The first 200 lines.
Alih bahasa: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent
Takumi!
Maaf aku terlambat! / Tak apa.
Jam makan siang sibuk.
Sibuk itu bagus.
Apa ini siap? / Ya.
Apa itu dekat?
Tidak, kudengar mereka berburu di Kurihara.
Berarti cukup jauh.
Kazuo.
Wasabi liar.
Wasabi liar..
Rasanya kuat.
Warga setempat memakannya dengan mie soba. Mie udon juga.
Aku akan coba tambahkan ke salah satu hidangan kami.
Petiklah beberapa. Akan kubawa airnya.
Terima kasih.
Kazuo!
Aku baru ingat aku terlambat menjemput anakku.
Tidak apa-apa. Sampai ketemu jam 7 malam ini!
Untuk apa?
Membahas projek glamping.
Aku hampir lupa! Kalau begitu sampai nanti.
Takumi, kau ini sungguh pelupa!
Maaf, ya.
Sampai nanti!
Lampu hijau, lampu merah.
Maaf aku terlambat.
Di mana Hana?
Katanya kau pasti lupa jadi dia berjalan pulang.
Lampu hijau, lampu merah.
Maaf soal itu.
Hati-hati, aku mundur.
Ayo. Minggir.
Ada mobil.
Mana tasmu, Hana?
Di tempat penitipan.
Hei!
Ek.
Pinus.
Itu lorik.
Sungguh?
Lorik punya kulit kayu hitam. Kulit kayu pinus warnanya merah.
Apa itu?
Ceri gunung.
Ceri gunung?
Yang ini masih muda.
Ada yang besar di sana.
Ek.
Itu benar.
Dogwood.
Yang itu?
Pinus!
Benar.
Pinus warnanya merah, lorik warnanya hitam.
Ya.
Ini...
Jangan sentuh itu. Itu ginseng Siberia.
Ada durinya.
Bahkan rusa pun tidak memakan berinya.
Apakah enak?
Agak terlalu keras untuk manusia.
Tapi bisa dibuat menjadi minuman seperti anggur.
Ayah tidak suka itu.
Bekas gigitan rusa.
Maple merah?
Ya.
Lihat mereka di sana-sini?
Tampak seperti mentimun. Pasti enak.
Lihat, jejak rusa.
Anak rusa.
Itu tembakan kena perut.
Terluka oleh peluru.
Itu sumber air mereka.
Pak Suruga akan menyukai ini.
Wah.
Itu dalam dua hari? Cepat sekali.
Mereka muncul entah dari mana kemarin.
Mereka menginginkan audiens kecil.
Tapi aku mengajak banyak orang.
Bagaimana mereka?
Wanita yang menemuiku tampak baik.
Perusahaan itu sebenarnya agensi bakat.
Jadi itu untuk retret perusahaan?
Kurasa perusahaan itu mengincar subsidi pandemi.
Subsidi?
Sekarang ini, orang bisa dibayar cukup dengan mengirimkan rencana proyek.
Mari kita dengar dari mereka dulu.
Tapi itu hanya formalitas saja.
Jangan terlibat pertengkaran yang tidak perlu, Tatsu.
Terima kasih tips wasabinya.
Itu bukan apa-apa.
Kami menambahkannya ke hidangan musiman kami.
Bagus.
Aku akan segera mencicipinya. / Tolong, ya.
Hidangan baru?
Ya, wasabi liar adalah idenya.
Itu enak. Dulunya merupakan makanan pokok di toko mie.
Aku tidak sabar.
Baru ingat.
Pak Suruga. / Ya?
Coba lihat.
Wah.
Ini dari apa? / Semacam burung pegar, 'kan?
Ya.
Itu bisa digunakan? / Tentu.
Bulunya digunakan untuk instrumen.
Putraku memainkan harpsichord.
Instrumen macam apa itu?
Seperti piano.
Kau lihat porosnya di sini?
Kau petik senarnya dengan ini untuk menghasilkan suara.
Paham?
Bapak memainkan piano?
Tidak, bukan aku.
Terima kasih untuk ini, Takumi.
Putraku akan menyukai ini.
Sampai jumpa!
Dadah.
Sampai jumpa di pengarahan. / Ya.
Sampai jumpa. / Selamat malam.
Hana.
Nanti kau sakit.
Selamat siang.
Terima kasih telah bergabung dengan kami dalam waktu sesingkat ini.
Aku Takahashi dari Playmode.
Dan aku Mayuzumi.
Kami berencana mengoperasikan tempat glamping di sini.
Rencananya akan mulai dibangun pada bulan Mei.
Terima kasih sudah datang.
Kami ingin menunjukkan kepadamu konsep di baliknya.
Kami telah menyiapkan video untuk ditonton.
Takahashi akan membagikan detail lebih lanjut setelah video selesai.
Lalu akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Terima kasih atas kerja samanya.
Mari mulai.
Glamping di Harasawa
Beberapa dari Anda mungkin masih asing dengan kata “glamping”.
Namanya diambil dari konsep glamor kemping.
Pengalaman luar ruangan yang mewah menanti di Harasawa.
Kami berharap lokasi ini akan disukai oleh pengunjung...
...serta masyarakat setempat.
Baiklah.
Sekian dari kami.
Sekarang untuk pertanyaan dan pemberian pendapat.
Apakah ada yang punya pertanyaan?
Tolong dioper.
Banyak hal yang tidak masuk akal.
Baik..
Lokasi ini dapat menangani hingga 64 orang. Kenapa kapasitas tangki septiknya untuk 50?
Itu berdasarkan luas lokasi...
...dan perkiraan tingkat hunian rata-rata sebesar 45% hingga 55%.
Menurut kami, itu sudah cukup.
Tapi jumlahnya akan bervariasi tergantung musim.
Sebagai sebuah bisnis, kau menargetkan hunian penuh, bukan?
Benar.
Maka itu yang harus menjadi patokan.
Yah,...
...kami berupaya optimalkan operasi untuk memberi layanan terbaik bagi semua orang.
Tapi kau menyampaikan poin yang valid. Kami akan mempertimbangkannya.
"Optimalkan"? Itu hanya untuk keuntunganmu sendiri.
Tidak, bukan soal itu.
Ya, silakan.
Bisa tunjukkan kepada kami cetak biru tangki septiknya lagi?
Tentu.
Jika kau menguras dari titik itu,...
...itu akan mencemari sumur di hilir.
Sumur?
Kau tidak bisa letakkan tangkinya di sana.
Terima kasih atas masukannya.
Kami sudah bicara dengan pihak berwenang.
Kami diberi beberapa batasan pada lokasi drainase.
Jadi kami memilih titik itu. Dampaknya paling kecil terhadap daerah tersebut.
Kau tidak bisa letakkan di sana.
Sumur terhubung ke air tanah.
Itu pasokan air bagi kami dan masyarakat di hilir.
Untuk mengurangi dampaknya terhadap daerah kami, letakkan tangkinya di tengah.
Atau bangun waduk di lokasi.
Aku tidak memenuhi syarat untuk menanggapi hal itu.
Lokasi ditentukan oleh penilai dan ahli.
Seberapa efisien tangki septikmu?
Mari lihat..
Sebentar.
Dapat memurnikan 90% air yang digunakan oleh 50 orang.
Jadi limbah setara lima orang akan masuk ke dalam sumur setiap hari?
Ya, jika kami menjalankannya dengan kapasitas penuh.
Tapi kau berencana untuk menjalankan bisnis dengan kapasitas penuh.
Ya, tapi anggap seperti ini. Populasi di sini adalah 6.000.
Limbah setara lima orang berada dalam batas aman.
Itu bukan hakmu untuk memutuskan.
Apa boleh?
Silakan.
Aku Sachi Minemura. Aku mengelola restoran udon di dekat sini.
Aku pernah mengelola sebuah restoran di Tokyo.
Saat aku mencicipi soba di sini, aku sadar airnya memberi perbedaan besar.
Jadi aku pindah ke sini empat tahun lalu.
Aku tidak yakin aku bisa menyebut diriku warga lokal karena asalku bukan dari sini.
Aku duduk di sisi ini, tapi posisiku sama seperti posisimu.
Aku dapat mengelola restoranku berkat bantuan dari masyarakat.
Secara pribadi, tindakanmu akan menghancurkan hidupku.
No comments yet. Be the first to leave one.