The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 23"
Aku tahu mungkin sulit bagi semuanya mendengar ini.
Jadi, aku mau memberi tahu selagi semuanya berkumpul.
Jae Wook.
Kembalinya dirimu saja sudah cukup mengejutkan kami.
Kamu tidak perlu menambahkan sesuatu yang semengejutkan itu.
Itu cukup.
Kakekku dan ibuku
sudah membesarkanku dengan baik.
"Alih-alih melindungi hatimu sendiri,
cobalah memahami perasaan orang lain."
Aku tidak mau
menjadi beban lagi bagi Hae Rim yang kucintai.
Kami tidak akan menikah.
Apakah kalian berdua sudah menyetujui ini?
Hae Rim. Bagaimana menurutmu?
Aku sederhananya
tidak bisa memahami ucapan Jae Wook
dan tidak mau memahaminya.
Jae Wook tampaknya amat tergesa-gesa.
Dia tergesa-gesa pulang dari RS dan kembali bekerja.
Sekarang dia terburu-buru membuat keputusan seperti ini.
Kami belum menyetujui dan menyepakati apa pun.
Jae Wook,
kurasa kita harus lebih matang mempertimbangkan masalah ini
sebelum para orang tua makin terkejut.
Jika kalian tidak keberatan, kami akan berbicara sebentar.
Ayo pergi ke kamarku.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Apa yang kamu lakukan tadi?
Kenapa kamu tiba-tiba membatalkan pertunangannya?
Bukankah kamu tahu alasannya
melebihi siapa pun?
Kamu tidak masuk akal.
Kamu tampak murung setiap saat.
Kamu tidak mau menikahiku.
Memikirkan itu membuatku terluka.
Aku tidak mau melakukan itu.
Kamu bisa membaca pikiranku
hanya dari raut wajahku? - Ya.
Aku bisa melihat segalanya. Itu membuatku gila,
tapi aku bisa melihatnya dengan sangat jelas.
Istirahatlah. Mari bicara nanti.
Kenapa wajahmu seperti itu?
Kamu tampak seperti mau memakanku hidup-hidup.
Apa alasanmu?
Haruskah aku memberitahumu?
Kamu sama sekali tidak memikirkan Hae Rim?
Katakan alasannya kepadaku.
Sama seperti yang kubilang di hadapan para orang tua.
Hae Rim tampak terbebani dengan itu,
jadi, aku melakukan ini untuknya.
Lantas, biar kutanyakan satu hal lagi.
Kamu sungguh menyerah dengannya? - Sudah kubilang.
Ini antara aku dan pasanganku.
Apa yang kamu rencanakan?
Ayo pergi.
Kurasa para orang tua sudah di luar.
Beraninya kamu mengacaukan semuanya
setelah aku mengaturnya?
Apa maksudmu?
Kamu dan aku
menginginkan hal yang sama.
Ibu!
Panggil aku "Ibu".
Aku ibu Jae Wook.
Aku ibumu.
Sudah kubilang.
Aku lebih putus asa daripada Ibu.
Tapi kamu membatalkan pertunangannya?
Menurutku,
itu untuk yang terbaik.
Apa?
Sudah kubilang.
Aku tidak bisa mendapatkan apa pun
dengan menggunakan cara lama Jae Wook.
Akan kulakukan dengan caraku, bukan cara Jae Wook.
Hanya itu caraku kabur dari mimpi yang buruk ini sesegera mungkin.
Aku akan berusaha yang terbaik.
Aku akan berlarian seperti orang gila
untuk meraih tujuan Ibu dan aku
sesegera mungkin.
Jadi, tolong percayalah kepadaku dan tunggulah.
Ayah mau bicara denganku?
Ayah kira kamu akan berbicara dengan ayah lebih dahulu.
Kamu pasti letih hari ini.
Maaf.
Untuk apa?
Sejujurnya, kamu korbannya malam ini.
Apa kamu menyuruh Jae Wook melakukan itu?
Aku tidak bilang secara lugas,
tapi kurasa aku membuatnya bilang seperti itu.
Jika dipikir-pikir,
mungkin berat baginya juga.
Lalu ada beberapa hal yang kuyakini
menyebabkan kesalahpahaman terhadapku.
Jadi, setelah ini mau apa?
Aku putri Ayah.
Aku harus bijak
soal langkah selanjutnya. - Sungguh?
Apa yang kalian berdua amat lama bicarakan?
Ibu masih bangun.
Kalian berbincang amat lama, jadi, ibu ingin menyela.
Kurasa kamu harus berhenti berpikir pada hari seperti ini
dan beristirahat.
Kami hampir selesai.
Kenapa Anda tidak membawa Nyonya Park masuk?
Aku akan berbenah di sini, Anggota Dewan Jin.
Bisakah? Terima kasih. - Tidak masalah.
Tidurlah yang nyenyak.
Dengan begitu, kebijakan di kepalamu
akan menjadi lebih aktif.
Hei, In Wook. - Kamu baik-baik saja?
Aku bahkan tidak pernah membayangkan Jae Wook akan melakukan itu.
Kamu juga tidak tahu itu?
Jika tahu, aku pasti sudah menghindari situasinya.
Aku bersyukur dia mewujudkan keinginan kita,
tapi situasinya tidak tampak begitu baik.
Maaf, tapi kini aku mau istirahat.
Mari lanjutkan berbincang nanti. Sampai jumpa.
Soal Mi Ryung...
Kurasa dia tidak bersembunyi melainkan hilang.
Kenapa kamu bilang begitu?
Sejujurnya,
dia selingkuhan cucu keluarga konglomerat.
Cucu keluarga konglomerat? - Ya.
Keluarga yang mana?
Wanita licik itu tidak pernah bilang keluarga yang mana,
tapi kedengarannya itu keluarga penting.
Apa hubungan statusnya sebagai selingkuhan
dengan kehilangannya?
Pria itu sudah bertunangan dengan seseorang,
tapi ibu dan tunangannya baru-baru ini mengetahui dia
dan terus mengasarinya.
Kurasa itu ada hubungannya
dengan Mi Ryung yang menghilang.
Sudah kubilang tidurlah sekarang dan bahaslah nanti.
Kenapa terburu-buru?
Aku merasa akan terjaga semalaman.
Lantas, katakan yang mau kamu katakan.
Kamu seharusnya bilang kepadaku dahulu.
Bagaimana bisa kamu melakukan itu tanpa bilang apa pun kepadaku?
Alih-alih marah,
bukankah lebih baik kini berkata jujur?
Apa?
Kamu tidak menyukaiku.
Kamu tidak mencintaiku.
Kamu kira aku tidak tahu hanya karena aku tidak ingat?
Kamu masih menyayangi In Wook.
Anggaplah ini hadiah terakhirku
dan raihlah kebahagiaanmu.
Pergilah selagi kubiarkan.
Aku sekarang bersama siapa?
Jae Wook. Kamu sungguh Jae Wook?
Kenapa kamu amat berubah?
Semua orang berubah.
Bukankah kamu seharusnya menerima dengan senang perubahan ini
melebihi siapa pun?
Jae Wook.
Kamu kira siapa kamu?
Bukti apa yang kamu miliki sampai membuat keputusan begitu?
Lantas, aku salah?
Jika salah, mari lakukan ini.
Aku meminta pertunangannya dibatalkan,
tapi kamu bisa menolaknya.
Aku akan menghormati keinginanmu, apa pun itu.
Ini sudah larut. Hati-hati dalam perjalanan pulang.
Jae Wook.
Kamu sungguh terlahir kembali.
Bagaimana bisa kamu melakukan ini?
Beraninya kamu menghinaku begini?
Kang In Wook bekerja di sini karena nepotisme,
tapi berbohong soal transparansi.
Jangan mencoba menipu kami dengan restrukturisasi tidak adil.
Turunlah sekarang juga!
Turun! - Turun!
Turun! - Turun!
Turun! - Turun!
Turun! - Turun!
Turun! - Turun!
Turun! - Turun!
Perusahaan ini
tidak pernah bermasalah seperti ini sejak didirikan.
Rumor tersebar bahkan di luar perusahaan.
Periklanan perusahaan juga dikritik.
Keadaan tidak menguntungkan
sudah diketahui masyarakat,
jadi,
kalian ingin melakukan apa?
Bagaimana pendapat para direktur?
Ada masalah
dan seseorang harus bertanggung jawab
untuk meredakan keadaan.
Aku mengerti maksud Anda.
Aku yakin Anda kesal,
tapi aku tidak bisa pergi sekarang untuk bertanggung jawab atas ini.
Akan kuperbaiki dan kuluruskan dahulu,
baru aku akan pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.