The first 200 lines.
Aku tak mengerti apa yang terjadi.
Mereka butuh terlalu lama untuk masuk ke sana.
Hubungi mereka sekarang.
Tim enam, kami melihat kalian di pemindai.
Kalian harus bergerak cepat.
Kita kehabisan waktu.
Mereka harus minum pilnya sebelum memasuki pemakaman.
Spanyol Tengah di Abad Pertengahan...
...adalah rumahnya...
...salah satu wabah pes terbesar...
...yang pernah melanda Eropa.
Maut Hitam.
Meski korban terinfeksi terakhir...
...dikubur pada tahun 1356,...
...kabarnya,...
...dia dikubur hidup-hidup...
...dan ada yang bilang teriakannya masih terdengar...
...di kuburan yang dulu keramat ini.
Laporan terbaru menyatakan...
...warga setempat memasuki hutan...
...seolah-olah sedang kerasukan,...
...mengikuti teriakan tersebut dan belum kembali.
Perkumpulan rahasia telah membentuk...
...tim tentara bayaran untuk menjalankan operasi hitam,...
...yang dikenal sebagai Proyek Legiun,...
...untuk mengamankan area itu agar bisa melakukan penelitian...
...dengan harapan menemukan orang-orang hilang.
Meski eksperimental,...
...obat yang telah diresepkan...
...akan membatasi gejala setelah terpapar.
Dimengerti, Markas Pusat.
Menuju ke sana sekarang.
Perkiraan waktu tiba, 15 menit.
Kenapa terburu-buru?
Mereka sadar ini bukan kondisi ideal.
Ini hutan mimpi buruk.
Kalian lihat itu?
Sampah.
Mereka tak membuat sampah seperti itu di AS.
Seharusnya aku tetap di Korea.
Tim Enam, kami melihat kalian di pemindai.
Kalian harus bergerak cepat.
Markas, di sektor tujuan.
Drone jatuh.
Lampu kami tak berfungsi persis seperti yang kalian katakan.
Bersiap menyalakan suar.
Markas, waspada, aku mendengar lonceng.
Markas, dengar?
Markas!
Baiklah. Kita di zona mati.
Semua komunikasi terputus.
Aku tak mengerti, kenapa mereka tak pakai gambar satelit?
Aneh.
Bukan tugasmu untuk memahaminya.
Baiklah, kawan-kawan. Pil.
Mari nyalakan suarnya dan terus maju.
- Kalian siap? - Siap.
Terus bergerak.
Apa-apaan?
Kita seperti berjalan di lubang api unggun raksasa.
Ada setebal satu meter tumpukan abu di bawah sini.
Abu atau bukan, perintahnya adalah mencapai pusat tempat ini.
Di sana.
Tanah padat.
Itu menyenangkan.
Sekarang apa, Greg?
Entahlah, tapi tugas kita adalah membersihkan area ini...
...agar kita bisa membawa tim riset masuk.
- Kau tahu alasannya? - Perintah.
Sial.
- Bung. - Apa itu tadi?
Kukira saat menyetujui pekerjaan ini,...
...aku akan menonton adu banteng, mencari wanita seksi.
Persetan dengan ini.
- Uangnya tak sepadan. - Hei!
Bertahanlah, Prajurit.
Sejarah tempat ini,...
...666 tahun kemudian pada tanggal ini,...
...warga setempat menyebut tempat ini Abu Ganda.
Ganda.
Pasti ada penjelasan untuk ini.
Temukan loncengnya.
Temukan loncengnya!
Hei.
Hei, ikuti aku!
Hei!
Ikuti aku!
Yang lain tak selamat. Berhasil.
Dia tak berubah.
"Beberapa Bulan Kemudian"
Sayang! Aku senang kau datang.
- Kau akhirnya keluar. - Aku butuh minum.
Mari pesan minum.
Aku akan mencium gadis itu di akhir malam ini.
- Kau tak punya kesempatan. - Omong kosong.
Kau sebut semuanya omong kosong.
Kau bahkan memakai kacamata itu...
...karena menurutmu itu topik pembicaraan yang bagus.
Kau menciumku di malam pertama.
Aku butuh kacamata ini untuk melihat di malam hari.
Ini jelas bahan pembicaraan.
Ya.
Aku memang menciummu di malam pertama.
Ayo kita bicara.
Aku ingin mengajakmu makan malam nanti.
- Tapi aku harus bekerja malam ini. - Ayolah.
Bung, ada yang bisa kubantu?
Menjauhlah dari Cindy.
Mau lagi, ya?
Awas, Cindy.
Bagus, Sayang.
Baiklah, kerja bagus.
Dari mana saja kau?
Kau bisa menanganinya.
Empat seloki Fireball.
Kita tak berciuman sekarang.
Selalu ada hari esok.
Aku menyiapkan ini untukmu.
Perintah dokter.
- Apa itu tetanggamu? - Ya.
- Hei, Georgie, Kawanku! - Terus jalan.
Georgie, kau pernah jatuh cinta?
Baiklah.
Aku muak membersihkan kekacauannya.
- Bagaimana perasaanmu? - Entahlah.
Itu akan kembali kepadamu.
Cindy...
Kembalilah kepadaku, Cindy.
Pergi!
Baiklah.
Baiklah!
Ya?
Karen?
Karen?
Hei, Karen!
Baiklah, Karen.
Andai saja semalam aku bercinta.
Astaga.
Mungkin begitu.
Halo?
Kau di mana, Bung?
Telepon aku sekarang.
Dia pikir aku di mana?
Periksa pesan suara bodoh...
Pesan suara.
Halo?
Apa yang terjadi?
Mereka akan menangkapmu.
Pergi! Pergilah!
Dia seharusnya tidak masuk ke hutan!
Siapa di sana?
Halo?
Ini bukan permainan!
Aku punya pistol!
Aku serius!
Akan kuhabisi kalian!
Siapa di luar sana?
Ayo telepon Ayah. Aku bisa menelepon Ayah. Ya.
Bagaimana? Teleponnya tak berfungsi. Tak ada yang berfungsi.
Halo?
Kalian baik-baik saja?
Hei!
Hei!
Karen!
Karen...
Astaga.
Seseorang, tolong!
Siapa pun!
Seseorang memberiku obat.
Ini tidak benar.
Ini pasti ulah Mills.
Atau Karen? Tidak mungkin. Cindy?
Andai saja...
...dia tak mengantarku pulang.
Kumohon tersambunglah.
Maaf. Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.
Silakan...
Tersambunglah.
Maaf. Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.
Silakan periksa nomornya...
Halo, ini Bill dan Debbie.
Terima kasih sudah menelepon.
Maaf, kami tidak bisa menjawab telepon sekarang.
Kami sedang berlibur di Bahama melalui Lingkar Pasifik,...
...tapi kami baik-baik saja,...
...menikmati masa pensiun dan melihat dunia.
Tolong tinggalkan nama, nomor telepon, dan pesan mendetail.
Kami akan segera menghubungimu kembali.
Semoga harimu diberkati.
Sampai jumpa.
Hei.
Halo.
Ibu? Ayah?
Ya.
Akan kuhabisi kau!
Ia akan tumbang.
Ayo.
Karen?
Karen?
Kau harus kembali ke kamarmu.
No comments yet. Be the first to leave one.