The first 200 lines.
"Tayangan ini tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode terakhir"
Bukankah kali ini menegangkan?
Kamu benar, ini memang menegangkan.
Kamu akhirnya akan dihukum setelah membunuh putraku.
Karena menjadi dalang pembunuhan, kamu akan ditahan lama.
Jaga dirimu.
Ki Suh Ra akan mengunjungimu, bukan?
Ayo.
Ini mustahil...
Apa yang terjadi? Ini ulahmu?
Kamu yang melaporkannya?
Ya. Ada apa?
Dia menghancurkan kita semua!
Menurutmu dia menghancurkanmu?
Ini semua salahmu!
Kenapa kamu membuat Ji Sup menggantikan Jae Wook?
Kamu memanfaatkan Jae Wook yang bahkan bukan putramu.
Kamu memanfaatkannya untuk mendekati ayahku.
Kamu menghancurkan hidup saudara kembar itu!
Jae Wook mati karena ketamakanmu.
Kamulah yang membunuhnya!
Ji Sup hanya berusaha bertahan hidup!
Jae Wook...
Andaikan aku tidak menyelamatkannya,
dia pasti sudah mati karena kebakaran
bahkan sebelum sempat melihat dunia.
Kamu benar.
Aku mengakuinya.
Dahulu aku tulus mencintai ayahmu.
Namun,
ayahmu meninggalkanku.
Dia menikahi Park Ji Sook
karena latar belakangnya.
Saat itu aku ingin mati saja.
Seharusnya saat itu aku mati saja.
Maka putriku tidak akan memperlakukanku seperti ini!
Lupakan saja.
Biar kutanyakan satu hal.
Kenapa Han Ji Sup setuju
bersandiwara menjadi Jae Wook saat kamu memintanya?
Ibunya,
yang kini menjadi bibinya, Koo Mi Hong, terlilit utang.
Keluarganya akan diusir ke jalanan.
Mereka putus asa.
Jadi, dia setuju untuk pindah jika aku melunasi utangnya.
Dia menikahimu
demi uang.
Meski kamu
tidak menganggapku ibumu,
akulah yang melahirkanmu.
Aku tidak bisa melihatmu sedih.
Untuk sekarang,
turuti saja perintahku.
Suatu hari nanti, kamu akan berterima kasih.
Jin Hae Rim, ini ulahmu lagi?
Kamu melaporkan Ji Sup karena menjadi dalang pembunuhan?
Ya, aku.
Aku yang melakukannya.
Aku ingin melihatnya hancur.
Siapa?
Siapa yang melakukan hal itu?
Apa? Sun Ae?
Ini, lihatlah.
Saat kalian memutuskan untuk bertukar identitas,
kamu menghubungi seseorang untuk membunuhnya.
Kang Jae Wook baru saja pergi.
Sebenarnya,
itu perintah mantan anggota dewan, Jin Kook Hyun.
Kamu benar-benar menyulitkan. Masuk!
Pak Joo Tae Soo.
Pak Han Ji Sup bilang itu perintah Pak Jin Kook Hyun.
Apakah itu benar?
Tidak, itu perintah Pak Han Ji Sup.
Aku membunuhnya karena diancam Pak Han.
Ji Sup.
Ayah, aku membuatkan bunga anyelir.
Ji Sup?
Aku pergi.
Aku sungguh tidak ingin
Hae Sol melihat kondisiku memburuk.
Tolong sampaikan bahwa aku sangat menyayanginya.
Tolong lupakan aku
dan hiduplah bahagia bersama In Wook.
Aku yakin dia akan menjadi ayah yang baik untuk Hae Sol.
Ji Sup...
Saat kamu dan Hae Sol hidup bersamaku,
kita miskin.
Namun, masa-masa itu
adalah masa-masa terindah dalam hidupku.
Entah kenapa aku tidak menyadarinya saat itu.
Aku baru menyadarinya sekarang.
Hukuman yang lebih buruk dari kematian
adalah keputusasaan karena tahu
aku tidak bisa memutar waktu.
Lama tidak bertemu. Apa kabar?
Suamiku?
Dia baik-baik saja...
Aku memikirkannya matang-matang sebelum menghubungimu.
Aku melihat suamimu di rumah sakit beberapa waktu lalu.
Di rumah sakit?
Aku baru pindah ke rumah sakit lain
dan tampaknya suamimu juga datang ke sana.
Aku melihat rekam medisnya.
Apa? Tumor otak?
Kamu pasti salah.
Tidak, itu tidak mungkin.
Itu benar.
Aku akan menghubungimu nanti.
- Ki Suh Ra. - Ji Sup mengidap tumor otak.
Dia sakit parah.
Kamu gila?
Hasil pemeriksaan yang dia berikan menyatakan dia sehat.
Han Ji Sup yang ditangkap atas pembunuhan Kang Jae Wook
bukanlah Han Ji Sup.
Dia Kang Jae Wook.
Kang Jae Wook?
Kamu pasti sudah hilang akal.
Mana mungkin Ji Sup adalah Jae Wook? Kamu mempermainkanku?
Kamu masih belum paham?
Kamu tidak tahu kenapa Ji Sup kejam kepadamu?
Kamu masih belum menyadarinya?
Dia melakukannya untuk melepaskanmu.
Dia tidak ingin kamu tahu.
Dia tidak ingin kamu melihatnya mati.
Dia
sengaja menjauhkanmu.
Apa?
"Han Ji Sup, 71 Sawol-eup, Woonho-myeon, Susam-goon"
Ini koperku. Kenapa di luar?
Pemilik rumah ini menyuruhmu keluar.
Apa? Pimpinan?
Aku tidak ingin melihatmu lagi. Cepat keluar
sebelum aku menghubungi polisi.
Pimpinan!
Pimpinan, Ji Sup tidak melakukannya.
Ada yang salah.
Koo Mi Hong.
Pikirmu aku mengusirmu karena hal itu?
Kamu tidak berkaca?
- Apa? - Seumur hidup,
kamu membuat Ji Sup menderita demi hidup nyaman.
Aku tahu kamu tinggal di sini agar bisa memanfaatkannya.
Pikirmu aku tidak tahu?
Koo Mi Hong.
Kamu sama saja dengan wanita jahat itu.
Kamu hanya memedulikan uang!
Keluar dari rumahku.
Keluar dan tinggallah di kuil. Hiduplah menjadi rahib.
Hanya dengan begitu aku bisa tahu kamu menyesali perbuatanmu.
Maka aku akan
berusaha menyelamatkan Ji Sup.
Pimpinan!
Kenapa kamu masih di sini?
Ji Sup!
Ada apa denganmu? Apa-apaan ini?
Teganya kamu melakukan ini!
Jin Hae Rim.
Aku tahu permintaan maaf
tidak akan membuatmu merasa lebih baik.
Aku amat menyesal dan berterima kasih.
Tanpa kamu, aku pasti sudah mati.
Aku selalu memikirkan ini saat memandangimu.
"Kenapa hidupnya begitu menyedihkan?"
"Mungkin hidupnya
lebih menyedihkan daripada hidupku."
Aku mendapatkan hukuman pantas
atas pilihan yang telah kubuat.
Tapi aku tidak ingin kamu dihukum sama sekali.
Selama ini kamu sudah cukup menderita.
Adikku Jae Wook
akan berada dalam posisi sulit setelah disalahkan atas perbuatanku.
Hae Rim. Ini permintaan terakhirku.
Tolong bantu adikku Jae Wook.
Jae Wook dan kita
adalah kambing hitam Wi Sun Ae.
Aku tahu perasaan yang selama ini
kamu tunjukkan kepadaku tulus.
Terima kasih. Maafkan aku.
Ji Sup...
Ji Sup...
Aku, Jin Kook Hyun,
pemegang saham utama Konstruksi Gangin,
memutuskan untuk berdiri di hadapan kalian.
Grup Gangin berada dalam situasi yang amat berbahaya.
Aku tidak bisa
membiarkan Grup Gangin hancur.
Aku akan mengorbankan diriku
demi membangkitkan Grup Gangin.
- Apa-apaan ini? - Ada apa?
Ada yang bisa kubantu?
Kami detektif. Anda Jin Kook Hyun?
Apa katamu?
Kalian dari polsek mana?
Anda ditangkap atas dugaan menjadi dalang pembunuhan Kang Jae Wook.
Omong kosong apa yang kamu bicarakan?
Ada apa?
Siapa? Siapa yang menjebakku?
Tidak ada yang menjebak Anda. Kami punya bukti kuat.
No comments yet. Be the first to leave one.