?
Ini kok cuman celana.
Aku gak bisa pakai rok di Play Group.
Begitu toh?!
Play Group?!
Uwaah!
Play Group kah?
Bagaimana caranya agar kau bisa masuk ke sana?
Ya?
Bodoh benar kau sok pamer.
Apa yang kaulakukan? Situsi sulit? Sekarang lagi di mana?
Bawel deh, ada apa menelepon?
Abang sedang kesulitan 'kan?
Daikichi, aku mau yang ini.
Aku tak apa.
Oh, begitu.
Oi Kazumi, bagaimana caranya dia bisa masuk Play Group?
Jadi kau memang sedang kerepotan.
Bagaimana kalau masuk TKmu saja?
Abang mau berapa jam perjalanannya?
Ah, ganggu deh!
He? Apa?
Apaan sih.
Yang dekat rumah...
Play Group sama TK apa bedanya coba?
Aku gak ngerti.
Aku tak bisa menunggu lebih lama.
Kita berdua bisa menghadapi ini.
Kurasa yang kaulakukan itu bagus.
Tapi aku tak bisa jadi ibu bocah ini, selamat tinggal.
Ada tiga pilihan,...
Sebuah Play Group...
Satu; Sekolah Ayame,...
Dekat rumah Abang, tapi tutup jam 6,
Dua; Play Group Mawar Chuuou,...
Dekat dengan tempat kerja Abang dan Ibu, tapi tutup pukul 7,...
Tiga; Play Group Yurikago,...
Lumayan jauh dari tempat kerja Abang, tapi buka selama 24 jam.
E...e... Yang bagus yang mana?
Gak tahu.
Apaan sih...
Aku suka dengan kehidupanmu...
Hal ini tidak mungkin
Aku tidak bisa melupakanmu
Tapi kau membuatku tidak nyaman
Kenyamanan membunuh cinta, rasa tidak nyaman adalah kasih
Membangkitkan keinginan
Menarik!
Du fährst Dein Rad am Straßenrand
kau naik sepeda di pinggir jalan
Begehrst nicht andrer Weib noch Land
tak inginkan baik wanita ataupun negara
Begehren ist dir einerlei
tidak peduli tentang keinginan
Du und pfeifst singst und fühlst dich frei
kau bersiul, bernyanyi dan merasa bebas
Du pfeifst und singst und fühlst dich frei
kau bersiul, bernyanyi dan merasa bebas
Da zieht wer links an dir vorbei
Seseorang melewatimu di sebelah kiri
Vorbeiziehen ist mir einerlei
Lewat tak berarti apapun bagiku
Sagst du und wirst ganz blass dabei
Kau berkata seperti berbalik pucat pasi
Die Konkurrenz schläft nicht! (Uhhhh...)
Kompetisi ini tidak tidur! (Uhhh. ..)
Die Konkurrenz schläft nicht!
Kompetisi ini tidak tidur!
Die Konkurrenz schläft nicht! (Uhhhh...)
Kompetisi ini tidak tidur! (Uhhh. ..)
Die Konkurrenz schläft nicht!
Kompetisi ini tidak tidur!
Sag's mir, Hippiekind
No comments yet. Be the first to leave one.