The first 200 lines.
Tenang, Kang-il.
Jangan halangi aku.
- Kang-il. - Aku bilang jangan halangi!
Siapa kau?
Kau tidak boleh ke sini.
Dr. Lee.
Ji-young.
Bangunlah. Ayo kita pulang.
Ji-young.
Pingsan lagi?
Aduh kepalaku.
Kau tidak pergi periksa?
Lupakanlah. Jika ada kabar tentang pemeriksaanku,
karirku sebagai dokter akan berakhir.
Berbaringlah.
Tolong berbaring!
Ada apa dengan dia?
Young-ju.
Apa yang terjadi?
Dia operasi klep jantung dua tahun lalu dan
sekarang tiba-tiba mengeluh sakit luar biasa di kepala...
Sudah periksa catatan medisnya?
Itu... Baru dapat...
Kau belum memeriksanya?
Jika hasil sudah keluar,
Dr. Jang dari ahli bedah syaraf akan menanganinya...
Dia pasien jantung. Kenapa ditangani oleh ahli bedah syaraf?
Kau pikir aku tidak mampu?
Biar aku saja.
Baiklah.
Apa yang kau lakukan?
Aku akan membuat direktur terkesan hari ini.
Hei.
Kau pikir kau pimpinan di sini? Boleh datang terlambat?
Bagaimana lukamu?
Dia selalu saja terlambat...
Dia dipukuli, kan?
Iya, jelas sekali.
Lakukan saja!
Tidakkah kita seharusnya melaporkan hal ini?
Kita harus memberi keterangan dan menjadi saksi.
Rumit. Lebih baik pura-pura tidak tahu apa-apa.
Wali dari Kim Soo-yeon?
Iya
Ada apa dengan dia?
Sejak kapan dia mulai kesakitan?
Sudah beberapa hari ini...
Sepertinya bukan masalah serius,
beri dia obat sesuai resep.
Tapi dia sangat kesakitan.
Apa obat bisa membantu?
Kita tidak mendeteksi apapun.
Dia mungkin tertekan atau
stres yang menjadi penyebabnya...
Tetap saja, dia butuh pemeriksaan lebih lanjut...
Buat apa ke rumah sakit kalau tidak mendengarkan dokter?
Apa?
Dia bisa pulang bila sudah sadar.
Hei, dokter!
Kau seharusnya lebih baik dalam menjelaskan!
Jika kau khawatir,
lebih baik cari peramal saja, atau yang lain...
Cukup beri dia obat.
Dia akan membaik setelah istirahat beberapa hari.
Dia...dia yang mulai...
Kenapa kita harus dipanggil untuk misi penyelamatan?
Kita harus mengikuti perintah.
Sial...
Berhentilah melepas pakaianmu di depan wanita.
Wanita mana? Yang ini?
Lebih baik kau minum vitamin.
Wanita tanpa lekuk tubuh adalah bencana. Bencana.
Bahkan ketel pun punya lekukan.
Hei. Apa salah Hyun-kyung?
Dia baik hati.
Dia baik hati!
Itu saja?
Sudahlah. Kau harus sadar.
Kau harus mencari pria di tempat lain.
Ayo berangkat.
Cuaca yang bagus untuk menyelamatkan orang.
Permisi. Biarkan kami lewat.
Permisi.
Terima kasih.
Tolong selamatkan dia.
Apa yang terjadi?
Saya baru saja dari UGD dan...
- Sudah berapa lama ini? - Tidak lama.
Tolong selamatkan dia.
Mohon baringkan dia dahulu.
Bagaimana keadaannya?
Bagaimana keadaannya?
Sepertinya pembuluh otak pecah.
Pasti ada gejala. Tidak langsung seperti ini.
Kenapa tidak membawa dia ke rumah sakit lebih awal?
Hei. Chun Kang-il.
Ikuti dia.
Tolong bantu!
Lepaskan!
Ada apa dengan orang ini?
Hentikan.
Sial...
- Sini kau! - Tenanglah, ya?
Lepaskan!
Tidak ada untungnya Kau berbuat seperti ini.
Apa kalian bersekongkol?
- Apa? - Kalian di pihak yang sama.
Jangan hentikan aku.
Kalian gila.
Kepalanya penuh darah dan kalian menyuruhnya pulang?
Ada tanda-tanda dia dianiaya...
Apa kau polisi?
Tugasmu menyembuhkan orang.
Kenapa memutuskan seenaknya?
Kalian diskors sementara waktu.
Serahkan kartu identitas kalian.
Kita ada operasi minggu depan...
Apa itu masalahnya sekarang?
Saat ini Komite Etik ingin memecat kalian.
Bersiaplah untuk pengadilan.
Pengadilan?
Menurutmu bagaimana nasib kita nanti?
Paling buruk surat peringatan dan bayar denda.
- Tapi masalahnya adalah Mi-soo. - Aku? Kenapa?
Lisensimu mungkin dicabut selama 3 tahun.
3 tahun?
Karirku akan berakhir!
Salah diagnosis, mengacuhkan wali, dan memaksa pasien pulang.
Jika kondisi pasien memburuk,
Kau bisa kehilangan lisensimu.
Dia preman!
Bagaimana kau bisa tahu
dia tidak menganiaya pasien? Dan lagi...
Dia datang kembali membawa pisau dan mengancam orang-orang.
Dia bahkan mematahkan hidung pemadam kebakaran.
Apa kau bisa mencari pemadam kebakaran itu?
Untuk apa?
Menuntut tindakan kekerasan.
Lalu?
Jika dia terbukti melakukan tindak kekerasan,
pengadilan bisa berpihak padamu.
Caranya?
Kau bilang istrinya seperti dianiaya.
Itu efek samping dari obat.
Tidak ada hubungannya dengan penganiayaan.
Kemungkinan bahwa istrinya mengalami tindak kekerasan
bisa menguntungkan posisimu.
Apa kau bisa membuat dia dituntut atas kekerasan?
Seperti takdir kita bisa bertemu lagi, ya kan?
Apa maumu?
Sebenarnya, aku dokter.
(Go Mi-soo Ahli Operasi Jantung)
(Universitas Gacheon Pusat Pengobatan Gil)
Jadi?
Aku yang bertanggung jawab atas ruang gawat darurat.
Astaga, wajahmu terlihat parah.
Apa itu luka pada hari itu?
Jadi, apa kau sudah menuntut dia?
Menuntut?
Iya, menuntut dia.
Kami akan memberimu laporan medis
atas lukamu. Bagaimana?
Lupakanlah.
Hei. Chun Kang-il.
Kau diserang. Apa tidak seharusnya kau menuntut dia?
Aku tidak berniat, pergilah.
Paling tidak adukanlah.
Preman seperti dia seharusnya disingkirkan dari masyarakat.
Hei.
Kau tahu kenapa dia seperti itu?
Kau pikir aku tidak tahu rencanamu?
Cih...
Bukankah paling tidak dia harus ganti rugi atas perbuatannya?
Hei!
Istrinya hampir meninggal! Tentu saja dia marah!
Cih...
Cobalah untuk menyalahkan dia dan
aku akan datang menghadapimu.
Sial...
Pura-pura menutup mata artinya Kau tidak menaati hukum.
Kau serius?
Lagipula kau melayani masyarakat.
Awas sampai datang lagi.
Sial.
Iya.
Apa?
Rayuan.
Apa?
Aku rasa tidak akan berhasil.
Apa kau tahu cara wanita seperti Cleopatra dan
Yangkwibi mengubah sejarah?
Terserahlah. Coba lihat.
Apa aneh?
Yangkwibi?
Bahkan hewan pun akan tertawa.
Padahal ini tren musim semi.
Hapus saja.
Ayo.
Mereka datang.
- Mereka sudah datang. - Semoga beruntung.
No comments yet. Be the first to leave one.