Release info

비켜라 운명아 It's My Life E67 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-02-06
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Si Woo dan Jin Ah akan datang, bukan?

Mereka akan datang nanti.

Berusahalah lebih keras.

Bagaimana kamu akan mengajari Jin Ah kalau seperti itu?

Dia berambisi dengan pendidikan dan kariernya,

tapi aku yakin dia tidak bisa memasak.

Pikirkan urusanmu sendiri.

Aku akan mengurus urusanku sendiri.

"Pengacara Heo"

Ya, Pak Heo.

Jangan terkejut.

Aku sudah memeriksa catatan dari panti asuhan.

Itu benar. Direktur Utama Choi adalah Choi Geum Soon.

Tentu saja, meskipun kita tahu mereka orang yang sama,

kita belum tahu apakah Bu Choi adalah dalang dalam penculikanmu.

Aku setuju dengan Anda.

Aku tidak ingin memercayainya.

Aku akan ke rumahmu bersama Bang Cheol Sang.

Sekarang?

Apa yang Anda rencanakan?

Karena tidak ada bukti, kita harus membuatnya mengaku.

Aku dikenal sangat baik dalam pekerjaanku sebagai jaksa.

Ada apa? Kamu ingin mengatakan sesuatu kepadaku?

Tidak ada apa-apa.

Ibu, Pak Heo akan kemari.

Benarkah?

Itu bagus. Ini hari raya, jadi, kita sebaiknya makan tteokguk .

Pak Bang datang bersamanya.

Benarkah?

Astaga, kenapa Pak Heo membawanya?

Si Woo dan Jin Ah akan segera datang.

Ibuku beruntung

memiliki menantu seorang desainer yang membuatkannya syal.

Bagaimana jika dia tidak menyukainya?

Tidak mungkin. Itu dibuat oleh desainer top.

Ayo. Kita akan terlambat.

Pulang bersamamu pada hari raya rasanya seperti mimpi.

Aku juga merasa begitu.

Kamu harus mentraktirku jika dapat banyak uang setelah memberi hormat.

Aku akan mentraktirmu meski tidak mendapatkan uang.

Kamu akan mentraktirku apa?

- Ayo. - Aku mau makanan yang lezat.

Sampai jumpa.

Aku mengemas pangsit dan makanan lainnya.

Bawa dan nikmatilah.

Ini uang saku.

Terima kasih, Bu Yang.

Ini untukmu.

Belilah mantel bagus untukmu.

Kamu sudah dewasa untuk berdandan.

Kenapa kamu memberikan banyak uang kepada gadis muda?

Tidak usah, Bidadariku.

Aku menginginkannya.

Kali pertama aku datang ke Seoul adalah saat musim dingin.

Aku ingin membeli mantel yang dipakai para gadis di Seoul.

Terima kasih.

Sampai jumpa, Seon Hui. Sampai bertemu lagi.

Beri tahu aku jika kamu membutuhkan bantuan.

Aku akan mengurus semuanya.

Aku akan mencarikan taksi untuknya.

Ayo.

- Sampai jumpa. - Ayo.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Ini layak dilihat.

Kamu kejam kepada semua orang,

tapi kamu baik sekali kepada putrinya Pak Lee.

Itu karena aku kasihan kepadanya.

Nam Jin, bisa kita bicara sebentar?

Tentu.

Pintunya selalu terbuka.

- Hai. - Hai.

Astaga. Ini bukan kafe di lingkungan ini.

Kenapa kamu kemari lagi?

Aku tidak tahu kami hendak kemari.

Apa hakmu bersikap kasar begitu?

Aku membawanya

karena ingin memastikan sesuatu.

Apakah Nam Jin pergi?

Dia pergi ke atas bersama Seung Joo. Haruskah kuminta dia turun?

Ya, bisa buatkan teh untuk kami?

Baiklah.

Hari raya seharusnya dihabiskan bersama keluarga.

Bukankah tidak sopan jika berkunjung tanpa diundang?

Tidak sopan?

Mendiang pimpinan menganggapnya keluarga. Tentu dia harus datang.

Pak Heo juga di sini.

Aku ingin memeriksa beberapa hal bersama seluruh keluarga.

Jadi, tolong mengertilah.

Silakan kalian bicara.

Kamu juga harus di sini, Bu Choi.

- Aku? - Ya.

Ini melibatkan dirimu.

Dingin sekali.

Ada masalah, bukan?

Apa maksudnya kamu tidak ingin memercayainya?

Apa maksudmu? Tidak ada yang terjadi.

Kamu tidak bisa menipuku.

Aku bisa mengetahuinya dari raut wajahmu.

Itu tidak penting.

Aku hanya memikirkan momen paling membahagiakan

saat aku tinggal di Oepo tanpa mengetahui apa pun.

Apa? Aku kecewa.

Kecewa?

Kita tidak akan bertemu jika kamu tinggal di sana.

Aku yakin kita akan bertemu cepat atau lambat.

Jodoh ditakdirkan bertemu entah bagaimana.

Bagaimana kita akan bertemu saat aku tidak tahu di mana Oepo?

Kamu mungkin saja mengunjungi pantai

di Oepo pada suatu hari.

Lalu aku melihatmu dan jatuh cinta pada pandangan pertama.

Astaga.

Kenapa tiba-tiba kamu memikirkan itu?

Kamu sungguh tidak akan memberitahuku?

Aku bisa melihatnya di matamu.

Matamu seolah-olah mengatakan kamu bingung dan mau bantuanku.

Ada orang

yang menginginkan aku hilang dari dunia ini.

Apa?

Siapa orangnya?

- Ya? - Nam Jin.

Pak Heo memintamu turun.

Baiklah.

Duduklah.

Sejak Pak Bang bekerja sebagai satpam

aku menyadari bahwa dia mengira Bu Choi

teman lama dari kampung halamannya, Choi Geum Soon.

Jadi, aku menyelidikinya diam-diam.

Ternyata nama Bu Choi yang sebenarnya

adalah Choi Geum Soon.

Apa yang kamu bicarakan?

Kampung halamanmu adalah Hongcheon.

Kamu ke panti asuhan di Hongcheon untuk menghindari ayahmu,

seorang alkoholik, yang menyiksamu saat usiamu 14 tahun.

Pada usia 17 tahun, kamu mengubah namamu menjadi "Choi Soo Hee".

Pada usia 18 tahun, kamu pindah ke Seoul dan mendaftarkan

rumah tangga mandiri dan mengganti nomor jaminan sosialmu.

Kamu menggali masa laluku?

Siapa kamu berani melakukan itu?

Siapa yang memberimu hak untuk melakukan itu?

Aku minta maaf, tapi ini sangat berkaitan

dengan hilangnya Nam Jin di masa lalu.

Bagaimana latar belakang pribadiku

berkaitan dengan hilangnya Nam Jin di masa lalu?

Pak Bang, kamu mengatakan

menculik Nam Jin karena teringat akan mendiang putramu.

Tapi belakangan ini,

kamu bilang kamu menemukannya di depan gereja di Hannam-dong.

Aku mengatakan telah menculiknya hanya untuk tinggal di rumah ini.

Tapi memang benar aku menemukannya di depan gereja Hannam-dong.

- Sekitar pukul berapa? - Apa?

Itu sekitar pukul 1.00 pagi... Tunggu.

Itu sekitar pukul 2.00 pagi.

Itu aneh.

Menurut perawat yang bertugas pada hari itu,

dia yakin anak itu berada di sana setelah pukul 3.00 pagi.

Ini salinan laporan peristiwanya.

Bagaimana aku mengingat

kejadian 30 tahun yang lalu?

Sepertinya aku bingung soal waktunya.

Baiklah, anggaplah kamu bingung soal waktunya.

Kenapa kamu berada di Hannam-dong pada saat itu?

Aku tidak punya alasan.

Aku hanya kebetulan lewat.

Menurut Bu Yang, malam itu pada pukul 19.00,

kamu pergi untuk minum bersama tetanggamu.

Bagaimana kamu bisa tidak sengaja berada di Hannam-dong?

Aku tidak yakin.

Lokasinya dekat

dengan tempat Nam Jin dilahirkan, Klinik Kandungan di Hannam-dong.

Kamu masih merasa gugup tiap kali menemui ibuku?

Sedikit.

Terus terang, aku sangat gugup.

Astaga, kita akan tinggal serumah setelah menikah.

Bagaimana jika kegugupanmu memecahkan semua cangkir dan gelas?

Aku yakin sering waktu akan lebih baik.

Jangan gugup. Makanlah dengan baik dan banyak tersenyum

seperti saat kamu bersamaku.

Apa pun yang dia katakan, jangan diambil hati.

Aku selalu di sisimu.

Baiklah.

Ayo masuk.

Apa hubungannya Bang Cheol Sang

memungut Nam Jin di depan gereja

dengan nama asliku

adalah Choi Geum Soon?

Pak Bang dihasut oleh seseorang

untuk menculik Nam Jin dari Klinik Kandungan Harapan.

Dia menerima imbalan uang.

Orang yang menghasutnya untuk menculik Nam Jin adalah

Choi Geum Soon.

Tidak, Choi Soo Hee, lebih tepatnya.

Inilah kesimpulanku.

Apa yang Anda lakukan?

Si Woo.

Apa bukti untuk omong kosong Anda ini?

Ibuku menghasut penculikan Nam Jin?

Apakah itu masuk akal?

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left